Junir Sikumbang Siap Jaga Marwah PWI Pasaman Barat, Perkuat Profesionalisme dan Integritas Pers
On Sabtu, Oktober 17, 2026
PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Ketua Definitif Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pasaman Barat periode 2026–2029, Junir Sikumbang, menegaskan komitmennya menjaga marwah organisasi dan memperkuat profesionalisme wartawan melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, terpercaya, serta konstruktif bagi kemajuan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Junir setelah dirinya ditetapkan sebagai Ketua Definitif PWI Pasaman Barat yang terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Kabupaten Luar Biasa (Konferlub) yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat, Jumat (16/10/2026).
Kepada media ini, Sabtu (17/10/2026), Junir menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pihak swasta, mitra kerja PWI, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap terbentuknya kepengurusan definitif tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak terhadap terbentuknya kepengurusan definitif PWI Pasaman Barat, baik pemerintah daerah, Forkopimda, pihak swasta, mitra kerja PWI maupun pihak lainnya. Semoga amanah ini dapat kami jalankan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Junir.
Menurutnya, terbentuknya kepengurusan definitif menjadi momentum penting untuk mengaktifkan kembali roda organisasi, memperkuat solidaritas antarwartawan, serta meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers di Kabupaten Pasaman Barat.
Pers Harus Berani Menyuarakan Kebenaran dan Keadilan
Junir menegaskan, PWI Pasaman Barat tidak hanya berkomitmen meningkatkan kualitas pemberitaan, tetapi juga menjalankan peran pers sebagai penyampai aspirasi masyarakat agar dapat didengar oleh pemerintah.
“PWI siap menjadi penyambung aspirasi masyarakat, menyuarakan kebenaran dan keadilan, serta menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat agar mendapatkan perhatian dari pemerintah,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan internal organisasi menjadi salah satu prioritas kepengurusannya. Peningkatan kapasitas dan kompetensi wartawan perlu terus dilakukan agar anggota PWI mampu menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Selain meningkatkan kemampuan jurnalistik, Junir menekankan pentingnya kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik serta Kode Perilaku Wartawan PWI dalam setiap pelaksanaan tugas.
Menurutnya, wartawan tidak hanya dituntut mampu menghasilkan berita yang berkualitas, tetapi juga harus menjaga independensi, mengedepankan fakta, serta berani mengungkap persoalan publik secara bertanggung jawab.
“PWI sebagai organisasi wartawan tertua dan salah satu organisasi pers terbesar di Indonesia harus mampu menjaga integritas serta meningkatkan kompetensi anggotanya. Kita ingin wartawan bekerja secara profesional, menjunjung tinggi kode etik dan memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat,” ujarnya.
Junir juga mengingatkan bahwa semangat perjuangan PWI sejak didirikan pada 9 Februari 1946 harus tetap relevan dengan tantangan zaman. Jika pada masa awal kemerdekaan pers turut menyuarakan perjuangan bangsa, maka pada masa sekarang pers harus berperan dalam menyuarakan ketidakadilan, persoalan kemiskinan, dan berbagai masalah sosial lainnya.
“Pers harus tetap berpihak pada kebenaran dan kepentingan publik. Berbagai persoalan masyarakat, termasuk ketidakadilan dan kemiskinan, perlu disuarakan secara profesional agar menjadi perhatian pemerintah dan dapat dicarikan solusinya,” tambahnya.
Konferlub Berjalan Sesuai Arahan PWI Sumbar
Ketua Panitia Konferlub PWI Pasaman Barat, Altas Maulana, mengatakan seluruh tahapan konferensi telah dilaksanakan sesuai prosedur dan arahan PWI Provinsi Sumatera Barat.
“Panitia telah melaksanakan semua tahapan sebagaimana arahan PWI Sumbar. Jadi, tidak ada intervensi sama sekali,” ujar Altas.
Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa PWI Pasaman Barat menjadi organisasi yang semakin aktif, solid, profesional, serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui pemberitaan berkualitas.
Harapan tersebut sejalan dengan tema Konferlub, yakni “Membangun Sinergi, Mengedepankan Pers Berintegritas di Pasaman Barat.”
Sidang Konferlub dipimpin Ahmad Romi, didampingi Wisnu Utama dan Arafat. Dalam sidang tersebut, Junir Sikumbang ditetapkan sebagai Ketua Definitif PWI Pasaman Barat periode 2026–2029.
PWI Sumbar Tekankan Soliditas Organisasi
Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat, Widya Navies, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya Konferlub PWI Pasaman Barat. Ia menjelaskan bahwa keputusan terkait pelaksanaan konferensi telah melalui koordinasi dengan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi PWI Sumbar, Zul Efendi, serta Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat PWI, Zulkifli Gani Ottoh.
“Artinya, kita mengambil keputusan bukan sendiri-sendiri, melainkan telah melalui proses sebagaimana mestinya,” kata Widya.
Ia meminta kepengurusan baru menjaga kekompakan dan segera menyusun program kerja agar organisasi dapat berjalan optimal. Widya juga mengingatkan seluruh anggota untuk menjaga marwah PWI, menaati kode etik jurnalistik, serta mempertahankan profesionalisme dalam menjalankan tugas. **** irz







.jpg)






































