HEADLINE NEWS

Lahir Tepat di Hari Pramuka, Sosok Pembina Ini Dedikasikan Diri untuk Gerakan Pramuka

By On Jumat, Agustus 14, 2026

 

 Rangga Sastra


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Bagi Rangga Sastra, atau yang sering dikenal dengan kak Rangga / kak Bunglon, tanggal 14 Agustus memiliki makna yang lebih dari sekadar hari kelahiran. Ia lahir tepat pada tanggal yang diperingati sebagai Hari Pramuka, dan perjalanan hidupnya kemudian juga tidak terlepas dari dunia kepramukaan.


 Rangga Sastra 

Dedikasinya terhadap Gerakan Pramuka diwujudkan melalui aktivitasnya sebagai pembina di sejumlah Gugus Depan (Gudep), sekaligus keterlibatannya dalam kepengurusan di Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Pasaman Barat.


Pelepasan di MTs SMK Zamuga


Di antara sejumlah Gudep yang dibinanya, aktivitas Kak Rangga paling intens terlihat di lingkungan MTs PP ZAMIGA dan SMK TI ZAMIGA. Di sana, ia aktif mendampingi dan membina peserta didik dalam berbagai kegiatan kepramukaan, termasuk kegiatan yang menuntut kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan dan kerja sama.


Disisi lain dia juga aktif membangun komunitas kepramukaan yang dikenal dengan “Bunglon Scouts” dengan slogan “Menempatkan segala sesuatu pada tempatnya” komunitas ini aktif berperan dalam berbagai event perlombaan maupun kemasyarakatan.


Jamnas Pramuka Cibubur


Tidak hanya aktif di tingkat satuan pendidikan dan Kwarcab, kiprahnya juga telah membawanya mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan di tingkat yang lebih tinggi, termasuk kegiatan berskala nasional seperti Jambore Nasional (Jamnas).


Pengalaman mengikuti kegiatan nasional tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya dalam Gerakan Pramuka. Berbagai pengalaman yang diperoleh dari kegiatan tingkat nasional kemudian dapat menjadi bekal dalam memberikan pembinaan kepada anggota Pramuka di Gudep yang dibinanya.


Anggita Bunglon Scout


“Saya orang Pramuka dan saya lahir di hari Pramuka, pada saat orang lain dilahirkan di bedung pakai kain, sedangkan saya pada saat lahir di bedung dengan kacu oleh ibunda saya,” ujar Kak Rangga Sastra.


Menariknya, perjalanan tersebut memiliki hubungan yang unik dengan tanggal kelahirannya. Setiap tanggal 14 Agustus, ketika insan Pramuka di Indonesia memperingati Hari Pramuka, namun tanpa disadari semua orang juga sedang memperingati hari kelahiran Kak Rangga Sastra.




Kondisi tersebut membuat Hari Pramuka menjadi momentum yang memiliki arti ganda baginya. Di satu sisi menjadi peringatan bagi Gerakan Pramuka, sementara di sisi lain menjadi pengingat perjalanan usia dan pengabdiannya dalam membina generasi muda.


Bagi Kak Rangga, menjadi pembina bukan sekadar mendampingi kegiatan Pramuka, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter bagi generasi muda.


 Gudep MTs SMK ZAMIGA


Ia berharap pengalaman yang diperolehnya selama aktif di berbagai tingkatan kepramukaan dapat terus dibagikan kepada peserta didik, khususnya anggota Pramuka di MTs dan SMK ZAMIGA, serta para peserta didik di Gudep lainnya yang dibinanya.


“Saya harap adik-adik dapat mengembangkan potensi diri masing-masing dalam bidang-bidangnya khususnya melalui kepramukaan,” katanya.


 Bersama Pimkon Jamnas


Perjalanan Kak Rangga menjadi kisah tersendiri dalam momentum Hari Pramuka. Lahir pada tanggal 14 Agustus, ia kemudian menjalani sebagian perjalanan hidupnya dengan aktif membina dan mengembangkan Gerakan Pramuka, mulai dari tingkat Gudep, Kwarcab hingga mengikuti kegiatan kepramukaan berskala nasional.


 Di ZAMIGA


Kak Rangga pun berharap Gerakan Pramuka ke depan tetap menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian dan kepedulian terhadap sesama. **** M. Rasihan Anwar

Kontingen Jamnas XII Pasaman Barat Resmi Dilepas, Bupati dan Wabup tidak Hadir

By On Selasa, Agustus 11, 2026

 

 Kontingen Jamnas XII Pasaman Barat Resmi Dilepas, Bupati dan Wabup tidak Hadir



PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Pasaman Barat secara resmi melepas kontingen Pasaman Barat yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Kantor Kwarcab 0317 Pasaman Barat, Kecamatan Pasaman, Minggu sore, 9 Agustus 2026.

Prosesi pelepasan dimulai sekitar pukul 15.50 WIB dengan kedatangan para peserta dan dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan hingga pelepasan resmi sekitar pukul 16.08 WIB.




Kontingen Pasaman Barat pada Jamnas XII kali ini berjumlah 48 peserta, terdiri dari 24 putra dan 24 putri. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan alokasi awal yang ditetapkan, menyusul adanya daerah lain yang tidak mengutus peserta sesuai alokasi yang tersedia.

Selain peserta, kontingen Pasaman Barat juga dihadiri Ketua Kwarcap, Risnawanto dan pengurus kwarcap lainnya seperti Ahmad Romi dan Syamsul Bahri serta  didampingi sebanyak 15 orang, yang terdiri atas pimpinan kontingen, pembina, pendamping, dan peninjau.

Tidak Dihadiri Bupati dan Wakil Bupati

Pelepasan kontingen kali ini tidak dihadiri oleh Bupati maupun Wakil Bupati Pasaman Barat. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kontingen yang diberangkatkan merupakan perwakilan Pasaman Barat dalam ajang nasional, bukan semata-mata mewakili sekolah maupun Kwarcab.

Meski demikian, ketidakhadiran tersebut tidak mengurangi semangat para peserta, pembina, pendamping, maupun peninjau untuk mengikuti Jamnas XII.

Berdasarkan informasi dari pengurus Kwarcab Pasaman Barat, pelepasan kontingen sebelumnya direncanakan berlangsung pada Senin pagi. Namun, jadwal kemudian dimajukan menjadi Minggu sore karena kontingen harus segera menuju Padang Panjang untuk mengikuti agenda pertemuan dan pelepasan kontingen Sumatera Barat sebelum bertolak ke lokasi Jamnas.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh, Bupati Pasaman Barat saat itu disebut sedang dalam kondisi kurang sehat. Adapun Wakil Bupati disebut kemungkinan memiliki agenda lain pada waktu yang bersamaan.

Biaya Persiapan Ditanggung Secara Mandiri

Keberangkatan kontingen Pasaman Barat ke Jamnas XII juga menjadi bentuk kesungguhan peserta dan pembina. Berbagai kebutuhan, mulai dari proses persiapan hingga keberangkatan, membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan hal itu ditanggung secara mandiri oleh para peserta dan pihak pendamping.

Semangat tersebut dinilai menjadi sesuatu yang patut diapresiasi. Keinginan para peserta untuk mengikuti kegiatan nasional secara sukarela sekaligus membawa nama Pasaman Barat merupakan sebuah kebanggaan bagi daerah.

Apalagi, kesempatan mengikuti Jamnas XII tidak hanya menjadi pengalaman bagi peserta, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, kemandirian, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama.

Pesan Ketua Kwarcab

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kegiatan pelepasan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Kwarcab Pasaman Barat H. Risnawanto. Setelah itu dilakukan pelepasan kontingen secara resmi dan ditutup dengan foto bersama.





Dalam sambutannya, H. Risnawanto berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Pesan yang pertama adalah jagalah kesehatan agar sehat ketika berangkat dan ketika pulang sehat wal afiat. Kemudian hendaklah kalian menjaga nama baik Kwarcab Pasaman Barat,” ujar H. Risnawanto.

Ia juga mengingatkan para peserta untuk menanamkan jiwa kemandirian selama mengikuti kegiatan Jamnas.

Menurutnya, kemandirian merupakan salah satu modal penting bagi peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sekaligus menjadi bekal untuk menghadapi kehidupan di masa mendatang.

“Kemudian tanamkanlah jiwa kemandirian, karena kemandirian juga berperan penting dalam menyukseskan rangkaian kegiatan kita. Sehingga nantinya keberhasilan kalian pada Jambore Nasional merupakan titik awal dan menjadi penopang kesuksesan kalian di masa yang akan mendatang, aamiin,” tuturnya.

Menuju Padang Panjang

Usai pelepasan, kontingen Pasaman Barat selanjutnya menuju Padang Panjang untuk mengikuti agenda pelepasan kontingen Sumatera Barat sebelum melanjutkan perjalanan menuju kegiatan Jambore Nasional XII.

Jambore Nasional XII dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026.

Para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan menjaga kesehatan, keselamatan, kedisiplinan, serta menjunjung tinggi nama baik Pasaman Barat dan Kwarcab 0317 Pasaman Barat.

Pelepasan berlangsung dalam suasana haru dan penuh kebanggaan. Kehadiran orang tua, pimpinan kontingen, pembina, pendamping, serta peninjau turut memberikan dukungan kepada para peserta yang akan membawa nama Pasaman Barat di tingkat nasional.

Pimpinan kontingen, Paiman dan juga pembina lainnya seperti Rangga Sastra, yang merupakan Bina Muda di Kwarcab Pasaman Barat, turut mendampingi persiapan hingga keberangkatan kontingen.l. **** m.rsh/ irz


Ka Kwarcab Pramuka Pasbar, Risnawanto Lepas 48 Peserta Menuju Jambore Nasional XII Cibubur

By On Senin, Agustus 10, 2026

 

 Ka Kwarcab Pramuka Pasbar, Risnawanto Lepas 48 Peserta Menuju Jambore Nasional XI Cibubur


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Pasaman Barat secara resmi melepas kontingen yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII, Minggu (9/8/2026).


Prosesi pelepasan berlangsung di Kantor Kwarcab 0317 Pasaman Barat, Koto Padang, Kecamatan Pasaman, sekitar pukul 16.08 WIB. Sebelumnya, rangkaian kegiatan dimulai dengan kedatangan peserta pada pukul 15.50 WIB.






Sebanyak 48 peserta yang terdiri dari 24 putra dan 24 putri akan menjadi bagian dari kontingen Pasaman Barat. Selain peserta, terdapat 15 orang yang terdiri dari pimpinan kontingen, pembina, pendamping dan peninjau.


Kegiatan pelepasan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Ketua Kwarcab Pasaman Barat H. Risnawanto, kemudian pelepasan kontingen secara resmi dan ditutup dengan foto bersama.





Dalam sambutannya, H. Risnawanto berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.


“Pesan yang pertama adalah jagalah kesehatan agar sehat ketika berangkat dan ketika pulang sehat wal afiat. Kemudian hendaklah kalian menjaga nama baik Kwarcab Pasaman Barat,” ujar H. Risnawanto.






Ia juga mengingatkan peserta untuk menanamkan jiwa kemandirian selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, sikap mandiri menjadi salah satu hal penting dalam menunjang keberhasilan peserta selama mengikuti Jambore Nasional.


“Kemudian tanamkanlah jiwa kemandirian, karena kemandirian juga berperan penting dalam menyukseskan rangkaian kegiatan kita. Sehingga nantinya keberhasilan kalian pada Jambore Nasional merupakan titik awal dan menjadi penopang kesuksesan kalian di masa yang akan mendatang, aamiin,” urainya.


Peserta Jamnas 2026


Kontingen Pasaman Barat selanjutnya akan menuju Padang Panjang untuk mengikuti agenda pelepasan kontingen Sumatera Barat menuju Jambore Nasional XII.


Jambore Nasional XII dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026. Para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan menjaga kesehatan, keselamatan, kedisiplinan, serta membawa nama baik Kwarcab Pasaman Barat.





Pelepasan tersebut berlangsung dalam suasana haru dan bangga. Kehadiran orang tua peserta, pimpinan kontingen serta unsur pendamping turut mengiringi keberangkatan para peserta yang akan membawa nama Pasaman Barat dalam kegiatan Jambore Nasional XII.


Pimpinan kontingen, Kak Paiman dan Kak Rangga selaku Bina Muda di Kwarcab Pasaman Barat, turut mendampingi persiapan keberangkatan kontingen.***

~ M. Rasihan Anwar

TC ke-2  Pramuka  Kwarcab Pasaman Barat Siapkan Kontingen Hadapi Jamnas 2026

By On Minggu, Juli 26, 2026

 

 TC ke-2 Jambore Nasional Pramuka  Kwarcab Pasaman Barat Siapkan Kontingen Hadapi Jamnas 2026


Pasaman Barat, prodeteksi.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pasaman Barat menggelar kegiatan Training Center (TC) sebagai persiapan kontingen yang akan mengikuti Jambore Nasional Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Silaping, Kecamatan Ranah Batahan, pada Jumat-Minggu, 24-27 Juli 2026, dan diikuti oleh 48 peserta yang telah lolos seleksi.


Waka Bina Muda Kwarcab Pasaman Barat “Paiman, S. Pd” yang mewakili ketua kwarcab mengatakan, kegiatan TC bertujuan membekali peserta dengan kemampuan teknis kepramukaan, memperkuat kedisiplinan, meningkatkan kerja sama tim, serta membentuk karakter peserta sebelum diberangkatkan ke Jambore Nasional.


TC ke 2 di Silaping 


“Ikutilah dengan maksimal apa yg di sampaikan oleh kakak-kakak Pembina yang berkaitan dengan Jambore Nasional. Mudah-mudahan ilmu yg kita dapatkan pada saat TC ini dapat kita manfaatkan ketika di Cibubur (lokasi Jamnas).” Ucap Paiman, S. Pd.


Menurutnya, Training Center merupakan tahapan penting agar seluruh peserta memiliki kesiapan fisik, mental, pengetahuan, dan keterampilan dalam menghadapi berbagai aktivitas selama pelaksanaan Jambore Nasional.


 Paiman, S.Pd


Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi  Di antaranya Materi Spritual Keagamaan, Materi Rotasi Kegiatan, dan materi Kesiapan Mental, serta mengikuti simulasi kegiatan lapangan, pelatihan keterampilan kepramukaan, pembinaan karakter, dan penguatan wawasan kebangsaan.


 Subuhadi, S.PdI , M.Pd



Tuan Rumah Pelaksana TC “Subuhadi, S. Pdi, M. Pd.” menjelaskan, kegiatan ini berlangsung selama 3 hari, dengan melibatkan pelatih, pembina, dan Pinkon (Pimpinan Kontingen), serta instruktur dari unsur Kwarcab maupun pihak terkait.


Kegiatan TC ke 2 


“Kami berharap kita dapat mengikuti TC ini dengan sebaik baiknya. Karena ini adalah penentu kita untuk berada di Jambore nasional ke - 2. Mudah-mudahan kegiatan kita ini berjalan dengan indah, dan mudah-mudahan jambore tahun ini berjalan dengan lebih baik daripada Jambore sebelumnya.” Ucap Subuhadi, S PdI, M.Pd


Ia berharap seluruh peserta mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga dapat menjadi kontingen yang siap mewakili Kabupaten Pasaman Barat di tingkat nasional.




Sementara itu, salah seorang peserta, “Zhufaira Azzahra” perwakilan Gugus Depan MTs PP Zamiga Kecamatan Koto Balingka, mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan baru selama mengikuti TC.


 Zhufaira Azzahra 


“Kami diberikan bekal untuk menuju Jamnas tahun 2026 agar kami siap menghadapi berbagai kegiatan selama di bumi perkemahan Cibubur nanti.” Ucap “Zhufaira Azzahra”


Selain meningkatkan kemampuan kepramukaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarpeserta serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan tanggung jawab.


Peserta dari MTs  PP Zamiga foto bersama kakak pembina 


Kegiatan Training Center ditutup dengan upacara penutupan. Melalui pembekalan tersebut, Kwarcab Pasaman Barat berharap kontingen yang akan diberangkatkan mampu menampilkan kemampuan terbaik, menjaga nama baik daerah, serta menjalin persaudaraan dengan peserta dari seluruh Indonesia. **** M. Rasihan Anwar

Penilaian Kwarcab Tergiat, Kwarda 03 Sumbar Kunjungi Pasbar

By On Kamis, November 02, 2023


 Penilaian Kwarcab Tergiat 2023


Pasbar, prodeteksi.com ----- Dalam rangka penilaian Kwartir Cabang (Kwarcab) Tergiat tahun 2023. Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Provinsi Sumatera Barat kunjungi Kwarcab 0317 Pasaman Barat, Rabu (1/11) sore. 


Kunjungan tim Penilai dari Kwarda 03 Provinsi Sumbar yang dipimpin oleh Maigus Nasir tersebut disambut langsung Wakil Bupati Risnawanto selaku Ketua Kwartir Cabang (Ka Kwarcab) 0317 Pasaman Barat bersama pengurus Kwarcab 0317 Pasbar lainnya.


"Ucapan selamat datang dan terima kasih kami ucapkan kepada tim penilai dari Kwarda 03 Sumbar. Selamat menilai Kwarcab Pasaman Barat semoga ini langkah yang lebih baik, sebagai bentuk awal kesuksesan dari Kwarcab Pasaman Barat tergiat dan semakin maju tentunya," ucap Ka Kwarcab Risnawanto saat menyambut Kwarda 03 Sumbar tersebut.


Ia menambahkan, penilaian itu tidak terlepas dari dukungan dan sinergisitas yang sudah berjalan baik antara Pemerintah Daerah kepada Pramuka Kabupaten Pasaman Barat.


"Silaturahmi ini menjadi nilai positif bagi kami di Kwarcab Pasaman Barat. Penilaian ini dari kegiatan kami di tahun 2022, tentunya ini juga menambah motivasi kami menjadi lebih baik," katanya.


Sementara itu, Ketua Tim Penilai dari Kwarda 03 Sumbar Maigus Nasir mengatakan bahwa penilaian tersebut sebagai bentuk silaturahmi Kwarda 03 Sumbar ke Kwarcab 0317 Pasbar.


Ia berharap Kwarcab Pasaman Barat mendapatkan dukungan dari Pemda dan CSR pihak lainnya. Ia juga berharap Kwarcab Pasbar menjadi Kwarcab Tergiat tingkat Provinsi Sumbar tahun 2023. 


"Penilaian tersebut sebagai bentuk silaturahmi, di Pramuka tidak ada istilah atasan bawahan namun penuh keharmonisan dan silaturahmi antara kakak dengan adiknya. Diharapkan Pramuka juga mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah apakah itu bentuk anggaran atau dukungan dari pihak lain seperti CSR. Sehingga diharapkan Kwarcab Pasaman Barat menjadi kwarcab tergiat tingkat Provinsi Sumbar," katanya. ****dk/iz

Pramuka ZAMIGA Parit Gelar Perkemahan Pelantikan Kenaikan Tingkat

By On Sabtu, Februari 18, 2023

 

 

 Perkemahan Pelantikan Kenaikan Tingkat Penegak dan Penggalang pada SMK-MTs ZAMIGA Parit Koto Balingka Pasaman Barat (17 -19 Februari 2023)

Pasaman Barat, prodeteksi.com ---- Gugus Depan Pramuka SMK TI Zamiga – MTs PP Zamiga Parit Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) gelar perkemahan pelantikan kenaikan tingkat bagi pramuka penegak dan pengalang di sekolah dan madrasah berbasis pesantren tersebut.

 


Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, dari Jum’at 17 Februari 2023 hingga Minggu 19 Februari 2023 di Bumi Perkemahan Komplek Pondok Pesantren Zamiga Parit. Diikuti 40 peserta penegak dan penggalang.

 

Gudep yang dikenal aktif kegiatan prmuka di Koto Balingka itu melaksanakan kegiatan rutin perkemahan pelantikan yang diprogramkan minimal sekali dalam dua tahun. Sebelumya pada tahun 2021 yang lalu diadakan kegiatan serupa di Bumi Perkemahan Batang Lapu.

 

Dalam perkemahan kali ini, para peserta mulai mendirikan tenda sejak Kamis 16 Februari 2023. Dan dilanjutkan dengan Upacara Pembukaan, Jum’at sore (17/02/ 2023). Dihadiri Wali Nagri Parit yang diwakili oleh Hendra Mulyanto, S.Pd, Kamabigus, Irti Zamin, SS, pengurus yayasan, para majelis guru dan undangan lainnya.




Kegiatan upacara dibimbing langsung oleh Pembina senior yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan Kursus Mahir Tingkat Lanjut (KML), Rangga Sastra dan dibantu oleh pembina putri, Tria Fitri Utami.

 

Peserta perkemahan ada beberapa tingkatan dalam Pramuka Penggalang, yaitu Penggalang Ramu, yang naik tingkat jadi Penggalang Rakit, dan Penggalang Terap. Adapun Pramuka Penegak adalah andika Pramuka yang sudah menginjak umur 16-20 tahun. Dalam Pramuka Penegak hanya ada dua tingkatan, yaitu Penegak Bantara dan yang akan naik tingkat menjadi Penegak Laksana.

 

 


Adapun upacara pelantikan akan dilaksanakan pada hari ketiga Minggu 919/02/2023). Peserta juga diwajibkan untuk mengisi syarat-syarat yang ada di buku SKU dan SKK.

 

Kamabigus, Irti Zamin, SS mengatakan, dalam kegiatan pesantren ZAMIGA, pramuka menjadi salah satu hal penting dalam membentuk karakter santri. Sebab, didalamnya banyak sekali kegiatan yang membantu santri dalam melatih kreatifitas serta mental.




Kenaikan tingkat yang bertujuan untuk memberikan semangat baru pada andika Pramuka dalam sebuah golongan dan tingkatan baru di pramuka. Suasana baru akan menimbulkan semangat baru yang akan terus tumbuh dengan diiringi berbagai macam kegiatan sesuai yang diprogramkan.

 

Menurutnya, dengan peserta pramuka mendapatkan  manfaat dari kegiatan yang telah dilaluinya, guna membentuk pribadi yang berbudi luhur, berbakti dan mengabdi kepada agama dan negara serta bertakwa kepada Allah SWT, sebagai sang pencipta.

 


Dikatakan bahwa di Pesantren ZAMIGA atau Gudep SMK dan MTS ZAMIGA sejak tiga tahun terakhr telah menerapkan pramuka ini  sebagai kegiatan wajib ekstrakulikuler yang diadakan satu kali dalam seminggu yakni setiap sabtu pagi.

Sementara itu, dalam upacara pembukaan, pembina upacara, Rangga Sastra bersama Kamabigus membuka secara langsung kegiatan perkemahan pelantikan kenaikan tingkat yang disambut tepuk tangan semanagat dari seluruh peserta. Rangga juga menekankan bahwa tujuan utama kepramukaan ini tak lain untuk membentuk karakter para peserta.

 


Wali Nagari Parit yang diwakili Hendra Mulyanto mengucapkan apresiasi positif atas keaktifan gerakan pramuka di ZAMIGA Parit tersebut. Dia sendiri mengaku sudah dua kali menghadiri kegiatan serupa yang dilaksanakan pramuka ZAMIGA.

 

“Dalam kesempatan ini saya mengucapkan apreasiasi yang tinggi pada pramuka ZAMIGA yang aktif dalam kegiatan pramuka ini. Semoga akan meningkatkan karakter dan moral yang lebih baik bagi para peserta, “ harapnya.

 



Menurut Hendra, usai kegiatan diharapkan akan tercapai peningkatan karakter. Maka akan ada perobahan sikap atau tingkah laku jadi lebih baik dari sebelumnya. Maka dia memberi semangat oara peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik.

 

Dia juga berpesan pada para peserta untuk senantiasa menjaga kesehatan dan fisik untuk tetap semangat dan sehat mengikuti kegiatan hingga selesai. 




Sementara itu Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Koto Balingka,  Zahrul Rozi memberikan arahan dan binaan kepada para peserta perkemahan yang datang malam itu, usai upacara pembukaan pada sore harinya. Dalam kesempatan itu Rozi menerangkan berbagai hal terkait kepramukaan.


Dia mengucapkan permohonan maaf karena tidak bisa hadir acara pembukaan. Hal ini dikarenakan padatnya kegiatan di sekolah yang dipimpinnya, salah satunya persiapan kegiatan peringatan Isra' mikraj. 


"Insya Allah saya akan hadir juga nantinya dalam acara pelantikan. Insya Allah kita nanti bersama sama. Pelantikan ini merupakan suatu ajang kenaikan tingkat yang harus adek adek lalui. Dan kalian akan dapat ilmu dan  pengalaman yang sangat berarti.


Ka Kwaran Koto Balingka, Zahrul Rozi ketika meninjau perkemahan pramuka ZAMIGA


Dia berharap agar para peserta ikuti aaturan dan masing masing menunagkan dalam buku saku apa model -model yang akan diuji nantinya. Sebab naik tingkat tentu harus melalui ujian. 


"Mudah-mudahan nanti adek-adek semua dapat sukses mengikuti kegitaan dan berhasil dilantik untuk naik tingkat. Salam pramuka.... dan sukses selalu, " kata Rozi. 



 Senam Sabtu pagi


Dalam penilaian nantinya tidak hanya dari buku saku tai juga sikap dan tingkah laku. Sebab bagaimana merobah tingkah laku dan pribadi terutama bidang keagamaan adalah sholat lima waktu, itu merupakan tolak ukur pertama.


Selain itu adalah berakhlak yang baik dan sopan santun serta beretika yang baik. Baik terhadap diri sendiri keluarga maupun masyarakat. Juga kebersamaan dalam suatu kegiatan serta uji mental dan kejujuran dan lain sebagainya. Intiya jelas Rozi melalui suatu ujian SKU (Syarat Kecakapan Umum) ****irtz

 

























Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *