HEADLINE NEWS

POHON MARAPALAM TUMBANG, JALAN LINTAS PARIT MACET TOTAL, TERJADI SORE INI

By On Rabu, April 29, 2026

 


 POHON MARAPALAM TUMBANG, JALAN LINTAS PARIT MACET TOTAL, TERKADI SIRE INI 



PASAMAN BARAT, prodeteksi.com Terjadi di Parit Lama Nagari Parit Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Jalan menjadi lumpuh total pada Rabu sore (29/4). Ketika sebuah pohon Marapalam berukuran besar tumbang dan melintang di tengah jalan akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.


Peristiwa terjadi sesaat setelah waktu Ashar, ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Pohon Marapalam yang sudah berusia tua dan berbatang besar tersebut tidak sanggup menahan beban hingga akhirnya roboh dan membentang jalan  tepat di dekat area Pekuburan Nagari Parit.


 


 

  • Kemacetan Parah: Antrean kendaraan terpantau mengular hingga 1 kilometer baik dari arah kiri maupun kanan jalan.

  • Listrik Padam: Selain menutup akses jalan, pohon tersebut juga menimpa jaringan listrik. Sebuah tiang dan kabel roboh ke tanah, mengakibatkan aliran listrik di wilayah sekitar mati total.





Pantauan langsung di lokasi, tampak puluhan pemuda setempat bergerak cepat melakukan evakuasi secara mandiri. Dengan menggunakan beberapa unit mesin chainsaw (sinsaw), warga bahu-membahu memotong batang pohon yang besar untuk disingkirkan dari badan jalan.


Hingga berita ini diturunkan, kemacetan masih belum teratasi sepenuhnya karena kepadatan kendaraan yang terus bertambah. .






"Kami berharap pihak terkait segera turun tangan, baik untuk pengaturan lalu lintas maupun perbaikan kabel listrik yang melintang di tanah agar tidak membahayakan warga," ujar salah seorang pengguna jalan di lokasi.

Masyarakat dan pengguna jalan sangat berharap evakuasi segera tuntas agar aktivitas transportasi kembali normal, mengingat jalur ini merupakan urat nadi penting bagi kepentingan warga sekitar. **** Irz


Tujuh Jorong di Nagari Batahan Utara Masuki Tahap Regenerasi, Termasuk Jorong Sawah Mudik

By On Minggu, April 26, 2026


 

 Kantor Wali Nagari Batahan Utara di Jorong Sawah Mudik



RANAH BATAHAN,  prodeteksi.com  – Pemerintah Nagari Batahan Utara, Kecamatan Ranah Batahan, saat ini sedang melaksanakan proses penataan perangkat kewilayahan. Sebanyak tujuh jorong dilaporkan tengah dalam tahap pemrosesan untuk pergantian kepemimpinan.


Ketujuh jorong yang kini sedang diproses sebagai calon perangkat baru tersebut meliputi:

1. Jorong Tanjung

2. Jorong Silayang Julu

3. Jorong Taming Tonga

4. Jorong Taming Julu

5. Jorong Sigantang

6. Jorong Paraman Sawah

7. Jorong Sawah Mudik

Satu wilayah dari ketujuh Jorong, yakni Jorong Sabajulu, saat ini sedang dalam tahap pengusulan pemberhentian jorong lama. Berkas administrasi terkait pemberhentian tersebut dikabarkan telah naik dan sedang diproses di Kantor Camat Ranah Batahan.


Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi di tingkat nagari guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.


Sementara Enam jorong lainnya Terkait menunggu keluarnya surat persetujuan dari Bupati Pasaman Barat. Jadwal pasti pelaksanaan pelantikan jorong yang baru.


Wali Nagari Batahan Utara, Sahyunan belum lama ini menyatakan bahwa proses pengangkatan perangkat jorong yang baru belum dapat dipastikan waktunya. Hal ini dikarenakan pihak nagari masih menunggu persetujuan resmi dari bupati terkait pelantikan para jorong tersebut.


Pihak pemerintah nagari tidak ingin terburu-buru dan tetap mengikuti prosedur regulasi yang berlaku. Dan masih menunggu keluarnya persetujuan dari bupati. Setelah itu baru bisa dijadwalkan pelantikan..


"Saat ini kita masih menunggu keluarnya surat persetujuan dari Bupati terkait pelantikan jorong-jorong di Batahan Utara tersebut," ungkap Wali Nagari.


Hingga saat ini, pihak nagari terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan Pemerintah Kabupaten agar proses transisi kepemimpinan di tingkat jorong ini dapat berjalan lancar tanpa menghambat pelayanan publik di wilayah masing-masing.


 Proses ini merupakan bagian dari upaya penataan dan penyegaran struktur pemerintahan di tingkat jorong agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. **** irz


Komitmen Pemprov Sumbar: Jembatan Pigogah Pasbar Segera Beroperasi Penuh di 2026

By On Jumat, April 24, 2026



 Rp. 3,5 miliar Dianggarkan 2026 untuk Penyelesaian Jembatan Ruas Bungo Tanjung - Teluk Tapang Termasuk Oprit Jembatan Pigogah

PASAMAN BARAT,  prodeteksi.com ------– Kabar baik bagi mobilitas masyarakat di Kabupaten Pasaman Barat. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) memastikan pembangunan Jembatan Pigogah akan segera tuntas dan berfungsi optimal dalam waktu dekat.


Meskipun sempat menghadapi tantangan teknis dan keterbatasan anggaran pada tahun 2025, langkah strategis telah disiapkan untuk memastikan infrastruktur ini dapat dinikmati masyarakat secara utuh.


Pembangunan Jembatan Pigogah yang didanai melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan nilai kontrak Rp 9,65 miliar sejatinya telah dinyatakan selesai secara kontraktual oleh pelaksana CV. ARG CN di bawah supervisi PT. TE.


Namun, masyarakat memang belum dapat melintasi jembatan tersebut karena bagian oprit (jalan pendekat) belum terbangun. Hal ini dikarenakan pekerjaan oprit memang tidak masuk dalam lingkup kontrak tahun anggaran 2025 akibat keterbatasan dana.


 Rp. 3,5 miliar Dianggarkan 2026 untuk Penyelesaian Jembatan Ruas Bungo Tanjung - Teluk Tapang Termasuk Oprit Jembatan Pigogah


Kepala Dinas BMCKTR Sumbar, Armizoprades, ST., MT., melalui Kepala Bidang Bina Marga, Elfinadi Ibrahim, memberikan klarifikasi resmi pada Jumat (24/4/2026). Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan telah menyiapkan solusi konkret.


“Jembatan ini secara kontrak selesai, namun dana untuk oprit belum tersedia di tahun lalu. Insyaallah pada tahun 2026 ini akan kita selesaikan sepenuhnya,” ujar Elfinadi.


Sebagai bentuk keseriusan, pada Tahun Anggaran 2026, pemerintah telah mengalokasikan dana tambahan sebesar Rp 3,5 miliar. Anggaran ini difokuskan untuk penyelesaian Jembatan Ruas Bungo Tanjung - Teluk Tapang, termasuk Oprit Jembatan Pigogah

 

Saat ini, proyek lanjutan tersebut sudah memasuki tahap evaluasi dalam proses lelang. Meski nama pemenang kontrak belum diumumkan, proses ini dipastikan berjalan sesuai jalur agar pengerjaan fisik di lapangan bisa segera dimulai.


Dengan tuntasnya oprit jembatan ini nantinya, konektivitas di wilayah Pasaman Barat menuju Teluk Tapang diharapkan semakin lancar, memicu pertumbuhan ekonomi lokal, dan mempermudah akses transportasi bagi warga sekitar.  *** irz


Ny. Sifrowati Menekankan Pentingnya Meningkatkan Kewaspadaan terhadap Narkotika

By On Kamis, April 23, 2026

 

 Ny. Sifrowati Menekankan Pentingnya Meningkatkan Kewaspadaan terhadap Narkotika  



Pasbar, prodeteksi.comTim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasaman Barat bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman Barat menandatangani perjanjian kerja sama dalam upaya memperkuat pencegahan dan rehabilitasi penyalahgunaan narkotika, Rabu (22/4), di Aula Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat.

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua TP PKK Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto dan Kepala BNNK Pasaman Barat Rangga Noverio.
Dalam sambutannya, Ny. Sifrowati Yulianto menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman narkotika. Ia menyebutkan, posisi geografis Pasaman Barat yang berdekatan dengan wilayah Aceh dan Mandailing Natal berpotensi menjadi jalur peredaran narkotika.
Menurutnya, kerja sama ini menjadi landasan dalam penguatan peran keluarga sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan rehabilitasi penyalahgunaan narkotika yang dilakukan secara terpadu, berkelanjutan, dan saling mendukung.
“Ruang lingkup kerja sama ini meliputi penguatan komunikasi, informasi, sosialisasi, dan edukasi terkait pencegahan serta rehabilitasi penyalahgunaan narkotika. Selain itu, juga mencakup penguatan sumber daya TP PKK dalam pelaksanaan program di lingkungan keluarga pada wilayah binaan yang terdiri dari 11 kecamatan dan 90 nagari,” ujarnya.
Ia menambahkan, PKK akan terus mendorong pendekatan berbasis keluarga melalui penguatan ketahanan keluarga, deteksi dini, hingga pendampingan dan pelaporan. Untuk itu, dukungan dan koordinasi berkelanjutan dari BNNK Pasaman Barat sangat diharapkan.
Sementara itu, Kepala BNNK Pasaman Barat Rangga Noverio mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan TP PKK Pasaman Barat. Ia menegaskan komitmen pihaknya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di daerah tersebut.
“Keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter individu. Ancaman narkotika menjadi tantangan serius, sehingga peran kader PKK sangat penting dalam menciptakan lingkungan keluarga yang bersih dari narkotika. Kami siap memberikan pendampingan serta memperkuat upaya pencegahan di Pasaman Barat,” katanya. d/ irz

Satu Jembatan Menuju Teluk Tapang belum Berfungsi, Oprit Belum Rampung, Padahal Sudah Diresmikan

By On Rabu, April 22, 2026

 

 

 Satu Jembatan Menuju Pelabuhan Teluk Tapang Belum Berfungsi, Oprit Belum Rampung, Padahal Sudah Diresmikan


Pasaman Barat, prodeteksi.com — Tiga jembatan yang menjadi akses utama menuju Pelabuhan Teluk Tapang yang dibangun pada TA 2025, yakni Jembatan Patibubur, Jembatan Pigogah, dan Jembatan Sungai Tarok, diketahui telah diresmikan pada 13 Februari lalu. Namun, hingga saat ini, satu di antaranya belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

Jembatan yang belum berfungsi tersebut adalah Jembatan Pigogah, yang berada setelah kawasan Lubuk Buaya menuju Teluk Tapang. Berdasarkan pantauan media ini secara  langsung ke lapangan beberapa hari lalu, kondisi oprit jembatan atau badan jalan menuju jembatan tersebut masih belum selesai dikerjakan.



 Satu Jembatan Menuju Pelabuhan Teluk Tapang Belum Berfungsi, Oprit Belum Rampung, Padahal Sudah Diresmikan






Terlihat jelas bahwa akses menuju jembatan masih berupa timbunan tanah yang belum stabil. Bahkan, di lokasi masih dipasang portal sederhana dari batang kelapa sebagai pembatas. Akibatnya, hanya sebagian kecil kendaraan roda dua yang berani melintas, sementara kendaraan lainnya belum bisa menggunakan jembatan tersebut.

Warga sekitar mengaku heran karena jembatan sudah diresmikan, namun belum sepenuhnya bisa difungsikan. Mereka berharap pembangunan tidak hanya berhenti pada struktur jembatan, tetapi juga memperhatikan akses pendukung seperti oprit.


 Satu Jembatan Menuju Pelabuhan Teluk Tapang Belum Berfungsi, Oprit Belum Rampung, Padahal Sudah Diresmikan

Selain itu, kondisi timbunan tanah di sisi oprit dinilai masih rawan longsor. Diperlukan perkuatan berupa beton penahan tanah agar struktur lebih kokoh dan aman dilalui, terutama saat musim hujan.

Di sisi lain, jembatan alternatif di samping lokasi masih tetap digunakan oleh masyarakat sebagai jalur utama penyeberangan.


 Satu Jembatan Menuju Pelabuhan Teluk Tapang Belum Berfungsi, Oprit Belum Rampung, Padahal Sudah Diresmikan


Masyarakat setempat berharap pemerintah segera menuntaskan pembangunan oprit jembatan agar Jembatan Pigogah dapat difungsikan sepenuhnya. Mereka juga meminta adanya perkuatan beton penahan tanah di sisi kiri dan kanan oprit guna mencegah longsor dan memastikan keselamatan pengguna jalan. 


Selain itu, warga menginginkan agar proyek tidak hanya diresmikan secara simbolis, tetapi benar-benar siap digunakan, sehingga akses menuju Pelabuhan Teluk Tapang menjadi lancar dan dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat


 Satu Jembatan Menuju Pelabuhan Teluk Tapang Belum Berfungsi, Oprit Belum Rampung, Padahal Sudah Diresmikan


Kepala Dinas BMCKTR Sumatera Barat, Armi, saat dikonfirmasi hanya memberikan jawaban singkat. Ia menyarankan agar konfirmasi langsung dilakukan kepada Kepala Bidang Bina Marga (Kabid BM). 

" Langsung ke Kabid BM Saja ya, " jawabnya singkat

Sayangnya, Armi tidak memberikan nomor kontak yang dapat dihubungi. Hingga berita ini diturunkan, pihak Kabid BM tersebut belum berhasil dimintai keterangan terkait belum berfungsinya Jembatan Pigogah tersebut. **** Irz

 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *