HEADLINE NEWS

Jamnas XII Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Pramuka Harus Jadi Bagian Penting Pembangunan Bangsa

By On Sabtu, Agustus 15, 2026

 

 Jamnas XII Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Pramuka Harus Jadi Bagian Penting Pembangunan Bangsa



JAKARTA, PRODETEKSI.com — Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8/2026).


Pembukaan Jamnas XII digelar bersamaan dengan Peringatan Hari Pramuka ke-65 dan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan ribuan peserta memenuhi area utama kegiatan, disertai barisan kontingen, pengibaran bendera, serta berbagai penampilan di panggung utama.


Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir hadir mewakili Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sekaligus membacakan sambutan Presiden pada momentum tersebut. 


 Menpora, Erick Tohir mewakili Presiden RI-


Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Gerakan Pramuka tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan ekstrakurikuler, tetapi harus memiliki peran yang lebih besar dalam pembangunan bangsa.


“Saya ingin tegaskan, Pramuka tidak boleh hanya sekadar ekstra, Pramuka harus menjadi bagian penting dalam membangun bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.”


Presiden juga menyoroti pentingnya proses pembentukan karakter melalui kegiatan kepramukaan. Menurutnya, karakter generasi muda tidak cukup dibangun hanya melalui pembelajaran di dalam kelas.


“Karakter tidak cukup hanya dalam ruangan kelas, karakter dibentuk dari latihan, pengalaman dan keteladanan.”


 Jamnas XII Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Pramuka Harus Jadi Bagian Penting Pembangunan Bangsa


Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan utama Presiden dalam sambutannya. Gerakan Pramuka dinilai memiliki ruang penting untuk memberikan pengalaman langsung kepada generasi muda melalui latihan, kegiatan bersama dan keteladanan.


Di tengah perubahan zaman, Presiden juga meminta Gerakan Pramuka untuk terus berkembang. Tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, menurutnya, membutuhkan pendekatan yang mampu mengikuti perkembangan kehidupan pemuda dan pemudi Indonesia.


“Tantangan berubah, maka Pramuka juga harus berkembang untuk pendekatan kepada jiwa pemuda-pemudi Indonesia.”


 Jamnas XII Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Pramuka Harus Jadi Bagian Penting Pembangunan Bangsa


Presiden menginginkan Gerakan Pramuka tidak berhenti pada penguatan nilai secara teori, tetapi juga diwujudkan melalui kerja dan kegiatan nyata.


“Pramuka yang kuat nilai-nilainya dan nyata pekerjaannya, inilah Pramuka yang ingin saya lihat.”


Pesan tersebut disampaikan di hadapan para peserta Jamnas XII yang memadati lapangan utama Buperta Cibubur. Dalam dokumentasi di lokasi, para peserta terlihat mengikuti rangkaian pembukaan dengan tertib. Berbagai kontingen tampak mengenakan seragam Pramuka lengkap dengan atribut masing-masing, sementara panggung utama menjadi pusat perhatian selama rangkaian kegiatan berlangsung.


Presiden Prabowo kemudian mengaitkan peran generasi muda saat ini dengan target Indonesia Emas 2045. Ia mengingatkan bahwa generasi yang mengikuti kegiatan kepramukaan hari ini merupakan generasi yang akan mengisi Indonesia ketika memasuki usia satu abad kemerdekaan.


 M. Rasihan Anwar dalam Jamnas 2026 di Cibubur


“Indonesia Emas 2045 adalah Indonesia kalian, karena tepat pada tahun itu adalah HUT ke-100 RI.”


Jamnas XII sendiri dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan lima tahunan tersebut menjadi pertemuan besar Pramuka Penggalang dari berbagai daerah, dengan mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.” (Warta Pramuka)


Pembukaan Jamnas XII tidak hanya menjadi seremoni awal perkemahan nasional, tetapi juga menjadi momentum untuk menegaskan kembali posisi Gerakan Pramuka dalam pembinaan generasi muda Indonesia.


Melalui latihan, pengalaman dan keteladanan, Pramuka diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki karakter kuat, mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, serta siap mengambil peran dalam perjalanan Indonesia menuju satu abad kemerdekaan.  **** M. Rasihan Anwar

Lahir Tepat di Hari Pramuka, Sosok Pembina Ini Dedikasikan Diri untuk Gerakan Pramuka

By On Jumat, Agustus 14, 2026

 

 Rangga Sastra


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Bagi Rangga Sastra, atau yang sering dikenal dengan kak Rangga / kak Bunglon, tanggal 14 Agustus memiliki makna yang lebih dari sekadar hari kelahiran. Ia lahir tepat pada tanggal yang diperingati sebagai Hari Pramuka, dan perjalanan hidupnya kemudian juga tidak terlepas dari dunia kepramukaan.


 Rangga Sastra 

Dedikasinya terhadap Gerakan Pramuka diwujudkan melalui aktivitasnya sebagai pembina di sejumlah Gugus Depan (Gudep), sekaligus keterlibatannya dalam kepengurusan di Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Pasaman Barat.


Pelepasan di MTs PP ZamIga


Di antara sejumlah Gudep yang dibinanya, aktivitas Kak Rangga paling intens terlihat di lingkungan MTs PP ZAMIGA dan SMK TI ZAMIGA. Di sana, ia aktif mendampingi dan membina peserta didik dalam berbagai kegiatan kepramukaan, termasuk kegiatan yang menuntut kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan dan kerja sama.


Disisi lain dia juga aktif membangun komunitas kepramukaan yang dikenal dengan “Bunglon Scouts” dengan slogan “Menempatkan segala sesuatu pada tempatnya” komunitas ini aktif berperan dalam berbagai event perlombaan maupun kemasyarakatan.


Jamnas Pramuka 


Tidak hanya aktif di tingkat satuan pendidikan dan Kwarcab, kiprahnya juga telah membawanya mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan di tingkat yang lebih tinggi, termasuk kegiatan berskala nasional seperti Jambore Nasional (Jamnas).


Pengalaman mengikuti kegiatan nasional tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya dalam Gerakan Pramuka. Berbagai pengalaman yang diperoleh dari kegiatan tingkat nasional kemudian dapat menjadi bekal dalam memberikan pembinaan kepada anggota Pramuka di Gudep yang dibinanya.


Anggita Bunglon Scout


“Saya orang Pramuka dan saya lahir di hari Pramuka, pada saat orang lain dilahirkan di bedung pakai kain, sedangkan saya pada saat lahir di bedung dengan kacu oleh ibunda saya,” ujar Kak Rangga Sastra.


Menariknya, perjalanan tersebut memiliki hubungan yang unik dengan tanggal kelahirannya. Setiap tanggal 14 Agustus, ketika insan Pramuka di Indonesia memperingati Hari Pramuka, namun tanpa disadari semua orang juga sedang memperingati hari kelahiran Kak Rangga Sastra.




Kondisi tersebut membuat Hari Pramuka menjadi momentum yang memiliki arti ganda baginya. Di satu sisi menjadi peringatan bagi Gerakan Pramuka, sementara di sisi lain menjadi pengingat perjalanan usia dan pengabdiannya dalam membina generasi muda.


Bagi Kak Rangga, menjadi pembina bukan sekadar mendampingi kegiatan Pramuka, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter bagi generasi muda.


 Gudep MTs SMK ZAMIGA


Ia berharap pengalaman yang diperolehnya selama aktif di berbagai tingkatan kepramukaan dapat terus dibagikan kepada peserta didik, khususnya anggota Pramuka di MTs dan SMK ZAMIGA, serta para peserta didik di Gudep lainnya yang dibinanya.


“Saya harap adik-adik dapat mengembangkan potensi diri masing-masing dalam bidang-bidangnya khususnya melalui kepramukaan,” katanya.


 Bersama Pimkon Jamnas


Perjalanan Kak Rangga menjadi kisah tersendiri dalam momentum Hari Pramuka. Lahir pada tanggal 14 Agustus, ia kemudian menjalani sebagian perjalanan hidupnya dengan aktif membina dan mengembangkan Gerakan Pramuka, mulai dari tingkat Gudep, Kwarcab hingga mengikuti kegiatan kepramukaan berskala nasional.


 Di ZAMIGA


Kak Rangga pun berharap Gerakan Pramuka ke depan tetap menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian dan kepedulian terhadap sesama. **** M. Rasihan Anwar

Kontingen Jamnas XII Pasaman Barat Resmi Dilepas, Bupati dan Wabup tidak Hadir

By On Selasa, Agustus 11, 2026

 

 Kontingen Jamnas XII Pasaman Barat Resmi Dilepas, Bupati dan Wabup tidak Hadir



PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Pasaman Barat secara resmi melepas kontingen Pasaman Barat yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Kantor Kwarcab 0317 Pasaman Barat, Kecamatan Pasaman, Minggu sore, 9 Agustus 2026.

Prosesi pelepasan dimulai sekitar pukul 15.50 WIB dengan kedatangan para peserta dan dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan hingga pelepasan resmi sekitar pukul 16.08 WIB.




Kontingen Pasaman Barat pada Jamnas XII kali ini berjumlah 48 peserta, terdiri dari 24 putra dan 24 putri. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan alokasi awal yang ditetapkan, menyusul adanya daerah lain yang tidak mengutus peserta sesuai alokasi yang tersedia.

Selain peserta, kontingen Pasaman Barat juga dihadiri Ketua Kwarcap, Risnawanto dan pengurus kwarcap lainnya seperti Ahmad Romi dan Syamsul Bahri serta  didampingi sebanyak 15 orang, yang terdiri atas pimpinan kontingen, pembina, pendamping, dan peninjau.

Tidak Dihadiri Bupati dan Wakil Bupati

Pelepasan kontingen kali ini tidak dihadiri oleh Bupati maupun Wakil Bupati Pasaman Barat. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kontingen yang diberangkatkan merupakan perwakilan Pasaman Barat dalam ajang nasional, bukan semata-mata mewakili sekolah maupun Kwarcab.

Meski demikian, ketidakhadiran tersebut tidak mengurangi semangat para peserta, pembina, pendamping, maupun peninjau untuk mengikuti Jamnas XII.

Berdasarkan informasi dari pengurus Kwarcab Pasaman Barat, pelepasan kontingen sebelumnya direncanakan berlangsung pada Senin pagi. Namun, jadwal kemudian dimajukan menjadi Minggu sore karena kontingen harus segera menuju Padang Panjang untuk mengikuti agenda pertemuan dan pelepasan kontingen Sumatera Barat sebelum bertolak ke lokasi Jamnas.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh, Bupati Pasaman Barat saat itu disebut sedang dalam kondisi kurang sehat. Adapun Wakil Bupati disebut kemungkinan memiliki agenda lain pada waktu yang bersamaan.

Biaya Persiapan Ditanggung Secara Mandiri

Keberangkatan kontingen Pasaman Barat ke Jamnas XII juga menjadi bentuk kesungguhan peserta dan pembina. Berbagai kebutuhan, mulai dari proses persiapan hingga keberangkatan, membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan hal itu ditanggung secara mandiri oleh para peserta dan pihak pendamping.

Semangat tersebut dinilai menjadi sesuatu yang patut diapresiasi. Keinginan para peserta untuk mengikuti kegiatan nasional secara sukarela sekaligus membawa nama Pasaman Barat merupakan sebuah kebanggaan bagi daerah.

Apalagi, kesempatan mengikuti Jamnas XII tidak hanya menjadi pengalaman bagi peserta, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, kemandirian, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama.

Pesan Ketua Kwarcab

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kegiatan pelepasan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Kwarcab Pasaman Barat H. Risnawanto. Setelah itu dilakukan pelepasan kontingen secara resmi dan ditutup dengan foto bersama.





Dalam sambutannya, H. Risnawanto berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Pesan yang pertama adalah jagalah kesehatan agar sehat ketika berangkat dan ketika pulang sehat wal afiat. Kemudian hendaklah kalian menjaga nama baik Kwarcab Pasaman Barat,” ujar H. Risnawanto.

Ia juga mengingatkan para peserta untuk menanamkan jiwa kemandirian selama mengikuti kegiatan Jamnas.

Menurutnya, kemandirian merupakan salah satu modal penting bagi peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sekaligus menjadi bekal untuk menghadapi kehidupan di masa mendatang.

“Kemudian tanamkanlah jiwa kemandirian, karena kemandirian juga berperan penting dalam menyukseskan rangkaian kegiatan kita. Sehingga nantinya keberhasilan kalian pada Jambore Nasional merupakan titik awal dan menjadi penopang kesuksesan kalian di masa yang akan mendatang, aamiin,” tuturnya.

Menuju Padang Panjang

Usai pelepasan, kontingen Pasaman Barat selanjutnya menuju Padang Panjang untuk mengikuti agenda pelepasan kontingen Sumatera Barat sebelum melanjutkan perjalanan menuju kegiatan Jambore Nasional XII.

Jambore Nasional XII dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026.

Para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan menjaga kesehatan, keselamatan, kedisiplinan, serta menjunjung tinggi nama baik Pasaman Barat dan Kwarcab 0317 Pasaman Barat.

Pelepasan berlangsung dalam suasana haru dan penuh kebanggaan. Kehadiran orang tua, pimpinan kontingen, pembina, pendamping, serta peninjau turut memberikan dukungan kepada para peserta yang akan membawa nama Pasaman Barat di tingkat nasional.

Pimpinan kontingen, Paiman dan juga pembina lainnya seperti Rangga Sastra, yang merupakan Bina Muda di Kwarcab Pasaman Barat, turut mendampingi persiapan hingga keberangkatan kontingen.l. **** m.rsh/ irz


Kontingen Sumbar Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII, Ketua Kwarda Titipkan Nama Baik Sumatera Barat

By On Selasa, Agustus 11, 2026

 

 Kontingen Sumbar Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII, Ketua Kwarda Titipkan Nama Baik Sumatera Barat


PADANG PANJANG, prodeteksi.com — Kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat resmi dilepas menuju Cibubur, Jakarta, Senin (10/8/2026).


Pelepasan berlangsung di Balai Kota Padang Panjang, yang menjadi tuan rumah kegiatan, dan dimulai sekitar pukul 14.15 WIB. Prosesi pelepasan secara resmi dilakukan pada pukul 14.47 WIB oleh Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat, Dr. Ir. H. Audy Joinaldy, S.Pt., M.Sc., MM., M.IP., IPU., ASEAN.





Dalam kesempatan tersebut, Audy Joinaldy menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar menjaga nama baik Sumatera Barat selama mengikuti Jamnas XII di Cibubur, Jakarta.


“Atas nama Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat, kami ucapkan selamat jalan kepada adik-adik menuju Jambore Nasional XII Cibubur, Jakarta. Selamat membawa nama baik Sumatera Barat, semoga adik-adik dapat mengharumkan nama Sumatera Barat, budaya, pariwisata dan keindahan alam Sumatera Barat,” ujar Audy.


Ia juga meminta para peserta memperkenalkan berbagai hal tentang Sumatera Barat selama berada di lokasi jambore, termasuk budaya dan kuliner khas Minangkabau.





“Adik-adik di sana tunjukkan kesopanan dan kesantunan masyarakat Minangkabau, promosikan Sumatera Barat, promosikan nasi Padang, karena kakak tahu semua orang tidak pernah ke Padang, tapi kakak yakin hampir semua orang pernah makan nasi Padang,” katanya.


Audy kemudian secara resmi melepas dan memberangkatkan kontingen Sumatera Barat menuju Jamnas XII.


“Pada pukul 14.47, hari Senin, 10 Agustus 2026, peserta Jamnas kontingen Sumbar resmi dilepas dan diberangkatkan,” ucapnya.


Pelepasan tersebut turut dihadiri Wali Kota Padang Panjang selaku tuan rumah. Dalam sambutannya, ia meminta para peserta memanfaatkan kesempatan mengikuti Jamnas XII dengan sebaik-baiknya.





“Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” pesannya.


Ia menitipkan sejumlah pesan kepada para peserta, di antaranya menjaga nama baik Kwarda Sumatera Barat sesuai dengan prinsip dasar ABS-SBK, memperluas wawasan dan pertemanan, menjaga kesehatan serta kekompakan selama mengikuti kegiatan.


“Perluaslah wawasan dan pertemanan, ceritakan nama baik Sumatera Barat. Jagalah kesehatan dan kekompakan,” lanjutnya.


Pemerintah Kota Padang Panjang juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kontingen yang akan mengikuti Jamnas XII serta berharap para peserta mampu memberikan prestasi terbaik bagi diri sendiri, kontingen, dan Sumatera Barat.





“Pemerintah Kota Padang Panjang mengucapkan selamat dan teruslah semangat dalam mengikuti Jambore Nasional XII dan bawalah prestasi terbaik bagi diri sendiri, kontingen, dan Sumatera Barat,” ujarnya.


Dalam kegiatan tersebut, masing-masing Kwartir Cabang (Kwarcab) turut hadir membawa kontingennya. Kontingen Pasaman Barat juga mengikuti prosesi pelepasan tersebut dengan didampingi pimpinan kontingen, Kak Paiman dan Kak Rangga selaku Bina Muda di Kwarcab Pasaman Barat.


Suasana pelepasan berlangsung meriah, khidmat, dan penuh semangat. Setelah prosesi pelepasan, kontingen selanjutnya bertolak menuju Jakarta sekitar pukul 16.05 WIB untuk mengikuti Jambore Nasional XII.


Jambore Nasional XII dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Cibubur, Jakarta. Kontingen Sumatera Barat akan mengikuti kegiatan tersebut dengan membawa nama daerah, budaya, serta semangat kepramukaan Sumatera Barat. ******~M. Rasihan Anwar

Ka Kwarcab Pramuka Pasbar, Risnawanto Lepas 48 Peserta Menuju Jambore Nasional XII Cibubur

By On Senin, Agustus 10, 2026

 

 Ka Kwarcab Pramuka Pasbar, Risnawanto Lepas 48 Peserta Menuju Jambore Nasional XI Cibubur


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Pasaman Barat secara resmi melepas kontingen yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII, Minggu (9/8/2026).


Prosesi pelepasan berlangsung di Kantor Kwarcab 0317 Pasaman Barat, Koto Padang, Kecamatan Pasaman, sekitar pukul 16.08 WIB. Sebelumnya, rangkaian kegiatan dimulai dengan kedatangan peserta pada pukul 15.50 WIB.






Sebanyak 48 peserta yang terdiri dari 24 putra dan 24 putri akan menjadi bagian dari kontingen Pasaman Barat. Selain peserta, terdapat 15 orang yang terdiri dari pimpinan kontingen, pembina, pendamping dan peninjau.


Kegiatan pelepasan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Ketua Kwarcab Pasaman Barat H. Risnawanto, kemudian pelepasan kontingen secara resmi dan ditutup dengan foto bersama.





Dalam sambutannya, H. Risnawanto berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.


“Pesan yang pertama adalah jagalah kesehatan agar sehat ketika berangkat dan ketika pulang sehat wal afiat. Kemudian hendaklah kalian menjaga nama baik Kwarcab Pasaman Barat,” ujar H. Risnawanto.






Ia juga mengingatkan peserta untuk menanamkan jiwa kemandirian selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, sikap mandiri menjadi salah satu hal penting dalam menunjang keberhasilan peserta selama mengikuti Jambore Nasional.


“Kemudian tanamkanlah jiwa kemandirian, karena kemandirian juga berperan penting dalam menyukseskan rangkaian kegiatan kita. Sehingga nantinya keberhasilan kalian pada Jambore Nasional merupakan titik awal dan menjadi penopang kesuksesan kalian di masa yang akan mendatang, aamiin,” urainya.


Peserta Jamnas 2026


Kontingen Pasaman Barat selanjutnya akan menuju Padang Panjang untuk mengikuti agenda pelepasan kontingen Sumatera Barat menuju Jambore Nasional XII.


Jambore Nasional XII dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026. Para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan menjaga kesehatan, keselamatan, kedisiplinan, serta membawa nama baik Kwarcab Pasaman Barat.





Pelepasan tersebut berlangsung dalam suasana haru dan bangga. Kehadiran orang tua peserta, pimpinan kontingen serta unsur pendamping turut mengiringi keberangkatan para peserta yang akan membawa nama Pasaman Barat dalam kegiatan Jambore Nasional XII.


Pimpinan kontingen, Kak Paiman dan Kak Rangga selaku Bina Muda di Kwarcab Pasaman Barat, turut mendampingi persiapan keberangkatan kontingen.***

~ M. Rasihan Anwar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *