Perubahan APBD Sumbar 2026 Capai Rp 6,61 Triliun, Belanja Pembangunan Diperkuat
On Minggu, September 06, 2026
| Perubahan APBD Sumbar 2026 Capai Rp6,61 Triliun, Belanja Pembangunan Diperkuat |
-->
| Perubahan APBD Sumbar 2026 Capai Rp6,61 Triliun, Belanja Pembangunan Diperkuat |
MR sebelumnya mendapat informasi bahwa dirinya akan dicarikan bus lanjutan setelah tiba di Simpang Empat. Namun, setelah bus yang ditumpanginya tiba di kawasan tersebut, ia mengaku lama menunggu dan belum juga tiba..
MR berangkat dari Kota Padang sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan Jet Bus “M” Pasaman dengan nomor kendaraan BA 79XX SU. Bus tersebut tiba di Simpang Empat sekitar pukul 17.00 WIB.
Simpang Empat diketahui merupakan tujuan akhir bus tersebut. Meski demikian, menurut keterangan MR, sebelumnya dirinya telah mendapat informasi bahwa akan disediakan atau dicarikan kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan menuju Ujung Gading.
Setibanya di Simpang Empat, MR mengatakan bahwa sopir menyampaikan telah menghubungi bus lain yang akan membawa dirinya menuju Ujung Gading.
Namun, sudah lama menunggu, bus lanjutan tersebut belum juga datang. Saat meminta nomor kontak atau informasi lebih lanjut mengenai kendaraan yang dimaksud, menurut pengakuannya, sopir menyampaikan bahwa telepon genggamnya sedang tidak aktif atau dalam kondisi mati.
Situasi tersebut membuat MR merasa bingung dan akhirnya karena ada jasa ojek yang menawarkan, maka MR memilih menggunakan jasa ojek untuk melanjutkan perjalanan menuju Ujung Gading.
MR berharap pihak pengelola Bus M Pasaman dapat memberikan penjelasan mengenai mekanisme pelayanan bagi penumpang yang memiliki tujuan di luar rute akhir bus, khususnya apabila sebelumnya telah ada informasi mengenai kendaraan lanjutan.
Menurutnya, kepastian informasi mengenai transportasi lanjutan penting diberikan kepada penumpang agar tidak mengalami kebingungan, terutama bagi penumpang yang melakukan perjalanan hingga malam hari.
MR juga berharap kejadian tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait untuk meningkatkan pelayanan dan komunikasi kepada penumpang. **** M. Rasian Anwar
Putra Silayang yang dikenal sebagai salah
seorang Dai Nagari di Ranah Batahan
tersebut membawa semangat pengabdian dengan mengedepankan pelayanan kepada
masyarakat serta tata kelola pemerintahan nagari yang bersih, transparan dan
bertanggung jawab.
Pengalaman lebih dari lima tahun mengabdi
sebagai Dai Nagari telah membentuk karakter H. Muhammad Hasbi sebagai sosok
yang dekat dengan masyarakat, mengayomi, mau mendengar aspirasi dan siap
bekerja untuk kepentingan masyarakat.
Tidak hanya aktif dalam kegiatan dakwah dan
pengabdian masyarakat, H. Muhammad Hasbi, juga memiliki pengalaman dalam membimbing dan mendampingi umat dalam
perjalanan ibadah umrah.
Hal tersebut dibuktikan dengan penghargaan
yang diterimanya sebagai Tour Leader
Umrah Musim 1447 H dari PT. Cordoba Berkah Mandiri. Penghargaan
tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi atas pengabdian dan kiprahnya yang
telah aktif mendampingi serta membawa umat untuk mengikuti ibadah umrah.
Pengalaman sebagai Dai Nagari sekaligus Tour
Leader Umrah tersebut semakin memperkuat sosok H. Muhammad Hasbi sebagai figur
yang memiliki pengalaman dalam pelayanan dan pembinaan keagamaan.
Dengan mengusung motto “Maju Bersama, Sejahtera Merata”, H.
Muhammad Hasbi menegaskan bahwa pembangunan Nagari Batahan Tengah harus
dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.
Baginya, seorang pemimpin bukan hanya dituntut
mampu menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga harus memiliki kerendahan hati
untuk melayani dan mendengarkan masyarakat.
![]() |
| H. Muhammad Hasbi bersama Istri |
“Memimpin
bukanlah soal kedudukan, melainkan kerendahan hati untuk melayani,”
tulis H. Muhammad Hasbi dalam salah satu unggahannya di media sosial, belum lama ini.
Sebagai seorang yang aktif dalam bidang
dakwah, H. Muhammad Hasbi memberikan perhatian besar terhadap penguatan
nilai-nilai agama dalam kehidupan masyarakat.
Menurut visi yang diusungnya, kemajuan nagari
tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga
dari kualitas kehidupan sosial, budaya dan keagamaan masyarakat.
Nilai-nilai adat dan agama akan menjadi bagian
penting dalam membangun karakter generasi muda sekaligus menjaga identitas
masyarakat Batahan Tengah di tengah perkembangan zaman.
Ia juga ingin meningkatkan peran pemuda,
perempuan dan organisasi kemasyarakatan agar dapat terlibat secara aktif dalam
pembangunan nagari.
Di bidang ekonomi, H. Muhammad Hasbi
berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan mengoptimalkan
berbagai potensi lokal yang dimiliki Nagari Batahan Tengah.
Pemberdayaan UMKM, pengembangan sektor
pertanian dan peternakan serta pemanfaatan potensi lokal menjadi bagian dari
gagasan yang ditawarkan kepada masyarakat.
Menurutnya, pembangunan ekonomi harus mampu
memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat dan membuka peluang yang
lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan keluarga.
Dalam pencalonannya sebagai Wali Nagari
Batahan Tengah, H. Muhammad Hasbi membawa visi:
“Mewujudkan
Nagari Batahan Tengah yang maju, mandiri, sejahtera, berbudaya, dan
berlandaskan nilai-nilai agama melalui pemerintahan yang bersih, transparan,
dan melayani masyarakat.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menetapkan
sejumlah misi:
Dengan pengalaman pengabdian di tengah
masyarakat, kiprah dakwah serta pengalaman mendampingi umat dalam perjalanan
ibadah umrah, H. Muhammad Hasbi berharap dapat memperoleh kepercayaan
masyarakat untuk memimpin Nagari Batahan Tengah.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk
bersama-sama membangun nagari, karena menurutnya kemajuan tidak dapat
diwujudkan hanya oleh seorang pemimpin, tetapi membutuhkan kebersamaan dan partisipasi seluruh masyarakat.
“Maju Bersama, Sejahtera Merata” menjadi
semangat H. Muhammad Hasbi dalam mewujudkan cita-cita membangun Nagari Batahan
Tengah yang lebih religius, adil, maju dan sejahtera. *** irz

Wali Kota Padang Tinjau Proyek Jalan Pasir Jambak dan Drainase Pasar Tunggul Hitam
Lokasi pertama yang dikunjungi Wali Kota Padang adalah pembangunan jalan menuju Pasir Jambak di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah. Selanjutnya, Fadly Amran meninjau pembangunan saluran drainase di Pasar Tunggul Hitam, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah.
Menurut Fadly Amran, pembangunan jalan menuju Pasir Jambak memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan wilayah dan aktivitas masyarakat karena dilalui dua objek vital, yakni perguruan tinggi dan objek wisata Pantai Pasir Jambak.
“Kami berharap pembangunan ini dapat dijaga dengan baik oleh masyarakat dan jangan ada bangunan liar. Selain itu, juga akan ada investasi pengembangan yang dapat membuka lapangan pekerjaan melalui pembangunan objek wisata di kawasan Pasir Jambak,” ujar Fadly.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri menjelaskan bahwa jalan yang dibangun menuju Pasir Jambak memiliki panjang 2,5 kilometer, dengan lebar 5,5 meter serta bahu jalan masing-masing selebar 1 meter. Pembangunan jalan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp9,6 miliar dan nilai kontrak sekitar Rp9,4 miliar.
“Target kami dalam minggu depan jalan pasir jambak ini sudah selesai. Progres pekerjaan saat ini sudah mencapai 95,6 persen, tinggal sekitar 4,4 persen lagi. Saat ini sedang pengecoran bahu jalan, pembuatan marka jalan, Insya Allah, menjelang akhir minggu pekerjaan sudah clear,” ungkap Malvi.
Fadly Amran menambahkan, pembangunan saluran drainase di Pasar Tunggul Hitam merupakan implementasi dari Master Plan Drainase Kota Padang dalam upaya pengendalian banjir. “Kami berharap melalui penataan dan pembangunan saluran drainase ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mengatasi persoalan genangan dan memperlancar aliran air di sekitaran pasar tunggul hitam ini,” tuturnya.
Malvi Hendri menjelaskan lebih lanjut bahwa pembangunan saluran drainase baru di Pasar Tunggul Hitam bersumber dari dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk penanggulangan bencana dengan anggaran sebesar Rp1,9 miliar. Pengerjaan drainase tersebut terdiri dari tiga ruas dengan panjang masing-masing 410 meter, 139 meter, dan 45 meter, yang baru dimulai dan ditargetkan selesai pada 9 Desember 2026 mendatang **** hms/ irz
![]() |
| Bantu Warga Kurang Mampu, Pemko Padang Bagikan Seragam Gratis |
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menjelaskan bantuan seragam gratis tahun ini tetap diberikan kepada siswa yang masuk kategori desil 1-5 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
"Pemko Padang tahun 2026 ini tetap memberikan seragam gratis bagi murid yang tidak mampu, khususnya yang masuk DTSEN desil 1 sampai 5 dan kategori MBR untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs negeri maupun swasta," ujar Yopi Krislova.
Ia menyebut, bantuan diperuntukkan bagi siswa kelas I SD/MI dan kelas VII SMP/MTs, baik negeri maupun swasta, di mana masing-masing penerima akan memperoleh enam stel pakaian seragam lengkap yang seluruh pembiayaannya bersumber dari APBD Kota Padang.
"Enam stel seragam tersebut terdiri dari seragam wajib sekolah, pramuka, batik, olahraga, muslim atau muslimah, serta pakaian basiba dan taluk balango. Seluruh pembiayaan program ini bersumber dari APBD Kota Padang," terangnya.
Mengenai mekanisme pendistribusian, Yopi menerangkan bahwa untuk jenjang SMP/MTs, proses pengadaan dilakukan melalui mekanisme lelang. Data penerima bantuan berikut ukuran seragam telah tersedia sehingga pendistribusiannya dapat segera dilakukan ke sekolah.
"Khusus SMP/MTs, nama murid penerima sudah ada beserta ukurannya. Secara simbolis bantuan juga sudah diserahkan pada 31 Agustus 2026 dan dalam satu minggu ke depan dilakukan tahap pendistribusian ke sekolah oleh vendor," jelas Yopi.
Sementara itu, untuk bantuan seragam gratis jenjang SD/MI saat ini masih dalam tahap persiapan pendistribusian. Hal ini karena data calon penerima harus dipadupadankan terlebih dahulu dengan data DTSEN dan MBR melalui Dinas Sosial Kota Padang, yang prosesnya baru rampung pada akhir Agustus 2026.
"Khusus baju gratis SD/MI, karena datanya perlu dipadupadankan dengan DTSEN dan MBR di Dinas Sosial, prosesnya baru selesai akhir Agustus ini. Kami berharap seragam yang sudah siap dapat segera didistribusikan secara bertahap kepada penerima dan kami minta masyarakat bersabar," tambahnya.
Selain bantuan seragam gratis, Yopi menegaskan bahwa Pemko Padang juga meniadakan penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbayar di sekolah. Sekolah dilarang keras menjual atau memperjualbelikan LKS kepada peserta didik. Sebaliknya, para guru didorong menyusun modul ajar secara mandiri dengan memanfaatkan aplikasi yang tersedia maupun mengembangkan bahan ajar sesuai kreativitas dan kebutuhan pembelajaran.
"Khusus LKS, kita tiadakan dan sekolah dilarang menjualbelikan LKS. Kami berharap guru dapat membuat modul ajar dengan menggunakan aplikasi yang tersedia maupun melalui kreativitas masing-masing," pungkas Yopi Krislova **** (dkf/ iz)
Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab sekaligus membangun silaturahmi dan kebersamaan dengan sesama mahasiswa maupun keluarga besar PBA.
![]() |
| MC / Duta Muslim dan Muslimah |
Pembukaan Mutaba’ah 2026 diikuti mahasiswa baru PBA BP26 bersama panitia, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) PBA, serta sejumlah tamu undangan. Duta Muslim “M. Rasihan Anwar” dan Duta Muslimah “Viola Marfhatillah Armin” turut dipercaya sebagai pembawa acara dalam kegiatan tersebut.
Turut hadir Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Ketua Panitia, Ketua Umum & Anggota HMP PBA, pemateri, Senat Mahasiswa, serta perwakilan HMP dari berbagai program studi lainnya.
Ketua Panitia Mutaba’ah 2026, M. Arsyad Al Laghany, menjelaskan bahwa tema yang diangkat memiliki tujuan untuk mendorong mahasiswa baru membangun hubungan baik dengan sesama serta lingkungan di sekitarnya.
![]() |
| Sambutan Ketua Panitia |
“Tema ini bertujuan agar maba bisa menjalin silaturahmi dan mendekatkan diri dengan sesama kawan dan lingkungan,” ujar M. Arsyad.
Ia juga berpesan kepada mahasiswa baru agar mengikuti seluruh rangkaian Mutaba’ah dengan penuh semangat.
“Pesan saya, agar selalu bersemangat untuk mengikuti acara Mutaba’ah ini hingga berakhir nanti,” lanjutnya.
![]() |
| Sambutan Ketua Umum HMP PBA, Gilang Zetia Pratama, |
Ketua Umum HMP PBA, Gilang Zetia Pratama, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mulai mengenal dan menjalani kehidupan akademik di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.
“Saya berharap teman-teman jadikan wadah ini sebagai langkah awal untuk memulai melangkah di Prodi Pendidikan Bahasa Arab,” ungkap Gilang.
![]() |
| Sambutan Ka Prodi PBA UIN |
Sementara itu, Kaprodi PBA UIN Imam Bonjol Padang, Ustadzah Dr. Hanomi, S.Ag., M.Ag., mengingatkan mahasiswa baru bahwa menjadi mahasiswa bukan hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga tentang membangun kepedulian terhadap umat.
“Seorang mahasiswa sejati adalah mahasiswa yang tidak arogan, tetapi mahasiswa yang memiliki kepedulian kepada kepentingan umat. Maka mulai detik ini mari perbaharui nawaitu kita (niat kita),” pesan Dr. Hanomi.
Pembukaan Mutaba’ah 2026 menjadi awal dari rangkaian kegiatan penyambutan mahasiswa baru PBA BP26. Melalui tema yang diusung, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pengenalan lingkungan kampus, tetapi juga menjadi ruang untuk merajut ukhuwah dan menumbuhkan kecintaan mahasiswa terhadap lughatul Arabiyyah atau bahasa Arab.
Dengan demikian, mahasiswa baru diharapkan dapat memulai perjalanan akademiknya di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dengan semangat kebersamaan, niat yang baik, serta kecintaan terhadap bahasa Arab. *** M. Rasihan Anwar
Kegiatan tersebut berlangsung di
areal HGU PT Agrowiratama dengan melibatkan masyarakat yang beraktivitas
di sekitar kawasan perusahaan, khususnya warga yang sedang melakukan kegiatan
panen, penyemprotan maupun memancing.
Dari pihak PT Agrowiratama, kegiatan
diikuti Raja Rachmad selaku Humas PT Agrowiratama bersama staf keamanan Rico
Andreas. Sementara dari unsur Polsek Lembah Melintang hadir personel Bhabinkamtibmas,
sedangkan dari Koramil Ujung Gading turut hadir Babinsa.
Patroli dan sosialisasi ini
dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus meningkatkan kesadaran
masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan, terutama di sekitar areal
HGU perusahaan.
Dalam sosialisasi tersebut,
masyarakat diingatkan agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu
terjadinya kebakaran. Sebab, Karhutla tidak hanya dapat merusak lingkungan,
tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, menghilangkan sumber
mata pencaharian dan perekonomian, bahkan dapat mengancam keselamatan jiwa.
Pihak PT Agrowiratama bersama TNI
dan Polri mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan sekitar HGU
agar tetap aman dari ancaman kebakaran.
Manager Humas PT Agrowiratama, Lelo
Ritonga, dalam penyampaian penutupnya
menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah terjadinya Karhutla. Hal
senada juga disampaikan GM PT Agrowiratama, Sijon, yang mengharapkan
sinergi antara perusahaan, aparat keamanan dan masyarakat terus ditingkatkan.
Menurutnya, pencegahan Karhutla
bukan hanya menjadi tanggung jawab perusahaan maupun aparat, tetapi membutuhkan
kepedulian seluruh pihak, termasuk masyarakat yang setiap hari beraktivitas di
sekitar kawasan HGU.
Melalui kegiatan patroli dan
sosialisasi tersebut, PT Agrowiratama berharap masyarakat semakin memahami
dampak yang dapat ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan. *** irz
![]() |
| Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom |
![]() |
| Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom |
![]() |
| Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom |
Prestasi tersebut semakin membanggakan karena Tria merupakan alumni SMK TI ZAMIGA yang berhasil melanjutkan pendidikan hingga jenjang S2.
![]() |
| Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom di UPI Padang |
Perjalanan pendidikan Tria dimulai di SD N 11 Parit Koto Balingka kemudian melanjutkan pendidikan di MTs Pondok Pesantren ZAMIGA. Setelah itu, ia melanjutkan ke SMK TI ZAMIGA jurusan komputer, tempat minat dan kemampuannya di bidang teknologi informasi terus berkembang.
![]() |
| Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom bersama Tim Penguji |
Setelah tamat SMK, Tria melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 UPI Padang dan berhasil meraih gelar S.Kom. Ia kemudian mengikuti wisuda pada Mei 2025.
![]() |
| Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom di UPI |
Tidak berhenti di jenjang sarjana, Tria langsung melanjutkan pendidikan S2. Setelah melalui proses perkuliahan dan tahapan akademik, hanya dalam waktu sekitar satu tahun lebih, ia berhasil menyelesaikan program pascasarjana dan dinyatakan lulus kompre.
Kebanggaan Orang Tua
Keberhasilan Tria menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kedua orang tuanya, Irti Zamin, S.S. dan Megawati, S.Pd., yang merupakan pimpinan sekaligus pendiri Pondok Pesantren ZAMIGA.
![]() |
| Kedua orangtua |
Sebagai anak pertama, pencapaian Tria hingga meraih gelar M.Kom. tentu menjadi kebanggaan keluarga.
“Selamat kepada Tria atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan S2. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat dan berkah serta dapat memberikan kontribusi bagi keluarga, ZAMIGA, dan masyarakat,” ungkap kedua orang tuanya.
Pencapaian Tria juga menjadi motivasi bagi para santri, siswa, dan alumni ZAMIGA untuk terus melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita setinggi mungkin.
Perjalanan dari SD, MTs PP ZAMIGA, SMK TI ZAMIGA, hingga berhasil meraih gelar S.Kom., M.Kom. menjadi bukti bahwa pendidikan dan ketekunan dapat membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi.
Keluarga besar ZAMIGA turut menyampaikan selamat dan sukses kepada Tria Fitri Utami, S.Kom., M.Kom. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat, berkah, dan menjadi bekal untuk terus berkarya serta memberikan manfaat bagi masyarakat. * irz
![]() |
| Pengibaran dan Penurunan Bendera di Koto Balingka Sukses, Upacara HUT ke-81 RI Berlangsung Khidmat |
Upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang dilaksanakan pada pagi hari di lapangan Kecamatan Koto Balingka berjalan lancar. Begitu pula dengan upacara penurunan bendera yang dilaksanakan pada sore hari, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib hingga selesai.
Upacara pengibaran bendera pada pagi hari diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Koto Balingka, TNI-Polri, pelajar, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat nagari, para undangan, serta masyarakat setempat.
Dalam upacara tersebut, Camat Koto Balingka, Armaizon, S.Sos., bertindak sebagai pimpinan upacara. Sementara itu, Serma Pangudutan bertugas membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Doa dipimpin oleh Abdi, S.Ag, MH., Kepala KUA Koto Balingka.
Suasana upacara semakin semarak dengan penampilan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Para anggota Paskibra menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dengan penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab sehingga seluruh prosesi dapat berlangsung dengan lancar.
Pada sore harinya, upacara penurunan Bendera Merah Putih kembali digelar di lapangan Kecamatan Koto Balingka. Iptu Margan Hendra, S.H., Kapolsek Sungai Beremas, bertindak sebagai inspektur upacara.
Upacara penurunan bendera tersebut diikuti oleh unsur pemerintahan kecamatan, perangkat nagari, TNI-Polri, pelajar, organisasi masyarakat, serta warga setempat.
Pantauan di lapangan, seluruh peserta mengikuti setiap tahapan upacara dengan penuh penghormatan. Suasana semakin khidmat ketika Paskibra melaksanakan prosesi penurunan Bendera Merah Putih hingga proses pelipatan bendera selesai.
Salah satu kelompok masyarakat yang turut hadir dalam rangkaian upacara tersebut adalah Bersih Pekat Parit Sigalangan. Kehadiran kelompok masyarakat ini menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan kekompakan masyarakat dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Camat Koto Balingka, Armaizon, S.Sos., menyampaikan ucapan selamat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia berharap Indonesia terus berkembang, maju, dan semakin jaya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota Paskibra yang telah menjalankan tugas dengan baik serta kepada seluruh peserta upacara yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan mengikuti rangkaian peringatan HUT RI.
“Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semoga Indonesia terus maju dan jaya. Terima kasih kepada seluruh anggota Paskibra dan seluruh peserta upacara yang telah mengikuti kegiatan ini dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Yayasan ZAMIGA, Irti Zamin, S.S., mengatakan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan bukan hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa dan perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, semangat kemerdekaan perlu terus diwariskan kepada generasi muda melalui kegiatan positif, kebersamaan, serta semangat untuk memberikan kontribusi bagi daerah dan bangsa.
| Zamiga Parit |
“Upacara ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Kami mengucapkan selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semoga Indonesia terus maju dan semakin jaya,” ujarnya.
Dengan terlaksananya upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih secara lancar, rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Koto Balingka diharapkan dapat semakin menumbuhkan rasa nasionalisme, persatuan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. ***** irz