HEADLINE NEWS

Problematika Pemekaran Nagari di Kabupaten Pasaman Barat

By On Kamis, Januari 26, 2023


 OPINI

 Oleh : 
BALDI PRAMANA, SH, MKn



Peresmian nagari  definitif hasil pemekaran di Kabupaten Pasaman Barat akan segera  terwujud. Setidaknya ada 59 nagar pemekaran baru yang berasal  dari 19 nagari induk menjadi  78 nagari pemekaran.   


Terjadinya pemekaran nagari disebabkan adanya kehendak bersama  warga  nagari. Baik ninik mamak, cadiak pandai, alim ulama, bundo kanduang, pemuda bersama dengan pemerintah daerah. 


Setidaknya mereka sadar bahwa pemekaran nagari merupakan kebutuhan, dan untuk kemajuan bersama. Melalui tulisan ini, penulis  hanya ingin memberikan kritikan  yang kontruktif kepada pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bahwa pemekaran nagari  selain penting dikawal, juga penting bahwa pengisian perangkat nagari harus bebas dari kepentingan politik yang dapat merusak tatanan pemerintahan Nagari. Kemudian jauh dari kesan pemberdayaan masyarakat tetapi  dapat   mengakomodir kearifan lokal masyarakat.


Pemekaran Nagari tanpa memandang sejarah wilayah


Ada pepatah lama mengatakan jangan sekali-kali melupakan jasa para pendahulu kita. Selain kualat juga mengangkangi kesakralan historis baik  de facto ataupun dejure.


Oleh sebab pemberian nama nagari dirasa penting karena beberapa faktor. Maka penyebutan nagari yang kurang  tepat sebagai berikut, sebagai contoh adalah Nagari Rabi Jonggor telah dimekarkan menjadi Nagari Ranah Sungai Magelang, Nagari Seberang Kenaikan, Nagari Bahoras dan Nagari induk Rabi Jonggor. Jorong Paraman Ampalu sebagai sebuah pemerintahan utuh dari Nagari induk yaitu Nagari Rabi Jonggor.


Tidaklah tepat penamaannya apabila nama Nagari/ Desa Paraman Ampalu turun status dan hilang dalam kontek tata pemerintahan. Padahal, sebelum adanya instruksi kembali ke nagari oleh pemerintah Soeharto, penyebutan  Desa Paraman Ampalu telah terkenal dan dikenal. Selain jumlah penduduk, ulayat dan sumberdaya manusia dalam sejarah desa lama  Paraman Ampalu telah mampu menjalankan model pemerintahan nagari bernama Desa Paraman Ampalu. Namun  sekarang hilang sebagai sebuah pemerintahan dan turun status menjadi Jorong.  


Nagari yang seharusnya mengemban  nama Rabi Jonggor sebagai Nagari induk lebih tepat jika di sematkan kepada  Nagari yang lain diantara Nagari yang dimekarkan, selain faktor sejarah, tidak ada kaitan langsung antara Jorong Paroman Ampalu dan Jorong Rabi jonggor dan  nama Desa Paraman Ampalu dikenal baik oleh orang  luar namun berganti.


 Nagari dan Pemekaran Jorong


Adanya wacana Pemekaran Jorong di Kabupaten Pasaman Barat membuat warga menjadi latah dengan konsep tersebut. Terbayang dana pembangunan yang akan diterima setelah di mekarkan. Tentu hal ini membuat warga bereforia dan timbul keinginan untuk membagi sebuah jorong menjadi beberapa bagian. 


Melalui opini ini, kami menjelaskan bahwa titik kebutuhan pemekaran adalah nagari bukan kejorongan. Logikanya, pemerintahan terendah di Sumatera Barat adalah nagari. Jadi. nagari sama levelnya dengan desa, meski secara nomen klatur pemerintahan desa tidak sama dengan nagari.


Pemerintahan Nagari secara hukum diakui sebagai pemerintahan adat. Nagari mempunyai ulayat/sako dan pusako, ninik mamak, masyarakat serta pengakuan oleh pemerintah saat ini baik de fakto dan de joure. Jadi, adanya wacana memekarkan kejorongan di Kabupaten Pasaman Barat hemat kami untuk daerah tertentu tidaklah tepat. Disamping pemekaran tidak memberikan keuntungan secara singnifikan, alokasi dana umum/khusus tidak tersedia dari pemerintah daerah.


Pembangunan kewilayahan


Munculnya ide pemekaran jorong adalah untuk memudahkan warga mendapat akses pembangunan. Seterusnya untuk memudahkan pelayanan publik di tegah-tegah masyarakat. Juga menjadikan kesehatan warga lebih optimal dan langsung terlayani oleh petugas.


Membagun sebuah Nagari di Kabupaten Pasaman Barat tentulah sangat sukar dan sulit. Apalagi luas wilayah Nagari melebihi kemampuan keuangan daerah dalam membangunan. 


Problem pembagunan akan berjalan maksimal apabila luas wilayah dan alokasi anggaran sesuai rumus pebangunan yaitu skala rasio yang ada. Sehingga  dengan adanya pemekaran Nagari menjadi 78 Nagari di harapakan ada alokasi anggaran pembangunan yang proporsonal.


Pengisian Perangkat Nagari


Dewasa ini perangkat nagari sangatlah menarik sama  dengan profesi lainnya. Bahkan banyak dari masyarakat nagari yang dahulu tidak tertarik dengan profesi ini sekarang malah ikut berlomba-lomba untuk mendapatkan profesi tersebut. 


Alasannya cukup simpel, pertama karena ingin benar-benar mengabdi. Kedua, karena faktor mendapatkan pekerjaan dan gaji yang kini sudah disetarakan golongan II A. 


Apapun alasanan, jika sudah menjadi perangkat nagari, anda harus bisa mengemban amanah dan menjalankan tugas sebaik mungkin. Jangan sampai, karena adanya pandangan politik yang berbeda atau karena alasan pribadi lainnya sehingga mengabaikan sebagian dari kepentingan masyarakat lain  dan ini  menyebabkan kita di evaluasi oleh Wali Nagari karena faktor kinerja. *****

 


LIDON II Sukses, Pengunjung Salut Perkembangan Objek Wisata Peridon

By On Senin, Januari 23, 2023



 Peridon Siap Maju di Lubuk Manggis Aek Nabirong  Pasaman Barat 


Pasaman Barat, prodeteksi.com, Iven hiburan Liga Dangdut Peridon ( LIDON) Season II, yang digelar pimpinan Objek Wisata Peridon Siapmaju Pasaman Barat, Najjar Lubis, dari tanggal 18 - 22 Januari 2023, telah berakhir dengan sukses dan lancar. 


Para pengunjung yang hadir tampak antusias dan merasa terhibur sambil menikmati suguhan objek wisata yang indah dan mengagumkan tersebut. 

Betapa tidak, kehadiran mayoritas pengunjung tidak saja hadir untuk memberi dukungan pada peserta lomba. Tapi sekaligus juga dalam rangka berwisata bersama pihak  keluarga.


"Enak dan nyaman berwisata disini, ada hiburannya, ada arena main anak, ada kolam renang, arena dayung sampan, juga ada kolam ikan, dan fasilitas lainnya yang komplit lah, ' kata seorang ibu yang mengaku dari daerah Simpang Empat Pasaman Barat ketika menemani anak kecilnya  bermain mobil -mobilan tak jauh dari panggung utama LIDON Season II.

Para pengunjung lainnya juga tampak bersemangat sambil menonton liga dangdut juga berebut saweran dari owner/ pimpinan Peridon, Najjar Lubis  berupa lembaran uang kertas yang diarahkannya ke penonton bawah panggung utama. 




"Asyiiik, sambil menikmati hiburan, dapat pula saweran, " kata seorang anak muda 

Bahkan semangat pengunjung kian terlihat karena adanya door prize atau undian berhadia. Mulai dari peralatan masak,  kulkas,  laptop dan sepeda. Hanya dengan biaya tiket masuk Rp. 5.000.
 
Banyak pengunjung mengungkapkan rasa salut dan kagum dengan perkembangan pembangunan layanan wisata Peridon yang beralamat di kawasan Lubuk Manggis Aeknabirong tersebut.

 Najjar Lubis 



Owner Peridon Siap Maju, Najjar Lubis, di sela sela kegiatan liga dangdut Peridon Sesi II tersebut mengucapkan selamat datang kepada para pengunjung. Dan selamat berwisata dan berlibur di lokasi wisata terluas di Pasbar ini.

Dia juga mengajak pengunjung  untuk selalu menjalin silaturrahmi yang baik dan kebersamaan serta kesatuan dalam mendukung pembangunan Pasbar lebih baik ke depan. 

 Penyerahan hadiah juara LIDON II



Di akhir acara , Najjar juga menyampaikan terima kasih kepada semua Finalis yang sudah tampil di panggung music wisata Peridon. Sebagai mana diketahui dalam babak penyisihan terpilih 19 orang finalis dari 3 group yang diseleksi dewan juri.

"Para finalis, semuanya adalah yang terbaik. Cuma yang namanya perlombaan dan ada penilaian, tentu ada yang lebih tinggi nilainya dan dirangkin hingga 5 besar, yakni juara 1, juara 2, juara 3 dan harapan 1 serta harapan 2. Namun yang belum dapat juara jangan berputus asa masih ada kesempatan dalam perlombaan berikutnya, " kata Najjar.




Disampaikan Najjar bahwa di tahun ini juga  akan menggelar iven lebih besar berupa Liga Dangdut Peridon (LIDON) antar kabupaten di 2 Provinsi yaitu Kabupaten Pasaman Barat dan Pasaman (Sumatera Barat) serta Kabupaten Mandahiling Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara.

Najjar Lubis bersama istri, Irda Wati  dan didampingi oleh Anggota DPRD Pasbar, Hanafi Lubis seta Kepala Jorong Aek Nabirong, Haolongan ketika pengumuman juara dan penyerahan hadiah, mengucapkan selamat kepada para pemenang LIDON II, semoga dapat pengalaman terbaik dalam kegiatan liga dangdut tersebut dan  hadiah yang diberikan bermanfaat untuk diri dan keluarga. 




"Alhamdulillah Iven LIDON Season II ini terlaksana dengan sukses dan lancar. Nampak juga antusias masyarakat dalam menyaksikan dan mengusung kontestannya, ” ungkap  Najjar.


Berikut hasil akhir pada grand final Liga Dangdut Peridon (LIDON) Season II tahun 2023 

Juara 1 diraih oleh Yeni Talia dan juara 2 direbut oleh Rika serta juara 3 direbut oleh Al Gozali. 

Mereka menerima hadiah dari pimpinan Peridon, Najjar Lubis, yakni  juara 1 uang tunai Rp. 7 juta, juara 2 Rp. 5 juta dan juara 3 Rp. 3 juta. 
 
Sedangkan sebagai juara Harapan 1 direbut oleh Ido Pangidoan dan harapan 2 oleh Winda. Mereka juga mendapat haduh sejumlah uang tunai *** Irti z lbs

Kasus Peredaran Narkoba, Seorang Warga di Silawai Timur Diringkus Polisi

By On Rabu, Januari 18, 2023

 

  Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat, amankan pelaku tindak pidana peredaran gelap Narkotika golongan I bukan tanaman di Silawai Timur


Pasaman Barat, prodeteksi.com ---- Seorang pemuda berinisial YW (37) diringkus oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat, yang diduga melakukan tindak pidana peredaran gelap Narkotika golongan I bukan tanaman jenis shabu.


Pelaku berhasil diamankan di sebuah warung di Jalan PT BTN Jorong Silawai Timur, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa dini hari (17/01/2023) pukul 01.00 WIB.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M melalui Kasat Resnarkoba AKP Eri Yanto, S.H mengatakan, tersangka diringkus berdasarkan adanya informasi dari masyarakat bahwa di sebuah warung yang berada di Jalan PT BTN Jorong Silawai Timur, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat sering dijadikan tempat transaksi Narkotika golongan I jenis shabu.


"Dari informasi tersebut, tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pasaman Barat langsung melakukan penyelidikan ke sebuah warung yang dicurigai sebagai tempat transaksi Narkotika," ujar Eri Yanto di Mapolres Pasaman Barat, Selasa (17/01/2023).


Eri Yanto menambahkan, setelah melakukan penyelidikan ke sebuah warung tersebut, pada hari Selasa (17/01/2023) sekitar pukul 01.00 WIB tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pasaman Barat langsung melakukan penggerebekan ke warung tersebut, dan langsung mengamankan tersangka YW (37).


Dari tersangka, petugas menemukan dan menyita barang bukti berupa, satu buah kotak rokok Sampoerna mild yang didalamnya terdapat satu paket ukuran kecil yang diduga berisi Narkotika jenis Shabu yang dibungkus dengan plastik warna bening, dua buah kaca pirek, satu buah paket ukuran kecil yang diduga Narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik warna bening, tujuh belas plastik klip warna bening yang diduga untuk membungkus shabu, satu buah manchis warna biru, satu set bong yang terbuat dari botol air mineral, serta satu unit handphone merek Vivo warna hitam.


Pada saat Tim Opsnal Satresnarkoba pimpinan AKP Eri Yanto, S.H yang di back up oleh Kapolsek Sungai Beremas Iptu Dwi Rahmat Hadi Yanto, S.H beserta anggota melakukan penangkapan dan penggeledahan disaksikan langsung oleh Kepala Jorong Silawai Timur, saat itu tersangka YW sempat menyembunyikan barang bukti, berkat kerjasama tim Opsnal, barang bukti Narkotika dapat ditemukan di lantai warung tersebut.

  

"Saat ini tersangka berserta barang bukti telah dibawa ke Mapolres Pasaman Barat untuk proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka YW dijerat Pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika," jelanya. **** hms res p psbr/ i 


Apa Dampaknya jika Guru Gunakan HP di Ruang Kelas,, Begini Kata Kadisdik Pasbar

By On Rabu, Januari 18, 2023



Pasaman Barat, prodeteksi.com ----- Karena dinilai berdampak negatif , umumnya lembaga pendidikan melarang siswa membawa HandPhone (HP) atau smartphone ke lingkungan pesantren, madrasah atau sekolah. Sebab, penggunaan  perangkat seluler dengan berbagai jenis fitur tambahan  seperti akses internet, camera canggih dan lainnnya tersebut dapat menggaggu proses pembelajaran tatap muka di kelas. Lalu, bagaimana dengan guru atau tenaga pendidikan yang ditengarai masih banyak yang menggunakan HP di ruang kelas ? 


Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Kadidsdik) Pasaman Barat (Pasbar), Agusli, S.Pd, penggunaan handphone di dalam kelas di era tatap muka pasca covid-19 ini, dinilai mengganggu proses belajar mengajar. Selain itu, juga terkesan tidak  memberi teladan kepada siswa dalam menggunakan gadget aatu perangkat elektronik khusus  yang lebh baik.


 Agusli, S.Pd, Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat


“Menggunakan HP di ruang kelas oleh guru, apalagi oleh peserta didik dalam proses belajar mengajar memang tidak baik, kata Agusli ketika dimintai tanggaannya oleh pro pers group, Selasa (17/1/2023) 


Dia meminta agar guru tidak memainkan HP di ruang kelas. Sebab hal itu tidak bagus dan seharusnya itu dihindari. Kecuali  katanya  jika ada materi ajar khusus yang  berhubungan dengan penggunaan HP atau Internet dalam mencapai standar kompetensi yang ditetapkan.


Dikatakan bahwa  dalam  beberapa acara dan pembinaan terhadap para  guru di Pasaman Barat, pihaknya telah menyampaikan tentang larangan menggunakan HP di ruang kelas. Apalagi jika penggunaan HP tersebut mengganggu proses belajar mengajar siswa.


“Larangan tertulis memang belum ada, tapi di banyak kesempatan oleh kadis, kabid, kasi dan pengawas secara lisan pada beberapa acara dan pembinaan terhadap guru-guru di sekolah sudah disampaikan hal tentang larangan menggunakan HP di ruang kelas, “sebutnya


Untuk mempertegas hal tersebut lanjut Agusli, pihaknya berencana akan menurunkan surat edaran secara tertulis. Namun sebelumnya akan berkoordinsi dengan pimpinan.


“ InsyaAllah kita akan coba susun regulasi tertulis tentang hal tersebut, yang  nantinya akan kita sampaikan ke lembaga pendidikan di pasbar, untuk perbaikan kedepannya. Namun terlebih dahulu akan didiskusikan dulu dengan rekan-rekan dan kita laporkan kepada pimpinan, jelasnya. *****irti z


Jajaran Polres Pasbar Sambut Kedatangan Kapolres Baru

By On Minggu, Januari 15, 2023

 

 Sambut Kedatangan kapolres Baru dalam acara pisah sambut di Pasbar


Pasaman Barat, prodeteksi.com – Jajaran Polres Pasaman Barat menyambut kedatangan Kapolres dan Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat, pisah sambut Kapolres Pasaman Barat ditandai dengan penyambutan dengan tari pasambahan yang merupakan tradisi di Polres Pasaman Barat bertempat di halaman Polres Pasaman Barat, Minggu siang (15/01/2023).


 


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M bersama Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat Ny. Mutia Agung tiba di depan Mapolres Pasaman Barat yang didampingi oleh AKBP M. Aries Purwanto, S.I.K., M.M bersama Ny. Dewi Aries.


 


Acara penyambutan dimulai dari pengalungan bunga kepada pejabat baru Kapolres Pasaman Barat dan Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat oleh AKBP M. Aries Purwanto, S.I.K., M.M.


 


Kegiatan yang dimulai pada pukul 14.00 Wib ini dihadiri seluruh Pejabat Utama Polres Pasaman Barat, Para Kapolsek Jajaran, Para Perwira dan segenap personel Polres Pasaman Barat, pengurus Bhayangkari Cabang Pasaman Barat, Bupati Pasaman Barat H. Hamsuardi, S.Ag, serta Forkopimda.


 


Rangkaian acara diawali pengalungan bunga dan penyerahan buket bunga kepada Kapolres Pasaman Barat yang baru bertempat di gerbang masuk Polres Pasaman Barat kemudian dilanjutkan dengan jajar hormat yang dipimpin oleh Aipda Rino Supriadi.


 


Selanjutnya, acara tradisi penyambutan dengan kegiatan Pedang Pora Kapolres Pasaman Barat yang baru didampingi juga oleh Kapolres Pasaman Barat yang lama memasuki Gerbang Pora.


 


Setelah penyambutan pedang pora dilanjutkan perkenalan sekilas Kapolres Pasaman Barat yang baru dengan Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran serta para perwira Polres Pasaman Barat.


 


Kegiatan berikutnya apel Farewell and Welcome Parade Kapolres Pasaman Barat, dimulai pukul 14.25 Wib di Lapangan Upacara Mapolres Pasaman Barat dihadiri Kapolres Pasaman Barat yang lama AKBP M. Aries Purwanto, S.I.K., M.M dan Kapolres Pasaman Barat yang baru AKBP Agung Basuki, S.l.K., M.M serta seluruh PJU Polres Pasaman Barat dan Kapolsek Jajaran serta segenap personel Polres Pasaman Barat.


 



Dalam kegiatan apel tersebut, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki, S.l.K., M.M langsung memimpin apel perdananya dihadapan seluruh personel Polres Pasaman Barat dan jajaran dengan turut didampingi oleh AKBP M. Aries Purwanto, S.I.K., M.M


 


Dalam amanatnya AKBP M. Aries Purwanto, S.I.K., M.M yang akan bertugas sebagai Wadansatbrimob Polda Riau menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh jajaran Polres Pasaman Barat yang telah mendukung dirinya selama satu tahun, empat bulan, dalam pelaksanaan tugas sebagai Kapolres Pasaman Barat.


 


“Kepada rekan-rekan sekalian, saya beserta istri memohon maaf apabila selama berdinas ada tutur kata ataupun perbuatan yang kurang berkenan, disamping itu saya juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan yang telah membantu saya dalam setiap pelaksanaan tugas saat menjabat sebagai Kapolres Pasaman Barat,” ujar AKBP M. Aries.


 


“Saya mohon pamit undur diri, semoga tali silaturahmi yang sudah terjalin dapat terus terjaga kedepannya, disamping itu saya juga minta tolong kepada rekan-rekan sekalian untuk membantu Kapolres Pasaman Barat yang baru dalam setiap pelaksanaan tugas demi kemajuan Polres Pasaman Barat untuk lebih baik kedepannya,” tambahnya.


 


Di tempat yang sama, mantan Korspripim Polda Sumbar AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M dalam amanatnya meminta dukungan kepada seluruh jajaran Polres Pasaman Barat dalam setiap pelaksanaan tugas menghadapi agenda-agenda Kamtibmas.


 


Tepat pukul 14.45 Wib, acara dilanjutkan dengan laporan kesatuan yang digelar di Aula Bhayangkara Polres Pasaman Barat yang dihadiri oleh seluruh pejabat utama dan Kapolsek sejajaran.


 


Usai laporan kesatuan, bertempat di lapangan Indoor volley Polres Pasaman Barat dilanjutkan dengan acara kenal pamit bersama pejabat utama dan para perwira Polres Pasaman Barat, yang juga dihadiri pengurus Bhayangkari Cabang Pasaman Barat, Forkopimda Pasaman Barat serta para tamu undangan lainnya.


 


“Sebagai pejabat baru yang bertugas di Kabupaten Pasaman Barat, saya mohon bantuan dari seluruh rekan-rekan, apabila ada saran dan masukan silahkan disampaikan karena ini demi menunjang pelaksanaan tugas-tugas kita kedepannya serta demi kemajuan Polres Pasaman Barat,” ujar Kapolres.


 

Kemudian, pada pukul 16.30 Wib seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan tradisi payung pora dan dilanjutkan dengan kegiatan pelepasan AKBP M. Aries Purwanto, S.I.K., M.M beserta Ny. Dewi Aries oleh seluruh personel yang hadir. ******hms r psb


Ketua Umum IKPB JAYA Serahkan Bantuan Tahap II, Wujud Kepedulian terhadap Dampak Gempa Pasbar

By On Minggu, Januari 08, 2023

 




Pasaman Barat, prodeteksi.com ---- Wujud kepedulian terhadap dampak gempa Pasaman Barat ( Pasbar)  yang menimpa Kecamatan Talamau beberapa waktu lalu, Ikatan Keluarga Pasaman Barat Jakarta dan Sekitarnya (IKPB JAYA) menyerahkan kembali bantuan untuk yang kedua kalinya ( Tahap II). Kegiatan dilaksanakan Minggu ( 8/1/2023) di Hotel Guchi Simpang Empat. 


Ketua Panitia H. Kusnadi Dt. Rajo Batuah mengatakan rasa terima kasih atas kehadiran bupati, Wabup, Ketua DPRD  dan rombongan dalam acara penyerahan bantuan Tahap II. Dengan nilai bantuan sebesar Rp.  106. 450.000.  Kepedulian untuk kampung halaman ini sebagai wujud kecintaan dari para perantau di Jakarta dan sekitarnya  dan semoga bermanfaat, kata Kusnadi.


 Ketua Umum  IKPB JAYA, Gontam Yusuf Matondang ketika menyerahkan bantuan 


Ketua Umum IKPB JAYA, Drs. H. Gontam Yusuf, SE, MM  mengatakan bahwa bantuan tahap 2 ini disalurkan melalui masjid dan mushalla dan pondok tahfis di Kajai dan Timbo Abu. Dalam bantuan yang diberikan itu, juga ada dana  zakat dari IKPB JAYA sebesar 20 juta yang disalurkan kepada  20 warga Duafa  kajai dan 20 warga Duafa  di Simpang Timbo Abu.


Gontam berharap bahwa penyaluran bantuan ini, walau jumlahnya masih kecil semoga berharga bagi penerima dan  tidak  berdampak negatif atau muncul masalahdi tengah masyarakat.  


Dia juga mengucapkan terimakasih atas dukungan dan komunikasi yang bagus  dengan  Pemda Pasaman Barat. Semoga bantuan yang  dihimpun dari para dermawan yang berada di Jakarta dan sekitarnya ini dapat mengurangi beban warga terdampak gempa. 




Salah seorang tokoh masyarakat Takamau, Jhoni Tuanku Bosa  mengucapkan rasa syukur atas bantuan atau berbagi rezeki untuk tahap kedua ini. "Kepada Bapak Gontam dan pengurus lainnya yang punya perhatian sangat serius terhadap warga terdampak korban gempa kami ucapkan terimakasih. Dan juga terima kasih pada Pemda Pasbar atas segala perhatian dan solusi yang cukup bagus, katanya. 


Kepada walinagari ia berharap untuk memaksimalkan pelaksanaan program Pemda. Galakkan program magrib mengaji dan monitoring ke bawah. Semoga masjid dan mushola kembali ramai dan harapan terhindar dari bencana. 




Ketua DPRD Pasbar, H. Erianto mengatakan bahwa dengan adanya  bantuan IKPB JAYA ini akan dapat membantu masyarakat khususnya korban terdampak gempa. Mudah- mudahan kegiatan ini sangat bermanfaat termasuk bantuan  masjid dan warga Duafa. 


Pada kesempatan itu, Erianto juga mengapresiasi  program berobat gratis yang diwujudkann Pemkab dengan hanya membawa KTP sudah bisa berobat gratis di puskesmas atau rumah sakit.


Sementara itu Bupati Pasaman Barat, H. Hamsuardi juga mengucapkan terima kasih atas hal hal yang ditujukan untuk membantu masyarakat. Bupati juga ungkapkan rasa bangga pada Ketua IKPB, Gontam Yusuf Matondang atas program peduli IKPB JAYA. Bahkan ketika Gempa terjadi, selama satu minggu Gontam  berada di tenda depan Kantor Bupati sebagai wujud kepedulian bagi para pengungsi 




Bupati menjelaskan mengenai pendataan korban terdampak  gempa memang masih ada tahapan untuk verifikasi terhadap yang belum terdata atau sebaliknya yang terdata ganda.

 

Kategori kerusakan dikelompokkan dalam tiga tipe. Yakni rusak berat yang ranahnya kewenangan  pusat atau BNPB untuk membantu. Kemudian rusak sedang yang akan  dibantu provinsi dan rusak ringan  dibantu oleh pemerintah kabupaten . 


"Penyaluran bantuan dari pihak  pemerintah, baik pusat, provinsi dan kabupaten  memang masih dalam proses  karena masih terkendala persyaratan yang ketat. Sebagai contoh jelas bupati, sebanyak Rp. 36 miliar uang provinsi masih berada di kas kabupaten karena penyalurannya amat rumit.


Lanjutnya, Pemkab berencana mengundang  BNPB untuk  datang ke Pasbar guna menjelaskan kepada masyarakat terkait mekanisme  penyaluran bantuan gempa tersebut.


Dia juga mengakui bahwa persoalan pemulihan kerusakan dampak gempa hingga hari ini belum selesai. Bahkan masih diadakan kembali pendataan ulang.


Namun demikian dibanding daerah lain bupati menyebut Pasbar sudah termasuk bagus. Terlihat dari upaya penanganan yang maksimal  dan juga sudah ada perbaikan rumah dan lainnya. **** irti z






Pesan Wagub Sumbar, “Pasbar  Tetap Jaga Kebersamaan dan Hubungan Harmonis “

By On Minggu, Januari 08, 2023

 


 Wagub, Sumbar, Audy Joinaldy


Pasaman Barat, prodeteksi.com ----- Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Audy Joinaldy berpesan agar Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) tetap jaga kebersamaan dan hubungan harmonis. Baik antar keragaman etnis maupun antara bupati dan DPRD.


Hal itu disampaikan Wagub, Audy Joinaldy  ketika memberi sambutan dalam sidang paripurna DPRD Pasbar dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (7/1)  di Aula Kantor Bupati pasbar. Rapat ketika itu dipimpin oleh Ketua DPRD Pasbar Erianto yang didampingi oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy, Bupati Hamsuardi, Wakil Bupati Risnawanto, Wakil Ketua DPRD Pasbar Endra Yama Putra dan Daliyus K.


Audy menilai bahwa apa yang diraih oleh Pasaman Barat menunjukkan bagaimana program pembangunan daerah telah berada pada jalurnya dan terkoordinasi dengan baik. Dan tak lepas dari kebersamaan yang terjalin dan hubungan yang baik antar lembaga.


"Prestasi dan penghargaan yang diperoleh tersebut tentunya tidak lepas dari hubungan yang harmonis antara Pemerintah Daerah dengan DPRD, Forkopimda, dunia usaha, pemuka masyarakat, dan masyarakat Pasaman Barat. Untuk itu, kita berharap kiranya hubungan yang harmonis ini jangan sampai berubah, “ harapnya.




Dia menambahkan bahwa hubungan baik hendaknya jangan sampai renggang, kondisi kondusif  harus selalu dijaga. Sebab menurutnya hubungan yang harmonis adalah modal besar untuk Pasaman Barat yang merupakan daerah dengan multi etnis, suku dan agama. Walaupun berbeda-beda suku dan heterogennya masyarakat Pasaman Barat mampu menjaga kebersamaan dan keguyuban masyarakat sehingga pembangunan di Pasaman Barat terus bergerak secara dinamis. 


“Apa yang kita lakukan, semua daya dan upaya ini adalah semata-mata untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Pasaman Barat yang kita cintai, tanpa melihat dan mempermasalahkan perbedaan-perbedaan yang ada," jelas Wagub Audy Joinaldy.


Wagub Audy Joinaldy yakin dan percaya Pasaman Barat ke depannya akan menjadi kabupaten yang cemerlang di Sumatera Barat, bahkan mungkin saja di pesisir barat pulau Sumatera. Dengan adanya pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang dan Proyek Strategis Nasional lainnya.


"Jika proyek ini benar-benar rampung, ratusan hektar perkebunan kelapa sawit, jagung, dan bahan galian tambang di Pasaman Barat dan sekitarnya akan mudah dikirim ke berbagai penjuru bumi. Jutaan ton produk pertanian tidak lagi menempuh jalur darat yang costly (mahal). Namun melalui laut yang lebih mudah dan murah. Konektivitas yang semakin lancar akan mengurangi biaya angkut kendaraan logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," katanya.


Pada kesempatan itu Ia juga menyampaikan selamat kepada Pemerintah Daerah, DPRD dan masyarakat Pasaman Barat dengan telah disetujuinya sebanyak 71 Nagari definitif baru oleh Menteri Dalam Negeri RI. Namun lanjutnya, Harus ada upaya-upaya nyata dari Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk memberikan dukungan kepada nagari-nagari tersebut baik dari segi kebijakan, aparatur, maupun anggaran. Sehingga harapan untuk menjadikan nagari tersebut menjadi nagari mandiri  dapat terwujud dibeberapa tahun kedepan. ***irz


 


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *