HEADLINE NEWS

Pesantren Benteng yang Kuat Cegah Narkoba

By On Kamis, Maret 05, 2026

 




Tangerang, prodeteksi.com — Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii menyebut pondok pesantren sebagai benteng sosial yang kuat dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja III Forum Silaturrahim Pondok Pesantren Provinsi Banten yang dirangkai dengan sarasehan dan buka puasa bersama di Tangerang.

“Pesantren ini sebenarnya adalah safety belt terbesar dan terkuat di republik ini. Pesantren itu betul-betul menjadi sabuk yang sangat kuat untuk menjaga kehidupan anak bangsa di Negara Kesatuan Republik Indonesia. BNN tidak akan capek jika memperkuat pesantren, karena pesantren adalah tempat yang aman,” kata Romo Muhammad Syafii, Rabu (4/3/2026).

Acara yang bertemakan Sinergi Pondok Pesantren dan Kampus Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan, Kedaulatan Ekonomi Umat, dan Memerangi Narkoba ini dihadiri langsung oleh Staf Khsus Menteri Agama Junisab Akbar, Kepala BNN Prov. Banten Brigjen Pol. rohmad Nursahid, Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang Desri Arwen, Ketua Presidium FSPP Fadlullah, dan Ketua Dewan Pertimbangan Ikhwan Hadiyin.

Romo Syafii mendorong adanya langkah konkret untuk memperkuat pencegahan narkoba di lingkungan pesantren, salah satunya melalui penyusunan materi sosialisasi mengenai berbagai modus peredaran narkoba. Menurutnya, informasi tersebut penting agar para kiai dan santri memahami cara-cara yang kerap digunakan untuk menjerat korban.

“Bisa dikomunikasikan dengan FSPP dan dijadikan modul sosialisasi kepada seluruh pondok pesantren. Semua pesantren melalui Dewan Masyaihnya bisa menginformasikan kepada para kiai dan para santri di pondok pesantren masing-masing. Sehingga kemungkinan narkoba bisa memapar lingkungan pesantren dapat diatasi dengan baik,” ujar Romo Muhammad Syafii.

Menurut Romo, kekuatan pesantren tidak hanya terletak pada pendidikan, tetapi juga pada lingkungan sosial yang mampu menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif, termasuk narkoba. “Kalau pesantren, insyaallah, dan kita terus berdoa kepada Allah, sampai hari ini masih menjadi benteng yang sangat kuat untuk tidak menjadi konsumen narkoba. Sangat kuat. Cuma mungkin yang perlu disampaikan kira-kira modus seperti apa yang bisa membuat kita-kita di pondok pesantren ini tertipu,” kata Romo Syafii.

“Karena peredaran narkoba ini banyak modusnya. Ada yang memakai minuman, ada yang memakai permen, ada obat penenang, dan macam-macam cara lainnya. Pokoknya akhirnya kita bisa tertipu,” tambahnya. ***** kmg/ irz

 

Ketua INTI Tangsel Santo Wirawan Dukung Program MBG: Makan Bergizi Gratis untuk Kemaslahatan Masyarakat

By On Senin, Juni 23, 2025

 

 Ketua INTI Tangsel Santo Wirawan Dukung Program MBG: Makan Bergizi Gratis untuk Kemaslahatan Masyarakat



Tangsel, prodeteksi.com ---- Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) cabang Tangerang Selatan, Santo Wirawan, bertemu dengan Kepala BGN (Badan Gizi Nasional), Prof. Dadan Hindayana, dalam rangka memperkuat kolaborasi program sosial yang fokus pada peningkatan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga kurang mampu.


Dalam pertemuan tersebut, Santo Wirawan menegaskan komitmen INTI Tangsel untuk terus mendukung program MBG yang dinilai sangat bermanfaat dan relevan dalam upaya menciptakan generasi yang sehat dan kuat.


“Program MBG ini menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. INTI Tangsel akan terus hadir dan mendukung demi kemaslahatan bersama,” ujar Santo.


INTI Tangsel sendiri telah dua kali terlibat aktif dalam pelaksanaan program MBG. Pertama, melalui kegiatan sosial berupa pembagian makanan bergizi dan susu gratis kepada 842 siswa SD Negeri Pamulang 01 tanggal 03 Oktober 2024. Kedua, pada acara puncak Peduli Kasih yang digelar di Vihara Hemadhiro Mettavati, Kapuk – Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat, 21 Maret 2025. Dalam dua kegiatan tersebut, total 1.000 porsi makanan bergizi telah dibagikan secara cuma-cuma.


Program MBG yang dipimpin oleh Prof. Dadan Hindayana dikenal sebagai gerakan sosial yang konsisten dalam menyediakan makanan sehat dan bergizi secara gratis bagi masyarakat, tanpa memandang latar belakang.


Santo Wirawan berharap kerja sama antara INTI Tangsel dan BGN akan terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak wilayah dan penerima manfaat.


“Ini bukan sekadar kegiatan berbagi, tapi juga investasi masa depan bangsa melalui pemenuhan gizi anak-anak kita,” tegasnya.


Kolaborasi antara BGN dan INTI Tangsel menjadi bukti bahwa sinergi antarorganisasi dapat memberikan dampak positif nyata bagi masyarakat luas. **** (Red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *