HEADLINE NEWS

Anggota DPRD Pasbar, Guntara, Tinjau Korban Kebakaran di Desa Baru

By On Senin, Januari 18, 2021

 

 Tinjau Korban Kebakaran Rumah di Desa Baru Pasbar


Pasbar, prodeteksi.com


Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) daerah pemilihan IV, yang juga Ketua KNPI Pasbar, Muhammad Guntara meninjau secara langsung bencana korban kebakaran, di Desa Baru Kecamatan Ranah Batahan, Senin (18/01/2021)


Guntara bersama Hendrizal,  dalam kesempatan itu mengatakan,  kedatangan ke lokasi agak terlambat   karena adanya kesibukan-kesibukan atau tugas yang harus diselesaikan. Terhadap musibah kebakaran itu, ia menyampaikan adanya beberapa program dari BAZNAS Pasbar. Salah satunya santunan kepada warga miskin, beasiswa pendidikan dan bedah rumah.   


Guntara didampingi walinagari dan jorong  menyerahkan bantuan berupa beras atau makanan pokok kepada ketiga kepala keluarga pemilik rumah yang terbakar yang lokasinya berdekatan, yakni Sulaiman (55 tahun), Sumarto (45 tahun) dan Tugirah (35 tahun). Mereka sehari harinya bekerja sebagai petani.


Mereka bernasib malang, tepatnya hari Sabtu sore (16/01/2021) sekitar pukul 04.30 WIB, terjadi kebakaran yang melalap rumah meraka. Diduga terjadi karena  kompor meledak Saat itu sang pemilik rumah sedang pergi mandi, dan seketika itu api menjalar dan tak bisa di padamkan.


Walau ketika itu warga sekitar berdatangan berusaha untuk menolong, namun isi rumah atau harta benda seperti kasur, kulkas, tv dan sebagainya tidak bisa diselamatkan. 

 Beri Bantuan Berupa Beras


Tidak ada korban jiwa, namun kondisi rumah sudah hangus, terutama bagian atap rumah langsung habis dilalap si jago merah. Kergian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, “ ungkap Tugirah 


Mereka berharao bantuan pihak pemerintah kabupaten untuk rehap rumah. Dan mengucapkan terima kasih atas pihak-pihak yang sudah membantu atau memberi perhatian. Y. parsela/ irtz


Efek Virus Corona, Hunian Hotel di Kota Padang Turun Dahsyat.

By On Jumat, Maret 20, 2020

M. Riad Zamin, Salah Seorang GM Hotel di Kota Padang
Padang, prodeteksi.com----  Masih terkait efek Virus Corona (Covid-19), benar-benar membuat bisnis perhotelan jadi lesu. Bahkan, tingkat hunian dan aktivias kegiatan di hotel-hotel turun dahsyat dan nyaris kosong pengunjung.

Hal ini dikabarkan telah melanda bisnis perhotelan di Kota Padang, Bukittinggi dan kota lainnya di Sumatera Barat. Sebab, pengunjung hotel jadi sepi dan turun drastis. 

Dipengaruhi pula adanya himbauan untuk tidak menggelar kegiatan dengan jumlah peserta yang banyak oleh sejumlah lembaga pemerintah. Sehingga mengakibatkan dampak ekonomi yang serius yang dapat berujung pada sejumlah langkah efisiensi. Di antarnya bisa merembet pada kebijakan terhadap karyawan, seperti cuti besar-besaran dan jika terus berlanjut terancam dirumahkan.

Imelda Hotel Waterpark, biasanya selalu ramai pengunjung,
sejak merebaknya info Virus Corona, Mengalami Penurunan Hunian Hotel
Salah seorang pengelola perhotelan di Kota Padang, M. Riad Zamin, ketika dikonfirmasi prodeteksi.com, Jumat (20/3), membenarkan terjadinya penurunan drastis pengunjung hotel. Dan ini terjadi secara umum di Kota Padang. 

“Memang benar bahwa bisnis pariwisata khususnya perhotelan saat ini sedang mengalami kelesuan, termasuk tentunya di Kota Padang, “ kata M. Riad Zamin.

Lebih lanjut dikatakan, hal ini ditandai juga dengan menurunnya aktivitas travel agent, kunjungan wisatawan, baik manca negara maupun domestik, bahkan kegiatan meeting (corporate dan minat khusus) juga mengalami penurunan yang sangat tajam, alias mulai kosong kegiatan di hotel.

Sekaitan dengan itu, menurut Riad Zamin yang sehari-hari sebagai Genaral Manejer (GM) di Imelda Hotel Waterpark, pihak owner dan manajemen hotel melakukan langkah efisiensi dengan mempersilakan karyawan mengambil cuti tahunan. Dan saat ini sejumlah karyawan hotel memgambil cuti, tidak berkegiatan hingga  tanggal 5 April 2020.

“Sekitar 50 persen karyawan kami mengambil cuti tahunan. Ini merupakan hak cuti, dengan ketentuan gaji tetap dibayarkan. Namun kalau krisis ini berlangsung lebih dari dua minggu ke depan, maka nantinya akan ada kebijakan baru, “jelas Riad.
Dalam suatu kegiatan partai di Imelda Hotel belum lama ini

Sedangkan karyawan yang incharge lanjutnya, melakukan pekerjaan gotong royong memperbaiki semua fasilitas atau inventaris yang rusak di Imelda Hotel. Terus, melakukan penghematan energi di kantor seperti hermat pemakainan komputer. Dan yang paling utama, semua karyawan diwajibkan menjaga kesehatan, kebersihan dan kerja sama, apalagi di masa-masa  sulit seperti ini.

Riad Zamin, yang merupakan putra asal Ranah Batahan Pasbar ini berharap, kondisi ini cepat selesai seperti harapan semua pihak tidak lebih dari 14 hari. Setelah itu, pariwisata diharapkan akan bangkit kembali dan roda perekonomian pun kembali normal dan masyarakat beraktifitas seperti sebelumnya.

Disamping itu, Ia juga menghimbau pada masyarakat untuk mengikuti saran dari pemerintah, sama-sama menjaga diri dari interaksi sosial. Namun masyarakat jangan terlalu panik dan shock dengan kondisi ini.

Tapi harus tetap waspada dan jangan lupa tingkatkan ibadah dan berdoa pada yang Allah SWT. Semoga  terhindar dari penyebaran virus corona ini dan pemerintah pun dapat menemukan obat anti COVID-19. **tigor/irti z

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *