HEADLINE NEWS

Seorang Penumpang Bus Kecewa, Terpaksa Naik Ojek dari Simpang Empat Menuju Ujung Gading

By On Sabtu, September 05, 2026

 

 


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Seorang penumpang Bus "M" dari Kota Padang berinisial MR, yang diketahui masih berstatus mahasiswa sekaligus berprofesi sebagai wartawan salah satu media online terbitan Pasbar, mengaku kecewa setelah harus lama menunggu transportasi lanjutan dari Simpang Empat menuju Ujung Gading


Bahwa Bus yag ditompanginya hanya sampai Simpag Empat. Dan  akhirnya naik Ojek  menuju Ujung Gading, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (5/9/2026).


MR sebelumnya mendapat informasi bahwa dirinya akan dicarikan bus lanjutan setelah tiba di Simpang Empat. Namun, setelah bus yang ditumpanginya tiba di kawasan tersebut, ia mengaku lama menunggu dan belum juga tiba..


MR berangkat dari Kota Padang sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan Jet Bus  “M” Pasaman dengan nomor kendaraan BA 79XX SU. Bus tersebut tiba di Simpang Empat sekitar pukul 17.00 WIB.


Simpang Empat diketahui merupakan tujuan akhir bus tersebut. Meski demikian, menurut keterangan MR, sebelumnya dirinya telah mendapat informasi bahwa akan disediakan atau dicarikan kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan menuju Ujung Gading.


Setibanya di Simpang Empat, MR mengatakan bahwa sopir menyampaikan telah menghubungi bus lain yang akan membawa dirinya menuju Ujung Gading.


Namun, sudah lama menunggu, bus lanjutan tersebut belum juga datang. Saat meminta nomor kontak atau informasi lebih lanjut mengenai kendaraan yang dimaksud, menurut pengakuannya, sopir menyampaikan bahwa telepon genggamnya sedang tidak aktif atau dalam kondisi mati.


Situasi tersebut membuat MR merasa bingung dan akhirnya karena ada jasa ojek yang menawarkan, maka MR memilih menggunakan jasa ojek untuk melanjutkan perjalanan menuju Ujung Gading.


MR berharap pihak pengelola Bus M Pasaman dapat memberikan penjelasan mengenai mekanisme pelayanan bagi penumpang yang memiliki tujuan di luar rute akhir bus, khususnya apabila sebelumnya telah ada informasi mengenai kendaraan lanjutan.


Menurutnya, kepastian informasi mengenai transportasi lanjutan penting diberikan kepada penumpang agar tidak mengalami kebingungan, terutama bagi penumpang yang melakukan perjalanan hingga malam hari.


MR juga berharap kejadian tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait untuk meningkatkan pelayanan dan komunikasi kepada penumpang. **** M. Rasian Anwar

 

H. Muhammad Hasbi, Calon Wali Nagari Batahan Tengah Nomor Urut 2, Siap Wujudkan Nagari yang Religius, Adil dan Sejahtera

By On Sabtu, September 05, 2026

 


BATAHAN TENGAH, prodeteksi.com  — H. Muhammad Hasbi, S.Pd.I, calon Wali Nagari Batahan Tengah Kabupaten Pasaman Barat nomor urut 2, menyatakan kesiapannya untuk mengabdikan diri dan membawa perubahan bagi masyarakat menuju Nagari Batahan Tengah yang lebih maju, mandiri, religius, adil dan sejahtera.


Putra Silayang yang dikenal sebagai salah seorang Dai Nagari di Ranah Batahan tersebut membawa semangat pengabdian dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat serta tata kelola pemerintahan nagari yang bersih, transparan dan bertanggung jawab.


Pengalaman lebih dari lima tahun mengabdi sebagai Dai Nagari telah membentuk karakter H. Muhammad Hasbi sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat, mengayomi, mau mendengar aspirasi dan siap bekerja untuk kepentingan masyarakat.


Tidak hanya aktif dalam kegiatan dakwah dan pengabdian masyarakat, H. Muhammad Hasbi,  juga memiliki pengalaman dalam membimbing dan mendampingi umat dalam perjalanan ibadah umrah.


Hal tersebut dibuktikan dengan penghargaan yang diterimanya sebagai Tour Leader Umrah Musim 1447 H dari PT. Cordoba Berkah Mandiri. Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi atas pengabdian dan kiprahnya yang telah aktif mendampingi serta membawa umat untuk mengikuti ibadah umrah.




Pengalaman sebagai Dai Nagari sekaligus Tour Leader Umrah tersebut semakin memperkuat sosok H. Muhammad Hasbi sebagai figur yang memiliki pengalaman dalam pelayanan dan pembinaan keagamaan.


Dengan mengusung motto “Maju Bersama, Sejahtera Merata”, H. Muhammad Hasbi menegaskan bahwa pembangunan Nagari Batahan Tengah harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.


Baginya, seorang pemimpin bukan hanya dituntut mampu menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga harus memiliki kerendahan hati untuk melayani dan mendengarkan masyarakat.


 H. Muhammad Hasbi bersama Istri


“Memimpin bukanlah soal kedudukan, melainkan kerendahan hati untuk melayani,” tulis H. Muhammad Hasbi dalam salah satu unggahannya di media sosial, belum lama ini.


Perkuat Nilai Agama, Adat dan Budaya

Sebagai seorang yang aktif dalam bidang dakwah, H. Muhammad Hasbi memberikan perhatian besar terhadap penguatan nilai-nilai agama dalam kehidupan masyarakat.

Menurut visi yang diusungnya, kemajuan nagari tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas kehidupan sosial, budaya dan keagamaan masyarakat.

Nilai-nilai adat dan agama akan menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda sekaligus menjaga identitas masyarakat Batahan Tengah di tengah perkembangan zaman.

Ia juga ingin meningkatkan peran pemuda, perempuan dan organisasi kemasyarakatan agar dapat terlibat secara aktif dalam pembangunan nagari.

Dorong Ekonomi dan Potensi Lokal

Di bidang ekonomi, H. Muhammad Hasbi berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan mengoptimalkan berbagai potensi lokal yang dimiliki Nagari Batahan Tengah.




Pemberdayaan UMKM, pengembangan sektor pertanian dan peternakan serta pemanfaatan potensi lokal menjadi bagian dari gagasan yang ditawarkan kepada masyarakat.

Menurutnya, pembangunan ekonomi harus mampu memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat dan membuka peluang yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan keluarga.

Visi dan Misi H. Muhammad Hasbi

Dalam pencalonannya sebagai Wali Nagari Batahan Tengah, H. Muhammad Hasbi membawa visi:

“Mewujudkan Nagari Batahan Tengah yang maju, mandiri, sejahtera, berbudaya, dan berlandaskan nilai-nilai agama melalui pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani masyarakat.”

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menetapkan sejumlah misi:

  1. Memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, ramah dan transparan.
  2. Mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, pertanian, peternakan dan potensi lokal.
  3. Melestarikan adat, budaya dan nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat.
  4. Meningkatkan peran pemuda, perempuan dan organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan nagari.
  5. Mewujudkan tata kelola pemerintahan nagari yang akuntabel, partisipatif dan bebas dari korupsi.

Dengan pengalaman pengabdian di tengah masyarakat, kiprah dakwah serta pengalaman mendampingi umat dalam perjalanan ibadah umrah, H. Muhammad Hasbi berharap dapat memperoleh kepercayaan masyarakat untuk memimpin Nagari Batahan Tengah.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun nagari, karena menurutnya kemajuan tidak dapat diwujudkan hanya oleh seorang pemimpin, tetapi membutuhkan kebersamaan dan partisipasi seluruh masyarakat.

“Maju Bersama, Sejahtera Merata” menjadi semangat H. Muhammad Hasbi dalam mewujudkan cita-cita membangun Nagari Batahan Tengah yang lebih religius, adil, maju dan sejahtera. *** irz

 


PT Agrowiratama Bersama Polsek dan Koramil Gelar Patroli Karhutla serta Sosialisasi Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

By On Rabu, Agustus 26, 2026

 

 Giat Patroli Karhutla & Sosialisasi Kebakaran Hutan dan Lahan Tim PT Agrowiratama bersama Personil Polsek Lembah Melintang dan Personil Koramil Ujung Gading pada hari Senin , 24 Agustus 2026 berlokasi di areal HGU PT Agrowiratama.



PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Tim PT Agrowiratama bersama personel Polsek Lembah Melintang dan Koramil Ujung Gading melaksanakan kegiatan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekaligus sosialisasi kepada masyarakat, Senin (24/8/2026).


Kegiatan tersebut berlangsung di areal HGU PT Agrowiratama dengan melibatkan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan perusahaan, khususnya warga yang sedang melakukan kegiatan panen, penyemprotan maupun memancing.




Dari pihak PT Agrowiratama, kegiatan diikuti Raja Rachmad selaku Humas PT Agrowiratama bersama staf keamanan Rico Andreas. Sementara dari unsur Polsek Lembah Melintang hadir personel Bhabinkamtibmas, sedangkan dari Koramil Ujung Gading turut hadir Babinsa.


Patroli dan sosialisasi ini dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan, terutama di sekitar areal HGU perusahaan.



Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diingatkan agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Sebab, Karhutla tidak hanya dapat merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, menghilangkan sumber mata pencaharian dan perekonomian, bahkan dapat mengancam keselamatan jiwa.


Pihak PT Agrowiratama bersama TNI dan Polri mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan sekitar HGU agar tetap aman dari ancaman kebakaran.




Manager Humas PT Agrowiratama, Lelo Ritonga, dalam penyampaian penutupnya menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah terjadinya Karhutla. Hal senada juga disampaikan GM PT Agrowiratama, Sijon, yang mengharapkan sinergi antara perusahaan, aparat keamanan dan masyarakat terus ditingkatkan.


Menurutnya, pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab perusahaan maupun aparat, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh pihak, termasuk masyarakat yang setiap hari beraktivitas di sekitar kawasan HGU.




Melalui kegiatan patroli dan sosialisasi tersebut, PT Agrowiratama berharap masyarakat semakin memahami dampak yang dapat ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan. *** irz


Tria Fitri Utami Raih Gelar M.Kom, Anak Pimpinan ZAMIGA yang Menuntaskan Pendidikan S2

By On Senin, Agustus 24, 2026

 

 Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Pondok Pesantren ZAMIGA. Tria Fitri Utami, S.Kom., M.Kom., berhasil menuntaskan pendidikan Strata 2 (S2) di Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang, setelah dinyatakan lulus ujian komprehensif (kompre), Senin (24/8/2026).


Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom


Dengan kelulusan tersebut, Tria yang kelahiran Parit pada Maret 2003 ini, telah menyelesaikan seluruh tahapan akademik program magister dan kini resmi menyandang gelar M.Kom (Megister Komputer). Ia tinggal menunggu prosesi wisuda.


 Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom

Prestasi tersebut semakin membanggakan karena Tria merupakan alumni SMK TI ZAMIGA yang berhasil melanjutkan pendidikan hingga jenjang S2.



 Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom di UPI Padang


Perjalanan pendidikan Tria dimulai di SD N 11 Parit Koto Balingka  kemudian melanjutkan pendidikan di MTs Pondok Pesantren ZAMIGA. Setelah itu, ia melanjutkan ke SMK TI ZAMIGA jurusan komputer, tempat minat dan kemampuannya di bidang teknologi informasi terus berkembang.


 Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom bersama Tim Penguji


Setelah tamat SMK, Tria melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 UPI Padang dan berhasil meraih gelar S.Kom. Ia kemudian mengikuti wisuda  pada Mei 2025.


 Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom di UPI

Tidak berhenti di jenjang sarjana, Tria langsung melanjutkan pendidikan S2. Setelah melalui proses perkuliahan dan tahapan akademik, hanya dalam waktu sekitar satu tahun lebih, ia berhasil menyelesaikan program pascasarjana dan dinyatakan lulus kompre.


Kebanggaan Orang Tua

Keberhasilan Tria menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kedua orang tuanya, Irti Zamin, S.S. dan Megawati, S.Pd., yang merupakan pimpinan sekaligus pendiri Pondok Pesantren ZAMIGA.


 Kedua orangtua


Sebagai anak pertama, pencapaian Tria hingga meraih gelar M.Kom. tentu menjadi kebanggaan keluarga.


“Selamat kepada Tria atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan S2. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat dan berkah serta dapat memberikan kontribusi bagi keluarga, ZAMIGA, dan masyarakat,” ungkap kedua orang tuanya.




Pencapaian Tria juga menjadi motivasi bagi para santri, siswa, dan alumni ZAMIGA untuk terus melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita setinggi mungkin.


Perjalanan dari SD, MTs PP ZAMIGA, SMK TI ZAMIGA, hingga berhasil meraih gelar S.Kom., M.Kom. menjadi bukti bahwa pendidikan dan ketekunan dapat membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi.


Keluarga besar ZAMIGA turut menyampaikan selamat dan sukses kepada Tria Fitri Utami, S.Kom., M.Kom. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat, berkah, dan menjadi bekal untuk terus berkarya serta memberikan manfaat bagi masyarakat.  * irz

Pengibaran dan Penurunan Bendera di Koto Balingka Sukses, Upacara HUT ke-81 RI Berlangsung Khidmat

By On Senin, Agustus 17, 2026

 

 Pengibaran dan Penurunan Bendera di Koto Balingka Sukses, Upacara HUT ke-81 RI Berlangsung Khidmat


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com  — Rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, berlangsung sukses dan khidmat, Senin (17/8/2026).

Upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang dilaksanakan pada pagi hari di lapangan Kecamatan Koto Balingka berjalan lancar. Begitu pula dengan upacara penurunan bendera yang dilaksanakan pada sore hari, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib hingga selesai.

Upacara pengibaran bendera pada pagi hari diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Koto Balingka, TNI-Polri, pelajar, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat nagari, para undangan, serta masyarakat setempat.




Dalam upacara tersebut, Camat Koto Balingka, Armaizon, S.Sos., bertindak sebagai pimpinan upacara. Sementara itu, Serma Pangudutan bertugas membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Doa dipimpin oleh Abdi, S.Ag, MH., Kepala KUA Koto Balingka.

Suasana upacara semakin semarak dengan penampilan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Para anggota Paskibra menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dengan penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab sehingga seluruh prosesi dapat berlangsung dengan lancar.

Upacara Penurunan Bendera Berlangsung Khidmat

Pada sore harinya, upacara penurunan Bendera Merah Putih kembali digelar di lapangan Kecamatan Koto Balingka. Iptu Margan Hendra, S.H., Kapolsek Sungai Beremas, bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara penurunan bendera tersebut diikuti oleh unsur pemerintahan kecamatan, perangkat nagari, TNI-Polri, pelajar, organisasi masyarakat, serta warga setempat.

Pantauan di lapangan, seluruh peserta mengikuti setiap tahapan upacara dengan penuh penghormatan. Suasana semakin khidmat ketika Paskibra melaksanakan prosesi penurunan Bendera Merah Putih hingga proses pelipatan bendera selesai.

Salah satu kelompok masyarakat yang turut hadir dalam rangkaian upacara tersebut adalah Bersih Pekat Parit Sigalangan. Kehadiran kelompok masyarakat ini menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan kekompakan masyarakat dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.


Camat Koto Balingka, Armaizon, S.Sos., menyampaikan ucapan selamat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia berharap Indonesia terus berkembang, maju, dan semakin jaya.




Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota Paskibra yang telah menjalankan tugas dengan baik serta kepada seluruh peserta upacara yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan mengikuti rangkaian peringatan HUT RI.

“Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semoga Indonesia terus maju dan jaya. Terima kasih kepada seluruh anggota Paskibra dan seluruh peserta upacara yang telah mengikuti kegiatan ini dengan baik,” ujarnya.

ZAMIGA: Momentum Mempererat Kebersamaan

Sementara itu, Pimpinan Yayasan ZAMIGA, Irti Zamin, S.S., mengatakan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan bukan hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa dan perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, semangat kemerdekaan perlu terus diwariskan kepada generasi muda melalui kegiatan positif, kebersamaan, serta semangat untuk memberikan kontribusi bagi daerah dan bangsa.


 Zamiga Parit


“Upacara ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Kami mengucapkan selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semoga Indonesia terus maju dan semakin jaya,” ujarnya.

Dengan terlaksananya upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih secara lancar, rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Koto Balingka diharapkan dapat semakin menumbuhkan rasa nasionalisme, persatuan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. ***** irz

Lahir Tepat di Hari Pramuka, Sosok Pembina Ini Dedikasikan Diri untuk Gerakan Pramuka

By On Jumat, Agustus 14, 2026

 

 Rangga Sastra


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Bagi Rangga Sastra, atau yang sering dikenal dengan kak Rangga / kak Bunglon, tanggal 14 Agustus memiliki makna yang lebih dari sekadar hari kelahiran. Ia lahir tepat pada tanggal yang diperingati sebagai Hari Pramuka, dan perjalanan hidupnya kemudian juga tidak terlepas dari dunia kepramukaan.


 Rangga Sastra 

Dedikasinya terhadap Gerakan Pramuka diwujudkan melalui aktivitasnya sebagai pembina di sejumlah Gugus Depan (Gudep), sekaligus keterlibatannya dalam kepengurusan di Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Pasaman Barat.


Pelepasan di MTs PP ZamIga


Di antara sejumlah Gudep yang dibinanya, aktivitas Kak Rangga paling intens terlihat di lingkungan MTs PP ZAMIGA dan SMK TI ZAMIGA. Di sana, ia aktif mendampingi dan membina peserta didik dalam berbagai kegiatan kepramukaan, termasuk kegiatan yang menuntut kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan dan kerja sama.


Disisi lain dia juga aktif membangun komunitas kepramukaan yang dikenal dengan “Bunglon Scouts” dengan slogan “Menempatkan segala sesuatu pada tempatnya” komunitas ini aktif berperan dalam berbagai event perlombaan maupun kemasyarakatan.


Jamnas Pramuka 


Tidak hanya aktif di tingkat satuan pendidikan dan Kwarcab, kiprahnya juga telah membawanya mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan di tingkat yang lebih tinggi, termasuk kegiatan berskala nasional seperti Jambore Nasional (Jamnas).


Pengalaman mengikuti kegiatan nasional tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya dalam Gerakan Pramuka. Berbagai pengalaman yang diperoleh dari kegiatan tingkat nasional kemudian dapat menjadi bekal dalam memberikan pembinaan kepada anggota Pramuka di Gudep yang dibinanya.


Anggita Bunglon Scout


“Saya orang Pramuka dan saya lahir di hari Pramuka, pada saat orang lain dilahirkan di bedung pakai kain, sedangkan saya pada saat lahir di bedung dengan kacu oleh ibunda saya,” ujar Kak Rangga Sastra.


Menariknya, perjalanan tersebut memiliki hubungan yang unik dengan tanggal kelahirannya. Setiap tanggal 14 Agustus, ketika insan Pramuka di Indonesia memperingati Hari Pramuka, namun tanpa disadari semua orang juga sedang memperingati hari kelahiran Kak Rangga Sastra.




Kondisi tersebut membuat Hari Pramuka menjadi momentum yang memiliki arti ganda baginya. Di satu sisi menjadi peringatan bagi Gerakan Pramuka, sementara di sisi lain menjadi pengingat perjalanan usia dan pengabdiannya dalam membina generasi muda.


Bagi Kak Rangga, menjadi pembina bukan sekadar mendampingi kegiatan Pramuka, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter bagi generasi muda.


 Gudep MTs SMK ZAMIGA


Ia berharap pengalaman yang diperolehnya selama aktif di berbagai tingkatan kepramukaan dapat terus dibagikan kepada peserta didik, khususnya anggota Pramuka di MTs dan SMK ZAMIGA, serta para peserta didik di Gudep lainnya yang dibinanya.


“Saya harap adik-adik dapat mengembangkan potensi diri masing-masing dalam bidang-bidangnya khususnya melalui kepramukaan,” katanya.


 Bersama Pimkon Jamnas


Perjalanan Kak Rangga menjadi kisah tersendiri dalam momentum Hari Pramuka. Lahir pada tanggal 14 Agustus, ia kemudian menjalani sebagian perjalanan hidupnya dengan aktif membina dan mengembangkan Gerakan Pramuka, mulai dari tingkat Gudep, Kwarcab hingga mengikuti kegiatan kepramukaan berskala nasional.


 Di ZAMIGA


Kak Rangga pun berharap Gerakan Pramuka ke depan tetap menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian dan kepedulian terhadap sesama. **** M. Rasihan Anwar

Kontingen Jamnas XII Pasaman Barat Resmi Dilepas, Bupati dan Wabup tidak Hadir

By On Selasa, Agustus 11, 2026

 

 Kontingen Jamnas XII Pasaman Barat Resmi Dilepas, Bupati dan Wabup tidak Hadir



PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Pasaman Barat secara resmi melepas kontingen Pasaman Barat yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Kantor Kwarcab 0317 Pasaman Barat, Kecamatan Pasaman, Minggu sore, 9 Agustus 2026.

Prosesi pelepasan dimulai sekitar pukul 15.50 WIB dengan kedatangan para peserta dan dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan hingga pelepasan resmi sekitar pukul 16.08 WIB.




Kontingen Pasaman Barat pada Jamnas XII kali ini berjumlah 48 peserta, terdiri dari 24 putra dan 24 putri. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan alokasi awal yang ditetapkan, menyusul adanya daerah lain yang tidak mengutus peserta sesuai alokasi yang tersedia.

Selain peserta, kontingen Pasaman Barat juga dihadiri Ketua Kwarcap, Risnawanto dan pengurus kwarcap lainnya seperti Ahmad Romi dan Syamsul Bahri serta  didampingi sebanyak 15 orang, yang terdiri atas pimpinan kontingen, pembina, pendamping, dan peninjau.

Tidak Dihadiri Bupati dan Wakil Bupati

Pelepasan kontingen kali ini tidak dihadiri oleh Bupati maupun Wakil Bupati Pasaman Barat. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kontingen yang diberangkatkan merupakan perwakilan Pasaman Barat dalam ajang nasional, bukan semata-mata mewakili sekolah maupun Kwarcab.

Meski demikian, ketidakhadiran tersebut tidak mengurangi semangat para peserta, pembina, pendamping, maupun peninjau untuk mengikuti Jamnas XII.

Berdasarkan informasi dari pengurus Kwarcab Pasaman Barat, pelepasan kontingen sebelumnya direncanakan berlangsung pada Senin pagi. Namun, jadwal kemudian dimajukan menjadi Minggu sore karena kontingen harus segera menuju Padang Panjang untuk mengikuti agenda pertemuan dan pelepasan kontingen Sumatera Barat sebelum bertolak ke lokasi Jamnas.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh, Bupati Pasaman Barat saat itu disebut sedang dalam kondisi kurang sehat. Adapun Wakil Bupati disebut kemungkinan memiliki agenda lain pada waktu yang bersamaan.

Biaya Persiapan Ditanggung Secara Mandiri

Keberangkatan kontingen Pasaman Barat ke Jamnas XII juga menjadi bentuk kesungguhan peserta dan pembina. Berbagai kebutuhan, mulai dari proses persiapan hingga keberangkatan, membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan hal itu ditanggung secara mandiri oleh para peserta dan pihak pendamping.

Semangat tersebut dinilai menjadi sesuatu yang patut diapresiasi. Keinginan para peserta untuk mengikuti kegiatan nasional secara sukarela sekaligus membawa nama Pasaman Barat merupakan sebuah kebanggaan bagi daerah.

Apalagi, kesempatan mengikuti Jamnas XII tidak hanya menjadi pengalaman bagi peserta, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, kemandirian, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama.

Pesan Ketua Kwarcab

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kegiatan pelepasan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Kwarcab Pasaman Barat H. Risnawanto. Setelah itu dilakukan pelepasan kontingen secara resmi dan ditutup dengan foto bersama.





Dalam sambutannya, H. Risnawanto berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Pesan yang pertama adalah jagalah kesehatan agar sehat ketika berangkat dan ketika pulang sehat wal afiat. Kemudian hendaklah kalian menjaga nama baik Kwarcab Pasaman Barat,” ujar H. Risnawanto.

Ia juga mengingatkan para peserta untuk menanamkan jiwa kemandirian selama mengikuti kegiatan Jamnas.

Menurutnya, kemandirian merupakan salah satu modal penting bagi peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sekaligus menjadi bekal untuk menghadapi kehidupan di masa mendatang.

“Kemudian tanamkanlah jiwa kemandirian, karena kemandirian juga berperan penting dalam menyukseskan rangkaian kegiatan kita. Sehingga nantinya keberhasilan kalian pada Jambore Nasional merupakan titik awal dan menjadi penopang kesuksesan kalian di masa yang akan mendatang, aamiin,” tuturnya.

Menuju Padang Panjang

Usai pelepasan, kontingen Pasaman Barat selanjutnya menuju Padang Panjang untuk mengikuti agenda pelepasan kontingen Sumatera Barat sebelum melanjutkan perjalanan menuju kegiatan Jambore Nasional XII.

Jambore Nasional XII dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026.

Para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan menjaga kesehatan, keselamatan, kedisiplinan, serta menjunjung tinggi nama baik Pasaman Barat dan Kwarcab 0317 Pasaman Barat.

Pelepasan berlangsung dalam suasana haru dan penuh kebanggaan. Kehadiran orang tua, pimpinan kontingen, pembina, pendamping, serta peninjau turut memberikan dukungan kepada para peserta yang akan membawa nama Pasaman Barat di tingkat nasional.

Pimpinan kontingen, Paiman dan juga pembina lainnya seperti Rangga Sastra, yang merupakan Bina Muda di Kwarcab Pasaman Barat, turut mendampingi persiapan hingga keberangkatan kontingen.l. **** m.rsh/ irz


Ka Kwarcab Pramuka Pasbar, Risnawanto Lepas 48 Peserta Menuju Jambore Nasional XII Cibubur

By On Senin, Agustus 10, 2026

 

 Ka Kwarcab Pramuka Pasbar, Risnawanto Lepas 48 Peserta Menuju Jambore Nasional XI Cibubur


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Pasaman Barat secara resmi melepas kontingen yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII, Minggu (9/8/2026).


Prosesi pelepasan berlangsung di Kantor Kwarcab 0317 Pasaman Barat, Koto Padang, Kecamatan Pasaman, sekitar pukul 16.08 WIB. Sebelumnya, rangkaian kegiatan dimulai dengan kedatangan peserta pada pukul 15.50 WIB.






Sebanyak 48 peserta yang terdiri dari 24 putra dan 24 putri akan menjadi bagian dari kontingen Pasaman Barat. Selain peserta, terdapat 15 orang yang terdiri dari pimpinan kontingen, pembina, pendamping dan peninjau.


Kegiatan pelepasan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Ketua Kwarcab Pasaman Barat H. Risnawanto, kemudian pelepasan kontingen secara resmi dan ditutup dengan foto bersama.





Dalam sambutannya, H. Risnawanto berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.


“Pesan yang pertama adalah jagalah kesehatan agar sehat ketika berangkat dan ketika pulang sehat wal afiat. Kemudian hendaklah kalian menjaga nama baik Kwarcab Pasaman Barat,” ujar H. Risnawanto.






Ia juga mengingatkan peserta untuk menanamkan jiwa kemandirian selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, sikap mandiri menjadi salah satu hal penting dalam menunjang keberhasilan peserta selama mengikuti Jambore Nasional.


“Kemudian tanamkanlah jiwa kemandirian, karena kemandirian juga berperan penting dalam menyukseskan rangkaian kegiatan kita. Sehingga nantinya keberhasilan kalian pada Jambore Nasional merupakan titik awal dan menjadi penopang kesuksesan kalian di masa yang akan mendatang, aamiin,” urainya.


Peserta Jamnas 2026


Kontingen Pasaman Barat selanjutnya akan menuju Padang Panjang untuk mengikuti agenda pelepasan kontingen Sumatera Barat menuju Jambore Nasional XII.


Jambore Nasional XII dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026. Para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan menjaga kesehatan, keselamatan, kedisiplinan, serta membawa nama baik Kwarcab Pasaman Barat.





Pelepasan tersebut berlangsung dalam suasana haru dan bangga. Kehadiran orang tua peserta, pimpinan kontingen serta unsur pendamping turut mengiringi keberangkatan para peserta yang akan membawa nama Pasaman Barat dalam kegiatan Jambore Nasional XII.


Pimpinan kontingen, Kak Paiman dan Kak Rangga selaku Bina Muda di Kwarcab Pasaman Barat, turut mendampingi persiapan keberangkatan kontingen.***

~ M. Rasihan Anwar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *