HEADLINE NEWS

Wagub Sumbar Dampingi Ketua MPR RI Tinjau Korban Banjir di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang

By On Sabtu, Desember 13, 2025

 

 Wagub Sumbar Dampingi Ketua MPR RI Tinjau Korban Banjir di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang



PADANG, prodeteksi.com — Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy, mendampingi Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, meninjau langsung warga terdampak banjir di Komplek Grya Permata 1 RT 004/RW 001, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sabtu (13/12/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan kehadirannya di Sumbar merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam merespons bencana yang terjadi, sekaligus memastikan negara hadir membantu masyarakat terdampak untuk dapat kembali bangkit.
“Kita ingin memastikan masyarakat yang tertimpa musibah tidak merasa sendiri, negara melalui eksekutif dan legislatifnya akan bahu membahu bersama masyarakat untuk memulihkan kondisi," ujar Ahmad Muzani.
Sebagai bentuk empati, Ahmad Muzani bersama Wagub Vasko menyerahkan bantuan sembako sebanyak dua truk kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut diserahkan ke masyarakat melalui posko logistik bencana komplek perumahan Grya Permata 1.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Muzani menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang bergerak cepat dalam penanganan banjir, serta berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.
Sementara itu, Wagub Sumbar Vasko Ruseimy menyampaikan saat ini Pemprov Sumbar terus menjalin koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk penanganan dampak bencana. Harapannya, rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana dapat dioptimalkan.
“Kami memastikan penanganan darurat berjalan, mulai dari evakuasi, pemenuhan logistik, hingga pembersihan lingkungan pascabanjir. Kolaborasi dengan seluruh pihak terus kami lakukan, agar nanti rehap rekon pasca bencana bisa segera dan sesuai harapan,” ujar Vasko.
Menurutnya, kehadiran Ketua MPR RI secara langsung di lokasi bencana menjadi bentuk empati sekaligus dukungan moral bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam menghadapi situasi sulit.
Diketahui, Komplek Grya Permata 1 dihuni oleh 68 kepala keluarga atau 258 jiwa. Sebanyak 65 rumah dan satu masjid terdampak saat banjir melanda daerah tersebut. Akibatnya, 10 rumah rusak ringan dan 55 lainnya mengalami rusak sedang.
Dalam peninjauan ini, Ahmad Muzani juga didampingi oleh Anggota DPR RI Dapil Sumbar, Andre Rosiade dan Ade Rezki Pratama **** d/ irz

Penetapan Rahmah El Yunusiyah sebagai Pahlawan Nasional, Pengakuan atas Peran Besar Sumbar bagi Bangsa

By On Rabu, November 12, 2025

 

 Wagub Vasko Ruseimy: Penetapan Rahmah El Yunusiyah sebagai Pahlawan Nasional, Pengakuan atas Peran Besar Sumbar bagi Bangsa


JAKARTA, prodeteksi.com — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas ditetapkannya Hajjah Rahmah El Yunusiyah sebagai salah satu Pahlawan Nasional Tahun 2025 oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Vasko yang turut mengawal dan mendorong proses penetapan Rahmah El Yunusiyah juga hadir langsung di Istana Negara, Jakarta, saat Presiden Prabowo mengumumkan sepuluh tokoh penerima gelar Pahlawan Nasional, Senin (10/11/2025).
Menurut Vasko, penetapan Rahmah El Yunusiyah bukan hanya penghormatan bagi sosok tokoh pendidikan perempuan itu, tetapi juga pengakuan terhadap kontribusi besar Sumatera Barat dalam sejarah perjuangan dan pembangunan bangsa.
“Kita sangat bersyukur dan bangga atas ditetapkannya Rahmah El Yunusiyah sebagai Pahlawan Nasional. Ini bukan sekadar penghargaan untuk beliau, tetapi juga pengakuan terhadap peran besar Sumatera Barat dalam membangun peradaban bangsa melalui pendidikan dan perjuangan kaum perempuan,” ujar Vasko usai acara penetapan di Istana Negara, Jakarta.
Vasko menilai Rahmah El Yunusiyah merupakan pelopor pendidikan Islam progresif yang gagasannya melampaui zamannya. Melalui Diniyah Puteri Padang Panjang, Rahmah menghadirkan sistem pendidikan yang tidak hanya menanamkan kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk kepekaan sosial dan spiritual bagi para siswinya.
“Konsep pendidikan yang beliau rintis menembus batas waktu. Beliau mengajarkan bahwa perempuan harus berilmu, berdaya, dan memiliki peran penting dalam membangun masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Vasko menyebut nilai-nilai perjuangan dan pendidikan yang dicontohkan Rahmah El Yunusiyah akan terus diintegrasikan dalam pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, katanya, menjadikan momentum ini untuk memperkuat identitas daerah sebagai pusat pendidikan dan nilai keislaman yang inklusif serta berkemajuan.
“Ini adalah momentum penting untuk memperkuat identitas Sumatera Barat sebagai daerah yang menjunjung tinggi pendidikan dan nilai keislaman yang inklusif,” tambahnya.
Vasko berharap semangat perjuangan Rahmah El Yunusiyah bisa menginspirasi generasi muda, terutama perempuan Minangkabau, agar terus tampil percaya diri dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
“Kita ingin semangat beliau menular ke generasi sekarang agar perempuan Sumatera Barat tampil percaya diri, memimpin perubahan, dan ikut menentukan arah masa depan bangsa,” tutupnya.
Dengan penetapan ini, Sumatera Barat kembali menambah satu tokoh dalam daftar Pahlawan Nasional Indonesia. Rahmah El Yunusiyah menjadi perempuan Minangkabau pertama yang dianugerahi gelar tersebut di era pemerintahan Presiden Prabowo, melanjutkan tradisi panjang kontribusi tokoh-tokoh Sumatera Barat bagi bangsa dan negara. *** hms/ irz

Pemprov Sumbar Perbaiki Jalan Penghubung Payakumbuh–Lintau, Progresnya Sudah Mencapai 50 Persen

By On Rabu, Juli 09, 2025

 

 Pemprov Sumbar Perbaiki Jalan Penghubung Payakumbuh–Lintau, Progresnya Sudah Mencapai 50 Persen


LIMAPULUH KOTA, prodeteksi.com — Progres perbaikan jalan penghubung Payakumbuh–Lintau sepanjang 1,3 kilometer yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) melalui Dinas BMCKTR sudah mencapai 50 persen. Warga menyambut gembira pembangunan ini, mereka merasa keresahannya mendapat jawaban positif dari Pemprov Sumbar.

“Alhamdulillah, apa yang kami tunggu-tunggu dijawab Pemprov Sumbar dengan aksi nyata,” ujar Wali Nagari Labuah Gunuang, Khairul Hadi Dt. Paduko Marajo Lelo, saat ditemui di lokasi perbaikan, Selasa (8/7/2025).
Menurut Khairul, perbaikan jalan ini tak hanya berdampak pada kelancaran transportasi, tetapi juga meningkatkan rasa aman dan nyaman masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.
Saat ini, beberapa segmen jalan yang diperbaiki tersebut sudah bisa dilalui, meski masih menerapkan sistem buka-tutup. Proses pengerjaan belum rampung sepenuhnya, baru tuntas sekitar 50 persen.
“Meskipun belum rampung sepenuhnya, tapi sudah bisa dilalui kendaraan," tambahnya.
Jalan yang menghubungkan Kota Payakumbuh dengan kawasan Lintau di Kabupaten Tanah Datar itu merupakan jalur vital bagi pergerakan ekonomi dan pendidikan masyarakat sekitar. Sejak 2016, aktivitas masyarakat di daerah tersebut terganggu akibat kondisi jalan yang rusak.
Kasi Pemerintahan Kecamatan Lareh Sago Halaban, Eva Maria Dirbas turut mengungkapkan apresiasi atas perbaikan ruas jalan ini. Ia menilai perbaikan jalan ini membawa dampak signifikan terhadap kelancaran mobilisasi harian warga, khususnya para orang tua yang setiap hari harus melewati jalur tersebut untuk mengantar anak-anak ke sekolah.
“Warga di sini sangat bersyukur dengan perbaikan ini. Sebab ini, bukan hanya tentang kenyamanan, tapi juga soal masa depan anak-anak kami juga,” ungkap Eva.
Senada dengan itu, Rilson Dt. Mangguang, salah seorang tokoh masyarakat setempat menyebut perbaikan jalan ini sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk masyarakatnya. Ia berharap, pembangunan yang dimulai ini tidak berhenti sampai di titik 1,3 kilometer saja.
“Mudah-mudahan ini jadi awal dari pembangunan lanjutan sampai ke perbatasan Tanah Datar, karena masih ada beberapa titik lagi yang rusak parah,” katanya.
Sementara itu, Budi Margana warga yang pernah turut dalam aksi protes atas lambannya perbaikan jalan, kini mengaku puas. Ia menyebut perbaikan ini telah menghapus rasa kecewa warga yang selama ini merasa terabaikan.
“Lubang-lubang sudah tertutup, debu tidak lagi berterbangan, jalan pun mulai lancar. Kami akhirnya bisa bernapas lega,” ucapnya penuh syukur.
Perbaikan ruas jalan Payakumbuh–Sitangkai ini merupakan bagian dari Proyek Rehabilitasi Jalan Provinsi yang menelan anggaran lebih dari Rp12,3 miliar, dengan sistem pengerasan beton (rigid pavement). Proyek tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 180 hari kerja, atau rampung pada awal September 2025. **** hms/ irz

Senin Pertama Usai Dilantik, Sekdaprov Sumbar Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Kepada Para ASN

By On Selasa, Juni 17, 2025

 

 Senin Pertama Usai Dilantik, Sekdaprov Sumbar Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Kepada Para ASN


PADANG, prodeteksi.com  — Usai resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar) defenitif, Arry Yuswandi memimpin apel pagi perdana di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (16/6/2025).


Dalam arahannya, Arry menekankan pentingnya implementasi nilai akuntabel dalam pelaksanaan tugas kepada seluruh aparatur sipil negara yang menjadi peserta apel.


Menurutnya, nilai akuntabel merupakan poin kedua dari tujuh core values ASN BerAKHLAK, yang menjadi fondasi etika dan perilaku pegawai negeri sipil di seluruh Indonesia.


Ia mengatakan, ada tiga panduan perilaku utama dari nilai ini, yakni:

 1. Melaksanakan tugas dengan penuh integritas,

 2. Memanfaatkan barang milik negara sesuai dengan peruntukannya, dan

 3. Siap dievaluasi atas kinerja yang dijalankan.


“Tiga pedoman itu jangan hanya dihafal atau diucapkan saat apel. Lebih dari itu, harus benar-benar terinternalisasi dalam pelaksanaan tugas kita sehari-hari,” tegas Arry Yuswandi.


Tak hanya itu, Arry juga mengingatkan pentingnya sikap terbuka terhadap kritik dan saran sebagai bentuk tanggung jawab profesional. Menurutnya, setiap masukan harus dilihat sebagai peluang untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kinerja.


“Evaluasi itu penting untuk memastikan bahwa semua berjalan sesuai arah dan rencana. Jangan alergi terhadap kritik, apalagi jika itu datang dari atasan yang memang punya kewenangan. Jangan justru defensif dan malah menjadi tidak loyal,” kata Arry menegaskan.


Apel pagi ini menjadi penanda awal dari komitmen Arry Yuswandi untuk memperkuat budaya kerja yang lebih profesional, akuntabel, dan responsif di lingkungan Setdaprov Sumbar. Dengan semangat baru, ia mendorong seluruh ASN untuk bekerja lebih sungguh-sungguh, transparan, dan terbuka terhadap perubahan.


Tampak hadir dalam apel pagi tersebut, Asisten Administrasi Umum, Andri Yulika; Kepala Biro Adpim, Mursalim; Kepala Biro Hukum, Masheri Yanda Boy; Kepala Biro Pemerintahan, Edzedin Zein.


Selain itu juga hadir Kepala Biro PBJ, Cerry; Kepala Biro Organisasi, Dina Febriyanti; Kepala Biro Adpem, Ria Wijayanti. Kemudian para Kepala Bagian dan pejabat fungsional beserta staf di lingkup Setdaprov Sumbar. ***** Hms/ irz



Gubernur Mahyeldi Serahkan 1.375 Pegawai Baru Termasuk ASN dan PPPK

By On Rabu, Mei 28, 2025

 

 Gubernur Mahyeldi Serahkan 1.375 Pegawai Baru Termasuk ASN dan PPPK                     



PADANG, prodeteksi.com - Sebanyak 1.475 pegawai baru di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Gubernur Sumbar. Disaat bersamaan, profesionalitas perekrutan di lingkup Pemprov Sumbar pun mendapat sorotan positif masyarakat.

Dari total 1.475 orang pegawai baru itu, sebanyak 350 orang di antaranya berstatus sebagai CPNS dan 1.125 orang lainnya berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Seluruhnya merupakan hasil seleksi tahun 2024 lalu.
Acara penyerahan SK itu di awali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah. Kegiatan itu berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (27/5/2025).
Masyarakat pun memuji profesionalitas perekrutan yang dilakukan Pemprov Sumbar. Menurutnya proses perekrutan telah berjalan adil dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pernyataan itu dilontarkan beberapa warga yang keluarganya berhasil lulus menjadi Guru PPPK di Pemprov Sumbar dan menerima SK pengangkatan pada hari ini.
Zulzahman (64 th), ayah dari salah seorang penerima SK yang diangkat sebagai Guru PPPK di SMA 1 Kapur IX, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, mengaku kagum dengan skema perekrutan tenaga honorer menjadi PPPK dilingkup Pemprov Sumbar.
Menurutnya, semua telah dilakukan sesuai prosedur dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kesimpulan itu muncul, karena ia dan keluarganya tidak punya kenalan pejabat, menurutnya anaknya diangkat, itu murni karena lulus ujian dan karena telah menjalani honor selama 12 tahun.
"Alhamdulillah, anak saya bisa diangkat, hanya karena lulus ujian dan telah honor di SMA Kapur IX selama 12 tahun, bukan karena ada kenalan. Menurut saya, perekrutan ini betul-betul murni, dan memang beginilah yang seharusnya," ungkap Zulzahman.
Hal yang sama juga diutarakan Rifki (41 th), suami dari salah seorang guru penerima SK PPPK di SMA 1 Batipuah. Awalnya, ia dan keluarga sempat was-was dengan kemurnian mekanisme perekrutan tenaga PPPK di Pemprov Sumbar.
Rasa curiga itu semakin menguat, setelah dirinya melihat postingan tentang berbagai kecurangan dalam perekrutan tenaga PPPK yang banyak beredar di media sosial. Tapi menurutnya, isu itu tidak terbukti di Pemprov Sumbar.
"Di sini tidak demikian, saya dan keluarga telah membuktikan. Mungkin karena Gubernur kita ini orang yang paham agama, jadi kejujurannya teruji," pungkasnya dkf/i

Ajakan Gubernur Mahyeldi untuk Memperkuat Bank Nagari, Mendapat Dukungan dari Ketua Umum DPP Gebu Minang

By On Jumat, April 18, 2025

 

 Ajakan Gubernur Mahyeldi untuk Memperkuat Bank Nagari, Mendapat Dukungan dari Ketua Umum DPP Gebu Minang


PALEMBANG, prodeteksi.com - Upaya Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengajak para perantau minang untuk memperkuat Bank Nagari, mendapat dukungan positif dari Ketua Umum DPP Gebu Minang, DR. H. Osman Sapta Odang, Dt. Bandaro Sutan Nan Kayo.

Dukungan tersebut disampaikannya langsung dihadapan seluruh tamu undangan saat mengukuhkan pengurus DPD Gebu Minang Sumatera Selatan Periode 2024-2029 di Ballroom Hotel Arya Duta Palembang, Kamis malam (17/4/2025).
"Pesan Gubernur Mahyeldi agar orang Minang di Sumatera Selatan membuka rekening dan menempatkan dananya di Bank Nagari wajib kita penuhi. Karena tujuannya adalah untuk membantu pembangunan Sumatera Barat," ucap Ketua Umum DPP Gebu Minang, DR. H. Osman Sapta Odang, Dt. Bandaro Sutan Nan Kayo.
Selain itu dapat membantu pembangunan daerah. Menurut Osman Sapta Odang, itu juga sejalan dengan semangat yang di usung oleh organisasi Gebu Minang.
"Gebu Minang adalah organisasi orang minang yang bertujuan untuk menghimpun dan membina potensi masyarakat Minang yang berada di perantauan di bidang ekonomi dan kebudayaan," tegasnya.
Sebelumnya dalam sambutannya Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan kepada seluruh tamu undangan yang hadir beberapa alasan yang mendasari kedatangannya ke Provinsi Sumsel.
Pertama, untuk membidik dukungan yang lebih maksimal dari para perantau Minang terhadap pelaksanaan Program Unggulan (Progul) Pemprov Sumbar periode 2025-2030. Kemudian yang kedua, mengajak para perantau untuk berkenan terlibat lebih aktif dalam pemanfaatan layanan Bank Nagari untuk pengelolaan keuangannya.
"Kami datang untuk mengajak Bapak/Ibu para perantau, berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam mensukseskan pelaksanaan Progul pemerintah provinsi. Selain itu, kita di Sumbar juga memiliki Bank Nagari yang kualitas layanannya tidak kalah dibandingkan bank-bank lainnya di Indonesia, mari kita percayakan pengelolaan keuangan kita di sana," himbau Gubernur Mahyeldi.
Ia optimis, dengan kebersamaan itu akan membuat Pemerintah Daerah menjadi lebih mudah dalam mengatasi segala permasalahan yang ada di ranah. Semua itu, menurutnya, bisa dimulai dengan cara membuka rekening di Bank Nagari.
"Mari kita bangun kampung halaman bersama-sama. Semua itu bisa kita awali dengan membuka rekening di Bank Nagari, insyaAllah itu akan berdampak positif untuk kampung halaman kita nantinya," tukuk Mahyeldi.
Selain Gubernur Sumbar dan Ketua Umum DPP Gebu Minang, acara pengukuhan pengurus DPD Gebu Minang Sumatera Selatan Periode 2024-2029 itu juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang; Asisten Administrasi Setdaprov Sumbar yang sekaligus juga menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Nagari, Andri Yulika.
Kemudian juga ada Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Chandra; Kepala Bapenda Sumbar, Syefdinon; dan Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar, Mursalim. *** hms/iz

Sekretariat Daerah Se Sumatera Barat Singkronkan Renstra 2025-2029

By On Jumat, April 18, 2025

 Sekretariat Daerah Se Sumatera Barat Singkronkan Renstra 2025-2029 


PADANG, prodeteksi.com - Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekda Provinsi Sumbar), Yozawardi Usama Putra membuka rapat forum perangkat daerah untuk penajaman Rencana Strategis (Renstra) Sekretariat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota se Sumbar di Aula Kantor Gubernur, Kamis (17/4/2025).

Menurutnya, penajaman itu penting dilakukan agar rancangan Renstra Sekretariat Daerah Tahun 2025-2029 yang telah disusun dapat menjawab kebutuhan pemangku kepentingan pelayanan, baik provinsi maupun kabupaten/kota.
"Kita berharap, melalui kegiatan ini banyak masukan yang kita dapat. Tujuannya, agar rancangan Renstra yang telah disusun mampu menjawab kebutuhan," ucap Pj. Sekdaprov Sumbar, Yozawardi Usama Putra.
Ia menyebut, ada perbedaan mendasar dalam penyusunan Renstra kali ini dibandingkan dengan penyusunan periode sebelumnya. Saat ini Sekretariat Daerah disusun sebagai satu kesatuan perangkat daerah, bukan lagi terpisah menurut biro-biro.
"Dalam penyusunan kali ini sekretariat daerah diposisikan sebagai satu kesatuan perangkat daerah, sementara Biro-Biro diposisikan sebagai unit kerja. Periode sebelumnya tidak demikian, Renstra disusun per biro-biro, tidak disatukan. itu bedanya," tegas Pj. Sekda.
Metode penyusunan itu, juga telah sesuai dengan amanat Permendagri 86 Tahun 2017 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025 serta Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 050/44/II/P2EPD/Bappeda-2025.
Renstra Sekretariat Daerah Tahun 2025-2029 yang akan disusun ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar periode 2025-2030 yakni "Sumatera Barat Madani yang Maju dan Berkeadilan" dan memiliki delapan misi.
Di antaranya, Gerak Cepat Sumbar Unggul yang mencakup Pendidikan Merata, Kesehatan Berkualitas.
Kedua, Gerak Cepat Sumbar Sejahtera yang terdiri dari Lumbung Pangan Nasional dan Ekonomi Berkelanjutan.
Ketiga, Gerak Cepat Sumbar Berdaya. Nagari atau Desa sebagai Basis Kemajuan. Keempat, Gerak Cepat Sumbar Maju, Sumbar sebagai Pusat Perdagangan dan Bisnis Sumatera Bagian Barat.
Kelima, Gerak Cepat Sumbar Kuat, yakni membangun Infrastruktur Berkeadilan dan Siap Tanggap Bencana.
Keenam, Gerak Cepat Sumbar Harmonis: Membangun Kehidupan Beradat dan Berbudaya Berbasiskan Agama, Kearifan Lokal melalui Dukungan Keluarga yang Berkualitas.
Tujuh, Gerak Cepat Sumbar Kreatif, meningkatkan Daya Saing Wisata dan Akselerasi Ekonomi Kreatif untuk UMKM serta kedelapan yakni, Tata Kelola Pemerintahan Bersih dan Pelayanan Publik yang Efektif.
"Secara khusus, dalam lima tahun ke depan, Setdaprov Sumbar akan berfokus mendukung misi kedelapan yaitu "Gerak Cepat Sumbar Responsif" melalui Tata Kelola Pemerintahan Bersih dan Pelayanan Publik yang Efektif," kata Pj Sekda.
Sementara itu, Kabag Perencanaan dan Kepegawaian Biro Adpim, Dirae Novera yang hadir mewakili Kepala Biro Adpim mengatakan kegiatan Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Renstra
Sekretariat Daerah ini baru pertama kali dilaksanakan pasca diberlakukannya Permendagri 56 Tahun 2019 tentang
Pedoman Nomenklatur dan Unit Kerja Sekretariat Daerah
Provinsi dan Kabupaten/Kota.
"Dulu kita menyusun Renstra itu per Biro, sekarang tidak lagi demikian, sudah menjadi satu kesatuan untuk Sekretariat Daerah. Itu karena, sejak Mei 2021 lalu kita telah memberlakukan Permendagri 56 Tahun 2019," jelas Dirse.
Dikatakannya, setelah mendengar arahan dari narasumber, kegiatan rapat koordinasi perangkat daerah akan dilanjutkan dengan agenda desk per biro-biro dengan masing-masing bagian mitranya di
Pemerintah Kabupaten/Kota.
"Ditahapan itu, Renstra job desk per biro akan dibahas dan disempurnakan," terang Dirse. *** hms/iz

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *