HEADLINE NEWS

Tria Fitri Utami Raih Gelar M.Kom, Anak Pimpinan ZAMIGA yang Menuntaskan Pendidikan S2

By On Senin, Agustus 24, 2026

 

 Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Pondok Pesantren ZAMIGA. Tria Fitri Utami, S.Kom., M.Kom., berhasil menuntaskan pendidikan Strata 2 (S2) di Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang, setelah dinyatakan lulus ujian komprehensif (kompre), Senin (24/8/2026).


Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom


Dengan kelulusan tersebut, Tria yang kelahiran Parit pada Maret 2003 ini, telah menyelesaikan seluruh tahapan akademik program magister dan kini resmi menyandang gelar M.Kom. Ia tinggal menunggu prosesi wisuda.


 Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom

Prestasi tersebut semakin membanggakan karena Tria merupakan alumni SMK TI ZAMIGA yang berhasil melanjutkan pendidikan hingga jenjang S2.



 Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom di UPI Padang


Perjalanan pendidikan Tria dimulai di SD N 11 Parit Koto Balingka  kemudian melanjutkan pendidikan di MTs Pondok Pesantren ZAMIGA. Setelah itu, ia melanjutkan ke SMK TI ZAMIGA jurusan komputer, tempat minat dan kemampuannya di bidang teknologi informasi terus berkembang.


 Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom bersama Tim Penguji


Setelah tamat SMK, Tria melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 UPI Padang dan berhasil meraih gelar S.Kom. Ia kemudian mengikuti wisuda  pada Mei 2025.


 Tria Fitri Utami, S.Kom, M.Kom di UPI

Tidak berhenti di jenjang sarjana, Tria langsung melanjutkan pendidikan S2. Setelah melalui proses perkuliahan dan tahapan akademik, hanya dalam waktu sekitar satu tahun lebih, ia berhasil menyelesaikan program pascasarjana dan dinyatakan lulus kompre.


Kebanggaan Orang Tua

Keberhasilan Tria menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kedua orang tuanya, Irti Zamin, S.S. dan Megawati, S.Pd., yang merupakan pimpinan sekaligus pendiri Pondok Pesantren ZAMIGA.


 Kedua orangtua


Sebagai anak pertama, pencapaian Tria hingga meraih gelar M.Kom. tentu menjadi kebanggaan keluarga.


“Selamat kepada Tria atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan S2. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat dan berkah serta dapat memberikan kontribusi bagi keluarga, ZAMIGA, dan masyarakat,” ungkap kedua orang tuanya.




Pencapaian Tria juga menjadi motivasi bagi para santri, siswa, dan alumni ZAMIGA untuk terus melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita setinggi mungkin.


Perjalanan dari SD, MTs PP ZAMIGA, SMK TI ZAMIGA, hingga berhasil meraih gelar S.Kom., M.Kom. menjadi bukti bahwa pendidikan dan ketekunan dapat membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi.


Keluarga besar ZAMIGA turut menyampaikan selamat dan sukses kepada Tria Fitri Utami, S.Kom., M.Kom. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat, berkah, dan menjadi bekal untuk terus berkarya serta memberikan manfaat bagi masyarakat.  * irz

Pengibaran dan Penurunan Bendera di Koto Balingka Sukses, Upacara HUT ke-81 RI Berlangsung Khidmat

By On Senin, Agustus 17, 2026

 

 Pengibaran dan Penurunan Bendera di Koto Balingka Sukses, Upacara HUT ke-81 RI Berlangsung Khidmat


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com  — Rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, berlangsung sukses dan khidmat, Senin (17/8/2026).

Upacara pengibaran Bendera Merah Putih yang dilaksanakan pada pagi hari di lapangan Kecamatan Koto Balingka berjalan lancar. Begitu pula dengan upacara penurunan bendera yang dilaksanakan pada sore hari, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib hingga selesai.

Upacara pengibaran bendera pada pagi hari diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Koto Balingka, TNI-Polri, pelajar, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat nagari, para undangan, serta masyarakat setempat.




Dalam upacara tersebut, Camat Koto Balingka, Armaizon, S.Sos., bertindak sebagai pimpinan upacara. Sementara itu, Serma Pangudutan bertugas membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Doa dipimpin oleh Abdi, S.Ag, MH., Kepala KUA Koto Balingka.

Suasana upacara semakin semarak dengan penampilan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Para anggota Paskibra menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dengan penuh semangat, disiplin, dan tanggung jawab sehingga seluruh prosesi dapat berlangsung dengan lancar.

Upacara Penurunan Bendera Berlangsung Khidmat

Pada sore harinya, upacara penurunan Bendera Merah Putih kembali digelar di lapangan Kecamatan Koto Balingka. Iptu Margan Hendra, S.H., Kapolsek Sungai Beremas, bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara penurunan bendera tersebut diikuti oleh unsur pemerintahan kecamatan, perangkat nagari, TNI-Polri, pelajar, organisasi masyarakat, serta warga setempat.

Pantauan di lapangan, seluruh peserta mengikuti setiap tahapan upacara dengan penuh penghormatan. Suasana semakin khidmat ketika Paskibra melaksanakan prosesi penurunan Bendera Merah Putih hingga proses pelipatan bendera selesai.

Salah satu kelompok masyarakat yang turut hadir dalam rangkaian upacara tersebut adalah Bersih Pekat Parit Sigalangan. Kehadiran kelompok masyarakat ini menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan kekompakan masyarakat dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.


Camat Koto Balingka, Armaizon, S.Sos., menyampaikan ucapan selamat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia berharap Indonesia terus berkembang, maju, dan semakin jaya.




Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota Paskibra yang telah menjalankan tugas dengan baik serta kepada seluruh peserta upacara yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan mengikuti rangkaian peringatan HUT RI.

“Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semoga Indonesia terus maju dan jaya. Terima kasih kepada seluruh anggota Paskibra dan seluruh peserta upacara yang telah mengikuti kegiatan ini dengan baik,” ujarnya.

ZAMIGA: Momentum Mempererat Kebersamaan

Sementara itu, Pimpinan Yayasan ZAMIGA, Irti Zamin, S.S., mengatakan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan bukan hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa dan perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, semangat kemerdekaan perlu terus diwariskan kepada generasi muda melalui kegiatan positif, kebersamaan, serta semangat untuk memberikan kontribusi bagi daerah dan bangsa.


 Zamiga Parit


“Upacara ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Kami mengucapkan selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Semoga Indonesia terus maju dan semakin jaya,” ujarnya.

Dengan terlaksananya upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih secara lancar, rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Koto Balingka diharapkan dapat semakin menumbuhkan rasa nasionalisme, persatuan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. ***** irz

 Menyambut HUT Ke-81 RI, Santri PPMINI Gelar Lomba Kemerdekaan

By On Minggu, Agustus 16, 2026

 

  Menyambut HUT Ke-81 RI, Santri PPMINI Gelar Lomba Kemerdekaan



Padang Pariaman, prodeteksi.com --- Santri PPMINI (Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas) menggelar Lomba Kemerdekaan dalam rangka menyambut HUT (Hari Ulang Tahun) ke-81 RI (Republik Indonesia), yang dilaksanakan, Minggu (16/8/2026), bertempat Korong Lubuak Aro, Nagari Tandikat, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.


Lomba kemerdekaan PPMINI ini juga dimeriahkan oleh beberapa alumni dan seluruh santri PPMINI. Lomba-lomba yang diselenggarakan adalah panjat pinang, tidak hanya panjat pinang, kali ini lomba yang diselenggarakan untuk santri terdiri dari lomba pacu karung, pacu kelereng dan makan kerupuk.


Pada kesempatan itu, Ketua Panitia Lomba Kemerdekaan PPMINI  Saiful  Islami ketika dihubungi rekan media mengatakan "kepada seluruh santri untuk selalu menjaga sportifitas dan akhlak selama panjat pinang , dengan harapan panjat pinang  ini menjadi ajang positif bagi santri dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Tidak lupa juga TK. Abdul Jamil Al Rasyid S. Hum selaku Pimpinan PPMINI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara tersebut.

"Tanpa adanya dukungan dari semua pihak, Lomba Kemerdekaan antar santri ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahun semenjak zaman ayah (H Sulkani TK Sutan) memimpin pesantren ini. Pada tahun ini, kami santri PPMINI melaksanakan lombat panjat pinang di lingkungan pesantren. Semoga acara seperti ini berlanjut kelak di kemudian hari, karena acara menyambut HUT RI ini adalah amanah dari ayah. Ayah saya pasti akan selalu melihat kegiatan ini walaupun sudah berbeda alam,” ujar Abdul Jamil.



“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, santri PPMINI dapat memberikan suasana yang lebih semarak dan penuh semangat, sembari mengajarkan nilai-nilai sportifitas dan kebersamaan antar santri dan juga alumni yang turut andil dalam acara seperti ini,” pungkas Abdul Jamil. *** AJA

Jamnas XII Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Pramuka Harus Jadi Bagian Penting Pembangunan Bangsa

By On Sabtu, Agustus 15, 2026

 

 Jamnas XII Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Pramuka Harus Jadi Bagian Penting Pembangunan Bangsa



JAKARTA, PRODETEKSI.com — Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8/2026).


Pembukaan Jamnas XII digelar bersamaan dengan Peringatan Hari Pramuka ke-65 dan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan ribuan peserta memenuhi area utama kegiatan, disertai barisan kontingen, pengibaran bendera, serta berbagai penampilan di panggung utama.


Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir hadir mewakili Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sekaligus membacakan sambutan Presiden pada momentum tersebut. 


 Menpora, Erick Tohir mewakili Presiden RI-


Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Gerakan Pramuka tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan ekstrakurikuler, tetapi harus memiliki peran yang lebih besar dalam pembangunan bangsa.


“Saya ingin tegaskan, Pramuka tidak boleh hanya sekadar ekstra, Pramuka harus menjadi bagian penting dalam membangun bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.”


Presiden juga menyoroti pentingnya proses pembentukan karakter melalui kegiatan kepramukaan. Menurutnya, karakter generasi muda tidak cukup dibangun hanya melalui pembelajaran di dalam kelas.


“Karakter tidak cukup hanya dalam ruangan kelas, karakter dibentuk dari latihan, pengalaman dan keteladanan.”


 Jamnas XII Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Pramuka Harus Jadi Bagian Penting Pembangunan Bangsa


Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan utama Presiden dalam sambutannya. Gerakan Pramuka dinilai memiliki ruang penting untuk memberikan pengalaman langsung kepada generasi muda melalui latihan, kegiatan bersama dan keteladanan.


Di tengah perubahan zaman, Presiden juga meminta Gerakan Pramuka untuk terus berkembang. Tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, menurutnya, membutuhkan pendekatan yang mampu mengikuti perkembangan kehidupan pemuda dan pemudi Indonesia.


“Tantangan berubah, maka Pramuka juga harus berkembang untuk pendekatan kepada jiwa pemuda-pemudi Indonesia.”


 Jamnas XII Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Pramuka Harus Jadi Bagian Penting Pembangunan Bangsa


Presiden menginginkan Gerakan Pramuka tidak berhenti pada penguatan nilai secara teori, tetapi juga diwujudkan melalui kerja dan kegiatan nyata.


“Pramuka yang kuat nilai-nilainya dan nyata pekerjaannya, inilah Pramuka yang ingin saya lihat.”


Pesan tersebut disampaikan di hadapan para peserta Jamnas XII yang memadati lapangan utama Buperta Cibubur. Dalam dokumentasi di lokasi, para peserta terlihat mengikuti rangkaian pembukaan dengan tertib. Berbagai kontingen tampak mengenakan seragam Pramuka lengkap dengan atribut masing-masing, sementara panggung utama menjadi pusat perhatian selama rangkaian kegiatan berlangsung.


Presiden Prabowo kemudian mengaitkan peran generasi muda saat ini dengan target Indonesia Emas 2045. Ia mengingatkan bahwa generasi yang mengikuti kegiatan kepramukaan hari ini merupakan generasi yang akan mengisi Indonesia ketika memasuki usia satu abad kemerdekaan.


 M. Rasihan Anwar dalam Jamnas 2026 di Cibubur


“Indonesia Emas 2045 adalah Indonesia kalian, karena tepat pada tahun itu adalah HUT ke-100 RI.”


Jamnas XII sendiri dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan lima tahunan tersebut menjadi pertemuan besar Pramuka Penggalang dari berbagai daerah, dengan mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.” (Warta Pramuka)


Pembukaan Jamnas XII tidak hanya menjadi seremoni awal perkemahan nasional, tetapi juga menjadi momentum untuk menegaskan kembali posisi Gerakan Pramuka dalam pembinaan generasi muda Indonesia.


Melalui latihan, pengalaman dan keteladanan, Pramuka diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki karakter kuat, mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, serta siap mengambil peran dalam perjalanan Indonesia menuju satu abad kemerdekaan.  **** M. Rasihan Anwar

Lahir Tepat di Hari Pramuka, Sosok Pembina Ini Dedikasikan Diri untuk Gerakan Pramuka

By On Jumat, Agustus 14, 2026

 

 Rangga Sastra


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Bagi Rangga Sastra, atau yang sering dikenal dengan kak Rangga / kak Bunglon, tanggal 14 Agustus memiliki makna yang lebih dari sekadar hari kelahiran. Ia lahir tepat pada tanggal yang diperingati sebagai Hari Pramuka, dan perjalanan hidupnya kemudian juga tidak terlepas dari dunia kepramukaan.


 Rangga Sastra 

Dedikasinya terhadap Gerakan Pramuka diwujudkan melalui aktivitasnya sebagai pembina di sejumlah Gugus Depan (Gudep), sekaligus keterlibatannya dalam kepengurusan di Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Pasaman Barat.


Pelepasan di MTs PP ZamIga


Di antara sejumlah Gudep yang dibinanya, aktivitas Kak Rangga paling intens terlihat di lingkungan MTs PP ZAMIGA dan SMK TI ZAMIGA. Di sana, ia aktif mendampingi dan membina peserta didik dalam berbagai kegiatan kepramukaan, termasuk kegiatan yang menuntut kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan dan kerja sama.


Disisi lain dia juga aktif membangun komunitas kepramukaan yang dikenal dengan “Bunglon Scouts” dengan slogan “Menempatkan segala sesuatu pada tempatnya” komunitas ini aktif berperan dalam berbagai event perlombaan maupun kemasyarakatan.


Jamnas Pramuka 


Tidak hanya aktif di tingkat satuan pendidikan dan Kwarcab, kiprahnya juga telah membawanya mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan di tingkat yang lebih tinggi, termasuk kegiatan berskala nasional seperti Jambore Nasional (Jamnas).


Pengalaman mengikuti kegiatan nasional tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya dalam Gerakan Pramuka. Berbagai pengalaman yang diperoleh dari kegiatan tingkat nasional kemudian dapat menjadi bekal dalam memberikan pembinaan kepada anggota Pramuka di Gudep yang dibinanya.


Anggita Bunglon Scout


“Saya orang Pramuka dan saya lahir di hari Pramuka, pada saat orang lain dilahirkan di bedung pakai kain, sedangkan saya pada saat lahir di bedung dengan kacu oleh ibunda saya,” ujar Kak Rangga Sastra.


Menariknya, perjalanan tersebut memiliki hubungan yang unik dengan tanggal kelahirannya. Setiap tanggal 14 Agustus, ketika insan Pramuka di Indonesia memperingati Hari Pramuka, namun tanpa disadari semua orang juga sedang memperingati hari kelahiran Kak Rangga Sastra.




Kondisi tersebut membuat Hari Pramuka menjadi momentum yang memiliki arti ganda baginya. Di satu sisi menjadi peringatan bagi Gerakan Pramuka, sementara di sisi lain menjadi pengingat perjalanan usia dan pengabdiannya dalam membina generasi muda.


Bagi Kak Rangga, menjadi pembina bukan sekadar mendampingi kegiatan Pramuka, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter bagi generasi muda.


 Gudep MTs SMK ZAMIGA


Ia berharap pengalaman yang diperolehnya selama aktif di berbagai tingkatan kepramukaan dapat terus dibagikan kepada peserta didik, khususnya anggota Pramuka di MTs dan SMK ZAMIGA, serta para peserta didik di Gudep lainnya yang dibinanya.


“Saya harap adik-adik dapat mengembangkan potensi diri masing-masing dalam bidang-bidangnya khususnya melalui kepramukaan,” katanya.


 Bersama Pimkon Jamnas


Perjalanan Kak Rangga menjadi kisah tersendiri dalam momentum Hari Pramuka. Lahir pada tanggal 14 Agustus, ia kemudian menjalani sebagian perjalanan hidupnya dengan aktif membina dan mengembangkan Gerakan Pramuka, mulai dari tingkat Gudep, Kwarcab hingga mengikuti kegiatan kepramukaan berskala nasional.


 Di ZAMIGA


Kak Rangga pun berharap Gerakan Pramuka ke depan tetap menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian dan kepedulian terhadap sesama. **** M. Rasihan Anwar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *