HEADLINE NEWS

Meninjau Rencana Revitalisasi, Penebangan Pohon, dan Penggantian dengan Pohon Buah

By On Kamis, Juni 18, 2026

 OPINI


 Oleh :
Dr. IKHWANRI,M.Pd
(Dosen IAI Yaptip Chadijah Ismail)


"Sinkronisasi pengelolaan Taman Hutan Kota Kabupaten Pasaman Barat dengan dokumen perencanaan daerah sangat penting. Khususnya dalam meninjau Rencana Revitalisasi, Penebangan Pohon, dan Penggantian dengan Pohon Buah."

 


TAMAN Hutan Kota (THK) Kabupaten Pasaman Barat telah ditetapkan sebagai salah satu ruang terbuka hijau yang memiliki peran strategis sesuai ketentuan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Kawasan ini diamanatkan untuk berfungsi sebagai paru-paru kota, pengatur tata air, tempat pelestarian alam, serta ruang rekreasi dan pembelajaran bagi masyarakat. Namun, dalam pelaksanaannya saat ini muncul rencana revitalisasi yang menuai perhatian, di mana sejumlah pohon yang ada ditebang dan sebagian lahan akan ditanami dengan pohon buah-buahan. Langkah ini memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan dokumen perencanaan yang telah disusun sebelumnya.

 

Menurut hemat penulis, rencana revitalisasi ini sebenarnya merupakan upaya yang wajar untuk memperbaiki kondisi kawasan, namun sekaligus menjadi ujian terhadap konsistensi pelaksanaan perencanaan daerah. Di satu sisi, penataan ulang dianggap perlu mengingat ada sebagian pohon yang sudah tua, rapuh, atau berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung. Rencana menanam pohon buah juga dipandang memiliki nilai tambah karena dapat memberikan manfaat ekonomi dan konsumsi langsung bagi warga. Akan tetapi, hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana langkah ini diterapkan agar tidak mengubah hakikat dan fungsi utama kawasan yang telah ditetapkan dalam dokumen resmi.

 

Dokumen perencanaan telah menggariskan bahwa Taman Hutan Kota utamanya berfungsi secara ekologis, bukan sebagai kebun produksi. Jika penebangan dilakukan secara luas dan pohon buah dijadikan tanaman utama, maka dikhawatirkan kemampuan kawasan dalam menyerap air, menyaring polusi, serta menjadi habitat makhluk hidup akan menurun. Selain itu, jika prosesnya tidak didasari kajian yang jelas dan tidak sesuai prosedur yang ditetapkan, maka hal ini akan menimbulkan ketidaksinkronan antara apa yang tertulis dalam perencanaan dengan kenyataan di lapangan.

 

Beberapa hal yang sering menjadi penyebab terjadinya kesenjangan tersebut adalah rumusan dalam dokumen perencanaan yang masih bersifat umum, sehingga membuka ruang penafsiran yang beragam dalam pelaksanaannya.

 

Selain itu, koordinasi antar instansi pengelola belum berjalan secara terpadu, serta kurangnya transparansi mengenai kajian teknis dan pertimbangan yang melandasi perubahan jenis tanaman. Tidak jarang juga terjadi pergeseran orientasi pengelolaan yang lebih mengutamakan manfaat jangka pendek dibandingkan keberlanjutan fungsi kawasan dalam jangka panjang.

 

Agar rencana revitalisasi yang sedang berjalan tetap selaras dengan ketentuan yang berlaku, diperlukan langkah-langkah yang terencana dan terukur. Pertama, seluruh proses yang dilakukan harus didasari oleh data dan kajian lingkungan yang akurat, sehingga alasan penebangan pohon dapat dipertanggungjawabkan dan tidak dilakukan secara sembarangan. Seluruh dokumen perizinan, peta penataan ulang, serta rincian jenis tanaman yang akan ditanam harus disusun secara rapi dan dapat diakses oleh publik agar tidak menimbulkan keraguan.

 

Dalam menentukan komposisi tanaman pengganti, perlu dipertahankan fungsi dasar kawasan sebagai hutan kota dengan menanam sebagian besar jenis pohon asli yang memiliki kemampuan ekologis baik, seperti pohon keras atau pohon hutan setempat. Pohon buah dapat tetap dijadikan bagian dari penataan, namun ditempatkan sebagai pelengkap bukan sebagai tanaman utama, sehingga keseimbangan antara manfaat lingkungan dan manfaat bagi masyarakat tetap terjaga. Seluruh perubahan yang dilakukan kemudian harus dicatat dan disesuaikan ke dalam dokumen perencanaan dan rencana pengelolaan kawasan, sehingga menjadi bagian resmi dari kebijakan daerah yang berlaku.

 

Selain itu, diperlukan sistem pengawasan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari instansi terkait, akademisi, hingga perwakilan masyarakat. Pemantauan dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa pelaksanaannya tetap berada dalam koridor yang telah ditetapkan, dan setiap permasalahan yang muncul dapat segera diperbaiki.

 

Revitalisasi Taman Hutan Kota Pasaman Barat merupakan langkah positif untuk meningkatkan kualitas kawasan, asalkan tetap menjaga keselarasan dengan dokumen perencanaan daerah. Mengganti tanaman yang ada tidak boleh mengubah status dan fungsi utama kawasan tersebut. Dengan pelaksanaan yang transparan, terencana, dan tetap memegang prinsip pelestarian lingkungan, maka Taman Hutan Kota akan tetap memberikan manfaat yang optimal bagi kehidupan masyarakat Pasaman Barat, baik untuk generasi saat ini maupun mendatang...Semoga. ****

 


Mustawar Lubis, S.Sos., S.H., M.M., Sosok Putra Asli Nagari yang Dinilai Sangat Layak Memimpin Nagari Pamatang Panjang

By On Selasa, Juni 16, 2026

 TOKOH KITA

Mustawar Lubis, S.Sos, SH, MM 


Pasaman Barat, prodeteksi.com ---- Pemilihan Wali Nagari merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan nagari di masa depan. Karena itu, masyarakat tentu berharap hadirnya pemimpin yang tidak hanya memiliki niat baik, tetapi juga pengalaman, integritas, kapasitas kepemimpinan, serta pemahaman yang kuat terhadap kebutuhan masyarakat.


Bagi Nagari Pamatang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, kebutuhan akan pemimpin yang mampu mempercepat pembangunan menjadi semakin penting. Masih terdapat berbagai tantangan yang perlu mendapat perhatian, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga pengembangan potensi ekonomi masyarakat.


Untuk menjawab tantangan tersebut, dibutuhkan sosok yang mampu membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat.


 Dalam acara-acara sosial kemasyarakatan, Mustawar Lubis selalu hadir dan berbaur di tengah warga.


Salah satu putra terbaik Nagari Pamatang Panjang adalah :  Mustawar Lubis, S.Sos., S.H., M.M. Beliau merupakan figur yang dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman untuk mengemban amanah tersebut.


Mustawar Lubis merupakan putra asli Nagari Pamatang Panjang yang lahir dan besar di Jorong Rurapatontang. Kedekatannya dengan masyarakat serta pemahamannya terhadap kondisi sosial, budaya, dan geografis nagari menjadi modal penting dalam memahami kebutuhan serta harapan warga.


Selama kurang lebih 36 tahun, beliau mengabdikan diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Radio Republik Indonesia (RRI). Karier pengabdiannya dimulai di RRI Padang dan kemudian berlanjut di berbagai daerah di Indonesia hingga akhirnya bertugas di RRI Jakarta. Beliau menutup masa pengabdiannya sebagai Auditor Pelaksana dengan pangkat Pembina Tingkat I (IV/b).


Selain berpengalaman dalam birokrasi pemerintahan, Mustawar Lubis juga aktif dalam berbagai organisasi profesi dan kemasyarakatan. Beliau pernah berkiprah di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat, SIWO PWI Sumatera Barat, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat. 


Atas dedikasi dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara, beliau dianugerahi Satyalancana Karya Satya 30 Tahun, sebuah penghargaan yang diberikan kepada ASN yang menunjukkan kesetiaan, pengabdian, dan kinerja yang baik dalam jangka waktu panjang.


Meski telah memasuki masa purnabakti, semangat pengabdiannya tidak berhenti. Hingga saat ini, Mustawar Lubis masih aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan serta tetap menjadi bagian dari PWI. Setelah menyelesaikan tugasnya sebagai ASN, beliau memilih kembali ke kampung halaman untuk lebih dekat dengan masyarakat dan turut berkontribusi dalam pembangunan nagari.


Dengan bekal pengalaman birokrasi yang panjang, latar belakang pendidikan yang lengkap, jaringan yang luas, serta pemahaman yang mendalam terhadap kondisi masyarakat, Mustawar Lubis dinilai sebagai salah satu putra daerah yang layak diperhitungkan untuk memimpin dan membawa Nagari Pamatang Panjang menuju kemajuan yang lebih baik. *** irz

Pemilihan Duta Muslim dan Muslimah PBA UIN IB Padang  2026 Sukses, Ini yang Terpilih

By On Minggu, Juni 14, 2026

 Pemilihan Duta Muslim dan Muslimah PBA UIN IB Padang  2026 Berjalan  Sukses dan Lancar


PADANG, prodeteksi.com  – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang sukses menyelenggarakan kegiatan Pemilihan Duta Muslim dan Muslimah PBA Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026 di Aula Lantai 3 Perpustakaan Pasca Sarjana UIN IB Padang.



Adapun tema kegiatan adalah mewujudkan Generasi Islami Berakhlak Karimah, Berwawasan Luas, dan Siap Menjadi Inspirasi di Era Digital



Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi PBA yang telah melalui berbagai tahapan seleksi. Acara bertujuan untuk melahirkan figur mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta kepedulian sosial.


Ketua Panitia, Abdul Latif dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri. Sekaligus juga mempersiapkan generasi yang mampu menjadi representasi positif Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.


"Kami berharap para peserta dapat menjadi teladan bagi mahasiswa lainnya dan mampu membawa nama baik PBA di lingkungan kampus maupun masyarakat," ujarnya.


Sementara itu, Komisi III SEMA FTK UIN IB PADANG, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Duta Muslim dan Muslimah bukan sekadar gelar, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pengembangan karakter mahasiswa.



Setelah melalui proses seleksi yang ketat, dewan juri menetapkan:

1. Duta Muslim: M. Rasihan Anwar

2. Duta Muslimah: Viola Mardhatillah Armin

3. Duta Favorit: Ahmad Isnan Hasibuan

4. Duta Favorit: Melisa Juanita Angraini

 Duta Muslim dan Muslimah

Sebagai Duta yang terpilih,  diharapkan mampu menjadi representasi mahasiswa PBA yang berintegritas, berwawasan luas. Serta aktif dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin.


Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara panitia, dewan juri, peserta, dan para tamu undangan. Hal ini sebagai bentuk apresiasi atas suksesnya pelaksanaan acara tersebut. ***** M. Rasihan Anwar

Sambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027, MTs PP Zamiga Gelar Bimbingan Guru dan Tenaga Kependidikan

By On Sabtu, Juni 13, 2026

 Sambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027, MTs PP Zamiga Gelar Bimbingan Guru dan Tenaga Kependidikan


PASAMAN BARATm prodeteksi.com – Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Zaminul Ghairi (MTs PP Zamiga), Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, menggelar kegiatan Bimbingan Guru dan Tenaga Kependidikan dalam rangka menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (13/6/2026) tersebut berjalan dengan sukses, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.


Bimbingan ini diikuti oleh seluruh guru MTs PP Zamiga serta guru SMK Zamiga, baik guru yang telah bersertifikasi maupun guru nonsertifikasi. Selain menjadi ajang peningkatan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh guru dalam memajukan lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Zaminul Ghairi.





Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Yayasan, Irti Zamin, S.S., didampingi Megawati, S.Pd. Dari Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat hadir sebagai narasumber Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Hilaluddin, M.Pd. dan Khairil Hadi, S.Pd., M.M., serta Pengawas Madrasah Khairoh, S.Ag. Kehadiran para pejabat Kementerian Agama memberikan motivasi dan penguatan kepada seluruh guru dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah.


Kepala MTs PP Zamiga, Irti Zamin, S.S., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan pembinaan kepada seluruh guru.


Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan seluruh tenaga pendidik menghadapi tahun ajaran baru sekaligus menyatukan persepsi dan semangat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di MTs maupun SMK Zamiga.


"Kegiatan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran pada tahun sebelumnya, meningkatkan kinerja, kedisiplinan dan profesionalisme guru, menyatukan visi seluruh tenaga pendidik, menyusun strategi menghadapi Tahun Ajaran Baru 2026/2027, serta memperkuat komitmen bersama dalam memajukan MTs dan SMK ZAMIGA," ujarnya.



Ia menjelaskan, sebagai lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren, ZAMIGA memiliki berbagai keunggulan yang menjadi daya tarik bagi masyarakat. Di antaranya menerapkan sistem pendidikan terpadu yang memadukan ilmu agama dan ilmu umum serta keterampilan dengan pembinaan karakter selama 24 jam.


Seluruh santri MTs diwajibkan tinggal di asrama, sedangkan siswa SMK tinggal di lingkungan pondok pesantren sehingga proses pembinaan akhlak, kedisiplinan, dan ibadah dapat berlangsung secara optimal.


Pengawas Madrasah, Khairoh, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan bimbingan bagi guru dan tenaga kependidikan di MTs Pondok Pesantren Zamiga. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kualitas kinerja serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.


Khairoh juga mengajak seluruh guru agar dalam proses pembelajaran senantiasa berpedoman pada Kurikulum Belajar Berbasis Rasa Cinta. Menurutnya, budaya saling mencintai, menghargai, dan peduli harus terus ditumbuhkan di lingkungan madrasah sehingga tercipta suasana belajar yang nyaman, harmonis, dan menyenangkan. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kekompakan, kebersamaan, serta semangat seiya sekata dari seluruh warga madrasah.


Selain itu, ia menekankan pentingnya melakukan promosi madrasah secara positif dan berkelanjutan. Menurutnya, setiap guru memiliki peran sebagai duta madrasah dengan menyampaikan berbagai keunggulan dan prestasi yang dimiliki MTs PP Zamiga kepada masyarakat.


"Promosi yang baik akan memberikan dampak yang luar biasa. Sampaikan kepada masyarakat berbagai keunggulan yang dimiliki Zamiga, seperti program tahfiz Al-Qur'an, kegiatan kepramukaan, serta berbagai ekstra kurkuler dan program unggulan lainnya, " ungkapnya.


Selain itu, ZAMIGA juga memiliki berbagai program unggulan seperti Tahfiz Al-Qur'an, pelatihan pidato dan khutbah, pidato tiga bahasa (Arab, Inggris, dan Indonesia), serta pembelajaran informatika komputer. Sementara pada bidang ekstrakurikuler tersedia kegiatan Tilawah dan Tartil Al-Qur'an, Drum Band, Seni Tari, Rebana, Pramuka, berbagai cabang olahraga, dan sejumlah kegiatan pengembangan bakat lainnya.


Khusus bagi siswa SMK, pihak sekolah juga memberikan pelatihan Komputer Perkantoran serta English Course sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan pendidikan tinggi.


Dalam kesempatan tersebut, Irti Zamin juga menegaskan bahwa guru memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar menyampaikan materi pelajaran di kelas.






"Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga menjadi pendidik, teladan, promotor, sekaligus duta ZAMIGA. Setiap guru memiliki tanggung jawab menjaga nama baik lembaga serta memperkenalkan berbagai keunggulan ZAMIGA kepada masyarakat," tegasnya.


Ia berharap seluruh guru terus menjaga kekompakan, meningkatkan kualitas pembelajaran, menjadi teladan bagi para santri, aktif memperkenalkan ZAMIGA kepada masyarakat, serta terus berjuang bersama demi kemajuan lembaga.


"Keberhasilan ZAMIGA bukan hanya keberhasilan yayasan ataupun kepala madrasah, tetapi keberhasilan seluruh keluarga besar ZAMIGA," tambahnya.



Guru Harus Menjadi Penggerak Kemajuan Madrasah

Sementara itu, narasumber dari Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat, Khairil Hadi, S.Pd., M.M., menyampaikan berbagai materi terkait tugas pokok guru, peningkatan kompetensi, hingga kebijakan mengenai sertifikasi guru.


Menurutnya, guru tidak cukup hanya melaksanakan kewajiban mengajar, namun juga harus memiliki rasa memiliki terhadap lembaga tempatnya mengabdi.


"Guru itu bukan hanya datang mengajar kemudian pulang. Yang lebih penting adalah bagaimana guru mampu memberikan kontribusi terbaik untuk kemajuan madrasah, menjadi bagian dari solusi, serta ikut mempromosikan madrasah kepada masyarakat," ujarnya.


Khairil Hadi juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan MTs dan SMK Zamiga yang dinilainya memiliki berbagai program unggulan yang mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya.



Ia berharap seluruh guru dapat menjadi penyambung informasi kepada masyarakat mengenai berbagai prestasi dan keunggulan yang telah dimiliki ZAMIGA sehingga kepercayaan masyarakat terhadap madrasah terus meningkat.


Pentingnya Pengembangan SDM Guru

Sementara itu, Kasi Penmad Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat, Hilaluddin, M.Pd., dalam paparannya menjelaskan mengenai tata kelola yayasan pendidikan beserta berbagai bentuk yayasan yang berkembang saat ini, baik yang bersifat keluarga maupun yayasan terbuka.


Ia menegaskan bahwa kemajuan sebuah madrasah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya.


Menurutnya, pengembangan kompetensi guru harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.


"Madrasah yang maju lahir dari guru-guru yang terus belajar, terus meningkatkan kompetensi, dan memiliki semangat kebersamaan. Kekompakan seluruh unsur madrasah menjadi modal utama dalam membangun lembaga yang unggul dan dipercaya masyarakat," jelasnya.




Kegiatan bimbingan yang berlangsung hingga menjelang waktu Zuhur tersebut ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan narasumber. Seluruh guru mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di MTs dan SMK ZAMIGA.


Melalui kegiatan ini, MTs PP Zamiga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan layanan pendidikan berbasis pesantren yang unggul, religius, disiplin, dan berdaya saing dalam menyongsong Tahun Ajaran Baru 2026/2027. **** irz

 

SMA N 1 Koto Balingka Tingkatkan Mutu dan Raih Prestasi

By On Kamis, Juni 11, 2026

 

 SMA N 1 Koto Balingka



PASAMAN BARAT, prodeteksi.com – Dalam kurun waktu sekitar satu tahun memimpin SMA Negeri 1 Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Kepala Sekolah Mulyadi, SPd terus melakukan berbagai pembenahan dan inovasi guna meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.


Berbagai program pembinaan dan pengembangan sekolah dijalankan secara bertahap, mulai dari pembenahan lingkungan sekolah, peningkatan kedisiplinan guru dan siswa, hingga mendorong peserta didik untuk aktif mengikuti berbagai perlombaan dan kegiatan pendidikan baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.


Kepala SMA N 1 Koto Balingka, Mulyadi SPd, mengatakan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, dan pengembangan potensi siswa di berbagai bidang.


 Mulyadi, S.Pd


"Kami terus berupaya melakukan pembenahan di berbagai aspek pendidikan. Mulai dari penataan lingkungan sekolah agar lebih nyaman, meningkatkan disiplin majelis guru dan siswa, serta mendorong siswa untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan yang dapat mengembangkan kemampuan mereka," ujar Mulyadi.


Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil yang membanggakan. Salah satunya adalah keberhasilan seorang siswa SMA N 1 Koto Balingka yang terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026.


"Alhamdulillah, salah seorang siswa kami berhasil lulus seleksi Paskibraka Provinsi Sumatera Barat. Siswa tersebut adalah Ade Kurniawan, siswa kelas X yang berasal dari Silawai. Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi sekolah," ungkapnya.


Selain prestasi non-akademik, peningkatan kualitas pendidikan juga terlihat dari capaian siswa dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026. Jumlah siswa yang berhasil diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBT mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.


"Tahun ini sebanyak 14 siswa berhasil lulus SNBT, meningkat dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 13 orang. Mereka diterima di berbagai perguruan tinggi negeri yang berada di Sumatera Barat maupun Sumatera Utara," jelas Mulyadi.


Tidak hanya itu, sejumlah siswa juga berhasil melanjutkan pendidikan melalui berbagai jalur seleksi lainnya. Tercatat sebanyak 10 siswa diterima melalui jalur SMBT, sementara 28 siswa berhasil lulus melalui jalur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Selain itu, belasan alumni SMA N 1 Koto Balingka juga berhasil lolos seleksi dan diterima sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).


Prestasi membanggakan juga datang dari bidang olahraga. Tim sepak bola SMA N 1 Koto Balingka berhasil meraih Juara II dalam turnamen sepak bola antar pelajar tingkat provinsi yang digelar di Desa Baru.


Dalam kompetisi tersebut, para siswa menunjukkan semangat juang dan sportivitas yang tinggi hingga berhasil menembus babak final dan meraih posisi runner-up. Atas prestasi tersebut, tim sepak bola SMA N 1 Koto Balingka berhak membawa pulang trofi, sertifikat penghargaan, serta hadiah pembinaan sebesar Rp10 juta.


"Dengan dukungan seluruh guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta masyarakat, kami optimistis SMA N 1 Koto Balingka akan terus berkembang dan berprestasi di masa mendatang," tutup Mulyadi. ****irz

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *