Rakor KLA Pasaman Barat 2026 Tekankan Sinergi dan Percepatan Evaluasi
On Sabtu, April 11, 2026
![]() |
| Rakor KLA Pasaman Barat 2026 Tekankan Sinergi dan Percepatan Evaluasi |
-->
![]() |
| Rakor KLA Pasaman Barat 2026 Tekankan Sinergi dan Percepatan Evaluasi |
![]() |
| Pemkab Agam Berlakukan WFH Setiap Jumat, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Optimal |
![]() |
| Sofyandri Piliang, Sekretaris Dinas Pendidikan Pasbar |
Kebijakan ini diambil untuk mengatasi ketimpangan kebutuhan guru di tingkat SD dan SMP yang masih cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Pendidikan per 5 Maret 2026, Pasaman Barat memiliki 479 rombongan belajar (rombel) tingkat SMP dengan kelebihan guru ASN bahkan banyak yang telah sertifikasi tidak memiliki jam pada sejumlah mata pelajaran inti.
Kelebihan ASN tidak hanya terjadi pada posisi guru mata pelajaran, tetapi juga pada tenaga kependidikan. Berikut adalah rincian kelebihan guru yang segera didistribusikan ke sekolah yang membutuhkan di lapangan:
Menariknya, data menunjukkan bahwa posisi Guru Bimbingan Konseling (BK) saat ini menjadi satu-satunya formasi yang tidak mengalami kekurangan, sehingga dinilai masih mencukupi untuk kebutuhan seluruh SMP di Pasaman Barat.
Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Imter Pedri melalui Sekretaris, Sofyandri Piliang, belum lama ini menjelaskan bahwa kehadiran Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2025 menjadi angin segar sekaligus panduan operasional dalam melakukan pemetaan ulang.
"Sesuai dengan aturan terbaru dari kementerian, redistribusi ini tidak hanya soal memindahkan guru antar sekolah negeri, tapi juga memastikan keberadaan Guru ASN dapat mendukung satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat jika diperlukan, demi pemerataan kualitas," ungkapnya.
Disampaikan bahwa redistribusi ASN menjadi solusi agar penyebaran guru dan tenaga kependidikan lebih merata sesuai kebutuhan di lapangan. Langkah ini dilakukan dengan memindahkan ASN dari sekolah yang kelebihan tenaga pendidik ke sekolah yang masih kekurangan.
Dengan redistribusi ASN, diharapkan tidak ada lagi sekolah yang mengalami kekurangan guru pada mata pelajaran tertentu, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal dan merata di seluruh SMP di Pasaman Barat.
"Redistribusi ASN dilakukan dengan memindahkan tenaga pendidik dari sekolah yang memiliki kelebihan muatan (surplus) ke sekolah yang masih kekurangan. Tujuannya agar penyebaran tenaga kependidikan lebih merata sesuai kebutuhan riil di lapangan," ujar Sofyandri.
Program redistribusi ASN ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan, terutama pada sekolah-sekolah yang selama ini masih bergantung kepada tenaga non ASN untuk memenuhi kebutuhan guru dan tenaga kependidikan.***** irz
![]() |
| Kamtor Bupati Pasaman Barat |
Sayangnya, persoalan ini tidak banyak diberitakan secara luas. Bahkan seolah-olah tidak terjadi apa-apa, padahal cukup banyak pejabat yang memilih mengundurkan diri dari jabatannya. Fenomena ini seakan tertutup rapat sehingga sulit tercium publik.
Sejak beberapa waktu yang lalu, sejumlah pejabat putra asli Pasaman Barat tercatat mengundurkan diri dari jabatannya. Nama-nama yang muncul di antaranya Sekda Hendra Putra, Staf Ahli Azhar, Staf Ahli Pahren, Kepala BKAD Mai Boni, Kepala Dinas Pendidikan Adrianto, Kepala DPMN Defi Irawan, Kepala Dinas Perikanan Armi Ningdel, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Randi Hendrawan, serta Kepala BPBD Jhon Edwar.
Selain pejabat eselon dua, sejumlah pejabat eselon tiga putra daerah juga dikabarkan banyak yang “bertumbangan”, mulai dari nonjob hingga dikembalikan menjadi pejabat fungsional.
Situasi ini tentu menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Mengapa begitu banyak pejabat asli Pasaman Barat memilih mundur dari jabatannya? Apakah mereka sudah tidak lagi memiliki semangat untuk membangun kampung halamannya? Ataukah ada tekanan tertentu yang membuat mereka memilih mundur?
Hingga kini, jawaban pasti atas pertanyaan tersebut belum terungkap. Para mantan pejabat yang telah mengundurkan diri umumnya memilih diam saat ditanya wartawan. Mereka enggan berkomentar dan sering kali mengalihkan pembicaraan ke topik lain.
Seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya menduga, gelombang pengunduran diri itu tidak terlepas dari dinamika politik pada Pilkada lalu. Menurutnya, politik balas dendam masih sulit dihilangkan dari Pasaman Barat.
“Sebagai putra daerah, tentu wajar jika seseorang memiliki kedekatan dengan salah satu pasangan calon, baik karena hubungan keluarga, pertemanan, maupun karena berasal dari kampung yang sama. Hal itu semestinya dipahami setelah kontestasi selesai. Jangan hanya berhenti pada pidato yang menyerukan persatuan, tetapi dalam praktiknya justru masih ada sekat-sekat politik,” ujarnya.
Pada akhirnya, siapapun pejabat yang menjabat, masyarakat tentu berharap pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Jabatan tidak seharusnya dijadikan alat untuk mencari keuntungan pribadi ataupun membalas dendam politik.
Masyarakat Pasaman Barat tentu ingin daerah ini tetap baik-baik saja. Harapan besar tetap digantungkan agar seluruh visi dan misi pembangunan yang telah tertuang dalam dokumen RPJMD 2025–2029 dapat berjalan dengan baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Semoga Pasaman Barat tetap menjadi daerah yang kondusif, maju, dan mampu merangkul semua pihak demi kepentingan bersama. ***** irti z
![]() |
| Dua Tahun Pimpin Bappelitbangda Pasbar, Doktor Ikhwanri Kembali Menjadi Guru SMP |
Saat ini,
Ikhwanri sang Doktor ilmu pendidikan jebolan UNP tahun 2014 silam dipenghujung
Maret 2026 telah siap kembali singsingkan lengan baju demi mencerdaskan anak
bangsa pasca ditugaskan kembali menjadi guru matematika di SMPN 3 Pasaman.
"Bagi
saya tidak masalah ditugaskan kembali menjadi guru matematika SMP, yang penting
dapat bermanfaat bagi Pasaman Barat pada umumnya dan siswa SMP pada
khususnya" ungkapnya dengan rendah hati.
"Memang
saat ini sedikit ada kendala karena di SMPN 3 Pasaman itu sudah kelebihan guru
matematika, sehingga dipastikan saya tidak kebagian jam mengajar disitu."
"Saya
sudah sampaikan permohonan kepada BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan
Sumber Daya Manusia) Pasbar supaya dapat ditempatkan di sekolah yang mencukupi
jam mengajar bagi guru sertifikasi" terangnya penuh harap.
Penelusuran
media ini melalui wawancara kepada Doktor Ikhwanri ternyata ketika menjabat
berbagai prestasi sudah pernah dipersembahkan diantaranya mendapat piagam
apresiasi sebagai kabupaten dengan kategori kabupaten pemamfaatan data hasil
pendataan
keluarga terbaik oleh Kementerian kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN
akhir tahun 2024, menjadikan Pasbar sebagai Kabupaten sangat inovatif tahun
2024, menjadi ketua gugus tugas kabupaten layak anak mengantarkan Pasaman Barat
dengan perolehan predikat Nindya tahun 2024, menurunkan angka prevalensi
stunting sebesar 3,1 persen ditahun 2024, dan masih banyak lagi lainnya yang
belum disebutkan satu demi satu.
Selama
periode menjadi Plt Kepala Bappelitbangda telah berhasil pula bersama tim
internal yang dibentuk menyusun dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang
Daerah (RPJPD) 2025-2045 dan dokemen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
(RPJMD) 2025-2029 yang diundangkan tepat waktu.
Menurutnya
tidak semua Kepala Bappeda mendapat kesempatan menyusun dokumen perencanaan 20
tahunan dan 5 tahunan tersebut, karena RPJPD hanya disusun sekali dalam 20
tahun dan RPJMD disusun sekali dalam 5 tahun. Suatu kebanggan tersendiri bagi
kami beserta tim internal karena mendapat kesempatan menyusun dokumen
perencanaan bergengsi tersebut, ungkapnya dengan penuh semangat.
Namun saat
ini meskipun pengabdian tidak lagi dijabatan struktural, semangat untuk
membangun kampung halaman tetap membara. Semoga dengan mengabdi kembali menjadi
guru matematika SMP akan menjadi ladang amal yang terus mengalir pahalanya
karena mengajarkan ilmu yang bermanfaat bagi generasi muda.
Disisa-sisa usia menjelang pensiun menjadi guru adalah suatu pengabdian yang mulia. Selain mengajarkan matematika dengan menyenangkan, membentuk kepribadian anak yang berkarakter juga akan menjadi fokus utama, pungkasnya mengakhiri. ***irz
![]() |
| Buayan Kaliang Permainan Tradisional Pariaman Sekali Dalam Setahun |
Buayan Kaliang ini merupakan permainan tradisional anak nagari, yang terbuat dari rangka kayu terdiri dari kotak segi empat sebagai bangku atau tempat duduk penumpangnya, dan satu buayan yang digerakkan dengan tenaga manusia itu terdiri dari empat kotak penumpang.
Menurut ibu Nurhayati (Mak Inun) pemilik Buayan Kaliang yang tinggal di Kampung Belacan Kecamatan Pariaman Tengah ini, bahwa Buayan Kaliang ini merupakan usaha turun temurun dari ayah beliau (Abang Ayo) sebagai pengelola pertama permainan ini di Pariaman.
“Dulu usaha ini dikelola oleh ayah saya dengan 15 unit Buayan Kaliang , setelah beliau meninggal maka usaha tersebut saya yang meneruskannya sampai sekarang,” ungkap Mak Inun.
“Sekarang Buayan ini di Kota Pariaman hanya tiga unit yang bisa dimainkan karena keterbatasan tempat yang semakin sempit sehingga sisa dari buayan kaliang itu kami sebar dibeberapa lokasi agar tetap bisa termanfaatkan dan menghasilkan,” jelasnya.
Untuk naik Buayan Kaliang tersebut penumpang harus merogoh kocek sebesar lima ribu rupiah per orang. Satu kotak penumpang tersebut diisi sekitar empat sampai enam orang penumpang dan jika sudah penuh buayan kaliang tersebut akan dihoyak atau diputar oleh enam orang tenaga manusia hingga kecepatan maksimal baru dilepaskan.
Diakhir wawancaranya dengan Tim MCP, Mak Inun berharap kepada Pemerintah Kota Pariaman agar lokasi Buayan Kaliang sekarang jangan sampai di cor semen.
“Kalau bisa saya meminta kepada pemerintah Kota Pariaman lokasi yang ada sekarang jangan diberi cor semen, biarlah tetap berlantaikan tanah agar kami bisa memasang tonggak kayu buayan tersebut dengan mudah,” ulas Mak Inun.
Sementara itu salah seorang pengunjung yang berasal dari Sei. Geringging yang bernama Rini ketika diminta testimoninya mengatakan, “Sampai sekarang saya masih suka naik buayan kaliang ini karena saya suka dengan tantangan yang bisa memicu adrenalin saya apalagi ketika sampai dipuncaknya. Tapi sekarang saya tidak sama teman-teman lagi, sekarang saya bisa ajak suami dan anak saya untuk menaikinya lagi,”. ***MC/ irz
![]() |
| Libur Lebaran di Pantai Air Manis, Ini Kata Wisatawan... |
![]() |
| Irti Zamin bersama Rayshif Al Fitrah dan Marzuki Hasyim |
![]() |
| Jemaah Masjid |
Suasana di Masjid Al Ikhlas tampak ramai dipadati jemaah sejak pagi hari. Bahkan, pengurus masjid harus menambah shaf dengan menggeser podium ke arah depan guna menampung membludaknya jemaah. Tidak hanya di dalam masjid, banyak jemaah yang melaksanakan sholat Ied hingga ke teras dan pelataran masjid.
![]() |
| Irti Zamin bersama Jemaah Masjid |
]
Dalam pelaksanaan sholat Ied tersebut, Irti Zamin yang juga wartawan senior di Tabloid ZAMAN dan Pemimpin Umum sejumlah media online yang tergabung dalam Pro Pers Group (prodeteksi.com, smartsumbar.com, zamanterkini.com, sannarinews.id dan prorakyatnews.id), terlihat duduk di barisan depan bersama putra kecilnya, Muhammad Rayshif Al Fitrah dan mamandanya, Matzuki Hasyim, S.Pd . Sementara itu, di bagian belakang masjid, hadir bersama putri-putri mereka, yakni Tria Fitri Utami, S.Kom, Zhufaira Azzahra, dan Keysha Almahyra.
![]() |
| Irti Zamin bersama Rayshif Al Fitrah dan Marzuki Hasyim |
Adapun satu lagi putra mereka yang merupakan anak kedua, telah lebih
dahulu melaksanakan Sholat Idul Fitri di Padang pada hari Jumat dan saat itu, dia menunggu di rumah, bersama ibundaya..
Bertindak sebagai khatib, Ustadz Syafril menyampaikan khutbah Idul
Fitri yang sarat makna dan pesan moral kepada seluruh jemaah.
![]() |
| Tria Fitri Utami, S.Kom, Zhufaira Azzahra, dan Keysha Almahyra. |
Pada keesokan harinya, mereka direncanakan akan melanjutkan perjalanan
untuk bersilaturahmi ke kampung halaman orang tua di Sawah Mudik, Nagari
Batahan Utara.
Momentum Idul Fitri ini
dimanfaatkan keluarga besar YPPIT ZAMIGA untuk mempererat tali silaturahmi,
baik dengan keluarga maupun masyarakat sekitar, sebagai wujud kebersamaan di
hari yang penuh berkah. *** irz
![]() |
| Idul Fitri di Parit Koto Balingka Digelar di Masjid, Jemaah Membludak |
Sejak pagi, masyarakat tampak berbondong-bondong
menuju masjid untuk menunaikan ibadah Sholat Idul Fitri. Di Masjid Al Ikhlas,
jemaah memadati seluruh bagian masjid hingga ke teras dan pelataran. Ratusan
masyarakat tumpah ruah, menunjukkan antusiasme dan semangat kebersamaan dalam
merayakan hari kemenangan.

Bertindak sebagai khatib, Ustad Syafril
menyampaikan khutbah yang penuh makna dan mengajak jemaah untuk merenungkan
nilai-nilai ibadah pasca bulan Ramadan.
Dalam khutbahnya, ia menyampaikan bahwa umat Islam telah berhasil menjalankan perintah Allah selama sebulan penuh berpuasa, meskipun harus menahan lapar dan dahaga di siang hari.
“Selama kita berpuasa sebulan penuh, walaupun
lapar dan haus, kita tetap menahan makan dan minum. Semua itu karena perintah
Allah, dan Alhamdulillah hari ini kita telah berhasil menjalankannya,”
ungkapnya.
Ia juga mengingatkan tentang pentingnya
silaturahmi, khususnya bagi masyarakat yang berada di perantauan. Menurutnya,
momen Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk kembali ke kampung halaman,
berkumpul bersama keluarga dan sanak saudara.
“Tidak akan diterima ibadah puasa seorang
istri jika belum mendapatkan maaf dari suaminya, begitu juga sebaliknya. Suami
dan istri harus saling memaafkan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa ibadah seorang anak
tidak akan sempurna jika masih durhaka kepada orang tua. Oleh karena itu, ia
mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa berbakti dan meminta maaf kepada orang
tua.
“Sebesar apapun jabatan dan kekayaan kita, datanglah
kepada orang tua, mintalah maaf kepada mereka,” pesannya.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya
menjaga hubungan baik dengan sesama dan lingkungan sekitar.

Sementara itu, pada malam hari menjelang Idul Fitri, suasana di Parit Koto Balingka juga dipenuhi semarak takbiran. Ratusan warga turun ke jalan mengumandangkan takbir dengan penuh semangat. Mereka berjalan kaki sambil membawa obor, menciptakan suasana religius sekaligus meriah. Akibat ramainya peserta takbiran, arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan sempat mengalami kemacetan.
Pelaksanaan
Sholat Idul Fitri yang tetap berjalan lancar meski diguyur hujan ini menjadi
bukti kuatnya semangat masyarakat Parit Koto Balingka dalam menjalankan ibadah
serta menjaga nilai kebersamaan di hari yang penuh berkah. *** irz
![]() |
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan media pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Acara yang berlangsung dalam suasana akrab itu dihadiri wartawan dari berbagai media, baik cetak, elektronik, maupun daring, yang selama ini aktif meliput kegiatan pemerintahan dan pembangunan di Pasaman Barat.
Dalam sambutannya, Yulianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada insan pers atas kontribusi dalam menyampaikan informasi serta mengawal pembangunan daerah melalui pemberitaan yang konstruktif.
Ia juga mengenang hubungan baik yang telah terjalin dengan para jurnalis sejak dirinya masih menjabat sebagai anggota DPRD hingga kini dipercaya sebagai kepala daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan pers. Sejak saya masih menjadi anggota DPRD hingga saat ini menjabat sebagai bupati, kita bersama-sama membangun daerah ini melalui pemberitaan yang konstruktif,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Yulianto juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh insan pers, baik secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, dalam momentum bulan suci Ramadan.
“Sebagai manusia, tentu saya memiliki kekurangan. Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Daerah, saya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada rekan-rekan semua,” katanya.
Ia menegaskan, media memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pemerintah membutuhkan dukungan, kritik konstruktif, serta fungsi kontrol dari pers untuk memastikan jalannya pemerintahan tetap transparan dan berpihak kepada masyarakat.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut ditutup dengan diskusi santai antara bupati dan awak media sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk terus membangun komunikasi yang terbuka serta menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. *** D/ irz