Perubahan APBD Sumbar 2026 Capai Rp 6,61 Triliun, Belanja Pembangunan Diperkuat
On Minggu, September 06, 2026
| Perubahan APBD Sumbar 2026 Capai Rp6,61 Triliun, Belanja Pembangunan Diperkuat |
-->
| Perubahan APBD Sumbar 2026 Capai Rp6,61 Triliun, Belanja Pembangunan Diperkuat |
Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab sekaligus membangun silaturahmi dan kebersamaan dengan sesama mahasiswa maupun keluarga besar PBA.
![]() |
| MC / Duta Muslim dan Muslimah |
Pembukaan Mutaba’ah 2026 diikuti mahasiswa baru PBA BP26 bersama panitia, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) PBA, serta sejumlah tamu undangan. Duta Muslim “M. Rasihan Anwar” dan Duta Muslimah “Viola Marfhatillah Armin” turut dipercaya sebagai pembawa acara dalam kegiatan tersebut.
Turut hadir Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Ketua Panitia, Ketua Umum & Anggota HMP PBA, pemateri, Senat Mahasiswa, serta perwakilan HMP dari berbagai program studi lainnya.
Ketua Panitia Mutaba’ah 2026, M. Arsyad Al Laghany, menjelaskan bahwa tema yang diangkat memiliki tujuan untuk mendorong mahasiswa baru membangun hubungan baik dengan sesama serta lingkungan di sekitarnya.
![]() |
| Sambutan Ketua Panitia |
“Tema ini bertujuan agar maba bisa menjalin silaturahmi dan mendekatkan diri dengan sesama kawan dan lingkungan,” ujar M. Arsyad.
Ia juga berpesan kepada mahasiswa baru agar mengikuti seluruh rangkaian Mutaba’ah dengan penuh semangat.
“Pesan saya, agar selalu bersemangat untuk mengikuti acara Mutaba’ah ini hingga berakhir nanti,” lanjutnya.
![]() |
| Sambutan Ketua Umum HMP PBA, Gilang Zetia Pratama, |
Ketua Umum HMP PBA, Gilang Zetia Pratama, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mulai mengenal dan menjalani kehidupan akademik di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.
“Saya berharap teman-teman jadikan wadah ini sebagai langkah awal untuk memulai melangkah di Prodi Pendidikan Bahasa Arab,” ungkap Gilang.
![]() |
| Sambutan Ka Prodi PBA UIN |
Sementara itu, Kaprodi PBA UIN Imam Bonjol Padang, Ustadzah Dr. Hanomi, S.Ag., M.Ag., mengingatkan mahasiswa baru bahwa menjadi mahasiswa bukan hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga tentang membangun kepedulian terhadap umat.
“Seorang mahasiswa sejati adalah mahasiswa yang tidak arogan, tetapi mahasiswa yang memiliki kepedulian kepada kepentingan umat. Maka mulai detik ini mari perbaharui nawaitu kita (niat kita),” pesan Dr. Hanomi.
Pembukaan Mutaba’ah 2026 menjadi awal dari rangkaian kegiatan penyambutan mahasiswa baru PBA BP26. Melalui tema yang diusung, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pengenalan lingkungan kampus, tetapi juga menjadi ruang untuk merajut ukhuwah dan menumbuhkan kecintaan mahasiswa terhadap lughatul Arabiyyah atau bahasa Arab.
Dengan demikian, mahasiswa baru diharapkan dapat memulai perjalanan akademiknya di Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dengan semangat kebersamaan, niat yang baik, serta kecintaan terhadap bahasa Arab. *** M. Rasihan Anwar
![]() |
| Rangga Sastra |
![]() |
| Rangga Sastra |
Dedikasinya terhadap Gerakan Pramuka diwujudkan melalui aktivitasnya sebagai pembina di sejumlah Gugus Depan (Gudep), sekaligus keterlibatannya dalam kepengurusan di Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Pasaman Barat.
![]() |
| Pelepasan di MTs PP ZamIga |
Di antara sejumlah Gudep yang dibinanya, aktivitas Kak Rangga paling intens terlihat di lingkungan MTs PP ZAMIGA dan SMK TI ZAMIGA. Di sana, ia aktif mendampingi dan membina peserta didik dalam berbagai kegiatan kepramukaan, termasuk kegiatan yang menuntut kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan dan kerja sama.
Disisi lain dia juga aktif membangun komunitas kepramukaan yang dikenal dengan “Bunglon Scouts” dengan slogan “Menempatkan segala sesuatu pada tempatnya” komunitas ini aktif berperan dalam berbagai event perlombaan maupun kemasyarakatan.
![]() |
| Jamnas Pramuka |
Tidak hanya aktif di tingkat satuan pendidikan dan Kwarcab, kiprahnya juga telah membawanya mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan di tingkat yang lebih tinggi, termasuk kegiatan berskala nasional seperti Jambore Nasional (Jamnas).
Pengalaman mengikuti kegiatan nasional tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya dalam Gerakan Pramuka. Berbagai pengalaman yang diperoleh dari kegiatan tingkat nasional kemudian dapat menjadi bekal dalam memberikan pembinaan kepada anggota Pramuka di Gudep yang dibinanya.
![]() |
| Anggita Bunglon Scout |
“Saya orang Pramuka dan saya lahir di hari Pramuka, pada saat orang lain dilahirkan di bedung pakai kain, sedangkan saya pada saat lahir di bedung dengan kacu oleh ibunda saya,” ujar Kak Rangga Sastra.
Menariknya, perjalanan tersebut memiliki hubungan yang unik dengan tanggal kelahirannya. Setiap tanggal 14 Agustus, ketika insan Pramuka di Indonesia memperingati Hari Pramuka, namun tanpa disadari semua orang juga sedang memperingati hari kelahiran Kak Rangga Sastra.
Kondisi tersebut membuat Hari Pramuka menjadi momentum yang memiliki arti ganda baginya. Di satu sisi menjadi peringatan bagi Gerakan Pramuka, sementara di sisi lain menjadi pengingat perjalanan usia dan pengabdiannya dalam membina generasi muda.
Bagi Kak Rangga, menjadi pembina bukan sekadar mendampingi kegiatan Pramuka, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter bagi generasi muda.
![]() |
| Gudep MTs SMK ZAMIGA |
Ia berharap pengalaman yang diperolehnya selama aktif di berbagai tingkatan kepramukaan dapat terus dibagikan kepada peserta didik, khususnya anggota Pramuka di MTs dan SMK ZAMIGA, serta para peserta didik di Gudep lainnya yang dibinanya.
“Saya harap adik-adik dapat mengembangkan potensi diri masing-masing dalam bidang-bidangnya khususnya melalui kepramukaan,” katanya.
![]() |
| Bersama Pimkon Jamnas |
Perjalanan Kak Rangga menjadi kisah tersendiri dalam momentum Hari Pramuka. Lahir pada tanggal 14 Agustus, ia kemudian menjalani sebagian perjalanan hidupnya dengan aktif membina dan mengembangkan Gerakan Pramuka, mulai dari tingkat Gudep, Kwarcab hingga mengikuti kegiatan kepramukaan berskala nasional.
![]() |
| Di ZAMIGA |
Kak Rangga pun berharap Gerakan Pramuka ke depan tetap menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian dan kepedulian terhadap sesama. **** M. Rasihan Anwar
![]() |
| Kontingen Sumbar Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII, Ketua Kwarda Titipkan Nama Baik Sumatera Barat |
Pelepasan berlangsung di Balai Kota Padang Panjang, yang menjadi tuan rumah kegiatan, dan dimulai sekitar pukul 14.15 WIB. Prosesi pelepasan secara resmi dilakukan pada pukul 14.47 WIB oleh Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat, Dr. Ir. H. Audy Joinaldy, S.Pt., M.Sc., MM., M.IP., IPU., ASEAN.
Dalam kesempatan tersebut, Audy Joinaldy menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar menjaga nama baik Sumatera Barat selama mengikuti Jamnas XII di Cibubur, Jakarta.
“Atas nama Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat, kami ucapkan selamat jalan kepada adik-adik menuju Jambore Nasional XII Cibubur, Jakarta. Selamat membawa nama baik Sumatera Barat, semoga adik-adik dapat mengharumkan nama Sumatera Barat, budaya, pariwisata dan keindahan alam Sumatera Barat,” ujar Audy.
Ia juga meminta para peserta memperkenalkan berbagai hal tentang Sumatera Barat selama berada di lokasi jambore, termasuk budaya dan kuliner khas Minangkabau.
“Adik-adik di sana tunjukkan kesopanan dan kesantunan masyarakat Minangkabau, promosikan Sumatera Barat, promosikan nasi Padang, karena kakak tahu semua orang tidak pernah ke Padang, tapi kakak yakin hampir semua orang pernah makan nasi Padang,” katanya.
Audy kemudian secara resmi melepas dan memberangkatkan kontingen Sumatera Barat menuju Jamnas XII.
“Pada pukul 14.47, hari Senin, 10 Agustus 2026, peserta Jamnas kontingen Sumbar resmi dilepas dan diberangkatkan,” ucapnya.
Pelepasan tersebut turut dihadiri Wali Kota Padang Panjang selaku tuan rumah. Dalam sambutannya, ia meminta para peserta memanfaatkan kesempatan mengikuti Jamnas XII dengan sebaik-baiknya.
“Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” pesannya.
Ia menitipkan sejumlah pesan kepada para peserta, di antaranya menjaga nama baik Kwarda Sumatera Barat sesuai dengan prinsip dasar ABS-SBK, memperluas wawasan dan pertemanan, menjaga kesehatan serta kekompakan selama mengikuti kegiatan.
“Perluaslah wawasan dan pertemanan, ceritakan nama baik Sumatera Barat. Jagalah kesehatan dan kekompakan,” lanjutnya.
Pemerintah Kota Padang Panjang juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kontingen yang akan mengikuti Jamnas XII serta berharap para peserta mampu memberikan prestasi terbaik bagi diri sendiri, kontingen, dan Sumatera Barat.
“Pemerintah Kota Padang Panjang mengucapkan selamat dan teruslah semangat dalam mengikuti Jambore Nasional XII dan bawalah prestasi terbaik bagi diri sendiri, kontingen, dan Sumatera Barat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, masing-masing Kwartir Cabang (Kwarcab) turut hadir membawa kontingennya. Kontingen Pasaman Barat juga mengikuti prosesi pelepasan tersebut dengan didampingi pimpinan kontingen, Kak Paiman dan Kak Rangga selaku Bina Muda di Kwarcab Pasaman Barat.
Suasana pelepasan berlangsung meriah, khidmat, dan penuh semangat. Setelah prosesi pelepasan, kontingen selanjutnya bertolak menuju Jakarta sekitar pukul 16.05 WIB untuk mengikuti Jambore Nasional XII.
Jambore Nasional XII dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Cibubur, Jakarta. Kontingen Sumatera Barat akan mengikuti kegiatan tersebut dengan membawa nama daerah, budaya, serta semangat kepramukaan Sumatera Barat. ******~M. Rasihan Anwar
| Wagub Vasko Pimpin Evakuasi Korban Banjir di Padang, Kelompok Rentan Jadi Prioritas |
| Curah Hujan Meningkat, Gubernur Mahyeldi Minta Masyarakat Sumbar Tingkatkan Kewaspadaan |
| Kisah Anak Buruh Angkut yang Jadi Gubernur, Mahyeldi Suntik Semangat Ratusan Siswa Sekolah Rakyat |