HEADLINE NEWS

Lahir Tepat di Hari Pramuka, Sosok Pembina Ini Dedikasikan Diri untuk Gerakan Pramuka

By On Jumat, Agustus 14, 2026

 

 Rangga Sastra


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Bagi Rangga Sastra, atau yang sering dikenal dengan kak Rangga / kak Bunglon, tanggal 14 Agustus memiliki makna yang lebih dari sekadar hari kelahiran. Ia lahir tepat pada tanggal yang diperingati sebagai Hari Pramuka, dan perjalanan hidupnya kemudian juga tidak terlepas dari dunia kepramukaan.


 Rangga Sastra 

Dedikasinya terhadap Gerakan Pramuka diwujudkan melalui aktivitasnya sebagai pembina di sejumlah Gugus Depan (Gudep), sekaligus keterlibatannya dalam kepengurusan di Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Pasaman Barat.


Pelepasan di MTs PP ZamIga


Di antara sejumlah Gudep yang dibinanya, aktivitas Kak Rangga paling intens terlihat di lingkungan MTs PP ZAMIGA dan SMK TI ZAMIGA. Di sana, ia aktif mendampingi dan membina peserta didik dalam berbagai kegiatan kepramukaan, termasuk kegiatan yang menuntut kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan dan kerja sama.


Disisi lain dia juga aktif membangun komunitas kepramukaan yang dikenal dengan “Bunglon Scouts” dengan slogan “Menempatkan segala sesuatu pada tempatnya” komunitas ini aktif berperan dalam berbagai event perlombaan maupun kemasyarakatan.


Jamnas Pramuka 


Tidak hanya aktif di tingkat satuan pendidikan dan Kwarcab, kiprahnya juga telah membawanya mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan di tingkat yang lebih tinggi, termasuk kegiatan berskala nasional seperti Jambore Nasional (Jamnas).


Pengalaman mengikuti kegiatan nasional tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya dalam Gerakan Pramuka. Berbagai pengalaman yang diperoleh dari kegiatan tingkat nasional kemudian dapat menjadi bekal dalam memberikan pembinaan kepada anggota Pramuka di Gudep yang dibinanya.


Anggita Bunglon Scout


“Saya orang Pramuka dan saya lahir di hari Pramuka, pada saat orang lain dilahirkan di bedung pakai kain, sedangkan saya pada saat lahir di bedung dengan kacu oleh ibunda saya,” ujar Kak Rangga Sastra.


Menariknya, perjalanan tersebut memiliki hubungan yang unik dengan tanggal kelahirannya. Setiap tanggal 14 Agustus, ketika insan Pramuka di Indonesia memperingati Hari Pramuka, namun tanpa disadari semua orang juga sedang memperingati hari kelahiran Kak Rangga Sastra.




Kondisi tersebut membuat Hari Pramuka menjadi momentum yang memiliki arti ganda baginya. Di satu sisi menjadi peringatan bagi Gerakan Pramuka, sementara di sisi lain menjadi pengingat perjalanan usia dan pengabdiannya dalam membina generasi muda.


Bagi Kak Rangga, menjadi pembina bukan sekadar mendampingi kegiatan Pramuka, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter bagi generasi muda.


 Gudep MTs SMK ZAMIGA


Ia berharap pengalaman yang diperolehnya selama aktif di berbagai tingkatan kepramukaan dapat terus dibagikan kepada peserta didik, khususnya anggota Pramuka di MTs dan SMK ZAMIGA, serta para peserta didik di Gudep lainnya yang dibinanya.


“Saya harap adik-adik dapat mengembangkan potensi diri masing-masing dalam bidang-bidangnya khususnya melalui kepramukaan,” katanya.


 Bersama Pimkon Jamnas


Perjalanan Kak Rangga menjadi kisah tersendiri dalam momentum Hari Pramuka. Lahir pada tanggal 14 Agustus, ia kemudian menjalani sebagian perjalanan hidupnya dengan aktif membina dan mengembangkan Gerakan Pramuka, mulai dari tingkat Gudep, Kwarcab hingga mengikuti kegiatan kepramukaan berskala nasional.


 Di ZAMIGA


Kak Rangga pun berharap Gerakan Pramuka ke depan tetap menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian dan kepedulian terhadap sesama. **** M. Rasihan Anwar

Kontingen Sumbar Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII, Ketua Kwarda Titipkan Nama Baik Sumatera Barat

By On Selasa, Agustus 11, 2026

 

 Kontingen Sumbar Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII, Ketua Kwarda Titipkan Nama Baik Sumatera Barat


PADANG PANJANG, prodeteksi.com — Kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat resmi dilepas menuju Cibubur, Jakarta, Senin (10/8/2026).


Pelepasan berlangsung di Balai Kota Padang Panjang, yang menjadi tuan rumah kegiatan, dan dimulai sekitar pukul 14.15 WIB. Prosesi pelepasan secara resmi dilakukan pada pukul 14.47 WIB oleh Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat, Dr. Ir. H. Audy Joinaldy, S.Pt., M.Sc., MM., M.IP., IPU., ASEAN.





Dalam kesempatan tersebut, Audy Joinaldy menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar menjaga nama baik Sumatera Barat selama mengikuti Jamnas XII di Cibubur, Jakarta.


“Atas nama Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat, kami ucapkan selamat jalan kepada adik-adik menuju Jambore Nasional XII Cibubur, Jakarta. Selamat membawa nama baik Sumatera Barat, semoga adik-adik dapat mengharumkan nama Sumatera Barat, budaya, pariwisata dan keindahan alam Sumatera Barat,” ujar Audy.


Ia juga meminta para peserta memperkenalkan berbagai hal tentang Sumatera Barat selama berada di lokasi jambore, termasuk budaya dan kuliner khas Minangkabau.





“Adik-adik di sana tunjukkan kesopanan dan kesantunan masyarakat Minangkabau, promosikan Sumatera Barat, promosikan nasi Padang, karena kakak tahu semua orang tidak pernah ke Padang, tapi kakak yakin hampir semua orang pernah makan nasi Padang,” katanya.


Audy kemudian secara resmi melepas dan memberangkatkan kontingen Sumatera Barat menuju Jamnas XII.


“Pada pukul 14.47, hari Senin, 10 Agustus 2026, peserta Jamnas kontingen Sumbar resmi dilepas dan diberangkatkan,” ucapnya.


Pelepasan tersebut turut dihadiri Wali Kota Padang Panjang selaku tuan rumah. Dalam sambutannya, ia meminta para peserta memanfaatkan kesempatan mengikuti Jamnas XII dengan sebaik-baiknya.





“Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” pesannya.


Ia menitipkan sejumlah pesan kepada para peserta, di antaranya menjaga nama baik Kwarda Sumatera Barat sesuai dengan prinsip dasar ABS-SBK, memperluas wawasan dan pertemanan, menjaga kesehatan serta kekompakan selama mengikuti kegiatan.


“Perluaslah wawasan dan pertemanan, ceritakan nama baik Sumatera Barat. Jagalah kesehatan dan kekompakan,” lanjutnya.


Pemerintah Kota Padang Panjang juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kontingen yang akan mengikuti Jamnas XII serta berharap para peserta mampu memberikan prestasi terbaik bagi diri sendiri, kontingen, dan Sumatera Barat.





“Pemerintah Kota Padang Panjang mengucapkan selamat dan teruslah semangat dalam mengikuti Jambore Nasional XII dan bawalah prestasi terbaik bagi diri sendiri, kontingen, dan Sumatera Barat,” ujarnya.


Dalam kegiatan tersebut, masing-masing Kwartir Cabang (Kwarcab) turut hadir membawa kontingennya. Kontingen Pasaman Barat juga mengikuti prosesi pelepasan tersebut dengan didampingi pimpinan kontingen, Kak Paiman dan Kak Rangga selaku Bina Muda di Kwarcab Pasaman Barat.


Suasana pelepasan berlangsung meriah, khidmat, dan penuh semangat. Setelah prosesi pelepasan, kontingen selanjutnya bertolak menuju Jakarta sekitar pukul 16.05 WIB untuk mengikuti Jambore Nasional XII.


Jambore Nasional XII dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Cibubur, Jakarta. Kontingen Sumatera Barat akan mengikuti kegiatan tersebut dengan membawa nama daerah, budaya, serta semangat kepramukaan Sumatera Barat. ******~M. Rasihan Anwar

Wagub Vasko Pimpin Evakuasi Korban Banjir di Padang, Kelompok Rentan Jadi Prioritas

By On Selasa, Agustus 04, 2026

 

 Wagub Vasko Pimpin Evakuasi Korban Banjir di Padang, Kelompok Rentan Jadi Prioritas



PADANG, prodeteksi.com – Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy memimpin langsung proses evakuasi warga yang terdampak banjir di kawasan Parak Jambu, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin malam (3/8/2026).

Di lokasi tersebut, ketinggian air telah mencapai dada orang dewasa. Kondisi itu memaksa sebagian warga bertahan di lantai dua rumah mereka, sementara sebagian lainnya nekat menerobos arus banjir untuk menyelamatkan diri ke lokasi yang lebih tinggi.
Wagub bersama personel Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turun langsung melakukan evakuasi menggunakan perahu karet. Prioritas utama diberikan kepada anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.
Proses evakuasi berlangsung hingga Selasa (4/8/2026) dini hari. Warga yang berhasil dievakuasi kemudian diarahkan ke sebuah masjid yang dijadikan lokasi pengungsian sementara karena dinilai aman dari genangan banjir.
Vasko mengatakan, keterbatasan kapasitas perahu membuat proses evakuasi dilakukan secara bertahap. Meski demikian, ia menegaskan keselamatan seluruh warga tetap menjadi prioritas utama.
“Yang terpenting adalah tidak ada warga yang tertinggal di lokasi berbahaya. Evakuasi kita lakukan bergantian karena kapasitas perahu terbatas. Setelah itu, kebutuhan dasar para pengungsi juga akan kita pastikan segera terpenuhi,” ujar Vasko di sela-sela proses evakuasi.
Ia juga memastikan Pemprov Sumbar terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, serta seluruh unsur relawan agar penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi.
Sebelum turun ke lokasi bencana, Vasko telah berkoordinasi dengan pihak BMKG Minangkabau, guna memperoleh informasi mengenai penyebab hujan berintensitas tinggi yang mengguyur sebagian besar wilayah Sumbar sejak Senin siang.
Berdasarkan informasi BMKG, cuaca ekstrem yang terjadi kali ini bukan disebabkan oleh siklon tropis seperti pada November tahun lalu. Hujan lebat dipicu oleh terbentuknya pola awan memanjang di sepanjang wilayah barat Pulau Sumatera yang diperkuat oleh fenomena konvergensi atau pertemuan massa udara sehingga pertumbuhan awan hujan menjadi lebih masif.
BMKG juga memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi dalam dua hingga tiga hari ke depan di sejumlah wilayah Sumbar.
Menyikapi kondisi tersebut, Vasko mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama yang bermukim di kawasan rawan banjir, bantaran sungai, dan lereng perbukitan.
“Saya minta masyarakat waspada dengan kondisi cuaca beberapa hari ke depan. Jika air mulai naik atau ada tanda-tanda longsor, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman dan ikuti arahan petugas. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Pemprov Sumbar, lanjut Vasko, akan terus memantau perkembangan cuaca bersama BMKG serta memastikan seluruh perangkat penanggulangan bencana tetap siaga untuk merespons setiap potensi keadaan darurat secara cepat. **** hms/ irz

Curah Hujan Meningkat, Gubernur Mahyeldi Minta Masyarakat Sumbar Tingkatkan Kewaspadaan

By On Selasa, Agustus 04, 2026

 

 Curah Hujan Meningkat, Gubernur Mahyeldi Minta Masyarakat Sumbar Tingkatkan Kewaspadaan



PADANG, prodeteksi.com — Seiring meningkatnya curah hujan di sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar) sejak Senin (3/8) siang hingga malam hari. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.

Gubernur mengatakan, berdasarkan informasi tentang perkembangan kondisi cuaca dari BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah dalam beberapa hari ke depan. Karena itu, masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat Sumatera Barat agar meningkatkan kewaspadaan. Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan diri bertahan atau melintasi kawasan yang berpotensi membahayakan keselamatan,” ujar Mahyeldi di Padang, Senin (3/8/2026).
Ia secara khusus mengingatkan masyarakat yang bermukim di bantaran sungai, lereng perbukitan, maupun kawasan yang selama ini rawan banjir dan tanah longsor agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila melihat tanda-tanda yang berpotensi menimbulkan bencana.
"Langkah antisipasi sejak dini jauh lebih penting dibandingkan mengambil risiko yang dapat membahayakan jiwa,"tegasnya
Selain mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, Mahyeldi juga telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah dan instansi terkait agar bersiaga penuh serta bergerak cepat dalam membantu masyarakat yang terdampak.
Instruksi tersebut ditujukan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR), Dinas Kesehatan, serta seluruh unsur terkait lainnya untuk memperkuat koordinasi, terus melakukan pemantauan di lapangan, dan memberikan penanganan cepat kepada masyarakat yang terdampak.
“Kita harus bergerak cepat dan saling berkoordinasi agar setiap kejadian dapat segera ditangani. Pemerintah Provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota terus bersiaga untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat,” katanya.
Mahyeldi juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan saling peduli, terutama terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, serta warga yang membutuhkan bantuan.
“Mari kita saling menjaga dan saling membantu. Jangan mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya. Ikuti informasi dan arahan pemerintah melalui kanal-kanal resmi, dan segera hubungi petugas apabila membutuhkan bantuan atau melihat adanya potensi bahaya,” ujar Gubernur.
Pemprov Sumbar terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan langkah-langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu demi melindungi keselamatan masyarakat. **** hms/ irz

Kisah Anak Buruh Angkut yang Jadi Gubernur, Mahyeldi Suntik Semangat Ratusan Siswa Sekolah Rakyat

By On Minggu, Agustus 02, 2026

 

 Kisah Anak Buruh Angkut yang Jadi Gubernur, Mahyeldi Suntik Semangat Ratusan Siswa Sekolah Rakyat



DHARMASRAYA, prodeteksi.com – Suasana Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Dharmasraya berubah penuh semangat. Dengan suara lantang yang menggema, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah membakar optimisme ratusan siswa agar berani bermimpi besar dan berjuang meraih masa depan yang lebih baik.

Di hadapan para siswa, guru, dan orang tua di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Dharmasraya, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Jumat (31/7/2026), Mahyeldi menegaskan bahwa tidak ada keterbatasan yang mampu menghalangi seseorang meraih kesuksesan selama memiliki tekad, pendidikan, dan dukungan keluarga.
Dengan penuh semangat, Mahyeldi mengajak seluruh siswa mengepalkan tangan sebagai simbol tekad untuk berjuang.
"Sekolah Rakyat 3 Dharmasraya!" seru Mahyeldi.
"Kami siap sungguh-sungguh!" jawab ratusan siswa serempak.
Seruan itu diulang beberapa kali hingga memenuhi seluruh ruangan, membangkitkan rasa percaya diri para peserta didik yang baru memulai perjalanan pendidikan mereka.
Mahyeldi mengatakan setiap anak Sumatera Barat memiliki warisan besar dari para tokoh bangsa. Menurutnya, darah para pejuang, pendiri bangsa, dan proklamator mengalir dalam diri generasi muda Minangkabau.
"Dalam diri ananda semuanya mengalir darah para pejuang. Darah Bung Hatta, Mohammad Yamin, Buya Hamka, Mohammad Natsir, Tan Malaka dan tokoh-tokoh besar bangsa lainnya. Karena itu jangan pernah merasa rendah diri. Kalian juga bisa menjadi gubernur, presiden, tentara, polisi, jaksa, dokter maupun profesi hebat lainnya," tegas Mahyeldi.
Ia juga mengingatkan besarnya peran masyarakat Dharmasraya dalam sejarah bangsa melalui perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Menurutnya, semangat perjuangan itu harus diwariskan kepada generasi muda agar terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Kalau tidak ada perjuangan PDRI yang bergerilya hingga melewati Dharmasraya, sejarah bangsa ini tentu akan berbeda. Karena itu, kalian adalah pewaris semangat perjuangan tersebut," katanya.
Tak hanya memotivasi siswa, Mahyeldi juga menyampaikan kisah hidupnya yang penuh perjuangan. Ia mengaku lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai buruh angkut di Pasar Bawah Bukittinggi, sementara sang ibu memiliki keterbatasan fisik namun tetap bekerja menerima jahitan demi membantu ekonomi keluarga.
"Ayah saya seorang buruh angkut di pasar. Ibu saya memiliki keterbatasan fisik, tetapi tetap bekerja keras. Kami tujuh bersaudara, dan enam orang berhasil kuliah. Jadi tidak ada alasan untuk menyerah hanya karena berasal dari keluarga sederhana," ungkapnya.
Mahyeldi mengaku pernah merantau dan bekerja sebagai tukang becak sebelum akhirnya menempuh pendidikan hingga dipercaya memimpin Sumatera Barat. Pengalaman itulah yang selalu ia jadikan motivasi untuk meyakinkan anak-anak bahwa kesuksesan tidak ditentukan oleh kondisi ekonomi keluarga.
"Tidak ada hambatan untuk menjadi sukses. Yang paling penting adalah semangat belajar, kerja keras, doa, dan dukungan orang tua," ujarnya disambut tepuk tangan para hadirin.
Kepada para guru, Mahyeldi menitipkan amanah agar mendidik setiap siswa dengan penuh keikhlasan, kasih sayang, dan keteladanan. Menurutnya, guru bukan hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter dan masa depan anak-anak bangsa.
Ia juga mengajak seluruh orang tua untuk terus memberikan perhatian, doa, dan dukungan kepada anak-anak selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
"Tolong berikan semangat kepada anak-anak kita. Jangan pernah lelah mendukung mereka. Ketika mereka berhasil nanti, kebahagiaan itu juga akan kembali kepada orang tuanya," katanya.
Mahyeldi optimistis Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Dharmasraya akan menjadi pelopor pendidikan inklusif di Sumatera Barat. Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, para guru, dan orang tua, ia meyakini sekolah tersebut mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, sekaligus menjadi calon pemimpin Indonesia pada masa depan.
"Insyaallah dari Sekolah Rakyat inilah akan lahir pemimpin-pemimpin besar yang membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045," tutup Mahyeldi. *** hms/ iz

Gubernur Mahyeldi Sambut Kedatangan Menteri PPPA RI untuk Melaksanakan Kunjungan Kerja Selama 3 Hari di Sumbar

By On Rabu, Februari 18, 2026

 

 Gubernur Mahyeldi Sambut Kedatangan Menteri PPPA RI untuk Melaksanakan Kunjungan Kerja Selama 3 Hari di Sumbar 



PADANG PARIAMAN, prodeteksi.com – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menyambut kedatangan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Selasa sore (17/02/2026).

Menteri PPPA RI tiba di BIM menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 0162. Ia dijadwalkan akan melaksanakan kunjunga kerja di Sumbar selama tiga hari, mulai tanggal 17 hingga 19 Februari 2026.
Adapun rincian kegiatan yang akan dihadirinya selama di Sumbar antara lain, menghadiri Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi Kabupaten Sijunjung, serta melakukan peninjauan ke Klinik UMKM Minang Bangkit dan Koperasi Merah Putih di Kota Padang.
“Setelah ini Ibu Menteri langsung bertolak menuju Sijunjung, Rabu besok baru kembali ke Padang untuk meninjau Klinik UMKM dan Koperasi Merah Putih,” ujar Mahyeldi.
Gubernur menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumbar siap mendukung dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Menteri PPPA selama berada di Sumbar. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pelaksanaan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak agar berjalan efektif dan tepat sasaran.
Turut mendampingi Gubernur dalam penyambutan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sumbar, Erlin; Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto; serta Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar, Andree Harmadi Algamar. *** hms/ irz

Dinsos Sumbar Masih Operasikan 59 Dapur Umum, 605 Tagana Salurkan Ribuan Nasi Bungkus Tiap Hari

By On Jumat, Desember 12, 2025

 

 Dinsos Sumbar Masih Operasikan 59 Dapur Umum, 605 Tagana Salurkan Ribuan Nasi Bungkus Tiap Hari



PADANG, prodeteksi.com --Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat (Dinsos Sumbar) terus mengkoordinir pengoperasian dapur umum (DU) di seluruh wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Sumbar. Sejauh ini, 59 DU masih dioperasikan oleh 605 Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) secara bergantian, dan telah menyalurkan puluhan ribu nasi bungkus untuk korban bencana.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, melalui Kepala Dinsos Sumbar, Syaifullah, Selasa (12/12/2025). Selain mengoperasikan langsung dua DU di Kantor Dinsos Provinsi dan di Kampung Tanjung Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Dinsos Sumbar juga terus mendukung pelaksanaan 57 DU di kabupaten/kota terdampak.
"Untuk DU yang dioperasikan oleh Dinsos Sumbar di Kota Padang, sejauh ini kita sudah distribusikan lebih 18 ribu bungkus nasi. Sedangkan 57 DU lain yang tersebar di kabupaten/kota, setidaknya memproduksi 600 bungkus nasi dalam sehari," ujar Syaifullah.
Syaifullah juga menyebutkan, Dinsos Sumbar masih terus berkoordinasi untuk menyalurkan logistik dan kebutuhan di setiap DU tersebut. Termasuk untuk DU yang didirikan oleh Baznas, Kodam XX/TIB, Dinsos Kabupaten/Kota, hingga DU yang didirikan secara mandiri oleh masyarakat.
"Kita juga mengapresiasi ratusan Tagana Sumbar yang terlibat dalam pelaksanaan dapur umum dan melayani pengungsi. Tak kurang dari 605 orang Tagana Sumbar yang terlibat secara bergantian. Ditambah juga dengan Tagana yang datang dari provinsi lain seperti dari Jawa Tengah dan Kalimantan, yang ikut membantu pengoperasian dapur umum," katanya lagi.
Setiap DU, kata Syaifullah, menyiapkan paket nasi bungkus sesuai dengan jumlah kebutuhan warga terdampak di setiap wilayah, termasuk bagi pengungsi yang saat ini berjumlah 15.878 jiwa di seluruh Sumbar. Menu yang diberikan terdiri dari nasi, sumber protein, serta sayur-sayuran. Selain itu, DU juga ikut mengkoordinir bantuan nasi bungkus yang diberikan oleh berbagai pihak, untuk kemudian disalurkan bagi warga terdampak bencana.
“Makanan yang dihasilkan dari DU ditujukan untuk warga yang masih bertahan di pengungsian, serta bagi mereka yang sudah pulang ke rumah masing-masing. Tentunya kebutuhan logistik untuk pelaksanaan DU ini cukup banyak, karena banyak warga yang terdampak. Oleh karena itu, kita juga mendapatkan dukungan dari Kemensos, serta dari instansi lembaga terkait lainnya,” ujar Syaifullah lagi. **** hms/ irz

Wagub Vasko Ruseimy: Komitmen Presiden Prabowo Membangun Tanpa Sekat Politik Menunjukkan Jiwa Kenegarawanan

By On Rabu, November 12, 2025

 

 Wagub Vasko Ruseimy: Komitmen Presiden Prabowo Membangun Tanpa Sekat Politik Menunjukkan Jiwa Kenegarawanan


JAKARTA, prodeteksi.com — Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy menilai pernyataan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menegaskan akan membangun seluruh daerah tanpa memandang hasil kontestasi politik, adalah cerminan sikap kepemimpinan yang berjiwa besar dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

“Apa yang disampaikan Presiden Prabowo merupakan contoh nyata jiwa kenegarawanan. Ia menunjukkan kepada kita semua bahwa pembangunan bangsa adalah tanggung jawab bersama, bukan soal menang atau kalah dalam politik,”ujar Vasko di Jakarta, Selasa (11/11/2025).
Vasko lalu menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas perhatian serta komitmen pemerintah pusat terhadap Provinsi Sumbar. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Sumbar telah mendapat perhatian yang cukup besar melalui berbagai program Pemerintah Pusat.
“Mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan akses pendidikan, penguatan sektor pertanian hingga bantuan sosial. Semua itu dirasakan nyata oleh masyarakat Sumatera Barat,” tambahnya.
Sebelumnya, dalam acara Taklimat Kader Gerindra di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (7/11) lalu, Presiden Prabowo menegaskan akan tetap membangun seluruh wilayah Indonesia tanpa diskriminasi politik.
“Walaupun saya kalah di Sumatera Barat, nggak ada masalah. Tetap kita bangun,” tegas Presiden dalam pidatonya.
Vasko mengatakan, pernyataan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Sumatera Barat. Menurutnya, hal itu menunjukkan komitmen Presiden untuk menghapus sekat politik dalam pembangunan nasional.
“Sumatera Barat adalah bagian dari Indonesia. Kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat untuk melanjutkan agenda pembangunan bangsa,” ungkapnya.
Selain itu, Vasko juga menilai ada ikatan emosional antara masyarakat Minangkabau dan Presiden Prabowo yang terbangun lewat kedekatan sejarah dan nilai-nilai perjuangan.
“Bagi masyarakat Sumbar, Bapak Prabowo sudah seperti keluarga sendiri. Orang Minang tahu siapa yang bekerja dengan hati. Kami melihat ketulusan itu dalam cara beliau memimpin,” ujarnya.
Vasko kemudian menyampaikan, masyarakat Sumbar menantikan rencana kunjungan Presiden Prabowo ke daerah-daerah, termasuk ke Ranah Minang.
“Insya Allah, Sumatera Barat siap menyambut Bapak Presiden. Tanah Minang selalu terbuka untuk pemimpin yang datang dengan niat tulus membangun,” tutupnya. **** hms/ irz

Mahyeldi: Keselamatan Kerja adalah Hak Dasar yang Harus Dilindungi

By On Jumat, Agustus 29, 2025

 

 Mahyeldi: Keselamatan Kerja adalah Hak Dasar yang Harus Dilindungi



PADANG, prodeteksi.com – Keselamatan kerja adalah hak mendasar bagi setiap pekerja termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu ditegaskan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah saat menghadiri Taspen Safety Day di Grand Ballroom Hotel Truntum Padang, Jumat (29/8/2025).

“Pemerintah telah mengatur agar hak setiap pekerja terlindungi, ada yang namanya jaminan kecelakaan dan jaminan kesehatan. Semua itu adalah bentuk kepedulian negara untuk para pekerja di Indonesia,"ujar Mahyeldi yang hadir bersama Kepala BPKAD Sumbar, Rosail Akhyar Pardomuan.
Dalam sambutannya, Mahyeldi juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan selamat. Menurutnya, hal itu merupakan sebuah keharusan bagi setiap pemberi kerja.
Sejak terbitnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, berbagai aturan hingga program nasional terus hadir untuk memperkuat perlindungan pekerja. Salah satunya adalah Program K3 Nasional 2024–2029 yang menekankan kolaborasi semua pihak dalam membudayakan keselamatan kerja di Indonesia.
Khusus bagi ASN, perlindungannya diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2017 tentang jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKm), yang dikelola PT Taspen. Perlindungan ini bahkan mencakup keluarga ASN bila terjadi musibah.
“Safety Day yang digagas PT Taspen ini adalah langkah nyata dalam mendukung misi K3 Nasional,” tambah Mahyeldi.
Direktur Operasional PT Taspen (Persero), Tribuna Phitera Djaja, menegaskan bahwa Taspen hadir bukan hanya untuk mengurus pensiun, tapi juga memberi perlindungan nyata bagi seluruh ASN.
“ASN dan TNI Polri sama-sama mendapat perlindungan. Taspen punya empat program utama: Pensiun, Tabungan Hari Tua (THT), JKK, dan JKm. Semua ASN, termasuk PPPK, mendapatkan hak yang sama,” jelasnya.
Taspen pun menggandeng berbagai pihak, seperti Jasa Raharja, BPJS, hingga Satlantas, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman. Tribuna menegaskan, visi dan misi Taspen bukan hanya slogan, tetapi benar-benar diwujudkan di lapangan demi kesejahteraan ASN.
Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Hadir pula sejumlah pejabat dan mitra kerja, di antaranya Direktur Compliance & Control Bank Nagari, Kepala Jasa Raharja Kanwil Sumbar, Dirlantas Polda Sumbar, hingga Kepala BPJS Cabang Padang. **** hm/irz

Yozarwardi: Penjabat Sekda yang Kerja Senyap Tapi Berdampak, dapat Apresiasi Gubernur Mahyeldi

By On Sabtu, Juni 14, 2025

 



PADANG, prodeteksi.com — Di balik pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Gubernur Mahyeldi Ansharullah tidak lupa memberikan apresiasi mendalam kepada Yozarwardi Usama Putra, S.Hut, M.Si, yang selama lebih dari tujuh bulan terakhir telah mengemban tugas sebagai Penjabat Sekda Provinsi Sumbar.


Mahyeldi menilai Yozarwardi sebagai sosok birokrat tangguh yang bekerja dalam senyap, namun meninggalkan jejak kontribusi yang nyata. Atas kinerja positif itu, Mahyeldi mengaku pihaknya sangat terbantu.

“Pak Yozarwardi banyak membantu pemerintahan daerah, mulai dari penyusunan kebijakan, penguatan koordinasi antar perangkat daerah, hingga pemantauan kinerja harian. Kontribusinya luar biasa,” ujar Mahyeldi saat pelantikan Sekda definitif di Auditorium Gubernuran, Jumat (13/6/2025).

Yozarwardi diangkat sebagai Penjabat Sekda pada akhir 2024, saat masa transisi pemerintahan. Ia menjadi ujung tombak dalam memastikan roda birokrasi tetap berjalan, meski di tengah dinamika politik dan penyesuaian kebijakan baru.

“Stabilitas pemerintahan itu tidak terjadi begitu saja. Ada kerja keras di balik layar. Salah satu tokohnya adalah Pak Yozarwardi,” ucap Gubernur Mahyeldi.

Atas dedikasi tersebut, Gubernur menyebut Yozarwardi sebagai figur ASN yang patut diteladani, memiliki loyalitas tinggi, paham birokrasi, dan mampu mengendalikan suasana kerja yang kondusif.

“Beliau tidak banyak bicara, tapi hasil kerjanya berbicara. Ini cerminan ASN ideal yang bekerja untuk kepentingan masyarakat, bukan pencitraan,” tegas Mahyeldi.

Mahyeldi juga menyebut, keberhasilan proses transisi kepemimpinan dari Penjabat ke Sekda definitif tak lepas dari kesiapan birokrasi yang dibangun oleh Yozarwardi. Menurutnya, itu akan mempermudah Sekda defenitif dalam menjalankan tugasnya kedepan.

“Pak Arry akan memulai tugasnya di atas fondasi birokrasi yang sudah tertata rapi. Ini buah kerja kolektif yang dipandu oleh Pak Yoz. Terima kasih Pak Yoz,” tambahnya.

Sementara itu, Yozarwardi Usama Putra selaku mantan Penjabat (Pj) Sekda mengaku bersyukur bisa menyelesaikan tugas dengan baik dan mendapat apresiasi dari Gubernur. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur, Wakil Gubernur, dan seluruh OPD atas dukungan dan kolaborasi positif yang terjalin selama ini.

“Saya hanya menjalankan amanah sebaik mungkin. Sekarang tugas itu akan diperankan oleh Pak Arry selaku Sekda defenitif. InsyaAllah, kedepan saya akan selalu siap membantu,” kata Yozarwardi

Pelantikan Sekda definitif tidak hanya menjadi awal baru bagi Arry Yuswandi, tetapi juga momentum untuk menegaskan bahwa kinerja birokrasi di Sumbar tidak sektoral tapi dibangun dengan semangat estafet dan gotong royong. **** hms/ Irz

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *