HEADLINE NEWS

Tujuh Jorong di Nagari Batahan Utara Masuki Tahap Regenerasi, Termasuk Jorong Sawah Mudik

By On Minggu, April 26, 2026


 

 Kantor Wali Nagari Batahan Utara di Jorong Sawah Mudik



RANAH BATAHAN,  prodeteksi.com  – Pemerintah Nagari Batahan Utara, Kecamatan Ranah Batahan, saat ini sedang melaksanakan proses penataan perangkat kewilayahan. Sebanyak tujuh jorong dilaporkan tengah dalam tahap pemrosesan untuk pergantian kepemimpinan.


Ketujuh jorong yang kini sedang diproses sebagai calon perangkat baru tersebut meliputi:

1. Jorong Tanjung

2. Jorong Silayang Julu

3. Jorong Taming Tonga

4. Jorong Taming Julu

5. Jorong Sigantang

6. Jorong Paraman Sawah

7. Jorong Sawah Mudik

Satu wilayah dari ketujuh Jorong, yakni Jorong Sabajulu, saat ini sedang dalam tahap pengusulan pemberhentian jorong lama. Berkas administrasi terkait pemberhentian tersebut dikabarkan telah naik dan sedang diproses di Kantor Camat Ranah Batahan.


Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi di tingkat nagari guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.


Sementara Enam jorong lainnya Terkait menunggu keluarnya surat persetujuan dari Bupati Pasaman Barat. Jadwal pasti pelaksanaan pelantikan jorong yang baru.


Wali Nagari Batahan Utara, Sahyunan belum lama ini menyatakan bahwa proses pengangkatan perangkat jorong yang baru belum dapat dipastikan waktunya. Hal ini dikarenakan pihak nagari masih menunggu persetujuan resmi dari bupati terkait pelantikan para jorong tersebut.


Pihak pemerintah nagari tidak ingin terburu-buru dan tetap mengikuti prosedur regulasi yang berlaku. Dan masih menunggu keluarnya persetujuan dari bupati. Setelah itu baru bisa dijadwalkan pelantikan..


"Saat ini kita masih menunggu keluarnya surat persetujuan dari Bupati terkait pelantikan jorong-jorong di Batahan Utara tersebut," ungkap Wali Nagari.


Hingga saat ini, pihak nagari terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan Pemerintah Kabupaten agar proses transisi kepemimpinan di tingkat jorong ini dapat berjalan lancar tanpa menghambat pelayanan publik di wilayah masing-masing.


 Proses ini merupakan bagian dari upaya penataan dan penyegaran struktur pemerintahan di tingkat jorong agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. **** irz


Komitmen Pemprov Sumbar: Jembatan Pigogah Pasbar Segera Beroperasi Penuh di 2026

By On Jumat, April 24, 2026



 Rp. 3,5 miliar Dianggarkan 2026 untuk Penyelesaian Jembatan Ruas Bungo Tanjung - Teluk Tapang Termasuk Oprit Jembatan Pigogah

PASAMAN BARAT,  prodeteksi.com ------– Kabar baik bagi mobilitas masyarakat di Kabupaten Pasaman Barat. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) memastikan pembangunan Jembatan Pigogah akan segera tuntas dan berfungsi optimal dalam waktu dekat.


Meskipun sempat menghadapi tantangan teknis dan keterbatasan anggaran pada tahun 2025, langkah strategis telah disiapkan untuk memastikan infrastruktur ini dapat dinikmati masyarakat secara utuh.


Pembangunan Jembatan Pigogah yang didanai melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan nilai kontrak Rp 9,65 miliar sejatinya telah dinyatakan selesai secara kontraktual oleh pelaksana CV. ARG CN di bawah supervisi PT. TE.


Namun, masyarakat memang belum dapat melintasi jembatan tersebut karena bagian oprit (jalan pendekat) belum terbangun. Hal ini dikarenakan pekerjaan oprit memang tidak masuk dalam lingkup kontrak tahun anggaran 2025 akibat keterbatasan dana.


 Rp. 3,5 miliar Dianggarkan 2026 untuk Penyelesaian Jembatan Ruas Bungo Tanjung - Teluk Tapang Termasuk Oprit Jembatan Pigogah


Kepala Dinas BMCKTR Sumbar, Armizoprades, ST., MT., melalui Kepala Bidang Bina Marga, Elfinadi Ibrahim, memberikan klarifikasi resmi pada Jumat (24/4/2026). Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan telah menyiapkan solusi konkret.


“Jembatan ini secara kontrak selesai, namun dana untuk oprit belum tersedia di tahun lalu. Insyaallah pada tahun 2026 ini akan kita selesaikan sepenuhnya,” ujar Elfinadi.


Sebagai bentuk keseriusan, pada Tahun Anggaran 2026, pemerintah telah mengalokasikan dana tambahan sebesar Rp 3,5 miliar. Anggaran ini difokuskan untuk penyelesaian Jembatan Ruas Bungo Tanjung - Teluk Tapang, termasuk Oprit Jembatan Pigogah

 

Saat ini, proyek lanjutan tersebut sudah memasuki tahap evaluasi dalam proses lelang. Meski nama pemenang kontrak belum diumumkan, proses ini dipastikan berjalan sesuai jalur agar pengerjaan fisik di lapangan bisa segera dimulai.


Dengan tuntasnya oprit jembatan ini nantinya, konektivitas di wilayah Pasaman Barat menuju Teluk Tapang diharapkan semakin lancar, memicu pertumbuhan ekonomi lokal, dan mempermudah akses transportasi bagi warga sekitar.  *** irz


Ny. Sifrowati Menekankan Pentingnya Meningkatkan Kewaspadaan terhadap Narkotika

By On Kamis, April 23, 2026

 

 Ny. Sifrowati Menekankan Pentingnya Meningkatkan Kewaspadaan terhadap Narkotika  



Pasbar, prodeteksi.comTim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasaman Barat bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman Barat menandatangani perjanjian kerja sama dalam upaya memperkuat pencegahan dan rehabilitasi penyalahgunaan narkotika, Rabu (22/4), di Aula Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat.

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua TP PKK Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto dan Kepala BNNK Pasaman Barat Rangga Noverio.
Dalam sambutannya, Ny. Sifrowati Yulianto menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman narkotika. Ia menyebutkan, posisi geografis Pasaman Barat yang berdekatan dengan wilayah Aceh dan Mandailing Natal berpotensi menjadi jalur peredaran narkotika.
Menurutnya, kerja sama ini menjadi landasan dalam penguatan peran keluarga sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan rehabilitasi penyalahgunaan narkotika yang dilakukan secara terpadu, berkelanjutan, dan saling mendukung.
“Ruang lingkup kerja sama ini meliputi penguatan komunikasi, informasi, sosialisasi, dan edukasi terkait pencegahan serta rehabilitasi penyalahgunaan narkotika. Selain itu, juga mencakup penguatan sumber daya TP PKK dalam pelaksanaan program di lingkungan keluarga pada wilayah binaan yang terdiri dari 11 kecamatan dan 90 nagari,” ujarnya.
Ia menambahkan, PKK akan terus mendorong pendekatan berbasis keluarga melalui penguatan ketahanan keluarga, deteksi dini, hingga pendampingan dan pelaporan. Untuk itu, dukungan dan koordinasi berkelanjutan dari BNNK Pasaman Barat sangat diharapkan.
Sementara itu, Kepala BNNK Pasaman Barat Rangga Noverio mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan TP PKK Pasaman Barat. Ia menegaskan komitmen pihaknya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di daerah tersebut.
“Keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter individu. Ancaman narkotika menjadi tantangan serius, sehingga peran kader PKK sangat penting dalam menciptakan lingkungan keluarga yang bersih dari narkotika. Kami siap memberikan pendampingan serta memperkuat upaya pencegahan di Pasaman Barat,” katanya. d/ irz

Satu Jembatan Menuju Teluk Tapang belum Berfungsi, Oprit Belum Rampung, Padahal Sudah Diresmikan

By On Rabu, April 22, 2026

 

 

 Satu Jembatan Menuju Pelabuhan Teluk Tapang Belum Berfungsi, Oprit Belum Rampung, Padahal Sudah Diresmikan


Pasaman Barat, prodeteksi.com — Tiga jembatan yang menjadi akses utama menuju Pelabuhan Teluk Tapang yang dibangun pada TA 2025, yakni Jembatan Patibubur, Jembatan Pigogah, dan Jembatan Sungai Tarok, diketahui telah diresmikan pada 13 Februari lalu. Namun, hingga saat ini, satu di antaranya belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

Jembatan yang belum berfungsi tersebut adalah Jembatan Pigogah, yang berada setelah kawasan Lubuk Buaya menuju Teluk Tapang. Berdasarkan pantauan media ini secara  langsung ke lapangan beberapa hari lalu, kondisi oprit jembatan atau badan jalan menuju jembatan tersebut masih belum selesai dikerjakan.



 Satu Jembatan Menuju Pelabuhan Teluk Tapang Belum Berfungsi, Oprit Belum Rampung, Padahal Sudah Diresmikan






Terlihat jelas bahwa akses menuju jembatan masih berupa timbunan tanah yang belum stabil. Bahkan, di lokasi masih dipasang portal sederhana dari batang kelapa sebagai pembatas. Akibatnya, hanya sebagian kecil kendaraan roda dua yang berani melintas, sementara kendaraan lainnya belum bisa menggunakan jembatan tersebut.

Warga sekitar mengaku heran karena jembatan sudah diresmikan, namun belum sepenuhnya bisa difungsikan. Mereka berharap pembangunan tidak hanya berhenti pada struktur jembatan, tetapi juga memperhatikan akses pendukung seperti oprit.


 Satu Jembatan Menuju Pelabuhan Teluk Tapang Belum Berfungsi, Oprit Belum Rampung, Padahal Sudah Diresmikan

Selain itu, kondisi timbunan tanah di sisi oprit dinilai masih rawan longsor. Diperlukan perkuatan berupa beton penahan tanah agar struktur lebih kokoh dan aman dilalui, terutama saat musim hujan.

Di sisi lain, jembatan alternatif di samping lokasi masih tetap digunakan oleh masyarakat sebagai jalur utama penyeberangan.


 Satu Jembatan Menuju Pelabuhan Teluk Tapang Belum Berfungsi, Oprit Belum Rampung, Padahal Sudah Diresmikan


Masyarakat setempat berharap pemerintah segera menuntaskan pembangunan oprit jembatan agar Jembatan Pigogah dapat difungsikan sepenuhnya. Mereka juga meminta adanya perkuatan beton penahan tanah di sisi kiri dan kanan oprit guna mencegah longsor dan memastikan keselamatan pengguna jalan. 


Selain itu, warga menginginkan agar proyek tidak hanya diresmikan secara simbolis, tetapi benar-benar siap digunakan, sehingga akses menuju Pelabuhan Teluk Tapang menjadi lancar dan dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat


 Satu Jembatan Menuju Pelabuhan Teluk Tapang Belum Berfungsi, Oprit Belum Rampung, Padahal Sudah Diresmikan


Kepala Dinas BMCKTR Sumatera Barat, Armi, saat dikonfirmasi hanya memberikan jawaban singkat. Ia menyarankan agar konfirmasi langsung dilakukan kepada Kepala Bidang Bina Marga (Kabid BM). 

" Langsung ke Kabid BM Saja ya, " jawabnya singkat

Sayangnya, Armi tidak memberikan nomor kontak yang dapat dihubungi. Hingga berita ini diturunkan, pihak Kabid BM tersebut belum berhasil dimintai keterangan terkait belum berfungsinya Jembatan Pigogah tersebut. **** Irz

 

Ponpes ZAMIGA Buka Pendaftaran Santri Baru 2026/2027, Ini Keunggulan dan Keringanan Biayamya

By On Minggu, April 19, 2026

 

 Ponpes ZAMIGA Buka Pendaftaran Santri Baru 2026/2027, Ini Keunggulan dan Keringanan Biayamya



Pasaman Barat, prodeteksi.com — Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Pondok Pesantren Zaminul Ghairi (Ponpes ZAMIGA) untuk jenjang MTs, SMK, dan SMA di bawah naungan Yayasan Pendidikan Pesantren, Informasi, dan Teknologi Zaminul Ghairi (YPPIT ZAMIGA) resmi dibuka hingga 11 Juli 2026.

Kesempatan ini terbuka bagi lulusan SD/MI dan SMP/MTs yang ingin melanjutkan pendidikan pada Tahun Pelajaran 2026/2027.


 Kegiatan Santri Asrama Putra


Pada tahun ajaran ini, Ponpes ZAMIGA memberikan berbagai keringanan biaya melalui program beasiswa pendidikan. Adapun fasilitas yang diberikan meliputi:

  • Uang pendaftaran bersifat infak
  • Gratis 1 stel seragam (dibagikan saat hari pertama masuk asrama)
  • Gratis SPP
  • Gratis uang pembangunan
  • Gratis biaya asrama
  • Gratis pembinaan asrama

Sementara itu, orang tua/wali hanya menanggung biaya pakaian batik dan olahraga sebesar Rp250.000 yang dapat diangsur sesuai kemampuan. Selain itu, terdapat iuran ringan mingguan seperti listrik, infak, kegiatan pramuka, dan kas kelas, masing-masing sebesar Rp3.000 per minggu.



PPDB/ SPMB PONPES ZAMIGA TP 2026/ 2027


 PPDB/ SPMB SMK/ SMA ZAMIGA TP 2026/ 2027


Ponpes ZAMIGA yang beralamat di Jorong Parit, Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat ini membuka tiga jenjang pendidikan, yaitu:

  1. MTs PP ZAMIGA (untuk lulusan SD/MI)
  2. SMK TI ZAMIGA (untuk lulusan SMP/MTs sederajat)
  3. SMA IT ZAMIGA (untuk lulusan SMP/MTs sederajat)

SPMB  ZAMIGA


MTs PP ZAMIGA telah berdiri sejak 2014 dengan berbagai program unggulan di bidang keagamaan, akademik, dan keterampilan, serta telah meraih sejumlah prestasi.

SMK TI ZAMIGA berdiri sejak Juli 2016 dan saat ini memiliki dua kompetensi keahlian, yaitu:

  • Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
  • Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM)

Sementara itu, SMA IT ZAMIGA mulai beroperasi pada Tahun Pelajaran 2026/2027.






Kurikulum yang diterapkan merupakan perpaduan antara kurikulum pesantren modern, Kementerian Agama, dan Kementerian Pendidikan, yang diperkaya dengan pembelajaran komputer, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, serta program bimbingan belajar.

Sebagai bentuk penguatan karakter dan keterampilan siswa, Ponpes ZAMIGA juga menghadirkan berbagai program unggulan (plus), yaitu:

  • Tahfidz Al-Qur’an
  • Pidato dan khutbah
  • Pidato tiga bahasa (Indonesia, Arab, dan Inggris)
  • Informatika komputer


Selain itu, tersedia berbagai kegiatan ekstrakurikuler, di antaranya:

  • Tilawah dan tartil Al-Qur’an
  • Drumband
  • Seni tari
  • Rebana
  • Olahraga
  • Pramuka
  • Dan lain-lain

Khusus untuk jenjang SMK, siswa juga dibekali dengan:

  • Kursus komputer perkantoran
  • English course (kursus Bahasa Inggris)




Sesuai visinya sebagai lembaga pendidikan yang mencetak generasi unggul, berprestasi, dan berakhlakul karimah, lulusan ZAMIGA diharapkan mampu bersaing di dunia kerja, melanjutkan ke perguruan tinggi, maupun berkontribusi di tengah masyarakat.

Syarat Pendaftaran

  1. Terdaftar sebagai peserta ujian akhir di satuan pendidikan asal
  2. Mengisi formulir pendaftaran
  3. Fotokopi Kartu Keluarga
  4. Fotokopi identitas rapor
  5. Surat Keterangan Lulus (jika sudah tersedia)
  6. Fotokopi KTP orang tua
  7. Persyaratan lain dapat dilengkapi saat awal masuk



Jadwal Pendaftaran

  • Gelombang I: hingga 31 Mei 2026
  • Gelombang II: 1 April – 11 Juli 2026
  • Daftar ulang: hingga 11 Juli 2026


Saat Praktek Jurusan Teknik Sepeda Motor


Tata Cara Pendaftaran

  1. Datang langsung ke kampus ZAMIGA di Jorong Parit, Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, Pasaman Barat
  2. Pendaftaran online/WhatsApp: 082174408456 / 082283194391
  3. Mendaftar melalui petugas lapangan (jika tersedia)



Fasilitas Asrama

Ponpes ZAMIGA menyediakan asrama putra dan putri bagi siswa yang berasal dari luar daerah.

Jadwal Masuk

  • Masuk asrama: Minggu, 11 Juli 2026
  • Hari pertama sekolah: Senin, 13 Juli 2026



Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

  • Irti Zamin, S.S / Megawati (Pimpinan Yayasan): 082174408456
  • Tria Fitri Utami, S.Kom (Ketua Jurusan TKJ/Ka TU): 082283194391

(irz)






 Bupati Yulianto Hadiri Rakor BP BUMN, Bahas Percepatan Pelabuhan Teluk Tapang

By On Rabu, April 15, 2026

 

  Bupati Yulianto Hadiri Rakor BP BUMN, Bahas Percepatan Pelabuhan Teluk Tapang


Jakarta, prodeteksi.comBupati Pasaman Barat, Yulianto, menghadiri rapat koordinasi bersama Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Dony Oskaria, di Kantor BP BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan No. 13, Jakarta Pusat, Rabu (15/4).

Rapat yang diinisiasi Gubernur Sumatera Barat tersebut diikuti seluruh bupati dan wali kota se-Sumatera Barat. Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN dalam percepatan pembangunan infrastruktur serta pengembangan ekonomi daerah.
Dalam pertemuan itu, Bupati Yulianto secara khusus membahas percepatan pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang di Kabupaten Pasaman Barat.
Pelabuhan tersebut diproyeksikan menjadi pusat penampungan (hub) komoditas unggulan serta mendukung distribusi logistik di pesisir barat Sumatera.
Yulianto menegaskan pentingnya pembangunan fasilitas pendukung pelabuhan, khususnya untuk penampungan crude palm oil (CPO) sebagai salah satu komoditas utama Pasaman Barat.
“Pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang sebagai pusat penampungan CPO dan komoditas lainnya sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Pasaman Barat,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, BP BUMN menyatakan komitmennya dengan rencana menurunkan tim teknis untuk meninjau langsung rencana pembangunan fasilitas pelabuhan. Fokus pembangunan mencakup penyediaan tangki timbun CPO untuk menampung hasil produksi sawit dari Pasaman Barat dan daerah sekitar, termasuk Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Dengan dukungan tersebut, Pelabuhan Teluk Tapang diharapkan segera beroperasi optimal sebagai gerbang ekspor-impor di pesisir barat Sumatera, sekaligus memperpendek jalur distribusi logistik dan meningkatkan daya saing ekonomi wilayah. ***** irz

Redistribusi Guru SD di Pasbar Segera Jalan, 99 ASN PAI Masih Diverifikasi

By On Sabtu, April 11, 2026

 

 Redistribusi ASN SD di Pasaman Barat, 99 Guru PAI masih Diverifikasi dan akan Ditempatkan



Pasaman Barat, prodeteksi.com  — Program redistribusi Aparatur Sipil Negara (ASN) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pasaman Barat segera dilaksanakan. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 11 Tahun 2025 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru yang mengatur kewajiban beban kerja minimal guru.


Program redistribusi difokuskan untuk pemerataan tenaga pendidik, terutama dari sekolah yang kelebihan guru ke sekolah yang masih kekurangan.


Dinas Pendidikan Pasaman Barat mencatat, terdapat 99 ASN guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang sebelumnya terindikasi belum memenuhi beban kerja minimal 24 jam tatap muka per minggu sebagaimana diatur dalam regulasi tersebut.


Namun, angka tersebut belum bersifat final. Guru PAI masih memiliki peluang untuk memenuhi ketentuan beban kerja dengan menambah jam linier di sekolah asal, seperti melalui mata pelajaran pendukung (PQ) serta tugas tambahan lain yang ekuivalen (TTLE), seperti pembina tahfiz atau kegiatan ekstrakurikuler.


 Syofyandri Piliang, Sekretaris Dinas Pendidikan Pasbar

“Data 99 guru PAI itu masih akan diverifikasi, karena sesuai aturan mereka masih bisa menambah jam melalui PQ dan TTLE,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Syofyandri Piliang, belum lama ini di Simpang Empat.


Ia menjelaskan, apabila setelah penambahan jam tersebut guru telah memenuhi beban kerja minimal 24 jam, maka yang bersangkutan tetap dapat bertugas di sekolah asal. Namun jika belum terpenuhi, maka guru tersebut akan didistribusikan ke sekolah lain yang membutuhkan.


“Kita pastikan dulu hasil verifikasi. Setelah itu baru dilakukan redistribusi bagi yang benar-benar belum memenuhi 24 jam,” jelasnya.


Lebih lanjut, proses redistribusi dilakukan dengan mengedepankan prinsip objektivitas dan profesionalitas. Guru yang akan ditempatkan harus memiliki penilaian kinerja minimal “Baik”, sehingga mutu pendidikan di sekolah tujuan tetap terjaga.


Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan tidak terjadi lagi ketimpangan jumlah guru antar sekolah serta kualitas pendidikan di Pasaman Barat dapat meningkat secara merata. **** irz

 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *