HEADLINE NEWS

Buayan Kaliang Permainan Tradisional Pariaman Sekali Dalam Setahun

By On Rabu, Maret 25, 2026

 

 Buayan Kaliang Permainan Tradisional Pariaman Sekali Dalam Setahun


Kota Pariaman, prodeteksi.com – Di Pariaman, siapa yang tidak kenal dengan Buayan Kaliang. Permainan tradisional ini sudah 70 tahun malang melintang di Pariaman, dan sudah menjadi bagian dari tradisi dalam setiap perayaan Lebaran. Buayan Kaliang ini selalu hadir setiap tahunnya di hari raya idul fitri dengan lokasi yang mudah dicari yaitu dekat pantai gandoriah pariaman, tepatnya di belakang Masjid Nurul Bahari, Kelurahan Pasir, Kecamatan Pariaman Tengah.

Buayan Kaliang ini merupakan permainan tradisional anak nagari, yang terbuat dari rangka kayu terdiri dari kotak segi empat sebagai bangku atau tempat duduk penumpangnya, dan satu buayan yang digerakkan dengan tenaga manusia itu terdiri dari empat kotak penumpang.

Menurut ibu Nurhayati (Mak Inun) pemilik Buayan Kaliang yang tinggal di Kampung Belacan Kecamatan Pariaman Tengah ini, bahwa Buayan Kaliang ini merupakan usaha turun temurun dari ayah beliau (Abang Ayo) sebagai pengelola pertama permainan ini di Pariaman.

“Dulu usaha ini dikelola oleh ayah saya dengan 15 unit Buayan Kaliang , setelah beliau meninggal maka usaha tersebut saya yang meneruskannya sampai sekarang,” ungkap Mak Inun.

“Sekarang Buayan ini di Kota Pariaman hanya tiga unit yang bisa dimainkan karena keterbatasan tempat yang semakin sempit sehingga sisa dari buayan kaliang itu kami sebar dibeberapa lokasi agar tetap bisa termanfaatkan dan menghasilkan,” jelasnya.

Untuk naik Buayan Kaliang tersebut penumpang harus merogoh kocek sebesar lima ribu rupiah per orang. Satu kotak penumpang tersebut diisi sekitar empat sampai enam orang penumpang dan jika sudah penuh buayan kaliang tersebut akan dihoyak atau diputar oleh enam orang tenaga manusia hingga kecepatan maksimal baru dilepaskan.

Diakhir wawancaranya dengan Tim MCP, Mak Inun berharap kepada Pemerintah Kota Pariaman agar lokasi Buayan Kaliang sekarang jangan sampai di cor semen.

“Kalau bisa saya meminta kepada pemerintah Kota Pariaman lokasi yang ada sekarang jangan diberi cor semen, biarlah tetap  berlantaikan tanah agar kami bisa memasang tonggak kayu buayan tersebut dengan mudah,” ulas Mak Inun.

Sementara itu salah seorang pengunjung yang berasal dari Sei. Geringging yang bernama Rini ketika diminta testimoninya mengatakan, “Sampai sekarang saya masih suka naik buayan kaliang ini karena saya suka dengan tantangan yang bisa memicu adrenalin saya apalagi ketika sampai dipuncaknya. Tapi sekarang saya tidak sama teman-teman lagi, sekarang saya bisa ajak suami dan anak saya untuk menaikinya lagi,”. ***MC/ irz

Libur Lebaran di Pantai Air Manis, Ini Kata Wisatawan...

By On Rabu, Maret 25, 2026

 

 Libur Lebaran di Pantai Air Manis, Ini Kata Wisatawan...



PADANG, prodeteksi.com — Destinasi wisata Pantai Air Manis di Kota Padang, kembali dipadati pengunjung selama libur Lebaran 1447 Hijriah, Rabu (25/3/2026). Tak hanya wisatawan lokal, pengunjung dari luar daerah juga memadati kawasan ini untuk menikmati suasana pantai bersama keluarga.

Tingginya kunjungan ini dinilai sebagai dampak positif dari program unggulan Pemerintah Kota Padang, "Padang Rancak", yang menghadirkan peningkatan pelayanan, kebersihan, serta keamanan di kawasan wisata.
Salah satu wisatawan lokal daerah asal Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Anto, mengaku kunjungannya kali ini terasa lebih nyaman dibanding sebelumnya.
“Kalau dulu sama sekarang, ya lebih bagus sekarang, anak-anak juga senang main di sini karena banyak permainan nya. Aman, toiletnya bersih, parkir juga rapi,” ujarnya.
Hal serupa juga dirasakan wisatawan luar daerah. Rena Mastuti, pengunjung asal Kabupaten Bungo, Jambi, mengungkapkan kepuasannya berlibur di Pantai Air Manis.
“Alhamdulillah untuk wisata Padang sangat memuaskan, bagus. Tidak ada pungutan liar, perjalanan lancar, anak-anak juga sangat menikmati,” katanya.
Ia menambahkan, rombongan dari daerahnya bahkan datang dalam jumlah besar untuk menikmati keindahan pantai, kuliner, serta wahana permainan seperti ATV dan becak hias.
Ramainya kunjungan wisatawan ini menjadi bukti bahwa pembenahan sektor pariwisata di Kota Padang berhasil menarik minat pengunjung, sekaligus memperkuat posisi Pantai Air Manis sebagai destinasi unggulan di Sumatera Barat.*** dkf/ irz

Pemimpin Yayasan ZAMIGA Sholat Idul Fitri di Masjid Al Ikhlas Parit

By On Sabtu, Maret 21, 2026


  Irti Zamin bersama Rayshif Al Fitrah dan Marzuki Hasyim


Parit Koto Balingka, prodeteksi.com  – Keluarga Besar Pemimpin Yayasan Pendidikan Pesantren dan Teknologi Informasi Zaminul Ghairi (YPPIT ZAMIGA), Irti Zamin, SS - Megawati beserta anak anak melaksanakan Sholat Idul Fitri di Masjid Al Ikhlas Parit Kecamatan Koto Balingka Kabuipaten Pasaman Barat, bersama masyarakat setempat, Sabtu 1 Syawal 1447 H/ 2026 M.


Sholat Ied kali ini berlangsung khidmat meskipun harus mengalami perubahan lokasi. Akibat cuaca yang kurang bersahabat dengan turunnya hujan sejak pagi hari. Pelaksanaan sholat yang semula direncanakan dipusatkan di Lapangan Hijau Parit dialihkan ke sejumlah masjid, di antaranya Masjid Al Ikhlas dan Masjid Raya.



 Jemaah Masjid



Suasana di Masjid Al Ikhlas tampak ramai dipadati jemaah sejak pagi hari. Bahkan, pengurus masjid harus menambah shaf dengan menggeser podium ke arah depan guna menampung membludaknya jemaah. Tidak hanya di dalam masjid, banyak jemaah yang melaksanakan sholat Ied hingga ke teras dan pelataran masjid.


 Irti Zamin bersama Jemaah Masjid

]

Dalam pelaksanaan sholat Ied tersebut, Irti Zamin yang juga wartawan senior di Tabloid ZAMAN dan Pemimpin Umum sejumlah media online yang tergabung dalam Pro Pers Group (prodeteksi.com, smartsumbar.com, zamanterkini.com, sannarinews.id dan prorakyatnews.id), terlihat duduk di barisan depan bersama putra kecilnya, Muhammad Rayshif Al Fitrah dan mamandanya, Matzuki Hasyim, S.Pd . Sementara itu, di bagian belakang masjid,  hadir bersama putri-putri mereka, yakni Tria Fitri Utami, S.Kom, Zhufaira Azzahra, dan Keysha Almahyra.


 Irti Zamin bersama Rayshif Al Fitrah dan Marzuki Hasyim


Adapun satu lagi putra mereka yang merupakan anak kedua, telah lebih dahulu melaksanakan Sholat Idul Fitri di Padang pada hari Jumat dan saat itu, dia menunggu di rumah, bersama ibundaya..

Bertindak sebagai khatib, Ustadz Syafril menyampaikan khutbah Idul Fitri yang sarat makna dan pesan moral kepada seluruh jemaah.


Tria Fitri Utami, S.Kom, Zhufaira Azzahra, dan Keysha Almahyra. 

 Jemaah Masjid


Usai pelaksanaan sholat Ied, keluarga berkumpul bersama di rumah dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Selanjutnya, keluarga besar yayasan melanjutkan kegiatan silaturahmi dengan mengunjungi kediaman ibunda Megawati yang berada di Parit.

Pada keesokan harinya, mereka direncanakan akan melanjutkan perjalanan untuk bersilaturahmi ke kampung halaman orang tua di Sawah Mudik, Nagari Batahan Utara.

Momentum Idul Fitri ini dimanfaatkan keluarga besar YPPIT ZAMIGA untuk mempererat tali silaturahmi, baik dengan keluarga maupun masyarakat sekitar, sebagai wujud kebersamaan di hari yang penuh berkah. *** irz

 


Idul Fitri di Parit Koto Balingka Digelar di Masjid, Jemaah Membludak

By On Sabtu, Maret 21, 2026


 Idul Fitri di Parit Koto Balingka Digelar di Masjid, Jemaah Membludak


Parit Koto Balingka, prodeteksi.com – Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H/ 2026 M di Parit Koto Balingka Kabupaten Pasaman barat,  berlangsung khidmat meskipun harus mengalami perubahan lokasi. Akibat cuaca yang kurang bersahabat dengan turunnya hujan sejak pagi hari, pelaksanaan sholat yang semula direncanakan dipusatkan di Lapangan Hijau Parit dialihkan ke sejumlah masjid, di antaranya Masjid Al Ikhlas dan Masjid Raya.

Sejak pagi, masyarakat tampak berbondong-bondong menuju masjid untuk menunaikan ibadah Sholat Idul Fitri. Di Masjid Al Ikhlas, jemaah memadati seluruh bagian masjid hingga ke teras dan pelataran. Ratusan masyarakat tumpah ruah, menunjukkan antusiasme dan semangat kebersamaan dalam merayakan hari kemenangan.







Bertindak sebagai khatib, Ustad Syafril menyampaikan khutbah yang penuh makna dan mengajak jemaah untuk merenungkan nilai-nilai ibadah pasca bulan Ramadan.

Dalam khutbahnya, ia menyampaikan bahwa umat Islam telah berhasil menjalankan perintah Allah selama sebulan penuh berpuasa, meskipun harus menahan lapar dan dahaga di siang hari.




“Selama kita berpuasa sebulan penuh, walaupun lapar dan haus, kita tetap menahan makan dan minum. Semua itu karena perintah Allah, dan Alhamdulillah hari ini kita telah berhasil menjalankannya,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan tentang pentingnya silaturahmi, khususnya bagi masyarakat yang berada di perantauan. Menurutnya, momen Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk kembali ke kampung halaman, berkumpul bersama keluarga dan sanak saudara.



Selain itu, Ustad Safril menekankan pentingnya saling memaafkan agar ibadah puasa diterima oleh Allah SWT. Ia menyebutkan beberapa hal yang dapat menghalangi diterimanya ibadah, di antaranya hubungan yang tidak harmonis dalam keluarga.

“Tidak akan diterima ibadah puasa seorang istri jika belum mendapatkan maaf dari suaminya, begitu juga sebaliknya. Suami dan istri harus saling memaafkan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa ibadah seorang anak tidak akan sempurna jika masih durhaka kepada orang tua. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa berbakti dan meminta maaf kepada orang tua.


“Sebesar apapun jabatan dan kekayaan kita, datanglah kepada orang tua, mintalah maaf kepada mereka,” pesannya.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama dan lingkungan sekitar.


“Jangan pula kita berharap ibadah puasa diterima, jika kita belum saling memaafkan antar sesama, termasuk dengan jiran tetangga. Mari kita bersihkan hati, saling memaafkan, agar ibadah kita benar-benar diterima oleh Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, pada malam hari menjelang Idul Fitri, suasana di Parit Koto Balingka juga dipenuhi semarak takbiran. Ratusan warga turun ke jalan mengumandangkan takbir dengan penuh semangat. Mereka berjalan kaki sambil membawa obor, menciptakan suasana religius sekaligus meriah. Akibat ramainya peserta takbiran, arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan sempat mengalami kemacetan.


Pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang tetap berjalan lancar meski diguyur hujan ini menjadi bukti kuatnya semangat masyarakat Parit Koto Balingka dalam menjalankan ibadah serta menjaga nilai kebersamaan di hari yang penuh berkah. *** irz

 


Bupati Yulianto Buka Puasa Bersama Insan Pers

By On Rabu, Maret 18, 2026

 

 
Bupati Yulianto Buka Puasa Bersama Insan Pers, Perkuat Sinergi Bangun Pasaman Barat



Pasbar, prodeteksi.com ----—Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menggelar buka puasa bersama puluhan insan pers yang bertugas di Kabupaten Pasaman Barat, di Aula Rumah Dinas Bupati, Selasa (17/3).


Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan media pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.


Acara yang berlangsung dalam suasana akrab itu dihadiri wartawan dari berbagai media, baik cetak, elektronik, maupun daring, yang selama ini aktif meliput kegiatan pemerintahan dan pembangunan di Pasaman Barat.


Dalam sambutannya, Yulianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada insan pers atas kontribusi dalam menyampaikan informasi serta mengawal pembangunan daerah melalui pemberitaan yang konstruktif.


Ia juga mengenang hubungan baik yang telah terjalin dengan para jurnalis sejak dirinya masih menjabat sebagai anggota DPRD hingga kini dipercaya sebagai kepala daerah.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan pers. Sejak saya masih menjadi anggota DPRD hingga saat ini menjabat sebagai bupati, kita bersama-sama membangun daerah ini melalui pemberitaan yang konstruktif,” ujarnya.


Pada kesempatan itu, Yulianto juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh insan pers, baik secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, dalam momentum bulan suci Ramadan.


“Sebagai manusia, tentu saya memiliki kekurangan. Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Daerah, saya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada rekan-rekan semua,” katanya.


Ia menegaskan, media memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pemerintah membutuhkan dukungan, kritik konstruktif, serta fungsi kontrol dari pers untuk memastikan jalannya pemerintahan tetap transparan dan berpihak kepada masyarakat.


Kegiatan buka puasa bersama tersebut ditutup dengan diskusi santai antara bupati dan awak media sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk terus membangun komunikasi yang terbuka serta menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. *** D/ irz

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *