HEADLINE NEWS

Berobat, Ambulans hingga Pendidikan Gratis, Program Pelayanan Dasar untuk Warga Pasaman

By On Sabtu, September 19, 2026

 



PASAMAN, prodeteksi.com — Pemerintah Kabupaten Pasaman di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati  Welly Suhery  dan Parulian Dalimunthe terus menjalankan sejumlah program pelayanan dasar yang menyentuh kebutuhan masyarakat, di antaranya berobat gratis,  serta pendidikan gratis hingga tingkat SLTA. Dan ditambah saat ini ambulans gratis untuk berobat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasaman, Yudesri, S.IP., M.Si., saat dikonfirmasi Sabtu siang (19/9/2026) mengatakan, program berobat gratis diberikan kepada masyarakat Kabupaten Pasaman yang memiliki KTP Pasaman, sesuai ketentuan program yang berlaku.

“Ya, program gratis berobat ini untuk semua masyarakat yang ber-KTP Pasaman,” ujar Yudesri.

Menurut Yudesri, program berobat gratis telah berlangsung di Kabupaten Pasaman dalam beberapa tahun terakhir. Pelayanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Program kesehatan gratis juga diperkuat dengan layanan ambulans gratis melalui SIGAP (Siaga Ambulans Gratis Pasaman). Program tersebut diluncurkan Pemerintah Kabupaten Pasaman pada Juli 2025. Layanannya mencakup penjemputan pasien dari rumah ke fasilitas kesehatan berdasarkan rekomendasi tenaga medis, rujukan dari fasilitas kesehatan awal ke fasilitas lanjutan, serta layanan pengantaran jenazah sesuai ketentuan.

Yudesri mengatakan, pelayanan dasar bagi masyarakat harus menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

“Pelayanan dasar untuk masyarakat harus kita prioritaskan. Pelayanan dasar kesehatan dan pendidikan adalah pelayanan dasar yang harus diberikan kepada masyarakat. Sehingga bukan hanya berobat dan ambulans gratis, tetapi kita juga memberikan pelayanan pendidikan gratis sampai tingkat SLTA,” jelasnya.


 Yudesri,SIP, MSi, Sekdakab Pasaman


Anggaran Sekitar Rp45 Miliar

Terkait anggaran, Yudesri menyebut Pemerintah Kabupaten Pasaman mengeluarkan sekitar Rp45 miliar per tahun untuk mendukung program pelayanan dasar tersebut.

Menurutnya, kebijakan tersebut diarahkan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap layanan dasar, khususnya kesehatan dan pendidikan.

Berobat Gratis Cukup Bawa KTP dan KK

Dalam informasi layanan kesehatan yang disampaikan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, masyarakat Pasaman dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK) sesuai ketentuan yang berlaku.

Layanan yang tercantum meliputi:

  • Pemeriksaan kesehatan gratis
  • Obat-obatan gratis
  • Rawat inap sesuai ketentuan
  • Pelayanan untuk semua kelompok usia

Program kesehatan gratis tersebut juga berkaitan dengan pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Pasaman. Pemkab Pasaman menyebut cakupan kepesertaan JKN telah melampaui 98 persen pada awal 2026.

Pendidikan Gratis hingga SLTA

Selain sektor kesehatan, Pemkab Pasaman juga melanjutkan program pendidikan gratis hingga tingkat SLTA/SMK sederajat.

Pemkab Pasaman menyatakan pada 2025 bahwa pendidikan gratis tingkat SLTA/SMK sederajat tetap dilanjutkan. Pada 2026, pemerintah daerah kembali menyatakan bahwa anggaran pendidikan gratis disiapkan untuk jenjang SMA, SMK dan SLB, termasuk melalui mekanisme bantuan kepada sekolah dan lembaga pendidikan sesuai ketentuan.

Dengan demikian, program berobat gratis, ambulans gratis, dan pendidikan gratis hingga SLTA menjadi bagian dari pelayanan dasar yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk masyarakat.

Program-program tersebut juga tercantum dalam sejumlah program unggulan Pemerintah Kabupaten Pasaman periode 2025–2030. Sehat Masyarakat Pasaman, Kuatkan Generasi, Wujudkan Pasaman Bangkit. **** irz


Bupati Yulianto Lantik 15 Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab

By On Kamis, September 17, 2026

 

 Bupati Yulianto Lantik 15 Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Bupati Pasaman Barat Yulianto melantik 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (17/9/2026), di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan jajaran pimpinan perangkat daerah. Dalam kesempatan itu, para pejabat yang dilantik diminta menjalankan amanah dengan menjunjung tinggi integritas, memiliki target kerja yang jelas, serta berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Yulianto menegaskan bahwa jabatan bukanlah tujuan akhir dalam perjalanan karier seorang aparatur. Semakin tinggi jabatan yang diemban, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dijalankan.

“Jangan pernah merasa jabatan adalah tujuan akhir dari sebuah perjalanan karier, karena semakin tinggi jabatan, semakin besar pula tanggung jawab. Saya meminta kepada saudara-saudara untuk tidak hanya menjadi pejabat yang menduduki jabatan, tetapi menjadi pemimpin yang memberikan arah,” ujar Yulianto.

Ia meminta para pejabat yang baru dilantik memegang teguh integritas serta sumpah atau janji jabatan dan tidak menyalahgunakan kewenangan. Setiap pimpinan perangkat daerah juga diminta memiliki program serta target kerja yang jelas, menjadi teladan bagi bawahannya, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

“Jabatan harus dibuktikan dengan kinerja dan pengabdian. Karena itu, jalankan amanah ini dengan sungguh-sungguh dan berikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pesan Yulianto.

15 Pejabat yang Dilantik

Adapun 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yakni:

  1. Afrizal, ST, MT — Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
  2. Ahmad Hanif, S.IP — Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
  3. Muhammad Yandra Hanafi Lubis, S.STP, M.Si — Kepala BKPSDM.
  4. Muhammad Bona Fatwa, S.STP — Kepala Badan Pendapatan Daerah.
  5. Afrizal, SP, M.Si — Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan.
  6. Decky Harmiko Saputra, SH — Kepala Dinas Perhubungan.
  7. Sukarni, AP, M.Si — Kepala Dinas Pariwisata.
  8. Lenggo Apri Yanti, S.STP., M.Si — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari.
  9. Bambang Sumarsono, ST, MT — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
  10. Natran Hanri, S.Hut — Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
  11. Ns. Vanvoni Gorbi, S.Kep, M.KM — Kepala Dinas Sosial.
  12. Sutrisno, S.Kom — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
  13. Zulkarnain, S.Pd.SD, MM — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
  14. Endon Triharja, MM, SE — Kepala Dinas Perikanan.
  15. Afkar, S.IP — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, unsur Forkopimda, instansi vertikal, Ketua TP-PKK Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, para asisten dan staf ahli, kepala OPD, sekretaris, kepala bagian, kepala bidang, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan pakta integritas oleh Bupati Yulianto, Wakil Bupati M. Ihpan, Sekda Doddy San Ismail, dan para kepala OPD. Kegiatan juga dilanjutkan dengan penandatanganan Komitmen Pengabdian dan Pelayanan oleh para kepala OPD sebagai bentuk peneguhan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik. **** dkf/ irz

 


Pilwana Serentak Pasbar Resmi Dimulai, Bupati Yulianto Lepas Tim Teknis E-Voting

By On Rabu, September 16, 2026


 Pilwana Serentak Pasbar Resmi Dimulai, Bupati Yulianto Lepas Tim Teknis E-Voting


Pasaman Barat, prodeteksi.com ---- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memastikan kesiapan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 yang mulai digelar Kamis (17/9). Sebanyak 15 orang Tim Teknis IT (TTI) dan 60 orang Tim Teknis Lapangan (TTL) dilepas untuk mengawal pelaksanaan sistem e-voting di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Pelepasan tim teknis dilakukan Bupati Pasaman Barat Yulianto di halaman Kantor Bupati, Rabu (16/9). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati M. Ihpan, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, Asisten III Harlina Syahputri, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Syaikul Putra, serta pemangku kepentingan terkait.
Bupati Yulianto mengatakan pelaksanaan Pilwana telah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat selama kurang lebih satu tahun. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.
"Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada Wakil Bupati, Sekda, para asisten, Bagian Hukum, seluruh panitia, serta pihak terkait yang telah bekerja keras. Alhamdulillah, setelah melalui proses persiapan kurang lebih satu tahun, insyaallah besok Pilwana mulai kita laksanakan," ujar Yulianto.
Menurutnya, Pilwana Serentak 2026 merupakan bagian dari upaya memberikan kepastian kepemimpinan nagari kepada masyarakat yang selama ini dipimpin Penjabat (Pj.) Wali Nagari.
"Ini tentunya untuk kepentingan masyarakat kita yang sudah beberapa lama dipimpin Pj. Wali Nagari. Insyaallah, dalam beberapa bulan ke depan wali nagari terpilih sudah definitif," katanya.
Yulianto juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelayanan pemerintahan di sejumlah nagari selama masa kepemimpinan Pj. belum berjalan optimal.
"Atas nama Pemerintah Daerah, kami meminta maaf kepada masyarakat yang selama ini dilayani Pj, barangkali pelayanan belum maksimal karena adanya rangkap jabatan. Insyaallah, setelah wali nagari definitif, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal sesuai amanah," ujarnya.
Ia meminta seluruh petugas yang terlibat menjaga profesionalitas, tanggung jawab, dan kondusivitas selama tahapan Pilwana berlangsung. Pemerintah daerah, juga telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mendukung kelancaran pelaksanaan.
"Jangan sampai terpancing hal-hal yang justru merusak suasana Pilwana. Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab dan kesabaran. Kita juga sudah bekerja sama dengan aparat penegak hukum agar pelaksanaan Pilwana benar-benar berjalan sukses dan lancar. Ini adalah tugas mulia," tegasnya.
Sementara itu, Sekda Pasaman Barat Doddy San Ismail menjelaskan, pelaksanaan Pilwana akan dimulai pada 17 September 2026 di Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, dengan 47 TPS, serta Nagari Ujung Gading dengan 11 TPS.
"Hari ini kita melepas Tim Teknis IT sebanyak 15 orang dan Tim Teknis Lapangan sebanyak 60 orang. Mereka bertugas membawa dan mengoperasikan peralatan e-voting di masing-masing TPS se-Kabupaten Pasaman Barat," jelas Doddy.
Ia menegaskan, Pilwana merupakan tugas Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat sehingga seluruh petugas diminta menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
"Kami meminta kepada rekan-rekan TTI dan TTL bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab untuk memastikan pelaksanaan pemungutan suara dengan sistem e-voting berjalan transparan di masing-masing TPS," katanya.
Doddy juga mengingatkan seluruh petugas menjaga kesehatan selama menjalankan tugas. "Semoga Allah Swt. memberkahi kegiatan Pemilihan Wali Nagari Tahun 2026," ujarnya.
Plt. Kepala DPMN Pasaman Barat Syaikul Putra menambahkan, rangkaian Pilwana Serentak 2026 berlangsung mulai 17 September hingga 20 Oktober 2026. Sementara itu, pelantikan wali nagari terpilih dijadwalkan pada awal November 2026. ***** dkf/ irz

Festival Literasi Pasbar 2026 Dorong Generasi Kritis, Kreatif, dan Berdaya Saing

By On Rabu, September 16, 2026

 

 Festival Literasi Pasbar 2026 Dorong Generasi Kritis, Kreatif, dan Berdaya Saing



Pasaman Barat, prodeteksi.comPemerintah Kabupaten Pasaman Barat mendorong penguatan budaya literasi sebagai fondasi membangun generasi yang berilmu, kritis, kreatif, berkarakter, dan berdaya saing. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan saat membuka Festival Literasi Tingkat Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2026 di Padang Tujuh, Selasa (15/9).

Mengusung tema “Dari Literasi Mencapai Prestasi dan Pengetahuan Wujudkan Pasaman Barat Sejahtera”, festival tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan budaya membaca sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap pentingnya literasi dalam menghadapi perkembangan teknologi dan informasi.
Wakil Bupati M. Ihpan mengatakan, literasi tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, mengambil keputusan, menyampaikan gagasan, menghargai perbedaan, serta terus belajar sepanjang hayat.
“Literasi harus mendorong kita dari sekadar tahu menjadi paham, dari sekadar percaya menjadi mampu memverifikasi, serta bijak melihat peluang dan mempertimbangkan risiko,” ujarnya.
Ia juga mendorong generasi muda agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi pencipta, inovator, dan pemimpin yang adaptif di era digital.
Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, menegaskan bahwa membangun budaya literasi merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah berperan menyediakan fasilitas dan kebijakan, sekolah membangun budaya belajar, guru membimbing dan menginspirasi, orang tua mendampingi anak, sedangkan komunitas menghidupkan ruang kreativitas.
"Budaya literasi harus dimulai dari keluarga. Orang tua memiliki peran penting mengenalkan anak pada buku, cerita, pengetahuan, serta membangun kebiasaan belajar sejak dini. Literasi adalah gerakan bersama,” tegasnya.
Ny. Sifrowati Yulianto juga menekankan pentingnya literasi karakter dan budaya agar kemajuan teknologi tetap berjalan seiring dengan nilai-nilai agama dan budaya. Karena itu, gerakan literasi perlu diperkuat mulai dari keluarga, sekolah, nagari hingga lingkungan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pihak menjadikan perpustakaan sebagai ruang yang hidup, terbuka, dan produktif, sekaligus mendorong lahirnya penulis-penulis muda Pasaman Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri staf ahli, asisten dan kepala OPD, Kacabdin Wilayah VI Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Camat Pasaman, Ketua GOW, Ketua DWP, Wali Nagari Aua Kuning, Bunda Literasi Kecamatan Pasaman, pegiat dan komunitas literasi, pustakawan, pendidik, peserta Festival Literasi, serta tamu undangan lainnya. *****dkf/irz

Bagikan 6.500 Masker, Wabup Ihpan Ajak Warga Pasbar Pakai Masker Saat Beraktivitas

By On Sabtu, September 12, 2026


 Bagikan 6.500 Masker, Wabup Ihpan Ajak Warga Pasbar Pakai Masker Saat Beraktivitas


Pasaman Barat, prodeteksi.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat membagikan 6.500 masker kepada masyarakat dan pelajar, Jumat (11/9), sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi udara yang kurang sehat.

Kegiatan yang dipimpin Wakil Bupati Pasaman Barat sekaligus Ketua PMI Pasaman Barat, M. Ihpan, itu menyasar sejumlah titik, di antaranya SD Negeri 09 Pasaman, kawasan Bundaran Simpang Empat, dan SD Negeri 07. Sebanyak 1.500 masker lainnya dialokasikan untuk masyarakat di Kecamatan Talamau.
M. Ihpan mengatakan penggunaan masker merupakan langkah sederhana untuk melindungi kesehatan, khususnya saluran pernapasan, ketika masyarakat beraktivitas di luar ruangan.
“Pembagian masker ini dalam rangka menjaga kesehatan masyarakat karena kondisi udara yang kurang sehat. Kita khawatir kondisi tersebut berdampak terhadap kesehatan pernapasan, terutama anak-anak,” ujar M. Ihpan.
Menurutnya, pelajar menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian karena tingginya aktivitas mereka di lingkungan sekolah maupun di luar ruangan. Karena itu, Pemkab Pasbar bersama PMI mengimbau sekolah menginstruksikan siswa dan tenaga pendidik menggunakan masker sesuai kondisi lingkungan.
“Kami mengimbau seluruh sekolah untuk menginstruksikan penggunaan masker. Masyarakat juga kami minta menjaga kesehatan saat beraktivitas di luar rumah, salah satunya dengan menggunakan masker,” katanya.
Selain pembagian masker, jajaran Dinas Kesehatan melalui puskesmas memberikan edukasi kepada siswa mengenai penggunaan masker yang benar. Edukasi tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran pelajar dalam menjaga kesehatan pernapasan sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat.
M. Ihpan menyebut PMI Pasaman Barat juga menyiapkan masker untuk didistribusikan ke sejumlah kecamatan lainnya. Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dan PMI dalam mencegah dampak kondisi udara terhadap kesehatan masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga kesehatan. Jangan menunggu sakit baru melakukan pencegahan. Menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah merupakan salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat dr. Gina Alecia, Kepala Dinas Pendidikan Imter, serta sejumlah pejabat terkait.
*** dkf/ irz

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *