HEADLINE NEWS

Bupati Pasaman Barat Tinjau Jalan Rusak dan Jenguk Keluarga Anak Meninggal di Rura Patontang

By On Selasa, Mei 26, 2026

 

 Bupati Pasaman Barat Tinjau Jalan Rusak dan Jenguk Keluarga Anak Meninggal di Rura Patontang


Pasaman Barat , prodeteksi.com – Bupati Pasaman Barat, Yulianto menjenguk keluarga anak yang meninggal dunia akibat terhambat akses layanan kesehatan karena kondisi jalan rusak di Jorong Rura Patontang, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Senin (25/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Yulianto turut menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga Ibu Irhamni yang tengah berduka atas musibah yang terjadi.

“Atas nama pemerintah daerah dan keluarga, kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa keluarga Ibu Irhamni,” ujar Yulianto di lokasi.

Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesehatan dalam menghadapi cobaan tersebut.

Selain menjenguk keluarga korban, Bupati Yulianto bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis meninjau beberapa titik kerusakan jalan di Jorong Rura Patontang guna memastikan percepatan penanganan infrastruktur.

“Kami sudah pernah memetakan pembangunan di daerah ini. Kedatangan kami bersama dinas teknis adalah bentuk komitmen agar perbaikan akses jalan segera ditindaklanjuti dan kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat juga menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga terdampak. Sementara itu, tim kesehatan dari Puskesmas Parit Koto Balingka turut melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Ibu Irhamni.

Bupati Yulianto menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat akan menyinergikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Dinas Kesehatan guna memastikan akses transportasi masyarakat di daerah terpencil lebih memadai, termasuk layanan ambulans dan medis darurat.

Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan tersebut, Plt. Staf Ahli Bidang Agama dan Kesra Getri Ardenis, Kepala Dinas Kesehatan Gina Alecia, Plt. Kepala Dinas PUPR Bambang Sumarsono, Plt. Kepala Dinas Sosial Vanvoni Gorbi, Kabid IKP Dinas Kominfo Yudhinal Reviola, Camat Koto Balingka Armaizon, unsur Forkopimca, tenaga kesehatan, serta pemangku kepentingan terkait lainnya. **** irz

Akibat Listrik Padam, Pokdakan Siduampan Fish Center Gagal Panen Ikan Nila

By On Senin, Mei 25, 2026

 

 Akibat Listrik Padam, Pokdakan Siduampan Fish Center Gagal Panen Ikan Nila



RANAH BATAHAN, prodeteksi.com  – Pemadaman listrik yang terjadi pada Sabtu (23/5) kemarin membawa dampak buruk bagi para pelaku usaha perikanan di Kabupaten Pasaman Barat. Salah satunya dialami oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Siduampan Fish Center yang terpaksa gigit jari karena mengalami gagal panen.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Pokdakan Siduampan Fish Center, Rizki Matondang, saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Minggu (24/5/2026).


Menurut Rizki, kelompok usaha yang beralamat di Jorong Siduampan, Nagari Batahan Selatan, Kecamatan Ranah Batahan ini sangat bergantung pada kestabilan arus listrik untuk operasional harian mereka.


"Untuk termen kali ini kami gagal panen. Mati listrik yang begitu lama menjadi kendala utama bagi kami. Selain menyebabkan ikan mati, kami juga terkendala dalam pengontrolan genset. Bahan bakar (BBM) untuk genset sangat sulit didapat dan harganya pun mahal," ujar Rizki dengan nada kecewa.




Pokdakan Siduampan Fish Center merupakan wadah bagi belasan generasi muda setempat yang menggeluti usaha pembesaran ikan nila dengan sistem bioflok. Sistem ini diketahui sangat bergantung pada pasokan listrik secara terus-menerus untuk menjaga sirkulasi oksigen di dalam kolam.


Mirisnya, usaha yang digerakkan oleh para pemuda ini murni menggunakan modal swadaya tanpa adanya sokongan dana dari pihak luar.




"Kami beranggotaan belasan orang yang menggeluti pembesaran ikan nila sistem bioflok ini hanya bermodalkan patungan (swadaya), tanpa ada bantuan dari pihak nagari maupun pemerintah. Walau demikian, kami tetap semangat demi kesejahteraan anggota dan ketahanan pangan, khususnya di Nagari Batahan Selatan," jelas Rizki.


Menyikapi kerugian yang dialami kelompoknya, Rizki berharap ke depannya pihak PLN dapat lebih kooperatif dengan memberikan pemberitahuan terlebih dahulu sebelum melakukan pemadaman arus listrik. Hal ini penting agar para peternak ikan dapat melakukan langkah antisipasi lebih awal.


Tak hanya kepada PLN, Rizki juga mengetuk pintu hati pemerintah daerah agar memberikan perhatian kepada geliat usaha yang dibangun oleh generasi muda ini.


"Kami berharap pemerintah mau hadir dan memperhatikan permasalahan kami ini," pungkasnya berharap ada solusi konkret demi keberlanjutan usaha mereka.  **** rshn/ irz

Pasbar Luncurkan e-Voting Pilwana 2026, Bupati Yulianto: Sistem Aman dan Transparan

By On Selasa, Mei 19, 2026


 Yulianto 



Pasaman Barat,  prodeteksi.com Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat resmi meluncurkan dan menyosialisasikan sistem Pemilihan Wali Nagari atau Pilwana berbasis elektronik e-Voting untuk Pilwana 2026. Peluncuran digelar di Aula Kantor Bupati Pasbar, Selasa (19/5).


Peluncuran ditandai dengan penandatanganan deklarasi dan kesepakatan bersama oleh Bupati Pasbar Yulianto bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemungutan suara elektronik di hadapan peserta sosialisasi.


Bupati Yulianto menegaskan, penerapan e-Voting merupakan langkah strategis untuk mendorong modernisasi demokrasi di tingkat nagari agar lebih efektif, transparan, dan akuntabel.


“Pilwana berbasis elektronik menjadi instrumen untuk memajukan demokrasi, membangun kepercayaan publik, serta meningkatkan efisiensi seluruh proses pemilihan,” ujar Yulianto.


Ia mengapresiasi dukungan DPRD Pasbar, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Sekretaris Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), serta seluruh pihak dalam penyusunan dan penganggaran Pilwana 2026.


Terkait keamanan sistem, Yulianto menyebut keraguan masyarakat terhadap e-Voting wajar terjadi. Namun, ia memastikan sistem telah dilengkapi pengamanan berlapis pada tahap prapemungutan, pemungutan, hingga pascapemungutan suara.


“Kami berharap peserta sosialisasi ikut mengedukasi masyarakat agar tidak ragu menggunakan hak pilihnya,” katanya.


Perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Andrari, mengapresiasi langkah Pasaman Barat yang dinilai progresif dalam inovasi penyelenggaraan Pilwana. Menurutnya, pengembangan e-Voting merupakan hasil riset nasional BRIN setelah mendapat persetujuan Mahkamah Konstitusi (MK).


“Pasaman Barat menjadi kabupaten ke-29 di Indonesia yang melaksanakan e-Voting. Ini menunjukkan komitmen daerah menghadirkan demokrasi yang lebih modern dan efisien,” ujar Andrari.


Pada kegiatan itu, Direktur Utama PT Intens Riski Pratama memandu demonstrasi penggunaan perangkat e-Voting. Perangkat diperagakan langsung oleh Bupati Yulianto dan disaksikan unsur Forkopimda serta peserta sosialisasi.


Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari BRIN, demonstrasi perangkat oleh PT Intens, serta sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu Plt Kepala DPMN Pasbar Syaikhul Putra. *** Dk/ irz

Pemkab Pasbar Matangkan Persiapan Pilwana Serentak 2026 di 87 Nagari

By On Senin, Mei 18, 2026

 

 Pemkab Pasbar Matangkan Persiapan Pilwana Serentak 2026 di 87 Nagari


Pasaman, prodeteksi.com –  Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus memantapkan persiapan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 yang akan digelar di 87 nagari pada 11 kecamatan pada September hingga Oktober mendatang. Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan dan Pembentukan Panitia Pilwana 2026 yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) di Auditorium Kantor Bupati Pasbar, Senin (18/5/2026).


Dalam arahannya, Bupati Pasaman Barat, Yulianto, didampingi Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, menegaskan pentingnya keberadaan wali nagari definitif guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.


Menurutnya, seluruh tahapan Pilwana harus dipersiapkan secara matang agar pelaksanaannya berlangsung aman, tertib, lancar, dan demokratis.


“Dulu nagari induk hanya 19, sekarang berkembang menjadi 90 nagari. Tiga di antaranya sudah definitif. Artinya, ada 87 nagari yang membutuhkan wali nagari definitif. Semua pihak harus bersama-sama menyukseskan Pilwana ini,” ujar Yulianto.


Ia juga meminta para camat untuk aktif mengarahkan pemerintah nagari agar meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, sekaligus mendorong partisipasi pemilih dalam menggunakan hak suara.


Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala DPMN Pasbar, Syaikhul Putra, menyebutkan Pilwana 2026 menjadi pemilihan wali nagari terbesar yang pernah dilaksanakan di Pasaman Barat, baik dari jumlah nagari maupun cakupan wilayahnya.


Ia menjelaskan, pemungutan suara dijadwalkan berlangsung mulai 17 September hingga 20 Oktober 2026. Dalam pelaksanaannya, Pemkab Pasbar juga akan menerapkan sistem e-voting guna meningkatkan efisiensi sekaligus menekan biaya penyelenggaraan.


“Fokus rapat koordinasi hari ini adalah pembentukan panitia tingkat kabupaten dan penyamaan persepsi seluruh unsur pelaksana. Setelah ini akan dilanjutkan dengan rapat di tingkat kecamatan dan nagari,” katanya.


Selain pembentukan panitia, Pemkab Pasbar juga akan menyiapkan tenaga teknis inti dan petugas lapangan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pilwana.


Di tingkat kabupaten, panitia terdiri dari unsur pemerintah daerah dan Forkopimda, dengan Bupati dan Wakil Bupati sebagai penanggung jawab, sedangkan Sekda bertindak sebagai ketua panitia.


Sementara di tingkat kecamatan akan dibentuk panitia pengawas yang melibatkan camat dan Forkopimca. Adapun di tingkat nagari, Panitia Pemilihan Wali Nagari dibentuk dari unsur Bamus, perangkat nagari, dan tokoh masyarakat. Panitia tersebut nantinya juga akan membentuk KPPSN serta petugas Linmas TPS.


Rapat koordinasi ditutup dengan sesi diskusi yang membahas berbagai aspek penting, mulai dari keamanan, proses seleksi penyelenggara, hingga kesiapan teknis pemungutan suara. Seluruh peserta menyatakan komitmen untuk mendukung pelaksanaan Pilwana 2026 agar berjalan aman, jujur, transparan, dan demokratis. *** irz

Kondisi Irhamni Membaik, Sudah Diizinkan Pulang dari RSUD

By On Senin, Mei 18, 2026

 

 Kondisi Irhamni Membaik, Sudah Diizinkan Pulang dari RSUD


Pasaman Barat, prodeteksi.com ---- Setelah menjalani perawatan pasca melahirkan di Puskesmas Parit pada Kamis lalu, Irhamni kemudian dirujuk ke RSUD untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sebelumnya, bayi yang dilahirkannya meninggal dunia di RSUD setelah dirujuk dari Puskesmas Parit akibat mengalami asfiksia berat.


Kabar terbaru menyebutkan kondisi Irhamni mulai membaik. Pada Minggu kemarin, ia telah diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit dan kembali bersama keluarganya.


Informasi tersebut disampaikan salah seorang warga Rura Patontang, Saluddin, pada Senin (18/05/2026).


“Kabarnya kemarin sudah pulang dari RSUD, Pak,” katanya saat menjawab pertanyaan media ini.


Menurut Saluddin, sebelum kembali ke Rura Patontang, Irhamni bersama keluarga  singgah terlebih dahulu di rumah orang tuanya di Tinggiran.


“Mereka ke Tinggiran dulu, ke rumah orang tua Irhamni,” ujarnya.


Ia juga menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi Irhamni kini sudah lebih membaik.


“Menurut informasi yang saya dapat kemarin, kondisi Kak Irhamni sudah lebih membaik,” ungkapnya.


Sebagai  keluarga yang berprofesi sebagai petani, mereka diharapkan dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari untuk mencari nafkah setelah kondisi kesehatannya pulih. **** irz


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *