HEADLINE NEWS

Ka Kwarcab Pramuka Pasbar, Risnawanto Lepas 48 Peserta Menuju Jambore Nasional XII Cibubur

By On Senin, Agustus 10, 2026

 

 Ka Kwarcab Pramuka Pasbar, Risnawanto Lepas 48 Peserta Menuju Jambore Nasional XI Cibubur


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Pasaman Barat secara resmi melepas kontingen yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII, Minggu (9/8/2026).


Prosesi pelepasan berlangsung di Kantor Kwarcab 0317 Pasaman Barat, Koto Padang, Kecamatan Pasaman, sekitar pukul 16.08 WIB. Sebelumnya, rangkaian kegiatan dimulai dengan kedatangan peserta pada pukul 15.50 WIB.






Sebanyak 48 peserta yang terdiri dari 24 putra dan 24 putri akan menjadi bagian dari kontingen Pasaman Barat. Selain peserta, terdapat 15 orang yang terdiri dari pimpinan kontingen, pembina, pendamping dan peninjau.


Kegiatan pelepasan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Ketua Kwarcab Pasaman Barat H. Risnawanto, kemudian pelepasan kontingen secara resmi dan ditutup dengan foto bersama.





Dalam sambutannya, H. Risnawanto berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.


“Pesan yang pertama adalah jagalah kesehatan agar sehat ketika berangkat dan ketika pulang sehat wal afiat. Kemudian hendaklah kalian menjaga nama baik Kwarcab Pasaman Barat,” ujar H. Risnawanto.






Ia juga mengingatkan peserta untuk menanamkan jiwa kemandirian selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, sikap mandiri menjadi salah satu hal penting dalam menunjang keberhasilan peserta selama mengikuti Jambore Nasional.


“Kemudian tanamkanlah jiwa kemandirian, karena kemandirian juga berperan penting dalam menyukseskan rangkaian kegiatan kita. Sehingga nantinya keberhasilan kalian pada Jambore Nasional merupakan titik awal dan menjadi penopang kesuksesan kalian di masa yang akan mendatang, aamiin,” urainya.


Peserta Jamnas 2026


Kontingen Pasaman Barat selanjutnya akan menuju Padang Panjang untuk mengikuti agenda pelepasan kontingen Sumatera Barat menuju Jambore Nasional XII.


Jambore Nasional XII dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026. Para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan menjaga kesehatan, keselamatan, kedisiplinan, serta membawa nama baik Kwarcab Pasaman Barat.





Pelepasan tersebut berlangsung dalam suasana haru dan bangga. Kehadiran orang tua peserta, pimpinan kontingen serta unsur pendamping turut mengiringi keberangkatan para peserta yang akan membawa nama Pasaman Barat dalam kegiatan Jambore Nasional XII.


Pimpinan kontingen, Kak Paiman dan Kak Rangga selaku Bina Muda di Kwarcab Pasaman Barat, turut mendampingi persiapan keberangkatan kontingen.***

~ M. Rasihan Anwar

 Tabligh Bulanan Santri Asrama Putra Zamiga, Wadah Mengasah Prestasi dan Semangat Berlomba dalam Kebaikan

By On Kamis, Agustus 06, 2026

 
  Tabligh Bulanan Santri Asrama Putra Zamiga, Wadah Mengasah Prestasi dan Semangat Berlomba dalam Kebaikan . Pembina Asrama sedang beri sambutan


Pasaman Barat, prodeteksi.com – Pondok Pesantren Modern Zamiga kembali menggelar Tabligh Bulanan Santri Asrama Zamiga pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan yang dikemas dalam berbagai perlombaan ini menjadi agenda rutin pesantren sebagai sarana pembinaan karakter, peningkatan kemampuan akademik, sekaligus pengembangan minat dan bakat para santri.



 Irti Zamin, SS



Kegiatan dibuka secara resmi dengan dihadiri oleh Pimpinan Yayasanm Irti Zamin, SS - Megawati, S.Pd serta Pembina Asrama. Seluruh santri asrama mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias sejak pembukaan hingga penutupan. Suasana kompetitif yang sehat tampak mewarnai setiap perlombaan, mencerminkan semangat kebersamaan dan sportivitas di lingkungan pesantren.



Berbagai cabang perlombaan digelar dalam kegiatan tersebut, mulai dari Lomba Pidato, Tanding Futsal, hingga Lomba Dekorasi Asrama. Setelah seluruh perlombaan selesai dilaksanakan, panitia mengumumkan para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan prestasi yang telah ditunjukkan oleh para peserta. Acara kemudian ditutup dengan penuh rasa syukur dan harapan agar semangat tersebut terus tumbuh pada kegiatan-kegiatan berikutnya.


Dalam kesempatan itu, Pimpinan Yayasan, Irti Zamin, SS  menyampaikan ucapan selamat kepada para juara sekaligus memberikan apresiasi kepada Pembina Asrama, panitia, dan seluruh santri yang telah berpartisipasi aktif. Beliau berharap kegiatan ini dapat terus menjadi motivasi bagi santri untuk mengembangkan potensi diri dan senantiasa berlomba dalam kebaikan.


Selain itu, Pembina Asrama “M. Rasihan Anwar” juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh santri dan berharap para santri terus berkembang setiap harinya.


“Acara Tabligh Bulanan hanya sekedar rutinitas, melainkan ajang ini merupakan wadah dalam meningkatkan potensi diri para santri asrama Zamiga.” Urainya.


Tabligh Bulanan Santri Asrama Zamiga bukan sekadar ajang kompetisi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi media pembentukan karakter, melatih keberanian, kepemimpinan, kreativitas, kerja sama, serta tanggung jawab para santri. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat sebagai generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.



Melalui kegiatan yang diselenggarakan secara berkesinambungan setiap bulan, Pondok Pesantren Modern Zamiga terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pada pembinaan karakter dan pengembangan potensi santri secara menyeluruh. ***** M. Rasihan Anwar

 Pasca Bencana, Gubernur Kerahkan Tiga Alat Berat Pulihkan Tanggul Jebol di Kuranji

By On Kamis, Agustus 06, 2026

 

 

  Pasca Bencana, Gubernur Kerahkan Tiga Alat Berat Pulihkan Tanggul Jebol di Kuranji

PADANG, prodeteksi.com – Respons cepat Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah dalam menangani dampak banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga menilai langkah cepat Gubernur mengerahkan tiga unit alat berat untuk memperbaiki tanggul Sungai Batang Guo yang jebol telah memberikan harapan sekaligus mempercepat pemulihan akses dan aktivitas masyarakat.

Berdasarkan pantauan lapangan, tiga unit alat berat telah bekerja melakukan normalisasi sungai dengan membersihkan material yang menumpuk serta menutup kembali tanggul yang jebol. Aliran sungai yang sebelumnya meluap hingga melintasi badan jalan kini mulai kembali ke jalur semula, sehingga akses masyarakat berangsur pulih dan sudah dapat dilalui kendaraan.
Ketua RT 02 RW 06 Kelurahan Kuranji, Ardi Nansyah Putra Antoni mengatakan masyarakat merasakan langsung kehadiran pemerintah dalam penanganan pascabencana. Menurutnya, pengerahan alat berat merupakan bentuk respons cepat pemerintah terhadap kondisi darurat yang dihadapi warga.
“Kami memuji langkah cepat Gubernur dan jajaran yang telah menerjunkan alat berat ke lokasi kami. Musibah ini sangat besar, bahkan sudah yang ketiga kalinya terjadi di wilayah kami. Tanggul yang jebol kali ini benar-benar luar biasa,” ujar Ardi di Padang, Rabu (5/8/2026).
Ia mengungkapkan, saat banjir menerjang pada Senin (3/8) lalu, sekitar pukul 12.30 WIB, sedikitnya 17 warga sempat terjebak akibat derasnya arus Sungai Batang Guo yang meluap. Berkat kesigapan tim SAR, seluruh warga berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Penanganan Tim SAR sangat cepat sehingga seluruh warga yang terjebak bisa diselamatkan,” katanya.
Ia juga mengapresiasi sinergi Pemprov Sumbar bersama Pemerintah Kota Padang yang dinilai bergerak cepat sejak awal terjadinya bencana banjir.
“Baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota bergerak cepat. Hari ini tanggul sudah mulai diperbaiki oleh pihak terkait. Kami sebagai masyarakat sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Mahyeldi Ansharullah serta Bapak Wali Kota Padang Fadly Amran atas perhatian dan respons cepatnya,” tutur Ardi.
Menurut Ardi, kawasan RT 02 RW 06 merupakan salah satu wilayah yang paling rentan terdampak luapan Sungai Batang Guo. Curah hujan dengan intensitas tinggi di kawasan hulu dapat menyebabkan debit air meningkat secara drastis dalam waktu singkat.
“Kalau hujan sekitar 30 menit saja di hulu, air langsung meluap ke permukiman kami. Daerah ini sudah masuk zona merah. Karena itu setiap hujan deras kami selalu meminta warga segera mengungsi demi keselamatan. Mudah-mudahan setelah perbaikan ini wilayah ini menjadi lebih aman,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Neli (48 th), salah seorang warga terdampak banjir. Ia mengaku lega setelah melihat alat berat mulai bekerja memperbaiki tanggul yang jebol sehingga akses jalan yang sebelumnya terputus kini berangsur kembali normal.
“Kami sangat terbantu. Kemarin banjirnya sangat besar, kami benar-benar takut, apalagi memikirkan keselamatan anak-anak dan keluarga. Sekarang alat berat sudah menutup kembali bibir sungai dan jalan mulai bisa dilalui. Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Padang,” katanya.
Sebelumnya, Gubernur Mahyeldi Ansharullah turun langsung meninjau lokasi banjir di Kelurahan Kuranji dan menginstruksikan agar alat berat segera diterjunkan untuk mempercepat normalisasi Sungai Batang Guo serta memperbaiki tanggul yang jebol. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mempercepat pemulihan akses masyarakat sekaligus mengurangi risiko terjadinya banjir susulan.
Hingga saat ini, Pemprov Sumbar terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Padang dan instansi terkait agar proses normalisasi sungai dapat diselesaikan secepat mungkin, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.**** hms/ irz

Wagub Vasko Pimpin Evakuasi Korban Banjir di Padang, Kelompok Rentan Jadi Prioritas

By On Selasa, Agustus 04, 2026

 

 Wagub Vasko Pimpin Evakuasi Korban Banjir di Padang, Kelompok Rentan Jadi Prioritas



PADANG, prodeteksi.com – Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy memimpin langsung proses evakuasi warga yang terdampak banjir di kawasan Parak Jambu, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin malam (3/8/2026).

Di lokasi tersebut, ketinggian air telah mencapai dada orang dewasa. Kondisi itu memaksa sebagian warga bertahan di lantai dua rumah mereka, sementara sebagian lainnya nekat menerobos arus banjir untuk menyelamatkan diri ke lokasi yang lebih tinggi.
Wagub bersama personel Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turun langsung melakukan evakuasi menggunakan perahu karet. Prioritas utama diberikan kepada anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.
Proses evakuasi berlangsung hingga Selasa (4/8/2026) dini hari. Warga yang berhasil dievakuasi kemudian diarahkan ke sebuah masjid yang dijadikan lokasi pengungsian sementara karena dinilai aman dari genangan banjir.
Vasko mengatakan, keterbatasan kapasitas perahu membuat proses evakuasi dilakukan secara bertahap. Meski demikian, ia menegaskan keselamatan seluruh warga tetap menjadi prioritas utama.
“Yang terpenting adalah tidak ada warga yang tertinggal di lokasi berbahaya. Evakuasi kita lakukan bergantian karena kapasitas perahu terbatas. Setelah itu, kebutuhan dasar para pengungsi juga akan kita pastikan segera terpenuhi,” ujar Vasko di sela-sela proses evakuasi.
Ia juga memastikan Pemprov Sumbar terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, serta seluruh unsur relawan agar penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi.
Sebelum turun ke lokasi bencana, Vasko telah berkoordinasi dengan pihak BMKG Minangkabau, guna memperoleh informasi mengenai penyebab hujan berintensitas tinggi yang mengguyur sebagian besar wilayah Sumbar sejak Senin siang.
Berdasarkan informasi BMKG, cuaca ekstrem yang terjadi kali ini bukan disebabkan oleh siklon tropis seperti pada November tahun lalu. Hujan lebat dipicu oleh terbentuknya pola awan memanjang di sepanjang wilayah barat Pulau Sumatera yang diperkuat oleh fenomena konvergensi atau pertemuan massa udara sehingga pertumbuhan awan hujan menjadi lebih masif.
BMKG juga memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi dalam dua hingga tiga hari ke depan di sejumlah wilayah Sumbar.
Menyikapi kondisi tersebut, Vasko mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama yang bermukim di kawasan rawan banjir, bantaran sungai, dan lereng perbukitan.
“Saya minta masyarakat waspada dengan kondisi cuaca beberapa hari ke depan. Jika air mulai naik atau ada tanda-tanda longsor, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman dan ikuti arahan petugas. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Pemprov Sumbar, lanjut Vasko, akan terus memantau perkembangan cuaca bersama BMKG serta memastikan seluruh perangkat penanggulangan bencana tetap siaga untuk merespons setiap potensi keadaan darurat secara cepat. **** hms/ irz

Curah Hujan Meningkat, Gubernur Mahyeldi Minta Masyarakat Sumbar Tingkatkan Kewaspadaan

By On Selasa, Agustus 04, 2026

 

 Curah Hujan Meningkat, Gubernur Mahyeldi Minta Masyarakat Sumbar Tingkatkan Kewaspadaan



PADANG, prodeteksi.com — Seiring meningkatnya curah hujan di sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar) sejak Senin (3/8) siang hingga malam hari. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.

Gubernur mengatakan, berdasarkan informasi tentang perkembangan kondisi cuaca dari BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah dalam beberapa hari ke depan. Karena itu, masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca serta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat Sumatera Barat agar meningkatkan kewaspadaan. Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan diri bertahan atau melintasi kawasan yang berpotensi membahayakan keselamatan,” ujar Mahyeldi di Padang, Senin (3/8/2026).
Ia secara khusus mengingatkan masyarakat yang bermukim di bantaran sungai, lereng perbukitan, maupun kawasan yang selama ini rawan banjir dan tanah longsor agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila melihat tanda-tanda yang berpotensi menimbulkan bencana.
"Langkah antisipasi sejak dini jauh lebih penting dibandingkan mengambil risiko yang dapat membahayakan jiwa,"tegasnya
Selain mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, Mahyeldi juga telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah dan instansi terkait agar bersiaga penuh serta bergerak cepat dalam membantu masyarakat yang terdampak.
Instruksi tersebut ditujukan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR), Dinas Kesehatan, serta seluruh unsur terkait lainnya untuk memperkuat koordinasi, terus melakukan pemantauan di lapangan, dan memberikan penanganan cepat kepada masyarakat yang terdampak.
“Kita harus bergerak cepat dan saling berkoordinasi agar setiap kejadian dapat segera ditangani. Pemerintah Provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota terus bersiaga untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat,” katanya.
Mahyeldi juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan saling peduli, terutama terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, serta warga yang membutuhkan bantuan.
“Mari kita saling menjaga dan saling membantu. Jangan mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya. Ikuti informasi dan arahan pemerintah melalui kanal-kanal resmi, dan segera hubungi petugas apabila membutuhkan bantuan atau melihat adanya potensi bahaya,” ujar Gubernur.
Pemprov Sumbar terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan langkah-langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu demi melindungi keselamatan masyarakat. **** hms/ irz

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *