HEADLINE NEWS

Redistribusi Guru SD di Pasbar Segera Jalan, 99 ASN PAI Masih Diverifikasi

By On Sabtu, April 11, 2026

 

 Redistribusi ASN SD di Pasaman Barat, 99 Guru PAI masih Diverifikasi dan akan Ditempatkan



Pasaman Barat, prodeteksi.com  — Program redistribusi Aparatur Sipil Negara (ASN) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pasaman Barat segera dilaksanakan. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 11 Tahun 2025 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru yang mengatur kewajiban beban kerja minimal guru.


Program redistribusi difokuskan untuk pemerataan tenaga pendidik, terutama dari sekolah yang kelebihan guru ke sekolah yang masih kekurangan.


Dinas Pendidikan Pasaman Barat mencatat, terdapat 99 ASN guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang sebelumnya terindikasi belum memenuhi beban kerja minimal 24 jam tatap muka per minggu sebagaimana diatur dalam regulasi tersebut.


Namun, angka tersebut belum bersifat final. Guru PAI masih memiliki peluang untuk memenuhi ketentuan beban kerja dengan menambah jam linier di sekolah asal, seperti melalui mata pelajaran pendukung (PQ) serta tugas tambahan lain yang ekuivalen (TTLE), seperti pembina tahfiz atau kegiatan ekstrakurikuler.


 Syofyandri Piliang, Sekretaris Dinas Pendidikan Pasbar

“Data 99 guru PAI itu masih akan diverifikasi, karena sesuai aturan mereka masih bisa menambah jam melalui PQ dan TTLE,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Syofyandri Piliang, belum lama ini di Simpang Empat.


Ia menjelaskan, apabila setelah penambahan jam tersebut guru telah memenuhi beban kerja minimal 24 jam, maka yang bersangkutan tetap dapat bertugas di sekolah asal. Namun jika belum terpenuhi, maka guru tersebut akan didistribusikan ke sekolah lain yang membutuhkan.


“Kita pastikan dulu hasil verifikasi. Setelah itu baru dilakukan redistribusi bagi yang benar-benar belum memenuhi 24 jam,” jelasnya.


Lebih lanjut, proses redistribusi dilakukan dengan mengedepankan prinsip objektivitas dan profesionalitas. Guru yang akan ditempatkan harus memiliki penilaian kinerja minimal “Baik”, sehingga mutu pendidikan di sekolah tujuan tetap terjaga.


Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan tidak terjadi lagi ketimpangan jumlah guru antar sekolah serta kualitas pendidikan di Pasaman Barat dapat meningkat secara merata. **** irz

 

Rakor KLA Pasaman Barat 2026 Tekankan Sinergi dan Percepatan Evaluasi

By On Sabtu, April 11, 2026

 

 Rakor KLA Pasaman Barat 2026 Tekankan Sinergi dan Percepatan Evaluasi



Pasbar, prodeteksi.comPemerintah Kabupaten Pasaman Barat menggelar rapat koordinasi Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026 secara daring dari Aula Bappelitbangda, Jumat (10/4). Kegiatan tersebut diikuti perangkat daerah dan Tim Gugus Tugas KLA Pasaman Barat, baik secara luring maupun daring.

Rapat dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat selaku Ketua Tim Gugus Tugas KLA yang diwakili Sekretaris Bappelitbangda, Budi Sriyono. Turut hadir Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Pasaman Barat, Armen, serta unsur perangkat daerah terkait.
Budi Sriyono menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam percepatan pengisian data evaluasi KLA 2026. Menurutnya, tanggung jawab tersebut tidak hanya berada pada satu instansi, tetapi melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, lembaga nonpemerintah, dunia usaha, dan media.
“Rapat ini menjadi momen penting untuk mengukur komitmen dan kinerja dalam pemenuhan lima klaster hak anak. Diharapkan seluruh tim meningkatkan koordinasi dan sinergi demi terwujudnya pembangunan ramah anak di Pasaman Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Armen menegaskan anak merupakan amanah yang harus dilindungi, dididik, dan dipenuhi hak-haknya agar tumbuh menjadi generasi berkualitas.
Ia menjelaskan, kebijakan Kabupaten Layak Anak bertujuan meningkatkan komitmen pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada pemenuhan hak dan kepentingan terbaik bagi anak.
“Anak harus dipandang sebagai subjek, bukan sekadar objek pembangunan. Upaya ini dilakukan melalui perumusan strategi dan perencanaan pembangunan yang menyeluruh dan berkelanjutan untuk menjamin tumbuh kembang anak secara optimal, baik fisik, mental, maupun sosial,” katanya.
Rapat koordinasi ini dimoderatori Kepala Bidang PKPPA DPPKBP3A Pasaman Barat, Hellya Fitriani, S.K.M. Pemaparan percepatan penginputan evaluasi mandiri KLA 2026 disampaikan Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappelitbangda, Astra.
Melalui rapat ini, seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan diharapkan mempercepat pemenuhan indikator KLA sehingga Pasaman Barat dapat meningkatkan capaian sebagai Kabupaten Layak Anak pada 2026. dk/ irz

Disdik Pasbar Segera Redistribusi Kelebihan Guru ASN, untuk Sekolah yang Membutuhkan Tingkat SMP

By On Minggu, April 05, 2026

 


 

 Sofyandri Piliang, Sekretaris Dinas Pendidikan Pasbar



SIMPANG EMPAT, prodeteksi.com – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Pendidikan segera memperkuat langkah redistribusi Aparatur Sipil Negara (ASN) guru. Langkah strategis ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 1 Tahun 2025, yang memberikan mandat mengenai pemerataan tenaga pendidik di satuan pendidikan.


Kebijakan ini diambil untuk mengatasi ketimpangan kebutuhan guru di tingkat SD dan SMP yang masih cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Pendidikan per 5 Maret 2026, Pasaman Barat memiliki 479 rombongan belajar (rombel) tingkat SMP dengan kelebihan guru ASN bahkan banyak yang telah sertifikasi tidak memiliki jam pada sejumlah mata pelajaran inti.


Kelebihan ASN tidak hanya terjadi pada posisi guru mata pelajaran, tetapi juga pada tenaga kependidikan. Berikut adalah rincian kelebihan guru yang segera didistribusikan ke sekolah yang membutuhkan di lapangan:

  • Tenaga Kependidikan & Pendukung:
    • Tata Usaha (TU/PP): 43 orang
  • Mata Pelajaran Inti:
    • Pendidikan Kewarganegaraan (PKN): 11 orang
    • Bahasa Indonesia: 11 orang
    • Matematika: 12 orang
    • IPS: 41 orang
    • IPA: 16 orang
    • Bahasa Inggris: 24 orang
    • PAI : 31 orang

Menariknya, data menunjukkan bahwa posisi Guru Bimbingan Konseling (BK) saat ini menjadi satu-satunya formasi yang tidak mengalami kekurangan, sehingga dinilai masih mencukupi untuk kebutuhan seluruh SMP di Pasaman Barat.


Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Imter Pedri melalui Sekretaris, Sofyandri Piliang, belum lama ini menjelaskan bahwa kehadiran Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2025 menjadi angin segar sekaligus panduan operasional dalam melakukan pemetaan ulang.


"Sesuai dengan aturan terbaru dari kementerian, redistribusi ini tidak hanya soal memindahkan guru antar sekolah negeri, tapi juga memastikan keberadaan Guru ASN dapat mendukung satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat jika diperlukan, demi pemerataan kualitas," ungkapnya.


Disampaikan bahwa redistribusi ASN menjadi solusi agar penyebaran guru dan tenaga kependidikan lebih merata sesuai kebutuhan di lapangan. Langkah ini dilakukan dengan memindahkan ASN dari sekolah yang kelebihan tenaga pendidik ke sekolah yang masih kekurangan.


Dengan redistribusi ASN, diharapkan tidak ada lagi sekolah yang mengalami kekurangan guru pada mata pelajaran tertentu, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal dan merata di seluruh SMP di Pasaman Barat.


"Redistribusi ASN dilakukan dengan memindahkan tenaga pendidik dari sekolah yang memiliki kelebihan muatan (surplus) ke sekolah yang masih kekurangan. Tujuannya agar penyebaran tenaga kependidikan lebih merata sesuai kebutuhan riil di lapangan," ujar Sofyandri. 


Program redistribusi ASN ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan, terutama pada sekolah-sekolah yang selama ini masih bergantung kepada tenaga non ASN untuk memenuhi kebutuhan guru dan tenaga kependidikan.***** irz

 

Fenomena “Eksodus” Pejabat di Pasbar : Ada Apa di Balik Gelombang Pengunduran Diri?

By On Kamis, April 02, 2026

 

 Kamtor Bupati Pasaman Barat


Simpang Empat, prodeteksi.com ------ Memanasnya konflik Iran versus Amerika Serikat dan Israel menjadi perhatian publik dunia. Berbagai media ramai memberitakan situasi tersebut setiap hari. Namun di Pasaman Barat, ada “panas” lain yang tidak kalah menarik untuk dicermati, yakni dinamika pergantian pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.

Sayangnya, persoalan ini tidak banyak diberitakan secara luas. Bahkan seolah-olah tidak terjadi apa-apa, padahal cukup banyak pejabat yang memilih mengundurkan diri dari jabatannya. Fenomena ini seakan tertutup rapat sehingga sulit tercium publik.

Sejak beberapa waktu yang lalu, sejumlah pejabat putra asli Pasaman Barat tercatat mengundurkan diri dari jabatannya. Nama-nama yang muncul di antaranya Sekda Hendra Putra, Staf Ahli Azhar, Staf Ahli Pahren, Kepala BKAD Mai Boni, Kepala Dinas Pendidikan Adrianto, Kepala DPMN Defi Irawan, Kepala Dinas Perikanan Armi Ningdel, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Randi Hendrawan, serta Kepala BPBD Jhon Edwar.

Selain pejabat eselon dua, sejumlah pejabat eselon tiga putra daerah juga dikabarkan banyak yang “bertumbangan”, mulai dari nonjob hingga dikembalikan menjadi pejabat fungsional.

Situasi ini tentu menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Mengapa begitu banyak pejabat asli Pasaman Barat memilih mundur dari jabatannya? Apakah mereka sudah tidak lagi memiliki semangat untuk membangun kampung halamannya? Ataukah ada tekanan tertentu yang membuat mereka memilih mundur?

Hingga kini, jawaban pasti atas pertanyaan tersebut belum terungkap. Para mantan pejabat yang telah mengundurkan diri umumnya memilih diam saat ditanya wartawan. Mereka enggan berkomentar dan sering kali mengalihkan pembicaraan ke topik lain.

Seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya menduga, gelombang pengunduran diri itu tidak terlepas dari dinamika politik pada Pilkada lalu. Menurutnya, politik balas dendam masih sulit dihilangkan dari Pasaman Barat.

“Sebagai putra daerah, tentu wajar jika seseorang memiliki kedekatan dengan salah satu pasangan calon, baik karena hubungan keluarga, pertemanan, maupun karena berasal dari kampung yang sama. Hal itu semestinya dipahami setelah kontestasi selesai. Jangan hanya berhenti pada pidato yang menyerukan persatuan, tetapi dalam praktiknya justru masih ada sekat-sekat politik,” ujarnya.

Pada akhirnya, siapapun pejabat yang menjabat, masyarakat tentu berharap pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Jabatan tidak seharusnya dijadikan alat untuk mencari keuntungan pribadi ataupun membalas dendam politik.

Masyarakat Pasaman Barat tentu ingin daerah ini tetap baik-baik saja. Harapan besar tetap digantungkan agar seluruh visi dan misi pembangunan yang telah tertuang dalam dokumen RPJMD 2025–2029 dapat berjalan dengan baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Semoga Pasaman Barat tetap menjadi daerah yang kondusif, maju, dan mampu merangkul semua pihak demi kepentingan bersama. ***** irti z

Dua Tahun Pimpin Bappelitbangda Pasbar, Doktor Ikhwanri Kembali Menjadi Guru SMP

By On Selasa, Maret 31, 2026

 

 Dua Tahun Pimpin Bappelitbangda Pasbar, Doktor Ikhwanri Kembali Menjadi Guru SMP


 

Pasaman Barat, prodeteksi.com --- Doktor Ikhwanri, putra jorong Simpang, kenagarian Parit, kecamatan Koto Balingka, Pasaman Barat diketahui telah banyak melalang buana diberbagai jabatan struktural mulai dari jabatan setingkat kepala seksi (kasi), kepala bidang (Kabid), dan sekretaris di Dinas Pendidikan Pasbar. Kemudian mutasi menjadi sekretaris Bappeda sejak Desember 2019, dan menjadi Plt kepala Bappelitbangda selama 2 tahun yaitu dari Oktober 2023 hingga Oktober 2025. Artinya lebih dari separoh masa dinas telah dihabiskan dijabatan struktural, mulai dari berfikir tentang dunia pendidikan hingga perencanaan dan kelitbangan.

 

Saat ini, Ikhwanri sang Doktor ilmu pendidikan jebolan UNP tahun 2014 silam dipenghujung Maret 2026 telah siap kembali singsingkan lengan baju demi mencerdaskan anak bangsa pasca ditugaskan kembali menjadi guru matematika di SMPN 3 Pasaman.

 

"Bagi saya tidak masalah ditugaskan kembali menjadi guru matematika SMP, yang penting dapat bermanfaat bagi Pasaman Barat pada umumnya dan siswa SMP pada khususnya" ungkapnya dengan rendah hati.

 

"Memang saat ini sedikit ada kendala karena di SMPN 3 Pasaman itu sudah kelebihan guru matematika, sehingga dipastikan saya tidak kebagian jam mengajar disitu."

 

"Saya sudah sampaikan permohonan kepada BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Pasbar supaya dapat ditempatkan di sekolah yang mencukupi jam mengajar bagi guru sertifikasi" terangnya penuh harap.

 

Penelusuran media ini melalui wawancara kepada Doktor Ikhwanri ternyata ketika menjabat berbagai prestasi sudah pernah dipersembahkan diantaranya mendapat piagam apresiasi sebagai kabupaten dengan kategori kabupaten pemamfaatan data hasil

 

pendataan keluarga terbaik oleh Kementerian kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN akhir tahun 2024, menjadikan Pasbar sebagai Kabupaten sangat inovatif tahun 2024, menjadi ketua gugus tugas kabupaten layak anak mengantarkan Pasaman Barat dengan perolehan predikat Nindya tahun 2024, menurunkan angka prevalensi stunting sebesar 3,1 persen ditahun 2024, dan masih banyak lagi lainnya yang belum disebutkan satu demi satu.

 

Selama periode menjadi Plt Kepala Bappelitbangda telah berhasil pula bersama tim internal yang dibentuk menyusun dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 dan dokemen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 yang diundangkan tepat waktu.

 

Menurutnya tidak semua Kepala Bappeda mendapat kesempatan menyusun dokumen perencanaan 20 tahunan dan 5 tahunan tersebut, karena RPJPD hanya disusun sekali dalam 20 tahun dan RPJMD disusun sekali dalam 5 tahun. Suatu kebanggan tersendiri bagi kami beserta tim internal karena mendapat kesempatan menyusun dokumen perencanaan bergengsi tersebut, ungkapnya dengan penuh semangat.

 

Namun saat ini meskipun pengabdian tidak lagi dijabatan struktural, semangat untuk membangun kampung halaman tetap membara. Semoga dengan mengabdi kembali menjadi guru matematika SMP akan menjadi ladang amal yang terus mengalir pahalanya karena mengajarkan ilmu yang bermanfaat bagi generasi muda.

 

Disisa-sisa usia menjelang pensiun menjadi guru adalah suatu pengabdian yang mulia. Selain mengajarkan matematika dengan menyenangkan, membentuk kepribadian anak yang berkarakter juga akan menjadi fokus utama, pungkasnya mengakhiri. ***irz

Pemimpin Yayasan ZAMIGA Sholat Idul Fitri di Masjid Al Ikhlas Parit

By On Sabtu, Maret 21, 2026


  Irti Zamin bersama Rayshif Al Fitrah dan Marzuki Hasyim


Parit Koto Balingka, prodeteksi.com  – Keluarga Besar Pemimpin Yayasan Pendidikan Pesantren dan Teknologi Informasi Zaminul Ghairi (YPPIT ZAMIGA), Irti Zamin, SS - Megawati beserta anak anak melaksanakan Sholat Idul Fitri di Masjid Al Ikhlas Parit Kecamatan Koto Balingka Kabuipaten Pasaman Barat, bersama masyarakat setempat, Sabtu 1 Syawal 1447 H/ 2026 M.


Sholat Ied kali ini berlangsung khidmat meskipun harus mengalami perubahan lokasi. Akibat cuaca yang kurang bersahabat dengan turunnya hujan sejak pagi hari. Pelaksanaan sholat yang semula direncanakan dipusatkan di Lapangan Hijau Parit dialihkan ke sejumlah masjid, di antaranya Masjid Al Ikhlas dan Masjid Raya.



 Jemaah Masjid



Suasana di Masjid Al Ikhlas tampak ramai dipadati jemaah sejak pagi hari. Bahkan, pengurus masjid harus menambah shaf dengan menggeser podium ke arah depan guna menampung membludaknya jemaah. Tidak hanya di dalam masjid, banyak jemaah yang melaksanakan sholat Ied hingga ke teras dan pelataran masjid.


 Irti Zamin bersama Jemaah Masjid

]

Dalam pelaksanaan sholat Ied tersebut, Irti Zamin yang juga wartawan senior di Tabloid ZAMAN dan Pemimpin Umum sejumlah media online yang tergabung dalam Pro Pers Group (prodeteksi.com, smartsumbar.com, zamanterkini.com, sannarinews.id dan prorakyatnews.id), terlihat duduk di barisan depan bersama putra kecilnya, Muhammad Rayshif Al Fitrah dan mamandanya, Matzuki Hasyim, S.Pd . Sementara itu, di bagian belakang masjid,  hadir bersama putri-putri mereka, yakni Tria Fitri Utami, S.Kom, Zhufaira Azzahra, dan Keysha Almahyra.


 Irti Zamin bersama Rayshif Al Fitrah dan Marzuki Hasyim


Adapun satu lagi putra mereka yang merupakan anak kedua, telah lebih dahulu melaksanakan Sholat Idul Fitri di Padang pada hari Jumat dan saat itu, dia menunggu di rumah, bersama ibundaya..

Bertindak sebagai khatib, Ustadz Syafril menyampaikan khutbah Idul Fitri yang sarat makna dan pesan moral kepada seluruh jemaah.


Tria Fitri Utami, S.Kom, Zhufaira Azzahra, dan Keysha Almahyra. 

 Jemaah Masjid


Usai pelaksanaan sholat Ied, keluarga berkumpul bersama di rumah dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Selanjutnya, keluarga besar yayasan melanjutkan kegiatan silaturahmi dengan mengunjungi kediaman ibunda Megawati yang berada di Parit.

Pada keesokan harinya, mereka direncanakan akan melanjutkan perjalanan untuk bersilaturahmi ke kampung halaman orang tua di Sawah Mudik, Nagari Batahan Utara.

Momentum Idul Fitri ini dimanfaatkan keluarga besar YPPIT ZAMIGA untuk mempererat tali silaturahmi, baik dengan keluarga maupun masyarakat sekitar, sebagai wujud kebersamaan di hari yang penuh berkah. *** irz

 


Idul Fitri di Parit Koto Balingka Digelar di Masjid, Jemaah Membludak

By On Sabtu, Maret 21, 2026


 Idul Fitri di Parit Koto Balingka Digelar di Masjid, Jemaah Membludak


Parit Koto Balingka, prodeteksi.com – Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H/ 2026 M di Parit Koto Balingka Kabupaten Pasaman barat,  berlangsung khidmat meskipun harus mengalami perubahan lokasi. Akibat cuaca yang kurang bersahabat dengan turunnya hujan sejak pagi hari, pelaksanaan sholat yang semula direncanakan dipusatkan di Lapangan Hijau Parit dialihkan ke sejumlah masjid, di antaranya Masjid Al Ikhlas dan Masjid Raya.

Sejak pagi, masyarakat tampak berbondong-bondong menuju masjid untuk menunaikan ibadah Sholat Idul Fitri. Di Masjid Al Ikhlas, jemaah memadati seluruh bagian masjid hingga ke teras dan pelataran. Ratusan masyarakat tumpah ruah, menunjukkan antusiasme dan semangat kebersamaan dalam merayakan hari kemenangan.







Bertindak sebagai khatib, Ustad Syafril menyampaikan khutbah yang penuh makna dan mengajak jemaah untuk merenungkan nilai-nilai ibadah pasca bulan Ramadan.

Dalam khutbahnya, ia menyampaikan bahwa umat Islam telah berhasil menjalankan perintah Allah selama sebulan penuh berpuasa, meskipun harus menahan lapar dan dahaga di siang hari.




“Selama kita berpuasa sebulan penuh, walaupun lapar dan haus, kita tetap menahan makan dan minum. Semua itu karena perintah Allah, dan Alhamdulillah hari ini kita telah berhasil menjalankannya,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan tentang pentingnya silaturahmi, khususnya bagi masyarakat yang berada di perantauan. Menurutnya, momen Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk kembali ke kampung halaman, berkumpul bersama keluarga dan sanak saudara.



Selain itu, Ustad Safril menekankan pentingnya saling memaafkan agar ibadah puasa diterima oleh Allah SWT. Ia menyebutkan beberapa hal yang dapat menghalangi diterimanya ibadah, di antaranya hubungan yang tidak harmonis dalam keluarga.

“Tidak akan diterima ibadah puasa seorang istri jika belum mendapatkan maaf dari suaminya, begitu juga sebaliknya. Suami dan istri harus saling memaafkan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa ibadah seorang anak tidak akan sempurna jika masih durhaka kepada orang tua. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa berbakti dan meminta maaf kepada orang tua.


“Sebesar apapun jabatan dan kekayaan kita, datanglah kepada orang tua, mintalah maaf kepada mereka,” pesannya.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama dan lingkungan sekitar.


“Jangan pula kita berharap ibadah puasa diterima, jika kita belum saling memaafkan antar sesama, termasuk dengan jiran tetangga. Mari kita bersihkan hati, saling memaafkan, agar ibadah kita benar-benar diterima oleh Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, pada malam hari menjelang Idul Fitri, suasana di Parit Koto Balingka juga dipenuhi semarak takbiran. Ratusan warga turun ke jalan mengumandangkan takbir dengan penuh semangat. Mereka berjalan kaki sambil membawa obor, menciptakan suasana religius sekaligus meriah. Akibat ramainya peserta takbiran, arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan sempat mengalami kemacetan.


Pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang tetap berjalan lancar meski diguyur hujan ini menjadi bukti kuatnya semangat masyarakat Parit Koto Balingka dalam menjalankan ibadah serta menjaga nilai kebersamaan di hari yang penuh berkah. *** irz

 


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *