HEADLINE NEWS

Wujud Rasa Syukur Kenaikan Pangkat, Kompol Muzhendra Santuni Anak Yatim di Pasbar

By On Selasa, Januari 05, 2021

 

 

 Santuni Anak Yatim

Simpang Empat, prodeteksi.com


Salah satu wujud rasa syukur atas nikmat Allah, yakni kenaikan pangkat  dari AKP (Ajun Komisaris Polisi) menjadi Kompol ( Komisaris Polisi ), Kabag Sumda Polres Pasaman Barat  (Pasbar) Kompol Muzhendra, SH, M,H yang dianugrahi penghargaan dan naik pangkat menyantuni anak yatim di Pasbar. 


Seperti dalam kunjungannya ke Panti Asuhan Yayasan Gerakan Bunda Berbagi Perumahan Yaptip Simpang Empat, Selasa (5/1/2021). Dalam  kesempatan itu, Kompol Muzhendra tampak menggendong salah seorang anak asuh panti, Arka 1,5 tahun. Anak asuh ini bersama yang lainnya tampak senang dan bahagia saat Kompol Muzhendra juga berkesempatan makan siang bersama anak yatim dan pengasuh Yayasan Gerakan Bunda Berbagi tersebut


"Selain ananda Arka, kita juga menyantuni anak Yati piatu yang di asuh yayasan Bunda Simpang Empat, Ini wujud rasa syukur saya atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Apalagi dengan kenaikan pangkat dari AKP menjadi Kompol baru-baru ini," kata Kepala Bagian Sumda Kompol Muzhendra di Simpang Empat, Selasa (5/1).



Kompol Muzhendra pada acara penyerahan santunan ini menyampaikan bahwa santunan ini diberikan sebagai bentuk syukur atas rezeki yang diberikan oleh Allah SWT kepadanya. "Kita dianjurkan untuk saling berbagi dengan sesama," ujarnya.


Ia mengatakan kegiatan berbagi itu dilakukannya secara ikhlas sebagai bentuk perhatian terhadap anak yatim piatu.


"Anak yatim piatu itu harus kita perhatikan kalau tidak kita siapa lagi. Mudah-mudahan mereka nanti bisa tumbuh dengan sehat dan menjalani pendidikan dengan layak," katanya.


Apalagi, katanya, sebagai aparat kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetapi juga melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.


"Salah satunya adalah dengan memperhatikan kaum duafa, anak yatim piatu dan warga kurang mampu," katanya.


Menurutnya berbagi bersama ini rutin ia lakukan sejak dahulunya. Berkarir di kepolisian selama 27 tahun tidak membuat ia merasa puas tanpa berbagi dengan anak yatim piatu.

 Muzhendra bersama salah seorang anak asuh 


"Sedikit perhatian dari kita sangat berarti bagi mereka. Berikan mereka perhatian, kasih sayang dan cinta," katanya.


Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya dan memberikan masukan bagaimana menjadi polisi ninik mamak atau polisi yang dekat dengan berbagai lapisan masyarakat.


"Tanpa dukungan semua elemen, mustahil saya sampai seperti ini. Mudah-mudahan kedepannya perhatian terhadap kaum duafa dan anak yatim bisa kita tingkatkan," harapnya.


Kedatangan Kompol Muzhendra ini mendapat sambutan baik dari Panti Asuhan Yayasan Gerakan Bunda Berbagi dengan tetap menerapkan prorokol kesehatan memakai masker. 


"Terima kasih kami ucapkan atas perhatian dan bantuan ini. Memang bapak ini tidak asing lagi bagi kami karena sudah sering membantu dan dikenal dekat dengan masyarakat," kata Pengasuh Panti Asuhan Yayasan Gerakan Bunda Berbagi, Zambri.


Sebagai panti asuhan yang baru berdiri satu tahun, masih banyak yang harus dilengkapi untuk kebutuhan anak asuh.


"Saat ini anak asuh berjumlah 13 orang mukai dari usia delapan bulan sampai 12 tahun," katanya.


Ia mengajak semua pihak peduli dan membantu kelancaran panti asuhan ini. Dengan harapan nanti mereka bisa tumbuh dan memperoleh pendidikan dengan layak.


Adapun bantuan yang diterima berupa makan siang bersama, beras sebanyak 50 kilogram atau lima karung, telur ayam 10 papan, mie intans lima kardus serta gula dan susu.


Kepada anak yatim piatu tersebut Kompol Muzhendra berpesan untuk rajin ibadah dan sekolah karena mereka adalah generasi muda yang akan menggantikan generasi sekarang di masa yang akan datang. "Anak-anakku tetap gembira dan semangat, anggap kami ini pengganti orang tua kalian," ujarnya. dodi/irti z


 Ketika menerima anugerah penghargaan dan naik pangkat

 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *