HEADLINE NEWS

 Asmui Thoha Dukung Perjuangan Masyarakat Sabajulu Dapatkan Hak dari PT. ABSM

By On Kamis, Oktober 21, 2021

 Asmui Thoha, SIP, Tokoh Masyarakat Pasbar


Pasaman Barat, prodeteksi.com----Kehadiran PT. ABSM (Agro Bisnis Sumber Makmur) yang membuka perkebunan sawit di atas lahan warga pada ulayat Sabajulu (Sawah Mudik) Nagari Batahan Utara Kecamatan Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat terkesan abaikan hak masyarakat. Buktinya, sejak pembukaan lahan tanun 2007, hingga sekarang masyarakat khususnya pemilik lahan belum terima hasil sesuai kesepakatan sebelumnya.


Tak heran, begitu persoalan kebun PT. ABSM ini mengemuka, banyak pihak sangat prihatin dan mengutuk keras kehadiran investor yang tidak mensejahterakan masyakakat. Apalagi yang mengabaikan perjanjian dan kesepakatan awal. Seperti yang dialamai masyarakat Sawah Mudik yang sudah belasan tahun dibiarkan berlarut-larut.


Salah seorang tokoh masyarakat Pasbar yang mengungkapkan keprihatinan yang mendalam adalah Asmui Thoha, SIP. Dia merasa kaget dan sangat kesal dengan kelalaian PT. ABSM  yang terkesan tidak pro rakyat dan ingkar janji karena tidak nampak itikat baiknya dalam merealisasikan hak masyarakat pemilik lahan, terkait hasil kebun.


"Saya sangat prihatin. Mengapa kehadiran PT. ABSM di Sawah Mudik justru tidak berdampak baik untuk kesejahteaan masyarakat di sana. Bahkan  pemilik lahan pun tidak dapat bagian. Mengapa ini sampai terjadi, untuk apa lahan diserahkan kalau hasilnya tidak ada atau tidak seimbang," kata Asmui dengan penuh tanda tanya bercampur geram.


Lebih lanjut Asmui menyatakan siap mendukung perjuangan masyarakat Sawah Mudik sampai tuntas sebagaimana yang telah dimulai oleh M. Riad Zamin Lubis CS. Sebab katanya, jika sudah gagal kerjasama selama ini menurutnya mengapa tetap diteruskan. Lebih baik lahan dikembalikan pada masyarakat. Apalagi saat ini sangat sulit mendapatkan lahan untuk bertani dan berkebun.


 Perkebunan PT. ABSM di Sawah Mudik


" Sekali lagi saya sangat prihatin dan kecewa dengan kondisi yang dialami masyarakat Sabajulu (Sawah Mudik). Semestinya dari awal pihak yang menyerahkan atau atas nama KSU Massa yang dipimpin Arlan Lubis cepat mencarikan solusi dan meminta PT. ABSM penuhi hak masyakakat. Sebaliknya, pihak perusahaan yang dipimpin Kantony Hartono  pun hendaknya tidak terkesan mengabaikan atau membodohi masyarakat, "sebut Asmui.


Lanjutnya, sebagai salah seorang cucu dari penjaga adat kampung yang juga berasal dari Sawah Mudik ini, ia mendesak Pemkab Pasbar untuk segera dan cepat menyikapai persoalan ini.  "Jangan dibiarkan hak masyarakat sabajulu terabaikan. Mereka punya  kebutuhan hidup yang layak. Maka mari kita berpikir  dengan sehat jangan berbahagia di atas penderitaan sanak saudara kita,  " ucapnya..


Asmui Thoha sebelumnya lama merantau di Medan Sumatera Utara dan juga Banyumas Jawa Timur dan kini ia telah menetap kembali di Pasbar. Dia juga merupakan tokoh politik sebagai Ketua DPD Partai PKP Indonesia Pasbar dan Ketua Barikade 98 Pasbar. Dia mendesak agar pemerintah daerah dan DPRD Pasbar segera menyikapi dan mencarikan solusi terhadap persoalan kebun sawit PT. ABSM dengan pemilik lahan di Sawah Mudik tersebut.




Sebelumnya diberitakan bahwa  lahan yang diserahkan melalui Koperasi MASSA kepada PT. ABSM  pada bulan Maret 2007 mencapai 5000 Ha. Kemudian izin lokasi yang keluar dari Bupati Pasaman Barat ketika itu adalah 1.520 Ha. Dengan sistem  bagi hasil (60 persen Perushaan dan 40 persen pemilik lahan) dari hasil produksi. Bukan sistem plasma dengan kaplingan lahan.


Hingga kini, bagi hasil sesuai perjanjian tidak terealisasi. Walaupun kebun kelapa sawit telah berproduksi. Namun karena dalih atau alasan pihak perusahaan bahwa hasil produksi habis untuk biaya operasional kebun, perawatan dan cicilan kredit hutang dan lainnya. Akhirnya, sampai saat ini masyarakat di sana bagai gigit jari. 


Kini, masyakakat Sawah Mudik menyurati Bupati Pasaman Barat pada tanggal 8 Oktober 2021. Dengan surat bernomor 01/IST/SBJL/IX/2021, perihal Peninjauan perkebunan PT. Agro Bisnis Sumber Makmur. Dan ditandatangai 76 warga masyarakat petani Sawah Mudik.


Salah seorang ahli waris tanah Ulayat Sawah Mudik yang juga penerima kuasa ninik mamak Sawah Mudik untuk pengurusan permasalahan ulayat ini, Muhammad Riad Zamin Lubis yang dikonfirmasi Sabtu (17/10/2021) membenarkan adanya surat tuntutan yang disampaikan kepada Bupati Pasaman Barat itu.


Dikatakan, dalam surat itu masyarakat meminta agar Bupati Pasaman Barat dapat meninjau ulang izin usaha PT ABSM tersebut. Dengan berbagai alasan dan pertimbangan sebagaimana dicantumkan dalam surat tersebut****i/ z

PKS Pasbar Belum Sikapi Kepindahan Hamsuardi ke PAN

By On Selasa, Oktober 19, 2021

 



Pasaman Barat, prodeteksi.com----- Sikap politik H. Hamsuardi, Bupati Pasaman Barat (Pasbar) yang sebelumnya merupakan kader PKS (Partai Keadilan Sejahtera), lalu berpindah haluan ke Partai Amanat Nasional (PAN), belum disikapi oleh DPD PKS Pasbar.


Informasi yang diperoleh menyebutkan, Hamsuardi secara resmi tidak ada mengundurkan diri dari PKS. Sebaliknya PKS pun tidak pernah mengeluarkan atau memundurkan Hamsuardi dari partai yang pertama kali mengusungnya dalam Pilkada 2020 tersebut. Meskipun belakangan, Hamsuardi dikabarkan telah menerima SK DPP PAN sebagai Ketua DPD PAN Pasbar.


Hanapi Lubis, Anggota DPRD dari PKS



Salah seorang anggota DPRD dari Fraksi PKS, Hanafi Lubis mengatakan, sampai sekarang belum ada pertemuan khusus dalam internal PKS untuk membahas hal ini. Sebab, SK pengangkatan Hamsuardi sebagai Ketua DPD PAN pun belum mereka lihat



“Memang walaupun masih sebatas informasi, mungkin bisa jadi sudah pasti pak bupati pindah haluan. Namun secara partai sampai sekarang masih belum ada dibicarakan tentang hal tersebut, “ katanya.



Sementara, Ketua Fraksi  PKS DPRD Pasbar, Supriono yang dikonfirmasi Senin (18/10/2021) membenarkan bahwa belum ada pembahasan dalam DPD PKS Pasbar terkait berpindahnya kader PKS, Hamsuardi ke Partai PAN. Namun menurutnya tidak mungkin  satu orang menjadi anggota lebih dari satu partai.



 Supriono, Ketua Fraksi PKS DPRD Pasbar

Artinya, secara tersirat Supriono telah menganggap Hamsuardi mundur dari PKS. Walau sebelumnya Hamsuardi pernah dipercaya sebagai  Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah PKS oleh Ketua DPW PKS Sumbar, Mahyeldi.    

 

“ Setahu saya tidak boleh satu orang menjadi anggota lebih dari satu partai. Kalau seseorang sudah resmi menjadi anggota partai tertentu dengan sendirinya berarti tidak menjadi anggota partai yang lainnya, “ucapnya.


Ketika ditanya bagaimana sikap resmi PKS terhadap kepindahan Hamsuardi ke partai lain tersebut, Supriono tidak ingin berkomentar lebih jauh.  Ia juga tidak menyebut akan ada  SK pemberhentian anggota PKS terhadap kadernyan yang pindah partai. “ Kita lihat saja perkembangannya”, tukuknya. ***irti. z lbs


Terkait Masalah Perkebunan PT. ABSM, Wali Nagari Batahan Utara Menyebut Masyarakat  Masih Menunggu Respon Bupati

By On Senin, Oktober 18, 2021

 

 Muzayin Irsyadi, Pk Wali Nagari Batahan Utara  


Pasaman Barat, prodeteksi.com-----Terkait permasalahan perkebunan sawit PT ABSM ( Agro Bisnis Sumber Makmur) dengan masyarakat Sawah Mudik  Nagari Batahan Utara Kecamatan Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat, menurut Wali Nagari Batahan Utara, Muzayin Irsyadi Nasution, masyarakat masih menunggu respon dan perhatian dari pemerintah kabupaten.


Walinagari memastikan , hingga saat ini masyarakat disana belum ada yang nekat atau yang berniat menutup akses pintu masuk perkebunan PT. ABSM. Apalagi bertindak anarkis karena masyarakat menginginkan penyelesaian secara baik- baik.


" Sejauh ini masyarakat tetap tenang dan  sabar menunggu proses penyelesaian sesuai perjanjian antara kedua belah pihak. Selama ini keluhan mereka hanya menjadi perbincangan di kedai kedai tentang tidak adanya terima hasil. Sekarang dengan telah disuratinya bupati, tentu mereka menunggu proses selanjutnya, " jelas Muzayin yang dihubungi media ini, Senin ( 18/10/2021).


Lebih lanjut dikatakan putra asli Sawah Mudik ini bahwa sudah tepat langkah masyarakat atau ahli waris tanah Ulayat Sabajulu ( Sawah Mudik) yang menyurat bupati dan meminta adanya proses solusi atas kondisi yang terjadi sesuai tuntutan masyarakat itu.


 "Sangat wajar masyarakat bertanya atau menuntut haknya karena kan ada perjanjian sebelumnya. Dan saya yakin dengan nantinya difasilitasi oleh pihak pemerintah daerah tentu pihak terkait akan dipanggil , dan ditelaah serta dicarikan alternatif penyelesaian yang tepat , "ujarnya . 


Sebagaimana diberitakan sebelumnya, atas nama perwakilan masyarakat Sawah Mudik mengirimkan surat tuntutan kepada PT. ABSM yang ditujukan kepada Bupati Pasaman Barat pada tanggal 8 Oktober 2021. Dengan surat bernomor 01/IST/SBJL/IX/2021, perihal Peninjauan perkebunan PT. Agro Bisnis Sumber Makmur. Dan ditandatangai 76 warga masyarakat petani Sawah Mudik.


Salah seorang ahli waris tanah Ulayat Sawah Mudik yang juga penerima kuasa ninik mamak Sawah Mudik untuk pengurusan permasalahan ulayat ini, Muhammad Riad Zamin Lubis yang dikonfirmasi Sabtu (17/10/2021) membenarkan adanya surat tuntutan yang disampaikan kepada Bupati Pasaman Barat.


“Benar dalam rangka meneruskan aspirasi masyarakat Sawah Mudik dan keprihatinan kita terhadap pemanfaatan tanah ulayat untuk peningkatan ekonomi masyarakat, maka kita telah mengirimkan surat pada Bupati Pasbar Pak H. Hamsuardi untuk kiranya meninjau ulang tentang izin perkebunan PT. ABSM, “ tegas Riad.


Dikatakan, dengan pengelolaan perkebunan sawit PT. Agro Bisnis Sumber Makmur di atas tanah  ulayat / Masyarakat Jorong Sawah Mudik sejah tahun 2007, namun masyarakat tidak menerima bagi hasil. Sehingga  memohon kepada Bupati Pasaman Barat untuk dapat meninjau ulang izin usaha PT ABSM  tersebut.


Adapun berbagai alasan dan pertimbangannya adalah, pertama penyerahan lahan / tanah bermasalah karena penyerahannya tidak melibatkan semua komponen masyarakat. Dan ketika itu masih pro kontra yang berujung pada gugatan masyarakat pada PT. ABSM dan Ketua KSU MASSA.


Kedua, areal lahan yang diserahkan tidak jelas dan tidak terukur. Sebab lahan yang diserahkan  mencapai ribuan hektar dalam surat penyerahan. Sedangkan, batas dan koordinatnya tidak jelas. Apalagi pada lokasi yang diserahkan banyak lahan warga yang juga tidak bersedia menyerahkannya, namjun belakangan diketahui telah masuk HGU PT. ABSM.


Ketiga, kehadiran PT. ABSM membuat keresahan bagi masyarakat. Hal ini dikarenakan berbagai masalah lahan dan realisasi yang tidak sesuai perjanjian sebelumnya.


Keempat, PT. ABSM tidak memberikan bagi hasil / manfaat buat masyarakat dari awal pencadangan lahan tahun 2005 dan kesepakatan perkebunan tahun 2007    


Kelima, apabila kegiatan PT. ABSM berlanjut, maka berpotensi besar terhadap timbulnya konflik horizontal. Bahkan bisa terjadi penyerebotan lahan dan pada akhirnya membuat keresahan dan perpecahan dalam masyarakat.


“Berdasarkan berbagai pertimbangan itulah, kita menyurati bupati dan menembuskan suaratnya pada pihak terkait. Agar turut membela kepentingan masyarakat ini, "jelasnya.


Tembusan surat itu disampaikan pada Gubernur Sumatera Barat di Padang, Ketua DPRD Propinsi Sumatera barat di Padang,  Kepala Dinas Pertanahan Propinsi di Padang,  Kepala Dinas Kehutanan Kab. Pasaman Barat, Kepala Dinas perkebunan Kab. Pasaman Barat,  Kepala Badan Pertanahan Kab Pasaman Barat, Dinas Pertanian Kab. Pasaman Barat, Ketua DPRD Kab. Pasaman Barat.


Kemudian tembusan juga disampaikan pada Camat Ranah Batahan di Silaping, Walinagari Kec. Ranah BAtahan di Silaping, Ketua KAN Kec. Ranah Batahan, LSM di Kab Pasaman Barat, Media Massa di Sumatera Barat dan Arsip.


Menurut, M. Riad, pihaknya menunggu respon dan perhatian pemerintah daerah. Kiranya hal  ini disikapi dengan segera, sebab persoalan ini menyengkut hak masyarakat****irti z


Belasan Tahun Kebun Sawit PT. ABSM tidak Berikan Hasil? Masyarakat Sawah Mudik Surati Bupati

By On Minggu, Oktober 17, 2021


 

 Kebun PT ABSM di Sawah Mudik, Foto beberpa tahun silam

Pasaman Barat, prodeteksi.com------Sepertinya masyarakat Sawah Mudik (Sabajulu) Nagari Batahan Utara Kecamatan Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Provinsi Sumatera Barat bagai merasa dibodohi dan dipermainkan.


Sebab, lahan yang diserahkan sejak tahun 2007 kepada PT. ABSM (PT. Agro Bisnis Sumber Makmur) untuk perkebunan Kelapa Sawit  sampai saat ini dikabarkan tidak memberikan hasil sesuai yang dijanjikan.


Dari dokumen persuratan yang ada dan Informasi yang diperoleh menyebutkan, sudah belasan tahun masyarakat menunggu hasil yang dijanjikan sejak lahan diserahkan melalui Koperasi MASSA yang diketuai Arlan Lubis kepada PT. ABSM pimpinan  Kantony Kartono sebagaimana tercantum dalam dokumen MoU pada bulan Maret 2007 seluas 5000 Ha.


Saat itu, izin lokasi yang dikeluarkan Bupati Pasbar pada bulan yang sama (Maret 2007) ketika itu seluas 1.520 Ha. Dengan sistem perjanjian kerjasama antara pihak perusahaan PT. ABSM dan pemilik lahan melalui koperasi (60 :40 persen) dari hasil produksi, bukan sistem plasma dengan kaplingan lahan. Namun akhirnya menimbulkan berbagai masalah lahan dan perjanjian hasil kebun tidak terealisasi sesuai kesepakatan.


Parahnya, dari informasi yang diperoleh, walau bulan Desember 2007  sudah ada penolakan dari masyarakat yang tidak setuju sistem bagi hasil dan yang tidak bersedia menyerahkan lahan, bahkan ketika itu menyurati bupati Pasbar untuk meninjau ulang izin perkebunan PT.ABSM, dan sempat digugat ke pengadilan pada tahun 2008, namun ketika itu tuntutan belum terkabul. Sehingga PT. ABSM meneruskan pengolahan lahan walau diduga masih bermasalah.


Akhinya, sampai saat ini masyarakat di sana pun mengaku tidak mendapatkan hasil. Bahkan,  mereka  merasa dirugikan karena lahan telah diserahkan namun hasilnya tidak sesuai perjanjian (60 : 40).


Bahkan, di tengah harga sawit yang tinggi saat ini, masyakat kian merasa meringis dan kekecewaan mereka tidak terbendung lagi. Sehingga kini mereka menuntut kembali agar Bupati Pasaman Barat membatalkan perizinan PT. ABSM tersebut. Intinya masyarakat menginginkan lahan yang diserahkan dikembalikan kembali oleh PT.ABSM  kepada masyarakat pemilik ulayat dan perjanjian ditinjau ulang.


Muhammad Riad Z Lubis


Sebagai langkah awal masyarakat Sawah Mudik tidak semerta merta menutup akses ke perusahaan PT.ABSM. Namun masyarakat meminta perhatian pemerintah daerah untuk menyikapi persoalan ini yang berpihak pada masyarakat petani di sana yang saat ini masyarakat dalam kondisi kesusahan ekonomi.


Surat tuntutan atas nama perwakilan masyarakat Sawah Mudik pun dilayangkan kepada Bupati Pasaman Barat pada tanggal 8 Oktober 2021. Dengan surat bernomor 01/IST/SBJL/IX/2021, perihal Peninjauan perkebunan PT. Agro Bisnis Sumber Makmur. Dan ditandatangai 76 warga masyarakat petani Sawah Mudik.


Salah seorang ahli waris tanah Ulayat Sawah Mudik yang juga penerima kuasa ninik mamak Sawah Mudik untuk pengurusan permasalahan ulayat ini, Muhammad Riad Zamin Lubis yang dikonfirmasi Sabtu (17/10/2021) membenarkan adanya surat tuntutan yang disampaikan kepada Bupati Pasaman Barat.


“Benar dalam rangka meneruskan aspirasi masyarakat Sawah Mudik dan keprihatinan kita terhadap pemanfaatan tanah ulayat untuk peningkatan ekonomi masyarakat, maka kita telah mengirimkan surat pada Bupati Pasbar Pak H. Hamsuardi untuk kiranya meninjau ulang tentang izin perkebunan PT. ABSM, “ tegas Riad.


Dikatakan, dengan pengelolaan perkebunan sawit PT. Agro Bisnis Sumber Makmur di atas tanah  ulayat / Masyarakat Jorong Sawah Mudik sejah tahun 2007, namun masyarakat tidak menerima bagi hasil. Sehingga  memohon kepada Bupati Pasaman Barat untuk dapat meninjau ulang izin usaha PT ABSM  tersebut.


Adapun berbagai alasan dan pertimbangannya adalah, pertama penyerahan lahan / tanah bermasalah karena penyerahannya tidak melibatkan semua komponen masyarakat. Dan ketika itu masih pro kontra yang berujung pada gugatan masyarakat pada PT. ABSM dan Ketua KSU MASSA.


Kedua, areal lahan yang diserahkan tidak jelas dan tidak terukur. Sebab lahan yang diserahkan  mencapai ribuan hektar dalam surat penyerahan. Sedangkan, batas dan koordinatnya tidak jelas. Apalagi pada lokasi yang diserahkan banyak lahan warga yang juga tidak bersedia menyerahkannya, namjun belakangan diketahui telah masuk HGU PT. ABSM.


Ketiga, kehadiran PT. ABSM membuat keresahan bagi masyarakat. Hal ini dikarenakan berbagai masalah lahan dan realisasi yang tidak sesuai perjanjian sebelumnya.


Keempat, PT. ABSM tidak memberikan bagi hasil / manfaat buat masyarakat dari awal pencadangan lahan tahun 2005 dan kesepakatan perkebunan tahun 2007    


Kelima, apabila kegiatan PT. ABSM berlanjut, maka berpotensi besar terhadap timbulnya konflik horizontal. Bahkan bisa terjadi penyerebotan lahan dan pada akhirnya membuat keresahan dan perpecahan dalam masyarakat.


“Berdasarkan berbagai pertimbangan itulah, kita menyurati bupati dan menembuskan suaratnya pada pihak terkait. Agar turut membela kepentingan masyarakat ini, "jelasnya.


Tembusan surat itu disampaikan pada Gubernur Sumatera Barat di Padang, Ketua DPRD Propinsi Sumatera barat di Padang,  Kepala Dinas Pertanahan Propinsi di Padang,  Kepala Dinas Kehutanan Kab. Pasaman Barat, Kepala Dinas perkebunan Kab. Pasaman Barat,  Kepala Badan Pertanahan Kab Pasaman Barat, Dinas Pertanian Kab. Pasaman Barat, Ketua DPRD Kab. Pasaman Barat.


Kemudian tembusan juga disampaikan pada Camat Ranah Batahan di Silaping, Walinagari Kec. Ranah BAtahan di Silaping, Ketua KAN Kec. Ranah Batahan, LSM di Kab Pasaman Barat, Media Massa di Sumatera Barat dan Arsip.


Dalam surat tersebut selain mencantukan tanda tangan masyarakat, juga melampirkan sejumlah dokumen pendukung terkait penyerahan awal lahan pada PT.ABSM. Menurut, M. Riad, pihaknya menunggu respon dan perhatian pemerintah daerah. Kiranya hal  ini disikapi dengan segera, sebab persoalan ini menyengkut hak masyarakat yang terabaikan oleh investor perkebunan yang terkesan tidak bertanggung jawab. ****irz


Hamsuardi Tinggalkan PKS? Fajri Yustian ; "Saya tidak Bisa Komen".

By On Sabtu, Oktober 16, 2021

  

 H. Hamsuardi 

Pasaman Barat, prodeteksi.com-----Sempat menjadi issu trending minggu ini, khususnya di Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar) Provinsi Sumatera Barat  terkait informasi beralih haluannya H. Hamsuardi ( Bupati Pasbar) dari PKS ke Partai Amanat Nasional ( PAN).


Bahkan tidak tanggung- tanggung, Hamsuardi tidak hanya sebagai anggota Partai PAN, tapi dikabarkan telah dapat SK dari DPP PAN sebagai Ketua DPD PAN Pasbar. Artinya Hamsuardi seakan meninggalkan PKS, partai yang mengusungnya pertama kali sebagai calon bupati Pasbar pada Pilkada 2020 lalu. 


Lalu mengapa Hamsuardi keluar dari PKS? Mantan Ketua DPD PKS Pasbar yang juga orang dekat Hamsuardi, Fajri Yustian ketika dikonfirmasi Jum’at (15/10),  mengaku bahwa sampai saat ini ia belum melihat SK kepengurusan DPD PAN tersebut.

 

“Silahkan dikonfirmasi langsung ke Pak Hamsuardi, karena sampai sekarang kami belum melihat SK beliau, “ akunya.

 

 Fajri Yusyian 

Ketika ditanya lebih jauh apakah ada Hamsuardi mengundurkan diri dari PKS, Fajri Yusian enggan berkeomentar lebih jauh. “Maaf ambo ndak bisa komen, “ujarnya, singkat.


Memang kemenangan Hamsuardi dalam Pilkada 2020 lalu, tak  lepas dari dukungan partai pengusung seperti Partai PAN yang saat itu diketuai Mantan Bupati Pasbar H. Baharuddin R.  

 

Kini pun kabarnya, Hamsuardi meminta restu pada H. Baharuddin R, dan secara khusus menemui Mantan Bupati Pasaman dan Pasaman Barat itu untuk minta dukungan dan tetap memperkuat partai ke depan.

 

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada H. Baharuddin R, Sabtu (16/10/2021), ia menyebutkan bahwa Jum’at malam (15/10/2021), Hamsuardi telah datang menemuinya langsung ke kediamannya di Simpang Empat.

 

“Malam tadi Hamsuardi sudah ke rumah untuk menyampaikan bahwa beliau sudah menerima SK dari DPP PAN tentang penetapan kepengurusan PAN Pasbar, “ sebut Baharuddin R.

 

Lebih lanjut dijelaskan, Hamsuardi memang ditetapkan sebagai Ketua DPD PAN Pasbar, walaupun ia sendiri belum melihat SK nya.

 

“SK tersebut belum saya lihat, tapi sudah ada kepastian tentang kepengurusan PAN Pasbar. Beliau datang bersama ajudan dan cukup lama di rumah, seperti biasanya kedatangan-kedatangan  beliau selama ini, “ jelasnya.

 

Hamsuardi datang dengan niat baik, bagai hubungan seorang anak terhadap bapaknya. Saling pengertian dan saling berbagi cerita, yang tak jarang diikuti dengan canda tawa.***irti z


Hijrah dari PKS ke PAN, Hamsuardi Mohon Dukungan Baharuddin R

By On Sabtu, Oktober 16, 2021

 

 H. Hamsuardi, Ketua DPD PAN Pasbar


Pasaman Barat, prodeteksi.com-----Awalnya cukup mengagetkan sejumlah pihak ketika mendengar kabar  bahwa H. Hamsuardi  (kini Bupati Pasaman Barat), dikabarkan beralih haluan ke Partai Amanat Nasional PAN).

 

 

Walau sebenarnya, dalam sejarah politik di indonesia, pindah partai sudah lumrah dan mudah terjadi. Disebabkan jumlah partai yang cukup banyak. Apalagi, ideologi setiap partai juga tidak jauh berbeda dari partai lain.
 

Namun, mungkin karena Hamsuardi selama ini dikenal banyak orang sebagai kader ataupun orang-nya PKS. Bahkan PKS lah yang pertama kali  mengusungnya maju sebagai Calon Bupati Pasaman Barat (Pasbar) pada Pilkada 2020, yang akhirnya terpilih sebagai Bupati Pasbar.   

 

Ketika itu, kemenangan Hamsuardi dalam Pilkada 2020 itu, memang tak  lepas dari dukungan partai pengusung seperti Partai PAN yang saat itu diketuai Mantan Bupati Pasbar H. Baharuddin R.  

 

Kini pun kabarnya, Hamsuardi meminta restu pada H. Baharuddin R, dan secara khusus menemui Mantan Bupati Pasaman dan Pasaman Barat itu untuk minta dukungan dan tetap memperkuat partai ke depan.

 

Lalu, sejauh mana kebenaran informasi ini dan apakah benar Hamsuardi telah dapat SK dari DPP PAN pusat sebagai Ketua DPD PAN Pasbar? Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada H. Baharuddin R, Sabtu (16/10/2021), ia menyebutkan bahwa Jum’at malam (15/10/2021), Hamsuardi telah datang menemuinya langsung ke kediamannya di Simpang Empat.

 

“Malam tadi Hamsuardi sudah ke rumah untuk menyampaikan bahwa beliau sudah menerima SK dari DPP PAN tentang penetapan kepengurusan PAN Pasbar, “ sebut Baharuddin R.

 

Lebih lanjut dijelaskan, Hamsuardi memang ditetapkan sebagai Ketua DPD PAN Pasbar, walaupun ia sendiri belum melihat SK nya.

 

“SK tersebut belum saya lihat, tapi sudah ada kepastian tentang kepengurusan PAN Pasbar. Beliau datang bersama ajudan dan cukup lama di rumah, seperti biasanya kedatangan-kedatangan  beliau selama ini, “ jelasnya.

 

Hamsuardi datang dengan niat baik, bagai hubungan seorang anak terhadap bapaknya. Saling pengertian dan saling berbagi cerita, yang tak jarang diikuti dengan canda tawa.

 

Mantan Ketua DPD PKS Pasbar yang juga orang dekat Hamsuardi, Fajri Yustian ketika dikonfirmasi Jum’at (15/10),  mengaku bahwa sampai saat ini ia belum melihat SK kepengurusan DPD PAN tersebut.

 

“Silahkan dikonfirmasi langsung ke Pak Hamsuardi, karena sampai sekarang kami belum melihat SK beliau, “ akunya.

 

Ketika ditanya lebih jauh apakah ada Hamsuardi mengundurkan diri dari PKS, Fajri Yusian enggan berkeomentar lebih jauh. “Maaf ambo ndak bisa komen, “ujarnya, singkat.

 

Hamsuardi sendiri yang dicoba dihubungi beberapa hari lalu, belum dapat terhubung. Ketika dipanggil lewat phonselnya juga belum tersambung. ****irz


Serahkan Bantuan Sosial untuk Ibu Hamil dan Balita, BKN Koto Balingka Termasuk Terbaik di Pasbar

By On Rabu, Oktober 13, 2021

 LIPUTAN KHUSUS BKN KOTO BALINGKA


 Penyerahan bantuan Makanan Bergizi berupa susu bagi ibu hamil dan anak balita di Kecamatan Koto Balingka oleh BKN Koto Balingka yang dihadiri juga Kabid pda DPMN, M. Ghor, didampingi Ketua BKN, Yufrizal (kanan) dan juga dihadiri Sekcam, Erita nauli, dan Sekna, Syaiful Sukri.


Pasaman Barat, prodeteksi.com ----Badan Koordinasi Nagari (BKN) Parit Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar) terus berupaya membantu masyarakat di daerah setempat dalam bidang sosial dan peningkatan ekonomi masyarakat, khusunya  di wilayah Kecamatan Koto Balingka. 


Seperti kegiatan yang dilaksanakan Rabu (13/10/2021). BKN Koto Balingka menyalurkan bantuan berupa makanan bergizi bagi ibu hamil dan balita, teruatama yang kurang mampu untuk pencegahan stunting di daerah kecamatan setempat. 


Kegiatan dihadiri oleh Kabid pada DPMN Pasbar, M. Ghor, Sekcam Koto Balingka, Erita Nauli, Sekna Parik, Syaiful Sukri, Ketua BKN, Yufrizal dan Ketua UPK, Heri Fitri Yanti, dan pengurus lainnya, Afrijan, Sherlin Kusuma Dewi, Novita Erlinda dan Afyani.



Ketua BKN Koto Balingka, Yufizal mengatakan, penerima bantuan berasal dari berbagai kejorongan yang dinilai terbaik dalam pengembalian pinjaman dengan tepat waktu atau yang disebut juga IPTW ( Insentif Pengembalian Tepat Waktu) 


Lanjutnya, dari 28 jorong di Kecamatan Koto Balingka, sebanyak 20 jorong yang meminjam pada BKN terdapat  10 jorong yang paling tepat waktu pengembaliannya berdasarkan penilaian Tim UPK pada BKN Koto Balingka. 


Sebagai reward, setiap tahunnya diberikan bantuan sosial dan juga ada bonus dua persen dari  total pinjaman bagi yang tepat waktu dalam mengembalikan pinjaman tersebut. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada beberapa orang perwakilan penerima dan selainnya diantarkan langsung ke alamat penerima.




Dalam kegiatan Rabu (13/10), BKN menyerahkan bantuan pelengkap nutrisi ibu hamil dan balita senilai Rp . 22.600.000. Yang diterima sebanyak 129 balita dan 53 ibu hamil yang tersebar di 10 kejorongan. Yakni Jorong  Batang Lapu, PB.1, P. BPP, Air balam, TB. Padang, Parit, Siduampan, Tamiang, Kampung Randah dan Air Runding. 


Bantuan sosial berupa susu berbagai merk ini merupakan hasil surplus kegiatan simpan pinjam dalam setahun berjalan.  Menurut Ketua BKN yang ditambahkan Ketua UPK, Fitri Yanti menyebutkan, kegiatan sosial serupa dilaksanakan setiap tahun. Seperti bantuan untuk lansia, juga beasiswa bagi pelajar mulai tingkat SD, SLTP dan SLTA. Untuk ke depan katanya masih akan dibicarakan dalam musyarawah antar jorong.


Sekretaris Nagari Parit, Saiful Sukri, A.Md dalam sambutannya, memberi apresiasi positif terhadap kegiatan sosial yang dilaksanskan BKN Koto Balingka  yang telah membantu masyarakat. Yakni berupa bantuan pada ibu hamil dan anak balita dalam rangka pencegahan stunting.


 Personil BKN Koto Balingka, Ketua : Yufrizal, Sekretaris : Afrizan, Bendahara : Sherlin Kusuma Dwi, Ketuan UPK : Heri Fitri Yanti, Sekretaris UPK : Reski Ahmad, SH, Bendahara : Novia erlinda dan Staf Afyani


“ Kami ucapkan terima kasih pada BKN yang telah mengarahkan bantuan sosialnya untuk ibu hamil dan anak anak balita dalam rangka pencegahan stunting ini.  Mudah-mudahan Koto Balingka dan Nagari Parit khususnya akan tertuntaskan secara bertahap dari angka stunting ini. Apalagi ini sangat mendukung program daerah dan nasional, “ katanya.


Camat Koto Balingka yang diwakili Sekcam, Erita Nauli, S.STP juga memberi motivasi pada BKN untuk berbuat lebih banyak lagi pada masyarakat. Menurutnya dengan  kegiatan Simpan Pinjam Perempuan (SPP) yang berjalan  lancar dan tak menunggak itu merupakan suatu kemajuan dan prestasi apalagi  telah dapat membantu usaha kecil menengah atau usaha rumah tangga. Bahkan dalam upaya pencegahan stunting di tengah masyarakat.


“Ibu hamil memang butuh gizi yang lebih karena akan berdampak pada kelahiran anak yang diharapkan melahirkan anak yang sehat.  Begitun pertumbuhan balita sangat diharapkan adanya nutrisi yang seimbang. Untuk itu saya himbau juga agar ibuk-ibuk rajin memeriksakan ke posyandu, “pintanya.




Ia juga mengharapkan agar para ibu hamil dapat mempertahankan gizi makanan untuk dapat menyusui anak. Dan bayi nya dapat tumbuh  sehat dan tidak mengalami stunting .


Sementara itu Kepala DPMN Pasaman Barat yang diwakili salah seorang Kabid, M. Ghor menyebutkan bahwa BKN Koto Balingka merupakan salah satu yang terbaik dari seluruh kecamatan yang ada Pasaman Barat.


" Kita memberikan apresiasi dan cap plus pada BKN dan UPK Koto Balingka yang telah sukses dan berhasil mengelola program kerja BKN seperti bidang simpan  pinjam perempuan. Sehingga dalam 5 tahun terakhir ini, selalu mengalami surplus" katanya.




Lanjutnya, harapan ke depan nantinya adanya minimal dua orang untuk menerima bantuan berupa tambahan modal usaha kegiatan ekonomi kreatif . "Mudah- mudahan dapat menjadi contoh bagi yang lain terkait peningkatan ekonomi kreatif ini, “ujarnya


Ia menambahkan, BKN di Pasaman Barat sebenarnya  banyak. Namun memang pengelolaan program  dana di BKN ini  tidak mudah.  Makanya ia memberi jempol pada BKN Koto Balingka atas kesusksesan selama ini. “Saya yakin UPK dan BKN Koto Balingka nantinya bisa menjadi  utusan lomba tingkat Sumatera Barat, “katanya



Oleh karena itu, ia minta agar BKN Koto Balingka siap - siap. Sebab, dengan suksesnya BKN dalam menjalankan program selama ini bahkan dapat membantu secara sosial  kepada masyarakat.  Ini ia minta terus dipertahankan dan dapat lebih berperan lagi ke depan dalam menumbuhkan ekonomi masyarakat. ***irti z


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *