HEADLINE NEWS

Rahmat Mulia Raih Suara Terbanyak dalam Pilwana Ujung Gading, Ajak Masyarakat Bersatu

By On Sabtu, September 19, 2026

 




PASAMAN BARAT, prodeteksi.com  — Rahmat Mulia, S.Ds meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, yang digelar secara e-voting pada Kamis (17/9/2026).


Sekretaris Nagari Ujung Gading, Rahmat Riski, S.Kom membenarkan bahwa Rahmat Mulia, calon nomor urut 4, unggul dari empat calon lainnya. Berdasarkan hasil rekapitulasi dari 11 Tempat Pemungutan Suara (TPS), Rahmat Mulia memperoleh 940 suara.


“Benar, Rahmat Mulia unggul dalam perolehan suara Pilwana Ujung Gading,” ujar Sekretaris Nagari Ujung Gading.


Adapun urutan perolehan suara lima calon Wali Nagari Ujung Gading adalah:

  1. Nomor Urut 4 — Rahmat Mulia, S.Ds: 940 suara.
  2. Nomor Urut 1 — AIPTU (Purn) Irjon Siaga: 817 suara.
  3. Nomor Urut 2 — Zulhadi, S.T: 784 suara.
  4. Nomor Urut 3 — Peltu (Purn) Firman: 321 suara.
  5. Nomor Urut 5 — Marwazi: 79 suara.

Rahmat Mulia tercatat memperoleh suara tinggi di sejumlah TPS, di antaranya 116 suara di TPS 03, 119 suara di TPS 05, dan 117 suara di TPS 07.


Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 4.666 pemilih, tercatat 2.945 suara, terdiri dari 2.941 suara sah dan 4 suara kosong atau tidak sah. Tingkat partisipasi pemilih tercatat sekitar 63 persen.


 Data Perolehan Suara di Pilwana Ujung Gading


Atas hasil tersebut, Rahmat Mulia menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT serta mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Nagari Ujung Gading yang telah menggunakan hak pilih dan memberikan dukungan kepadanya.


“Alhamdulillah. Terima kasih kepada seluruh warga Nagari Ujung Gading yang sudah mendukung dan menggunakan hak suaranya di Pilwana sistem e-voting langsung ini. Alhamdulillah atas segala nikmat dan pertolongan Allah, serta dukungan seluruh keluarga dan relawan Rahmat Mulia dalam semua perjuangan dan suka dukanya,” ujar Rahmat.


Rahmat menegaskan, kepercayaan masyarakat yang diterimanya bukan sekadar kemenangan pribadi. Menurutnya, hasil Pilwana tersebut merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan hati bersih, kejujuran, ketulusan, serta rasa tanggung jawab kepada seluruh masyarakat nagari.




“Semoga kemenangan ini bukan sekadar sebuah kebanggaan, tetapi menjadi awal dari pengabdian yang tulus untuk masyarakat. Semoga Allah selalu membimbing setiap langkah, menguatkan hati, dan menjadikan kami mampu membawa kebaikan serta manfaat bagi banyak orang,” katanya.

Ajak Masyarakat Bersatu

Rahmat juga mengajak seluruh elemen masyarakat Nagari Ujung Gading untuk kembali bersatu setelah pelaksanaan Pilwana.


Ia berharap perbedaan pilihan selama proses pemilihan tidak lagi menjadi penghalang dalam membangun nagari. Menurutnya, kemajuan Nagari Ujung Gading membutuhkan kerja sama seluruh unsur masyarakat.


Rahmat meminta dukungan masyarakat untuk bersama-sama mengawal visi, misi, serta program pembangunan nagari selama delapan tahun ke depan.


“Alhamdulillah, semoga amanah, istiqamah, dan selalu berpihak pada kepentingan masyarakat,” ucapnya.


Ia menilai pembangunan nagari membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah nagari, tokoh masyarakat, pemuda, kaum perempuan, perantau, hingga seluruh warga di setiap jorong.


Dengan semangat kebersamaan tersebut, Rahmat berharap seluruh masyarakat dapat kembali bergandengan tangan dan bersama-sama membangun Nagari Ujung Gading menuju kemajuan serta kesejahteraan masyarakat. *** irti z

Fitriadi Menang Pilwana Air Bangis 2026, Ucapkan Terima Kasih dan Ini Kemenangan Bersama

By On Sabtu, September 19, 2026

 


  Fitriadi, Wali Nagari Air Bangis Terpilih



 
Pasaman Barat, prodeteksi.com  — Fitriadi, calon Wali Nagari Air Bangis nomor urut 3, meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, yang digelar pada Kamis, 17 September 2026.


Berdasarkan rekapitulasi perolehan suara dari 47 TPS, Fitriadi memperoleh 4.118 suara. Perolehan tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan empat calon lainnya.


Hasil rekapitulasi mencatat 10.344 suara sah dan 6 suara tidak memilih, sehingga total suara yang tercatat mencapai 10.350 suara.


Posisi kedua ditempati calon nomor urut 4, Khairul Anami, S.H., dengan 3.342 suara. Selanjutnya, calon nomor urut 1 Yudia Warman, S.Hum. memperoleh 2.362 suara, calon nomor urut 2 Ermonsyah, SE.Ak. memperoleh 450 suara, dan calon nomor urut 5 Erhamsyah memperoleh 72 suara.


Hasil tersebut menempatkan Fitriadi sebagai calon dengan perolehan suara terbanyak dalam Pilwana Air Bangis. Pelaksanaan pemilihan berlangsung pada 17 September 2026 dan menjadi bagian dari Pilwana Serentak Kabupaten Pasaman Barat 2026.




Usai memperoleh hasil tersebut, Sabtu siang, (19/09/2026), Fitriadi yang terpilih sebagai Wali Nagari Air Bangis periode 2026–2034, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Air Bangis yang telah menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab.


“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat Nagari Air Bangis. Kemenangan ini bukan milik satu kelompok, melainkan kemenangan seluruh masyarakat Air Bangis,” ujar Fitriadi.


 Fitriadi dan Keluarga


Menurutnya, perbedaan pilihan yang terjadi selama proses demokrasi merupakan bagian dari Pilwana dan harus diakhiri setelah pemilihan selesai. Ia mengajak seluruh masyarakat kembali bersatu untuk membangun nagari.


“Mari kita tinggalkan perbedaan pilihan yang terjadi selama proses demokrasi dan kembali bersatu untuk membangun nagari yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” katanya.


Fitriadi juga mengajak seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, pemuda, perempuan, perantau, hingga seluruh elemen masyarakat Air Bangis, untuk bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan nagari.


Ia menegaskan, pemerintahan nagari ke depan membutuhkan kebersamaan dan keterlibatan seluruh masyarakat. Karena itu, dirinya membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, masukan, maupun kritik demi kemajuan Air Bangis.


“Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk menerima saran, masukan, dan kerja sama dari seluruh masyarakat. Dengan kebersamaan dan persatuan, insya Allah kita dapat mewujudkan Air Bangis yang lebih baik untuk generasi sekarang dan masa depan,” ungkapnya.


Fitriadi turut menyampaikan apresiasi kepada panitia Pilwana, aparat keamanan, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Pilwana sehingga berlangsung aman, damai, dan demokratis.


Ia berharap persatuan dan semangat gotong royong yang telah terbangun selama proses Pilwana dapat terus dipertahankan setelah seluruh tahapan pemilihan selesai.


“Mari kita jaga persatuan, perkuat semangat gotong royong, dan bersama-sama melangkah menuju Nagari Air Bangis yang semakin maju,” tutur Fitriadi.


Sementara itu, pelaksanaan Pilwana Air Bangis menjadi salah satu pemilihan wali nagari di Pasaman Barat yang menggunakan sistem e-voting. Bupati Pasaman Barat Yulianto turut meninjau pelaksanaan pemilihan di Air Bangis dan menyebut proses pemilihan berjalan aman dan lancar.


Dengan berakhirnya tahapan pemungutan dan rekapitulasi suara, perhatian selanjutnya tertuju pada proses administrasi dan tahapan penetapan sesuai ketentuan Pilwana Serentak Kabupaten Pasaman Barat 2026.


Fitriadi telah meraih suara terbanyak dalam Pilwana Air Bangis. Namun, kemenangan tersebut sekaligus menjadi amanah untuk memimpin dan membangun nagari bersama seluruh masyarakat, tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan dalam proses demokrasi.


Kemenangan Fitriadi bukan sekadar angka dalam rekapitulasi suara, tetapi menjadi awal dari amanah baru untuk membangun Nagari Air Bangis secara bersama-sama. **** irz

Berobat, Ambulans hingga Pendidikan Gratis, Program Pelayanan Dasar untuk Warga Pasaman

By On Sabtu, September 19, 2026

 



PASAMAN, prodeteksi.com — Pemerintah Kabupaten Pasaman di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati  Welly Suhery  dan Parulian Dalimunthe terus menjalankan sejumlah program pelayanan dasar yang menyentuh kebutuhan masyarakat, di antaranya berobat gratis,  serta pendidikan gratis hingga tingkat SLTA. Dan ditambah saat ini ambulans gratis untuk berobat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasaman, Yudesri, S.IP., M.Si., saat dikonfirmasi Sabtu siang (19/9/2026) mengatakan, program berobat gratis diberikan kepada masyarakat Kabupaten Pasaman yang memiliki KTP Pasaman, sesuai ketentuan program yang berlaku.

“Ya, program gratis berobat ini untuk semua masyarakat yang ber-KTP Pasaman,” ujar Yudesri.

Menurut Yudesri, program berobat gratis telah berlangsung di Kabupaten Pasaman dalam beberapa tahun terakhir. Pelayanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Program kesehatan gratis juga diperkuat dengan layanan ambulans gratis melalui SIGAP (Siaga Ambulans Gratis Pasaman). Program tersebut diluncurkan Pemerintah Kabupaten Pasaman pada Juli 2025. Layanannya mencakup penjemputan pasien dari rumah ke fasilitas kesehatan berdasarkan rekomendasi tenaga medis, rujukan dari fasilitas kesehatan awal ke fasilitas lanjutan, serta layanan pengantaran jenazah sesuai ketentuan.

Yudesri mengatakan, pelayanan dasar bagi masyarakat harus menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

“Pelayanan dasar untuk masyarakat harus kita prioritaskan. Pelayanan dasar kesehatan dan pendidikan adalah pelayanan dasar yang harus diberikan kepada masyarakat. Sehingga bukan hanya berobat dan ambulans gratis, tetapi kita juga memberikan pelayanan pendidikan gratis sampai tingkat SLTA,” jelasnya.


 Yudesri,SIP, MSi, Sekdakab Pasaman


Anggaran Sekitar Rp45 Miliar

Terkait anggaran, Yudesri menyebut Pemerintah Kabupaten Pasaman mengeluarkan sekitar Rp45 miliar per tahun untuk mendukung program pelayanan dasar tersebut.

Menurutnya, kebijakan tersebut diarahkan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap layanan dasar, khususnya kesehatan dan pendidikan.

Berobat Gratis Cukup Bawa KTP dan KK

Dalam informasi layanan kesehatan yang disampaikan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, masyarakat Pasaman dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK) sesuai ketentuan yang berlaku.

Layanan yang tercantum meliputi:

  • Pemeriksaan kesehatan gratis
  • Obat-obatan gratis
  • Rawat inap sesuai ketentuan
  • Pelayanan untuk semua kelompok usia

Program kesehatan gratis tersebut juga berkaitan dengan pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Pasaman. Pemkab Pasaman menyebut cakupan kepesertaan JKN telah melampaui 98 persen pada awal 2026.

Pendidikan Gratis hingga SLTA

Selain sektor kesehatan, Pemkab Pasaman juga melanjutkan program pendidikan gratis hingga tingkat SLTA/SMK sederajat.

Pemkab Pasaman menyatakan pada 2025 bahwa pendidikan gratis tingkat SLTA/SMK sederajat tetap dilanjutkan. Pada 2026, pemerintah daerah kembali menyatakan bahwa anggaran pendidikan gratis disiapkan untuk jenjang SMA, SMK dan SLB, termasuk melalui mekanisme bantuan kepada sekolah dan lembaga pendidikan sesuai ketentuan.

Dengan demikian, program berobat gratis, ambulans gratis, dan pendidikan gratis hingga SLTA menjadi bagian dari pelayanan dasar yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk masyarakat.

Program-program tersebut juga tercantum dalam sejumlah program unggulan Pemerintah Kabupaten Pasaman periode 2025–2030. Sehat Masyarakat Pasaman, Kuatkan Generasi, Wujudkan Pasaman Bangkit. **** irz


Bupati Yulianto Lantik 15 Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab

By On Kamis, September 17, 2026

 

 Bupati Yulianto Lantik 15 Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Bupati Pasaman Barat Yulianto melantik 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (17/9/2026), di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan jajaran pimpinan perangkat daerah. Dalam kesempatan itu, para pejabat yang dilantik diminta menjalankan amanah dengan menjunjung tinggi integritas, memiliki target kerja yang jelas, serta berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Yulianto menegaskan bahwa jabatan bukanlah tujuan akhir dalam perjalanan karier seorang aparatur. Semakin tinggi jabatan yang diemban, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dijalankan.

“Jangan pernah merasa jabatan adalah tujuan akhir dari sebuah perjalanan karier, karena semakin tinggi jabatan, semakin besar pula tanggung jawab. Saya meminta kepada saudara-saudara untuk tidak hanya menjadi pejabat yang menduduki jabatan, tetapi menjadi pemimpin yang memberikan arah,” ujar Yulianto.

Ia meminta para pejabat yang baru dilantik memegang teguh integritas serta sumpah atau janji jabatan dan tidak menyalahgunakan kewenangan. Setiap pimpinan perangkat daerah juga diminta memiliki program serta target kerja yang jelas, menjadi teladan bagi bawahannya, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

“Jabatan harus dibuktikan dengan kinerja dan pengabdian. Karena itu, jalankan amanah ini dengan sungguh-sungguh dan berikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pesan Yulianto.

15 Pejabat yang Dilantik

Adapun 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yakni:

  1. Afrizal, ST, MT — Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
  2. Ahmad Hanif, S.IP — Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
  3. Muhammad Yandra Hanafi Lubis, S.STP, M.Si — Kepala BKPSDM.
  4. Muhammad Bona Fatwa, S.STP — Kepala Badan Pendapatan Daerah.
  5. Afrizal, SP, M.Si — Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan.
  6. Decky Harmiko Saputra, SH — Kepala Dinas Perhubungan.
  7. Sukarni, AP, M.Si — Kepala Dinas Pariwisata.
  8. Lenggo Apri Yanti, S.STP., M.Si — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari.
  9. Bambang Sumarsono, ST, MT — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
  10. Natran Hanri, S.Hut — Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
  11. Ns. Vanvoni Gorbi, S.Kep, M.KM — Kepala Dinas Sosial.
  12. Sutrisno, S.Kom — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
  13. Zulkarnain, S.Pd.SD, MM — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
  14. Endon Triharja, MM, SE — Kepala Dinas Perikanan.
  15. Afkar, S.IP — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, unsur Forkopimda, instansi vertikal, Ketua TP-PKK Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, para asisten dan staf ahli, kepala OPD, sekretaris, kepala bagian, kepala bidang, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan pakta integritas oleh Bupati Yulianto, Wakil Bupati M. Ihpan, Sekda Doddy San Ismail, dan para kepala OPD. Kegiatan juga dilanjutkan dengan penandatanganan Komitmen Pengabdian dan Pelayanan oleh para kepala OPD sebagai bentuk peneguhan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik. **** dkf/ irz

 


Pilwana Serentak Pasbar Resmi Dimulai, Bupati Yulianto Lepas Tim Teknis E-Voting

By On Rabu, September 16, 2026


 Pilwana Serentak Pasbar Resmi Dimulai, Bupati Yulianto Lepas Tim Teknis E-Voting


Pasaman Barat, prodeteksi.com ---- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memastikan kesiapan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 yang mulai digelar Kamis (17/9). Sebanyak 15 orang Tim Teknis IT (TTI) dan 60 orang Tim Teknis Lapangan (TTL) dilepas untuk mengawal pelaksanaan sistem e-voting di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pelepasan tim teknis dilakukan Bupati Pasaman Barat Yulianto di halaman Kantor Bupati, Rabu (16/9). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati M. Ihpan, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, Asisten III Harlina Syahputri, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Syaikul Putra, serta pemangku kepentingan terkait.
Bupati Yulianto mengatakan pelaksanaan Pilwana telah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat selama kurang lebih satu tahun. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.
"Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada Wakil Bupati, Sekda, para asisten, Bagian Hukum, seluruh panitia, serta pihak terkait yang telah bekerja keras. Alhamdulillah, setelah melalui proses persiapan kurang lebih satu tahun, insyaallah besok Pilwana mulai kita laksanakan," ujar Yulianto.
Menurutnya, Pilwana Serentak 2026 merupakan bagian dari upaya memberikan kepastian kepemimpinan nagari kepada masyarakat yang selama ini dipimpin Penjabat (Pj.) Wali Nagari.
"Ini tentunya untuk kepentingan masyarakat kita yang sudah beberapa lama dipimpin Pj. Wali Nagari. Insyaallah, dalam beberapa bulan ke depan wali nagari terpilih sudah definitif," katanya.
Yulianto juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelayanan pemerintahan di sejumlah nagari selama masa kepemimpinan Pj. belum berjalan optimal.
"Atas nama Pemerintah Daerah, kami meminta maaf kepada masyarakat yang selama ini dilayani Pj, barangkali pelayanan belum maksimal karena adanya rangkap jabatan. Insyaallah, setelah wali nagari definitif, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal sesuai amanah," ujarnya.
Ia meminta seluruh petugas yang terlibat menjaga profesionalitas, tanggung jawab, dan kondusivitas selama tahapan Pilwana berlangsung. Pemerintah daerah, juga telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mendukung kelancaran pelaksanaan.
"Jangan sampai terpancing hal-hal yang justru merusak suasana Pilwana. Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab dan kesabaran. Kita juga sudah bekerja sama dengan aparat penegak hukum agar pelaksanaan Pilwana benar-benar berjalan sukses dan lancar. Ini adalah tugas mulia," tegasnya.
Sementara itu, Sekda Pasaman Barat Doddy San Ismail menjelaskan, pelaksanaan Pilwana akan dimulai pada 17 September 2026 di Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, dengan 47 TPS, serta Nagari Ujung Gading dengan 11 TPS.
"Hari ini kita melepas Tim Teknis IT sebanyak 15 orang dan Tim Teknis Lapangan sebanyak 60 orang. Mereka bertugas membawa dan mengoperasikan peralatan e-voting di masing-masing TPS se-Kabupaten Pasaman Barat," jelas Doddy.
Ia menegaskan, Pilwana merupakan tugas Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat sehingga seluruh petugas diminta menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
"Kami meminta kepada rekan-rekan TTI dan TTL bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab untuk memastikan pelaksanaan pemungutan suara dengan sistem e-voting berjalan transparan di masing-masing TPS," katanya.
Doddy juga mengingatkan seluruh petugas menjaga kesehatan selama menjalankan tugas. "Semoga Allah Swt. memberkahi kegiatan Pemilihan Wali Nagari Tahun 2026," ujarnya.
Plt. Kepala DPMN Pasaman Barat Syaikul Putra menambahkan, rangkaian Pilwana Serentak 2026 berlangsung mulai 17 September hingga 20 Oktober 2026. Sementara itu, pelantikan wali nagari terpilih dijadwalkan pada awal November 2026. ***** dkf/ irz

Festival Literasi Pasbar 2026 Dorong Generasi Kritis, Kreatif, dan Berdaya Saing

By On Rabu, September 16, 2026

 

 Festival Literasi Pasbar 2026 Dorong Generasi Kritis, Kreatif, dan Berdaya Saing



Pasaman Barat, prodeteksi.comPemerintah Kabupaten Pasaman Barat mendorong penguatan budaya literasi sebagai fondasi membangun generasi yang berilmu, kritis, kreatif, berkarakter, dan berdaya saing. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan saat membuka Festival Literasi Tingkat Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2026 di Padang Tujuh, Selasa (15/9).

Mengusung tema “Dari Literasi Mencapai Prestasi dan Pengetahuan Wujudkan Pasaman Barat Sejahtera”, festival tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan budaya membaca sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap pentingnya literasi dalam menghadapi perkembangan teknologi dan informasi.
Wakil Bupati M. Ihpan mengatakan, literasi tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, mengambil keputusan, menyampaikan gagasan, menghargai perbedaan, serta terus belajar sepanjang hayat.
“Literasi harus mendorong kita dari sekadar tahu menjadi paham, dari sekadar percaya menjadi mampu memverifikasi, serta bijak melihat peluang dan mempertimbangkan risiko,” ujarnya.
Ia juga mendorong generasi muda agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi pencipta, inovator, dan pemimpin yang adaptif di era digital.
Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, menegaskan bahwa membangun budaya literasi merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah berperan menyediakan fasilitas dan kebijakan, sekolah membangun budaya belajar, guru membimbing dan menginspirasi, orang tua mendampingi anak, sedangkan komunitas menghidupkan ruang kreativitas.
"Budaya literasi harus dimulai dari keluarga. Orang tua memiliki peran penting mengenalkan anak pada buku, cerita, pengetahuan, serta membangun kebiasaan belajar sejak dini. Literasi adalah gerakan bersama,” tegasnya.
Ny. Sifrowati Yulianto juga menekankan pentingnya literasi karakter dan budaya agar kemajuan teknologi tetap berjalan seiring dengan nilai-nilai agama dan budaya. Karena itu, gerakan literasi perlu diperkuat mulai dari keluarga, sekolah, nagari hingga lingkungan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pihak menjadikan perpustakaan sebagai ruang yang hidup, terbuka, dan produktif, sekaligus mendorong lahirnya penulis-penulis muda Pasaman Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri staf ahli, asisten dan kepala OPD, Kacabdin Wilayah VI Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Camat Pasaman, Ketua GOW, Ketua DWP, Wali Nagari Aua Kuning, Bunda Literasi Kecamatan Pasaman, pegiat dan komunitas literasi, pustakawan, pendidik, peserta Festival Literasi, serta tamu undangan lainnya. *****dkf/irz

Bagikan 6.500 Masker, Wabup Ihpan Ajak Warga Pasbar Pakai Masker Saat Beraktivitas

By On Sabtu, September 12, 2026


 Bagikan 6.500 Masker, Wabup Ihpan Ajak Warga Pasbar Pakai Masker Saat Beraktivitas


Pasaman Barat, prodeteksi.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat membagikan 6.500 masker kepada masyarakat dan pelajar, Jumat (11/9), sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi udara yang kurang sehat.

Kegiatan yang dipimpin Wakil Bupati Pasaman Barat sekaligus Ketua PMI Pasaman Barat, M. Ihpan, itu menyasar sejumlah titik, di antaranya SD Negeri 09 Pasaman, kawasan Bundaran Simpang Empat, dan SD Negeri 07. Sebanyak 1.500 masker lainnya dialokasikan untuk masyarakat di Kecamatan Talamau.
M. Ihpan mengatakan penggunaan masker merupakan langkah sederhana untuk melindungi kesehatan, khususnya saluran pernapasan, ketika masyarakat beraktivitas di luar ruangan.
“Pembagian masker ini dalam rangka menjaga kesehatan masyarakat karena kondisi udara yang kurang sehat. Kita khawatir kondisi tersebut berdampak terhadap kesehatan pernapasan, terutama anak-anak,” ujar M. Ihpan.
Menurutnya, pelajar menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian karena tingginya aktivitas mereka di lingkungan sekolah maupun di luar ruangan. Karena itu, Pemkab Pasbar bersama PMI mengimbau sekolah menginstruksikan siswa dan tenaga pendidik menggunakan masker sesuai kondisi lingkungan.
“Kami mengimbau seluruh sekolah untuk menginstruksikan penggunaan masker. Masyarakat juga kami minta menjaga kesehatan saat beraktivitas di luar rumah, salah satunya dengan menggunakan masker,” katanya.
Selain pembagian masker, jajaran Dinas Kesehatan melalui puskesmas memberikan edukasi kepada siswa mengenai penggunaan masker yang benar. Edukasi tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran pelajar dalam menjaga kesehatan pernapasan sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat.
M. Ihpan menyebut PMI Pasaman Barat juga menyiapkan masker untuk didistribusikan ke sejumlah kecamatan lainnya. Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dan PMI dalam mencegah dampak kondisi udara terhadap kesehatan masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga kesehatan. Jangan menunggu sakit baru melakukan pencegahan. Menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah merupakan salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat dr. Gina Alecia, Kepala Dinas Pendidikan Imter, serta sejumlah pejabat terkait.
*** dkf/ irz

Perkuat Kinerja Pelayanan Publik, Wali Kota Fadly Amran Lantik 234 Pejabat Pemko Padang

By On Rabu, September 09, 2026

 
 Perkuat Kinerja Pelayanan Publik, Wali Kota Fadly Amran Lantik 234 Pejabat Pemko Padang



PADANG, prodeteksi.com - Wali Kota Padang, Fadly Amran, melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 234 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padang yang berlangsung di Aula Bagindo Aziz Chan, Kantor Balai Kota Padang, pada Rabu (09/09/2026). 


Langkah penyegaran birokrasi ini digelar untuk memperkuat kinerja pelayanan publik sekaligus mengakselerasi pencapaian Visi, Misi, dan 9 Program Unggulan (Progul) Pemko Padang.

Adapun 234 pejabat yang dilantik terdiri atas 24 Pejabat Administrator (eselon III), 161 Pejabat Pengawas (eselon IV), 9 Pejabat Fungsional, serta 40 Kepala Sekolah. Acara pelantikan tersebut turut dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, para Asisten, Staf Ahli, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemko Padang.

Dalam arahannya, Fadly Amran menegaskan agar seluruh pejabat yang baru dilantik segera keluar dari zona nyaman dan menunjukkan kerja nyata yang berorientasi pada hasil. Ia mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran serta tuntutan efisiensi tidak boleh dijadikan alasan untuk menghambat pelaksanaan program dan pelayanan kepada masyarakat, sebab ASN sejatinya bertindak sebagai pelayan masyarakat.

Selain itu, Fadly Amran meminta para pejabat baru untuk segera beradaptasi, berdiskusi dengan pejabat terdahulu, serta memperkuat koordinasi dengan jajaran staf guna menemukan ruang perbaikan dan menghadirkan inovasi. Secara khusus, ia juga menekankan peran vital kepala sekolah sebagai garda terdepan dalam menentukan keberhasilan Progul Padang Juara dan Smart Surau di tingkat sekolah  **** dk/ irz

Perubahan APBD Sumbar 2026 Capai Rp 6,61 Triliun, Belanja Pembangunan Diperkuat

By On Minggu, September 06, 2026

 

 Perubahan APBD Sumbar 2026 Capai Rp6,61 Triliun, Belanja Pembangunan Diperkuat



PADANG, prodeteksi.com — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengusulkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan total pendapatan daerah mencapai Rp6,61 triliun lebih. Seiring dengan meningkatnya kapasitas pendapatan tersebut, belanja daerah juga diarahkan lebih kuat untuk mendukung pembangunan dan pemulihan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Sumbar, di Ruang Sidang Utama DPRD Sumbar, Jumat (4/9/2026).
Mahyeldi menjelaskan, penyusunan Perubahan APBD 2026 berpedoman pada ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025 serta KUA dan Perubahan PPAS yang telah disepakati bersama pemerintah daerah dan DPRD pada 14 Agustus 2026 lalu.
Menurutnya, perubahan APBD merupakan bagian dari penyesuaian kebijakan anggaran terhadap perkembangan ekonomi dan kebutuhan pembangunan yang dinamis sepanjang tahun, termasuk kebutuhan penanganan dampak bencana, pergeseran anggaran, penggunaan saldo anggaran lebih (SiLPA), serta penyesuaian transfer ke daerah.
“Perubahan APBD ini kita susun dengan mempertimbangkan berbagai dinamika yang terjadi sepanjang tahun, sehingga kebijakan anggaran dapat tetap responsif terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan,” ujar Mahyeldi.
Dari sisi ekonomi, Mahyeldi menyebutkan Sumbar mulai menunjukkan tren pemulihan setelah menghadapi tekanan akibat bencana alam pada akhir 2025. Pada triwulan I 2026, ekonomi Sumbar tumbuh 5,02 persen secara tahunan, meningkat signifikan dibandingkan triwulan IV 2025 yang tumbuh 1,89 persen.
Pertumbuhan tersebut antara lain didorong kembali bergeraknya sektor perdagangan, akomodasi, makanan dan minuman, serta investasi. Pemerintah pun tetap mempertahankan target pertumbuhan ekonomi Sumbar tahun 2026 sebesar 5,70 persen melalui penguatan stimulus fiskal dan percepatan pelaksanaan program serta proyek strategis daerah.
“Pemulihan ekonomi ini harus kita jaga momentumnya. Karena itu, APBD harus mampu menjadi instrumen untuk mendorong aktivitas ekonomi, mempercepat pembangunan dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat,” katanya.
Sejalan dengan itu, dalam rancangan perubahan APBD 2026, pendapatan daerah meningkat Rp315,84 miliar lebih atau 5,02 persen, dari target awal Rp6,29 triliun lebih menjadi Rp6,61 triliun lebih. Peningkatan tersebut menunjukkan adanya penguatan kapasitas pendapatan daerah di tengah berbagai dinamika ekonomi dan fiskal.
Pada sisi belanja, pemerintah mengusulkan peningkatan menjadi Rp6,97 triliun lebih atau naik Rp570,01 miliar dibandingkan APBD awal sebesar Rp6,40 triliun lebih. Salah satu peningkatan paling signifikan terdapat pada belanja modal yang hampir dua kali lipat, dari Rp471,12 miliar menjadi Rp941,94 miliar atau meningkat 99,94 persen.
Peningkatan belanja modal tersebut mencerminkan keberpihakan pemerintah daerah untuk memperkuat pembangunan fisik dan infrastruktur serta mendukung percepatan pemulihan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Sementara itu, belanja operasi direncanakan sebesar Rp4,87 triliun dan belanja transfer sebesar Rp1,13 triliun.
Dari sisi pembiayaan, pemerintah daerah merencanakan pembiayaan neto sebesar Rp192,66 miliar, yang bersumber dari penerimaan pembiayaan berupa SiLPA tahun sebelumnya sebesar Rp284,66 miliar, dengan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp92 miliar untuk penyertaan modal daerah.
Mahyeldi mengatakan, struktur pendapatan, belanja dan pembiayaan tersebut selanjutnya akan dibahas bersama DPRD Sumbar untuk memastikan seluruh komponen anggaran memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan sekaligus menjaga kesehatan fiskal daerah.
Dalam rancangan awal perubahan APBD tersebut, masih terdapat selisih yang perlu diselesaikan melalui pembahasan bersama sehingga struktur APBD pada akhirnya berada dalam posisi berimbang. Pemerintah daerah menargetkan persoalan tersebut dapat diselesaikan sebelum Ranperda Perubahan APBD 2026 disepakati.
“Kita berharap melalui pembahasan bersama DPRD dapat ditemukan solusi terbaik sehingga struktur APBD perubahan nantinya benar-benar berimbang, sesuai ketentuan, dan tetap mampu menjawab kebutuhan pembangunan serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Sumatera Barat,” kata Mahyeldi.
Ia menegaskan, pemerintah daerah bersama DPRD akan terus menjaga agar kebijakan fiskal tetap diarahkan pada keberlanjutan pembangunan, pemulihan ekonomi, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan kesejahteraan masyarakat Sumbar.
Dengan tren pemulihan ekonomi yang terus dijaga dan penguatan alokasi belanja pembangunan, Perubahan APBD 2026 diharapkan menjadi instrumen penting untuk mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus mempercepat pembangunan Sumbar di tengah dinamika fiskal nasional dan daerah. ****hms/ irz

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *