HEADLINE NEWS

PT Agrowiratama Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Jelang Idul Adha 1447 H

By On Jumat, Mei 29, 2026

 

 PT Agrowiratama Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Jelang Idul Adha 1447 H



PASAMAN BARAT, prodeteksi.com – Komitmen untuk tumbuh dan berbagi bersama masyarakat lingkar industri kembali dibuktikan oleh PT Agrowiratama. Menyambut momentum sakral Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, perusahaan perkebunan kelapa sawit ini menyalurkan bantuan lima ekor sapi kurban sebagai wujud nyata kepedulian sosial, Selasa (26/5/2026).


Penyaluran hewan kurban yang menjadi agenda rutin tahunan ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Manajer Humas PT Agrowiratama, Lelo Ritonga, dengan didampingi oleh jajaran staf humas perusahaan. Kedatangan pihak manajemen disambut hangat oleh para tokoh masyarakat, pemuka agama, serta perwakilan warga yang menjadi penerima manfaat di wilayah sekitar operasional perusahaan.


 PT Agrowiratama Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Jelang Idul Adha 1447 H


Dalam kesempatan tersebut, Manajer Humas PT Agrowiratama, Lelo Ritonga, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial musiman, melainkan bagian integral dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang dirancang secara berkelanjutan.


“Bagi kami di PT Agrowiratama, masyarakat di sekitar wilayah operasional bukan hanya sekadar tetangga, melainkan mitra penting dalam menjaga keberlangsungan perusahaan. Penyaluran sapi kurban ini adalah salah satu bentuk syukur dan komitmen kami untuk memastikan kehadiran perusahaan membawa dampak positif yang langsung dirasakan oleh warga,” ujar Lelo Ritonga di sela-sela prosesi penyerahan.


 PT Agrowiratama Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Jelang Idul Adha 1447 H
 

Lelo merincikan, lima ekor sapi kurban dengan kondisi sehat dan telah melalui pemeriksaan kelayakan tersebut didistribusikan ke beberapa titik strategis agar asas manfaatnya merata.

  • 1 Ekor untuk masyarakat Air Haji

  • 1 Ekor untuk masyarakat Sungai Aur

  • 1 Ekor untuk Kebosaan Air Haji

  • 1 Ekor untuk Kebosaan Sungai Aur

  • 1 Ekor untuk Kebosaan Sikilang

Pemilihan titik-titik penyaluran ini dilakukan berdasarkan koordinasi intensif antara tim humas perusahaan dengan aparatur nagari/desa setempat, guna memastikan bahwa wilayah yang membutuhkan mendapatkan porsi yang tepat.


 PT Agrowiratama Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Jelang Idul Adha 1447 H


Lebih lanjut, Lelo menambahkan bahwa esensi dari ibadah kurban ini juga dimaknai perusahaan sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi. Hubungan harmonis yang telah terbangun baik selama bertahun-tahun antara PT Agrowiratama dan masyarakat sekitar dinilai perlu terus dirawat dan dipupuk melalui berbagai kegiatan sosial keagamaan seperti ini.


Menurutnya, tantangan operasional di lapangan akan jauh lebih mudah dihadapi jika terdapat sinergi, rasa saling memiliki (sense of belonging), dan komunikasi dua arah yang sehat antara dunia usaha dan lingkungan sosialnya. Kebersamaan inilah yang diharapkan dapat terus terjaga dan ditingkatkan di masa-masa mendatang.


Pihak manajemen PT Agrowiratama menaruh harapan besar kepada panitia kurban di masing-masing wilayah agar proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban nantinya dapat berjalan lancar. Ketepatan sasaran dalam distribusi menjadi poin krusial yang digarisbawahi oleh perusahaan.


 PT Agrowiratama Salurkan 5 Ekor Sapi Kurban, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Jelang Idul Adha 1447 H


“Kami sangat berharap agar seluruh hewan kurban yang telah diserahterimakan hari ini dapat didistribusikan dengan baik, transparan, dan memprioritaskan masyarakat yang benar-benar membutuhkan, seperti kaum dhuafa dan anak yatim. Dengan begitu, esensi kebahagiaan Idul Adha dapat dirasakan secara merata tanpa ada yang terlewatkan,” tambah Lelo.


Penyaluran bantuan ini pun mendapat apresiasi mendalam dari para perwakilan masyarakat yang hadir. Bantuan hewan kurban ini dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan pangan bergizi bagi masyarakat, sekaligus menyemarakkan syiar Islam di kawasan tersebut.


“Semoga penyaluran lima ekor sapi kurban ini tidak hanya mendatangkan manfaat ekonomi dan konsumsi, tetapi juga mengalirkan keberkahan, kedamaian, serta kebahagiaan yang mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H ini,” tutup Lelo dengan penuh optimisme. **** irz


Irti Zamin Bersama Keluarga Laksanakan Sholat Iduladha 1447 H di Lapangan Hijau Simpang Tiga Parit

By On Kamis, Mei 28, 2026

 

 Irti Zamin Bersama Keluarga Laksanakan Sholat Iduladha 1447 H di Lapangan Hijau Simpang Tiga Parit


Pasaman Barat, prodeteksi.com --- Suasana Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan, Rabu (27/5/2026). Ribuan masyarakat memadati Lapangan Hijau Simpang Tiga Parit untuk melaksanakan Sholat Iduladha berjamaah sejak pagi hari.


Di tengah jamaah yang hadir, tampak Pimpinan Yayasan Pendidikan Pesantren Informasi dan Teknologi Zaminul Ghairi (YPPIT ZAMIGA) Parit Koto Balingka, Irti Zamin, SS, turut mengikuti pelaksanaan Sholat Iduladha bersama masyarakat. Irti hadir bersama kedua putranya, M. Rasihan Anwar dan Muhammad Rayshif Alfitrah.





Irti Zamin yang juga dikenal sebagai pimpinan Pro Pers Group yang menaungi sejumlah media online seperti prodeteksi.com, smartsumbar.com, zamanterkini.co, prorakyatnews.id dan sannarinews.id, terlihat duduk di shaf bagian tengah bersama jamaah lainnya.


Dengan mengenakan pakaian koko putih muslim dipadukan kain sarung, Irti bersama keluarga berangkat dari rumah sekitar pukul 06.45 WIB dan tiba di lapangan sesaat sebelum pelaksanaan Sholat Iduladha dimulai.



Pelaksanaan ibadah berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Jamaah mengikuti seluruh rangkaian ibadah, mulai dari takbir, pelaksanaan salat hingga mendengarkan khutbah Iduladha yang berisi pesan tentang keikhlasan, pengorbanan, serta pentingnya mempererat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Usai pelaksanaan Sholat Iduladha, Irti bersama keluarga kembali ke rumah untuk berkumpul dan makan bersama keluarga sebagai bentuk rasa syukur di hari raya kurban.


Setelah itu, Irti bersama keluarga melanjutkan kegiatan dengan pergi ke lokasi penyembelihan hewan kurban di kawasan perkebunan sawit dekat Kantor Camat Koto Balingka untuk menyaksikan proses penyembelihan dan penyaluran daging kurban kepada masyarakat.






Pada momentum Hari Raya Iduladha tersebut, Irti Zamin juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat.


“Saya mengucapkan selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga segala amal ibadah dan kurban yang kita laksanakan diterima Allah SWT serta membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Berkah Idul Adha, Polres Pasaman Barat Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban

By On Rabu, Mei 27, 2026

 

 Berkah Idul Adha, Polres Pasaman Barat Bagikan Ratusan Paket Daging Kurban


 

Pasaman Barat. prodeteksi.com – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik memimpin langsung kegiatan penyembelihan hewan kurban yang digelar di halaman Mapolres Pasaman Barat, Rabu (27/5/2026).


Kegiatan berlangsung khidmat dan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, dihadiri oleh para PJU, Ketua Bhayangkari Ny. Panca Agung, Kapolsek sejajaran, para perwira, personel Polres serta pengurus Bhayangkari Cabang Pasaman Barat. 


Sebelum proses penyembelihan dimulai, Kapolres Pasaman Barat menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada Kabag SDM Kompol Tarpi Niswar selaku Ketua Panitia Hari Raya Idul Adha Polres Pasaman Barat. Penyerahan tersebut menjadi tanda dimulainya rangkaian kegiatan penyembelihan hewan kurban tahun ini.


Kapolres dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan kurban merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan keluarga besar Polres Pasaman Barat terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.


“Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan dan pengorbanan. Melalui kurban ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan,” ujar Kapolres.


Usai penyerahan simbolis, panitia bersama personel Polres Pasaman Barat langsung melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Tahun ini, Polres Pasaman Barat menyembelih sebanyak lima ekor sapi dan satu ekor kambing.


AKBP Agung menjelaskan, seluruh proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam dengan tetap memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, serta kelayakan distribusi daging kurban kepada masyarakat penerima manfaat.


Setelah proses pemotongan selesai, daging kurban dikemas untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima. Selain warga di sekitar lingkungan Mapolres Pasaman Barat, pendistribusian juga menjangkau masyarakat di 11 kecamatan di wilayah Kabupaten Pasaman Barat.


Menurut Kapolres, pendistribusian dilakukan dengan melibatkan personel Bhabinkamtibmas agar penyaluran tepat sasaran dan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.


“Sasaran utama penyaluran adalah warga sekitar yang berhak menerima, termasuk masyarakat kurang mampu di lingkungan sekitar Mapolres Pasaman Barat serta masyarakat di 11 kecamatan lainnya dengan menggerakkan personel Bhabinkamtibmas agar dalam penyaluran tepat sasaran,” jelasnya.


AKBP Agung menambahkan, kegiatan sosial keagamaan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat serta memperkuat kehadiran Polri sebagai institusi yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.


Suasana kebersamaan tampak selama kegiatan berlangsung. Personel dan panitia saling bergotong royong mulai dari proses penyembelihan, pengemasan hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat.


“Kegiatan kurban ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial Polres Pasaman Barat terhadap masyarakat. Semoga melalui kegiatan ini, hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, serta membawa keberkahan dan manfaat bagi semua pihak,” pungkas Kapolres.  ***8 hms r/ irz

Salat Iduladha di Nagari Parit Berlangsung Khidmat, Semangat Kurban dan Kebersamaan Terlihat Kuat

By On Rabu, Mei 27, 2026

 

 Salat Iduladha di Nagari Parit Berlangsung Khidmat, Semangat Kurban dan Kebersamaan Terlihat Kuat



Pasaman Barat,, prodeteksi.com  – Pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 M di Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Rabu pagi (27/5/2026). Ribuan masyarakat memadati Lapangan Hijau Simpang Tiga Parit yang dijadikan sebagai pusat pelaksanaan salat Iduladha tahun ini.


Sejak malam sebelumnya, pengumuman mengenai lokasi dan jadwal pelaksanaan salat telah disampaikan melalui masjid-masjid di wilayah Nagari Parit. Masyarakat diinformasikan agar hadir lebih awal karena salat akan dimulai tepat pukul 07.00 WIB.






Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme warga yang sangat tinggi. Sejak pukul 06.00 WIB, masyarakat dari berbagai jorong mulai berdatangan ke lokasi dengan mengenakan pakaian muslim terbaik mereka. Suasana pagi yang tenang dan penuh kekeluargaan terlihat saat para jemaah saling bersalaman dan menyapa sebelum pelaksanaan ibadah dimulai.


Tepat pada pukul 07.00 WIB, salat Iduladha dilaksanakan sesuai jadwal. Meski demikian, masih terlihat sejumlah warga yang datang setelah salat dimulai. Namun hal tersebut tidak mengurangi kekhusyukan ibadah. Para jemaah tetap mengikuti rangkaian salat dan khutbah hingga selesai dengan tertib dan penuh khidmat.


Bertindak sebagai khatib Iduladha, Ahmad Mulis Saputra, S.Pd.I., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Sekretaris PD Pemuda Muhammadiyah Pasaman Barat. Dalam khutbahnya, ia menyampaikan bahwa ibadah haji dan kurban merupakan simbol pengorbanan, ketulusan, serta bentuk kepatuhan seorang hamba terhadap perintah Allah SWT.


Ia menggambarkan bagaimana perjuangan para jemaah haji yang rela meninggalkan keluarga, mengorbankan waktu, tenaga, dan biaya yang besar demi memenuhi panggilan Allah SWT serta berharap memperoleh predikat haji mabrur.






“Mereka rela menghadapi berbagai tantangan demi memenuhi panggilan Allah SWT. Yang mereka harapkan hanyalah haji mabrur dan ridha Allah SWT,” ungkapnya di hadapan para jemaah.


Dalam khutbahnya, Ahmad Mulis juga mengingatkan bahwa kecintaan kepada Allah SWT tidak hanya diwujudkan melalui ibadah haji, tetapi juga melalui ibadah kurban sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Menurutnya, kisah tersebut mengajarkan arti keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan tanpa pamrih.


Selain itu, ia mengajak masyarakat agar pelaksanaan ibadah kurban dilakukan dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab, tanpa diiringi sikap riya, fitnah, ataupun mengambil hak orang lain.


“Pengorbanan sangat dekat dengan keikhlasan, dan keikhlasan itulah inti dari ibadah yang diterima Allah SWT,” tutupnya.



Pelaksanaan Salat Iduladha tahun ini berlangsung di bawah cuaca yang cerah. Sinar matahari pagi yang mulai menghangat setelah salat selesai menambah semarak suasana hari raya kurban. Usai pelaksanaan salat, masyarakat tampak bersiap untuk melanjutkan kegiatan penyembelihan hewan kurban yang dipusatkan di sekitar pekarangan dekat Kantor Camat Koto Balingka dan beberapa titik lainnya di Nagari Parit.


Cuaca yang mendukung turut membantu kelancaran proses penyembelihan dan pendistribusian daging kurban kepada masyarakat. Warga tampak bergotong royong dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari penyembelihan, pengemasan hingga pembagian daging kurban kepada masyarakat yang berhak menerima.



Momentum Iduladha kali ini menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat berbagi tampak begitu kuat dalam pelaksanaan hari raya kurban di Nagari Parit.


Pelaksanaan Salat Iduladha dan penyembelihan hewan kurban di Nagari Parit pun berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.  *** irz

 

 


Bupati Pasaman Barat Tinjau Jalan Rusak dan Jenguk Keluarga Anak Meninggal di Rura Patontang

By On Selasa, Mei 26, 2026

 

 Bupati Pasaman Barat Tinjau Jalan Rusak dan Jenguk Keluarga Anak Meninggal di Rura Patontang


Pasaman Barat , prodeteksi.com – Bupati Pasaman Barat, Yulianto menjenguk keluarga anak yang meninggal dunia akibat terhambat akses layanan kesehatan karena kondisi jalan rusak di Jorong Rura Patontang, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Senin (25/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Yulianto turut menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga Ibu Irhamni yang tengah berduka atas musibah yang terjadi.

“Atas nama pemerintah daerah dan keluarga, kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa keluarga Ibu Irhamni,” ujar Yulianto di lokasi.

Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesehatan dalam menghadapi cobaan tersebut.

Selain menjenguk keluarga korban, Bupati Yulianto bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis meninjau beberapa titik kerusakan jalan di Jorong Rura Patontang guna memastikan percepatan penanganan infrastruktur.

“Kami sudah pernah memetakan pembangunan di daerah ini. Kedatangan kami bersama dinas teknis adalah bentuk komitmen agar perbaikan akses jalan segera ditindaklanjuti dan kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat juga menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga terdampak. Sementara itu, tim kesehatan dari Puskesmas Parit Koto Balingka turut melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Ibu Irhamni.

Bupati Yulianto menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat akan menyinergikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Dinas Kesehatan guna memastikan akses transportasi masyarakat di daerah terpencil lebih memadai, termasuk layanan ambulans dan medis darurat.

Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut, Plt. Staf Ahli Bidang Agama dan Kesra Getri Ardenis, Kepala Dinas Kesehatan Gina Alecia, Plt. Kepala Dinas PUPR Bambang Sumarsono, Plt. Kepala Dinas Sosial Vanvoni Gorbi, Kabid IKP Dinas Kominfo Yudhinal Reviola, Camat Koto Balingka Armaizon, unsur Forkopimca, tenaga kesehatan, serta pemangku kepentingan terkait lainnya. **** irz

Akibat Listrik Padam, Pokdakan Siduampan Fish Center Gagal Panen Ikan Nila

By On Senin, Mei 25, 2026

 

 Akibat Listrik Padam, Pokdakan Siduampan Fish Center Gagal Panen Ikan Nila



RANAH BATAHAN, prodeteksi.com  – Pemadaman listrik yang terjadi pada Sabtu (23/5) kemarin membawa dampak buruk bagi para pelaku usaha perikanan di Kabupaten Pasaman Barat. Salah satunya dialami oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Siduampan Fish Center yang terpaksa gigit jari karena mengalami gagal panen.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Pokdakan Siduampan Fish Center, Rizki Matondang, saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Minggu (24/5/2026).


Menurut Rizki, kelompok usaha yang beralamat di Jorong Siduampan, Nagari Batahan Selatan, Kecamatan Ranah Batahan ini sangat bergantung pada kestabilan arus listrik untuk operasional harian mereka.


"Untuk termen kali ini kami gagal panen. Mati listrik yang begitu lama menjadi kendala utama bagi kami. Selain menyebabkan ikan mati, kami juga terkendala dalam pengontrolan genset. Bahan bakar (BBM) untuk genset sangat sulit didapat dan harganya pun mahal," ujar Rizki dengan nada kecewa.




Pokdakan Siduampan Fish Center merupakan wadah bagi belasan generasi muda setempat yang menggeluti usaha pembesaran ikan nila dengan sistem bioflok. Sistem ini diketahui sangat bergantung pada pasokan listrik secara terus-menerus untuk menjaga sirkulasi oksigen di dalam kolam.


Mirisnya, usaha yang digerakkan oleh para pemuda ini murni menggunakan modal swadaya tanpa adanya sokongan dana dari pihak luar.




"Kami beranggotaan belasan orang yang menggeluti pembesaran ikan nila sistem bioflok ini hanya bermodalkan patungan (swadaya), tanpa ada bantuan dari pihak nagari maupun pemerintah. Walau demikian, kami tetap semangat demi kesejahteraan anggota dan ketahanan pangan, khususnya di Nagari Batahan Selatan," jelas Rizki.


Menyikapi kerugian yang dialami kelompoknya, Rizki berharap ke depannya pihak PLN dapat lebih kooperatif dengan memberikan pemberitahuan terlebih dahulu sebelum melakukan pemadaman arus listrik. Hal ini penting agar para peternak ikan dapat melakukan langkah antisipasi lebih awal.


Tak hanya kepada PLN, Rizki juga mengetuk pintu hati pemerintah daerah agar memberikan perhatian kepada geliat usaha yang dibangun oleh generasi muda ini.


"Kami berharap pemerintah mau hadir dan memperhatikan permasalahan kami ini," pungkasnya berharap ada solusi konkret demi keberlanjutan usaha mereka.  **** rshn/ irz

Pasbar Luncurkan e-Voting Pilwana 2026, Bupati Yulianto: Sistem Aman dan Transparan

By On Selasa, Mei 19, 2026


 Yulianto 



Pasaman Barat,  prodeteksi.com Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat resmi meluncurkan dan menyosialisasikan sistem Pemilihan Wali Nagari atau Pilwana berbasis elektronik e-Voting untuk Pilwana 2026. Peluncuran digelar di Aula Kantor Bupati Pasbar, Selasa (19/5).


Peluncuran ditandai dengan penandatanganan deklarasi dan kesepakatan bersama oleh Bupati Pasbar Yulianto bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemungutan suara elektronik di hadapan peserta sosialisasi.


Bupati Yulianto menegaskan, penerapan e-Voting merupakan langkah strategis untuk mendorong modernisasi demokrasi di tingkat nagari agar lebih efektif, transparan, dan akuntabel.


“Pilwana berbasis elektronik menjadi instrumen untuk memajukan demokrasi, membangun kepercayaan publik, serta meningkatkan efisiensi seluruh proses pemilihan,” ujar Yulianto.


Ia mengapresiasi dukungan DPRD Pasbar, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Sekretaris Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), serta seluruh pihak dalam penyusunan dan penganggaran Pilwana 2026.


Terkait keamanan sistem, Yulianto menyebut keraguan masyarakat terhadap e-Voting wajar terjadi. Namun, ia memastikan sistem telah dilengkapi pengamanan berlapis pada tahap prapemungutan, pemungutan, hingga pascapemungutan suara.


“Kami berharap peserta sosialisasi ikut mengedukasi masyarakat agar tidak ragu menggunakan hak pilihnya,” katanya.


Perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Andrari, mengapresiasi langkah Pasaman Barat yang dinilai progresif dalam inovasi penyelenggaraan Pilwana. Menurutnya, pengembangan e-Voting merupakan hasil riset nasional BRIN setelah mendapat persetujuan Mahkamah Konstitusi (MK).


“Pasaman Barat menjadi kabupaten ke-29 di Indonesia yang melaksanakan e-Voting. Ini menunjukkan komitmen daerah menghadirkan demokrasi yang lebih modern dan efisien,” ujar Andrari.


Pada kegiatan itu, Direktur Utama PT Intens Riski Pratama memandu demonstrasi penggunaan perangkat e-Voting. Perangkat diperagakan langsung oleh Bupati Yulianto dan disaksikan unsur Forkopimda serta peserta sosialisasi.


Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari BRIN, demonstrasi perangkat oleh PT Intens, serta sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu Plt Kepala DPMN Pasbar Syaikhul Putra. *** Dk/ irz

Pemkab Pasbar Matangkan Persiapan Pilwana Serentak 2026 di 87 Nagari

By On Senin, Mei 18, 2026

 

 Pemkab Pasbar Matangkan Persiapan Pilwana Serentak 2026 di 87 Nagari


Pasaman, prodeteksi.com –  Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus memantapkan persiapan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 yang akan digelar di 87 nagari pada 11 kecamatan pada September hingga Oktober mendatang. Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan dan Pembentukan Panitia Pilwana 2026 yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) di Auditorium Kantor Bupati Pasbar, Senin (18/5/2026).


Dalam arahannya, Bupati Pasaman Barat, Yulianto, didampingi Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, menegaskan pentingnya keberadaan wali nagari definitif guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.


Menurutnya, seluruh tahapan Pilwana harus dipersiapkan secara matang agar pelaksanaannya berlangsung aman, tertib, lancar, dan demokratis.


“Dulu nagari induk hanya 19, sekarang berkembang menjadi 90 nagari. Tiga di antaranya sudah definitif. Artinya, ada 87 nagari yang membutuhkan wali nagari definitif. Semua pihak harus bersama-sama menyukseskan Pilwana ini,” ujar Yulianto.


Ia juga meminta para camat untuk aktif mengarahkan pemerintah nagari agar meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, sekaligus mendorong partisipasi pemilih dalam menggunakan hak suara.


Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala DPMN Pasbar, Syaikhul Putra, menyebutkan Pilwana 2026 menjadi pemilihan wali nagari terbesar yang pernah dilaksanakan di Pasaman Barat, baik dari jumlah nagari maupun cakupan wilayahnya.


Ia menjelaskan, pemungutan suara dijadwalkan berlangsung mulai 17 September hingga 20 Oktober 2026. Dalam pelaksanaannya, Pemkab Pasbar juga akan menerapkan sistem e-voting guna meningkatkan efisiensi sekaligus menekan biaya penyelenggaraan.


“Fokus rapat koordinasi hari ini adalah pembentukan panitia tingkat kabupaten dan penyamaan persepsi seluruh unsur pelaksana. Setelah ini akan dilanjutkan dengan rapat di tingkat kecamatan dan nagari,” katanya.


Selain pembentukan panitia, Pemkab Pasbar juga akan menyiapkan tenaga teknis inti dan petugas lapangan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pilwana.


Di tingkat kabupaten, panitia terdiri dari unsur pemerintah daerah dan Forkopimda, dengan Bupati dan Wakil Bupati sebagai penanggung jawab, sedangkan Sekda bertindak sebagai ketua panitia.


Sementara di tingkat kecamatan akan dibentuk panitia pengawas yang melibatkan camat dan Forkopimca. Adapun di tingkat nagari, Panitia Pemilihan Wali Nagari dibentuk dari unsur Bamus, perangkat nagari, dan tokoh masyarakat. Panitia tersebut nantinya juga akan membentuk KPPSN serta petugas Linmas TPS.


Rapat koordinasi ditutup dengan sesi diskusi yang membahas berbagai aspek penting, mulai dari keamanan, proses seleksi penyelenggara, hingga kesiapan teknis pemungutan suara. Seluruh peserta menyatakan komitmen untuk mendukung pelaksanaan Pilwana 2026 agar berjalan aman, jujur, transparan, dan demokratis. *** irz

Kondisi Irhamni Membaik, Sudah Diizinkan Pulang dari RSUD

By On Senin, Mei 18, 2026

 

 Kondisi Irhamni Membaik, Sudah Diizinkan Pulang dari RSUD


Pasaman Barat, prodeteksi.com ---- Setelah menjalani perawatan pasca melahirkan di Puskesmas Parit pada Kamis lalu, Irhamni kemudian dirujuk ke RSUD untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sebelumnya, bayi yang dilahirkannya meninggal dunia di RSUD setelah dirujuk dari Puskesmas Parit akibat mengalami asfiksia berat.


Kabar terbaru menyebutkan kondisi Irhamni mulai membaik. Pada Minggu kemarin, ia telah diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit dan kembali bersama keluarganya.


Informasi tersebut disampaikan salah seorang warga Rura Patontang, Saluddin, pada Senin (18/05/2026).


“Kabarnya kemarin sudah pulang dari RSUD, Pak,” katanya saat menjawab pertanyaan media ini.


Menurut Saluddin, sebelum kembali ke Rura Patontang, Irhamni bersama keluarga  singgah terlebih dahulu di rumah orang tuanya di Tinggiran.


“Mereka ke Tinggiran dulu, ke rumah orang tua Irhamni,” ujarnya.


Ia juga menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi Irhamni kini sudah lebih membaik.


“Menurut informasi yang saya dapat kemarin, kondisi Kak Irhamni sudah lebih membaik,” ungkapnya.


Sebagai  keluarga yang berprofesi sebagai petani, mereka diharapkan dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari untuk mencari nafkah setelah kondisi kesehatannya pulih. **** irz


Jalan Rura Patontang Diusulkan Tiap Tahun Melalui Musrenbang , Wali Nagari : Sudah 'Wajib' Dibangun

By On Minggu, Mei 17, 2026

 

 Wali Nagari Pematang Panjang, Herman Pargauli


Pasaman Baratm prodeteksi.com ---- Meski selalu diusulkan setiap tahun sebagai prioritas utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, proyek pembangunan jalan menuju Jorong Rura Patontang, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat hingga kini belum juga terealisasi.


 Akibatnya, tragedi kemanusiaan kembali berulang; seorang ibu hamil bernama Irhamni terpaksa ditandu warga sejauh beberapa kilometer demi mendapatkan layanan persalinan, yang berujung pada meninggalnya sang bayi akibat gangguan pernapasan setelah dilarikan ke RSUD Pasaman Barat.


Peristiwa memilukan yang terus berulang ini memicu kekecewaan mendalam dari pihak pemerintah nagari serta desakan dari tokoh masyarakat yang menilai pemda tidak memiliki keberpihakan anggaran.


Sekretaris Nagari Pematang Panjang, Hartoni, Sabtu kemaren, mengatakan kejadian ibu hamil yang harus ditandu dari Rura Patontang untuk mendapatkan pelayanan persalinan bukanlah hal baru, melainkan sudah berulang kali terjadi.


Kepada media ini, Sabtu, Hartoni mengaku prihatin karena persoalan akses jalan ke wilayah tersebut hingga kini belum juga mendapat perhatian serius.


“Nggak pandai saya lagi berkomentar, soalnya kejadian ini sudah yang ke sekian kalinya,” ungkapnya, tanpa menyebutkan sudah berapa kali peristiwa serupa terjadi.


Menurutnya, usulan pembangunan jalan menuju Rura Patontang sebenarnya sudah diajukan setiap tahun.

“Pengusulan sudah sering, karena tiap tahun diajukan,” ujarnya.


Sementara itu, Wali Nagari Pematang Panjang yang dihubungi secara terpisah juga membenarkan bahwa pembangunan jalan ke Rura Patontang selalu menjadi usulan prioritas dalam setiap Musrenbang.


“Tiap Musrenbang kecamatan, itu saja yang diusulkan untuk diprioritaskan,” ucapnya.


Ia menilai, dengan kembali terjadinya kasus ibu hamil yang harus ditandu menuju Puskesmas Parit, maka pembangunan jalan ke daerah tersebut sudah menjadi kebutuhan mendesak.

“Kalau menurut saya, jalan ke sana wajib dibangun,” tegasnya.


Ia memperkirakan anggaran yang dibutuhkan agar jalan dapat dilalui mobil dengan lancar berkisar Rp3 miliar, termasuk pembangunan sejumlah jembatan di lintasan tersebut.


“Saya rasa berkisar Rp3 miliar semua termasuk jembatan-jembatannya,” katanya.


Pihak nagari berharap Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dapat segera menganggarkan pembangunan jalan tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang.


Selain itu, Wali Nagari juga menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa salah seorang warganya, Irhamni, beserta keluarga.


“Keluarga Besar Nagari Pematang Panjang beserta staf mengucapkan duka yang sedalam-dalamnya. Semoga korban dan keluarganya diberi kesabaran dan ketabahan,” ucapnya.


Selain pembangunan jalan, pihak nagari juga mengusulkan adanya penambahan penempatan bidan jorong di wilayah Rura Patontang guna meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat setempat.

Syamsul Bahri: Pemkab Pasbar dan DPRD Perlu Prioritaskan Pembangunan ke Rura Patontang

By On Minggu, Mei 17, 2026

 




 SYAMSUL BAHRI

Pasaman Baratm prodeteksi.com ---- Tokoh masyarakat Pasaman Barat asal Koto Balingka yang juga mantan anggota DPRD Sumbar, Syamsul Bahri, menilai pemerintah daerah maupun DPRD Pasaman Barat perlu mengarahkan pembangunan ke wilayah Rura Patontang.

Menurutnya, pembangunan akses ke daerah tersebut hanya membutuhkan keberpihakan dan kemauan dari pemerintah untuk merealisasikannya.

“Ini hanya tentang keberpihakan. Jika sudah ada keinginan untuk membangun ke sana, pasti bisa dicarikan anggarannya,” ungkap Syamsul Bahri.

Ia menilai anggaran yang dibutuhkan untuk membuka akses jalan ke Rura Patontang sebenarnya tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan manfaat yang akan dirasakan masyarakat.

“Ini hanya tentang keberpihakan, masa iya anggaran sedikit itu ndak mampu,” ujarnya.

Meski tidak merinci angka pasti anggaran yang dimaksud, namun berdasarkan informasi yang diperoleh, untuk membuat akses jalan agar dapat dilalui mobil dengan lancar menuju Rura Patontang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp3 miliar. Anggaran tersebut disebut sudah termasuk pembangunan jembatan .

Syamsul Bahri juga menyebutkan pembangunan tersebut tidak harus sepenuhnya mengandalkan APBD Pasaman Barat. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga bisa ikut membantu pembangunan akses ke daerah itu.

“Pasbar dan Pemprov bisa membangunnya. Maka perlu komunikasi dan lobi,” katanya.

Ia berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah dan DPRD agar masyarakat di Rura Patontang dapat menikmati akses jalan yang lebih layak demi mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. **** irz

Irhamni Masih DIrawat di RSUD Simpang Empat, Bayinya yang Sudah Meninggal Telah Dimakamkan

By On Jumat, Mei 15, 2026

 

 Irhamni Masih DIrawat di RSUD Simpang Empat 


Pasaman Barat, prodeteksi.com — Bayi yang dilahirkan oleh Irhamni (38), ibu hamil asal Jorong Rura Patontang, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, dilaporkan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di RSUD Pasaman Barat di Simpang Empat, Kamis (14/5/2026). Dan telah dimakamkan Jumat siang di Rura Patontang.


Sebelumnya, Irhamni diketahui harus ditandu warga sejauh sekitar 3 kilometer akibat buruknya akses jalan menuju kampung mereka. Setelah berhasil dibawa ke Puskesmas Parit, ia melahirkan bayinya. Namun karena sang bayi mengalami asfiksia berat atau gangguan pernapasan serius, bayi tersebut kemudian dirujuk ke RSUD Simpang Empat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.



 Telah Dimakamkan


Namun nyawa bayi tersebut akhirnya tidak tertolong.

Karena bayi meninggal dunia di RSUD, pihak rumah sakit kemudian mengantarkan jenazah bayi itu ke Puskesmas Parit pada Kamis malam.

Menurut Saluddin, sekitar pukul 00.00 WIB, warga dari Rura Patontang datang menjemput jenazah bayi tersebut ke Puskesmas Parit. Jenazah kemudian langsung dibawa kembali ke kampung halaman dan tiba di Rura Patontang sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Pada Jumat pagi (15/5/2026), bayi tersebut dimakamkan oleh masyarakat setempat sekitar pukul 10.00 WIB.

Sementara itu, hingga kini Irhamni masih menjalani perawatan di RSUD Simpang Empat. Warga berharap kondisi ibu bayi tersebut segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya di kampung.

Peristiwa duka ini kembali memunculkan desakan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat agar segera membangun akses jalan yang layak menuju Rura Patontang.

Warga menilai kejadian serupa sudah terlalu sering terjadi akibat sulitnya akses transportasi menuju fasilitas kesehatan.

“Kami berharap pemerintah segera membangun jalan yang layak agar masyarakat bisa cepat mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan,” ujar Saluddin,  salah seorang warga.

Masyarakat menilai buruknya infrastruktur di wilayah terpencil tersebut telah membuat warga harus mempertaruhkan keselamatan saat membutuhkan layanan darurat, terutama bagi ibu hamil, anak-anak, dan warga sakit. ****  irz

Moratorium Bupati Pasbar Tunda Pelantikan Kepala Jorong di Batahan Utara

By On Jumat, Mei 15, 2026

 

 Regenerasi 7 Jorong di Batahan Utara Ditunda, Terkendala Moratorium Jelang Pilwana 2026


Pasaman Barat, prodeteksi.com — Proses pelantikan dan pergantian kepala jorong di Nagari Batahan Utara, Kecamatan Ranah Batahan terpaksa ditunda menyusul keluarnya surat moratorium dari Bupati Pasaman Barat terkait pengangkatan dan pemberhentian perangkat nagari menjelang Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) 2026.

Wali Nagari Batahan Utara, Sahyunan, menyebutkan bahwa proses pergantian di sejumlah jorong yang sebelumnya sedang berjalan tidak bisa dilanjutkan karena adanya Surat Bupati Pasaman Barat Nomor 400.10.3.2/354/DPMN/2026 tanggal 6 Mei 2026 tentang penundaan pemberian persetujuan pengangkatan dan pemberhentian perangkat nagari.

“Walaupun saat ini di Nagari Batahan Utara sedang berjalan proses pergantian kepala jorong, namun ditunda dulu sesuai arahan Pak Bupati dan Wakil Bupati Pasbar yang kami temui kemarin,” kata Sahyunan, Kamis (14/5/2026).




Dalam surat yang ditujukan kepada seluruh camat, wali nagari, dan ketua Bamus se-Pasaman Barat itu, Bupati menegaskan bahwa moratorium dilakukan untuk memastikan tahapan Pemilihan Wali Nagari 2026 berjalan sesuai ketentuan.

Isi surat tersebut antara lain menyebutkan bahwa persetujuan bupati terhadap hasil penjaringan dan penyaringan pengisian kekosongan perangkat nagari, termasuk persetujuan pemberhentian perangkat nagari, ditunda sampai tahapan Pilwana selesai.

Selain itu, seluruh proses penjaringan, penyaringan, hingga permohonan persetujuan pemberhentian perangkat nagari juga ikut dihentikan sementara.

Akibat kebijakan tersebut, proses pergantian 6 kepala jorong dan pemberhentian Kepala Jorong Sawah Mudik yang sebelumnya sedang diproses di Kantor Camat Ranah Batahan kini terpaksa dihentikan sementara.


 Sahyunan, Pj. Wali Nagari Batahan Utara


Menurut Sahyunan, untuk mengisi kekosongan jabatan sementara waktu, posisi kepala jorong akan dijalankan oleh pelaksana tugas (Plt) dari perangkat nagari yang ada.

Namun untuk Jorong Sawah Mudik atau Sabajulu, kepala jorong lama masih tetap menjalankan tugas karena proses pergantiannya belum sampai pada tahap final.

Ia menjelaskan, pergantian di Sawah Mudik tidak berjalan bersamaan dengan enam jorong lainnya karena sebelumnya belum ada pengaduan masyarakat yang masuk secara resmi ke wali nagari.

“Ketika proses rekrutmen enam jorong berjalan, Sawah Mudik belum merespons arahan wali nagari karena belum ada pengaduan masyarakat. Surat pengaduannya baru masuk beberapa waktu lalu,” jelasnya.

Sementara itu, proses pergantian enam jorong lainnya sebenarnya sudah hampir rampung. Berkas usulan pengangkatan kepala jorong baru disebut telah masuk ke meja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Kabupaten Pasaman Barat, Sekda, hingga Bupati sebelum akhirnya tertahan akibat moratorium tersebut.

Adapun daftar Plt Kepala Jorong yang akan menjalankan tugas sementara di Nagari Batahan Utara untuk 6 jorong yakni:

  • Plt Jorong Tanjung Larangan: Sekna (Sophan)
  • Plt Jorong Taming Tonga: Kasi Kesra Ahmad Rafki
  • Plt Jorong Taming Julu: Kaur Keuangan Herda Selfina
  • Plt Jorong Silayang Julu: Kasi Kesra Ahmad Rafki
  • Plt Jorong Paraman Sawah: Kaur Umum Siti Aisyah
  • Plt Jorong Sigantang: Kasi Pemerintahan Yuhafiza

Kebijakan moratorium ini diperkirakan akan berdampak pada sejumlah proses pergantian perangkat nagari lainnya di Pasaman Barat hingga seluruh tahapan Pilwana 2026 selesai dilaksanakan. ***** irz

Tokoh Rura Patontang Kritik Akses Jalan: “Mana Keadilan Pembangunan buat Kampung Kami?”

By On Jumat, Mei 15, 2026

 

 

 Tokoh Rura Patontang Kritik Keras Akses Jalan: “Jangan Tunggu Korban Berikutnya”

Pasaman Barat, prodeteksi.com — Peristiwa seorang ibu hamil yang harus ditandu sejauh 3 kilometer dari Jorong Rura Patontang, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka kembali memicu kritik tajam terhadap kondisi infrastruktur di wilayah pedalaman Pasaman Barat.

Tokoh masyarakat asal Rura Patontang yang kini merantau  di Jakarta, Martondi Lubis, SH, MKn, menilai persoalan yang dialami warga bukan lagi sekadar keterbatasan pembangunan, tetapi sudah menyangkut keselamatan nyawa manusia.

“Ketika seorang bayi meninggal atau terlambat mendapatkan akses kesehatan karena jalan rusak, maka yang gagal bukan hanya infrastrukturnya, tetapi juga rasa keadilan sosial kita,” ujarnya, Jumat.

Menurutnya, pemerintah kabupaten, provinsi hingga pusat seharusnya menjadikan wilayah seperti Rura Patontang sebagai prioritas darurat kemanusiaan, bukan baru bergerak setelah persoalan ramai di media sosial.


 Peristiwa seorang ibu hamil yang harus ditandu sejauh 3 kilometer dari Jorong Rura Patontang,



“Jangan menunggu viral lalu sibuk memberi klarifikasi. Ukuran keberhasilan pembangunan itu bukan megahnya proyek di pusat kota, tetapi apakah masyarakat di pelosok masih harus bertaruh nyawa hanya untuk mencapai puskesmas,” katanya.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat tidak lagi memandang Rura Patontang sebagai wilayah pinggiran yang hanya dikunjungi saat terjadi musibah atau agenda seremonial.

“Yang paling mendesak itu membuka akses jalan yang benar-benar bisa dilalui ambulans, bukan tambal sulam musiman,” tegasnya.

Selain infrastruktur jalan, Martondi juga menyoroti pentingnya kehadiran tenaga kesehatan yang menetap di wilayah terpencil agar masyarakat tidak selalu menghadapi keterlambatan penanganan medis.

“Pemerintah harus memastikan layanan darurat bisa diakses cepat oleh masyarakat. Karena yang dialami warga Rura Patontang ini bukan sekadar ketertinggalan pembangunan, tapi sudah menyangkut keselamatan manusia,” ungkapnya.

Ia mengingatkan pemerintah agar tidak menunggu jatuhnya korban berikutnya sebelum mengambil langkah nyata.

“Jangan tunggu ada korban berikutnya baru semua turun ke lokasi dan sibuk klarifikasi,” katanya lagi.

Saat ditanya mengenai keterbatasan anggaran daerah, Martondi mengaku tidak ingin masuk terlalu jauh ke persoalan teknis. Namun ia memberikan analogi sederhana tentang tanggung jawab pemerintah terhadap rakyatnya.

“Kalau anak kita sakit atau kelaparan sementara kita tidak punya uang, orang tua yang bertanggung jawab pasti akan berusaha sekuat tenaga. Begitu juga pemerintah terhadap rakyatnya,” ujarnya.

Menurutnya, tanpa aksi demonstrasi pun persoalan jalan di Rura Patontang kini sudah menjadi perhatian publik karena ramai diperbincangkan di media dan media sosial.

“Saya yakin pemerintah daerah sudah mengetahui kejadian ini. Sekarang kita tunggu saja apa reaksinya,” tutupnya. *** irz

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *