Kreatif, Anak Muda Kota Padang Sulap Sampah Jadi Sembako dan Furnitur
On Selasa, Agustus 26, 2025
-->
![]() |
| Bupati Yulianto Buka Kejuaraan Motor Cross dan Grass Track GTX MX Championship 2025 di Sirkuit Aek Nabirong |
![]() |
| Camat Koba Bantu Rudi Hartono, 4 Karung Beras dan Uang Tunai Rp. 500 Ribu. Rudi Ucapkan Terima Kasih |
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wali Nagari Parit, kepala puskesmas parit, Kapolpos Parit, Danpos Koba, Babinsa Parit dan beberapa orang staf kecamatan .
Menurut Camat, Makmur Hidayat kehadirannya di Rumah kediaman Rudi Hartono yang kebetulan tidak begitu jauh dari kantor camat, untuk memastikan sejauh mana tingkat kemiskinan lelaki beranak 10 orang tersebut. Apalagi ada info yang menyebut Rudi Hartono belum merdeka dan diselimuti kemiskinan karena keadaan rumah dan perlengkapannya yang minim.
![]() |
| Ranah tamah dengan Rudi |
Dalam kesempatan itu Forkopimca Koto Balingka, baik dari camat, Puskesmas, Bhabinkamtibmas, Babinsa, juga Wali Nagari Parit menyerahkan bantuan permakanan berupa beras 4 karung, ditambah uang tunai sebesar Rp. 500 ribu.
" Semoga bantuan yang kami serahkan itu bermanfaat untuk keluarga Rudi Hartono dan tentunya dapat menambah semangat untuk terus berusaha di hari kemerdekaan ini" ucap Makmur didampingi oleh Kapolpos Parit, AIPTU Hendrik dan Danpos Koba, Serma Edi Warman di Kantor Camat, usai pulang dari kediaman Rudi .
Lebih lanjut dikatakannya bahwa di momen hari kemerdekaan ini, diharapkan agar semua warga terus berupaya untuk lebih semangat dalam bekerja dan cari nafkah untuk keluarga.
![]() |
| Camat Koba Bantu Rudi Hartono. 4 Karung Beras dan zuang Tunai Rp. 500 Ribu. Rudi Ucapkan Terima Kasih |
" Dalam kunjungan dan ramah tamah dengan Rudi Hartono terungkap bahwa dia memiliki pekerjaan sebagai pengumpul dan penjual barang bekas. Di rumahnya ada meteran listrk, kulkas, televisi dan juga WC, serta dia juga punya kebun. Namun memang dia berharap anak- anaknya bisa dibantu, " ungkap camat.
Ditambahkannya, bahwa sebenarnya Rudi juga pernah dapat bantuan seperti beras. Walau dia belum terdata sebagai peserta PKH.
" Tadi juga kita membawa petugas Dinsos (Dinas Sosial) kecamatan sebagaiTenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang bertugas membantu penyelenggaraan kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan. Mudah mudahan kalau memungkinkan nanti akan diupayakan bisa masuk data DTKS, " ujarnya. ***"irz
![]() |
| FORSIMEMA-RI: Pesan Moral Ketua MA di HUT MA ke-80 adalah Wujud Komitmen Bersama yang Wajib Diteladani |
Pesan dan Amanah Pimpinan MA akan terwujud dan tetap terjaga tentunya tidak terlepas dari Peran Tugas serta Kerja Cerdas Humas MA (Hubungan Masyarakat) yang senantiasa memberikan sosialisasi juga edukasi dalam menjaga reputasi dan martabat Mahkamah Agung (MA) di mata publik.
Pernyataan dari Ketua MA YM Prof. Dr. Sunarto, SH., MH.: "Selama Pengadilan Berdiri Tegak dengan Martabatnya, maka selama itu pula Negara ini akan berdiri Kokoh dalam kedaulatannya," menekankan pentingnya integritas lembaga peradilan.
Merespons hal tersebut, Syamsul Bahri, Ketua Umum FORSIMEMA-RI, menyatakan bahwa pesan tersebut adalah amanah yang luhur. "Pesan Moral yang disampaikan oleh KMA adalah Himbauan serta Amanah yang sepatutnya menjadi suri teladan bagi seluruh Keluarga Besar Dharmmayukti," pungkas Syamsul Bahri.
Lebih lanjut, Ketum FORSIMEMA-RI mengajak Humas MA, "Mari kita bersama, berkolaborasi dan bersinergi secara transparan untuk mewujudkan cita-cita Ketua MA juga para sesepuh pendahulu pimpinan untuk menjadi Peradilan Agung yang bermartabat dan juga Hakim yang berwibawa dan berintegritas."
Sejalan dengan seruan Ketum FORSIMEMA-RI, Ir. Soegiharto Santoso, SH, Penasihat FORSIMEMA-RI, memberikan penekanan pada aspek strategis komunikasi. “Peringatan 80 tahun Mahkamah Agung ini merupakan momen refleksi dan revitalisasi komitmen. Pesan Ketua MA adalah kompas yang menuntut kita untuk memperkuat fondasi peradilan yang berintegritas,” tegas Soegiharto.
“Dalam era informasi sekarang, komitmen ‘berdiri tegak dengan martabat’ harus didukung oleh komunikasi yang masif, cerdas, dan responsif. FORSIMEMA-RI siap bersinergi dengan Humas MA untuk mentransformasikan setiap kebijakan dan capaian menjadi narasi yang membangun kepercayaan publik dan menangkal misinformasi,” pungkas Soegiharto yang akrab disapa Hoky. Beliau juga merupakan figur nasional yang aktif di berbagai organisasi, antara lain Ketum APTIKNAS, Sekjen PERATIN, Penasihat FORMAS, Waketum SPRI, Ketua Dewan Pengarah LSP Pers Indonesia, Pengurus Forum Bela Negara RI (FBN RI), dan Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Game dan Konten Digital Indonesia (AGKDI).
Untuk mewujudkan hal tersebut, peran Humas sebagai corong Institusi MA dan Peradilan adalah kunci. Beberapa peran dan fungsi utamanya antara lain:
Penyampaian Informasi Publik: Humas bertugas menyampaikan informasi yang akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Ini meliputi penjelasan tentang putusan penting, kebijakan baru, dan proses hukum yang sedang berjalan, sehingga publik dapat memahami peran MA.
Pembina Reputasi dan Citra Positif: Humas berupaya membangun dan menjaga citra MA sebagai lembaga yang berintegritas, adil, dan profesional. Ini dilakukan dengan menanggapi isu-isu negatif serta menyoroti keberhasilan dan prestasi MA dalam menegakkan hukum.
Manajemen Krisis: Saat terjadi kasus yang merusak kepercayaan publik, Humas MA berperan sebagai garda terdepan untuk mengelola komunikasi. Mereka harus memberikan klarifikasi cepat dan efektif untuk meredam spekulasi dan menjaga kredibilitas lembaga.
Media Relations: Humas MA menjalin hubungan baik dengan wartawan dan media massa. Ini penting untuk memastikan bahwa informasi yang dipublikasikan tentang MA benar dan seimbang, serta meminimalkan kesalahpahaman.
Edukasi Masyarakat: Humas juga berfungsi mengedukasi masyarakat tentang sistem peradilan dan hak-hak hukum mereka. Dengan pemahaman yang lebih baik, publik akan lebih percaya pada proses hukum yang dijalankan oleh MA.
“Secara keseluruhan, Humas MA tidak hanya sebagai juru bicara, tetapi juga sebagai jembatan yang menghubungkan lembaga peradilan dengan publik,” ungkap Ketum FORSIMEMA-RI menutup pernyataannya.
Dengan kerjasama yang solid antara Humas MA dan Kelompok Kerja Media FORSIMEMA-RI, diharapkan dapat berkontribusi secara nyata dalam memastikan bahwa martabat MA tetap terjaga, yang pada akhirnya mendukung stabilitas dan kedaulatan negara.
Penulis; Syamsul Bahri
Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI) ****i

Upacara HUT ke-80 RI Khidmat, Bupati Serahkan Remisi dan Penghargaan
Bupati Pasaman Barat, Yulianto, bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati M. Ihpan, Forkopimda, Kepala OPD, Ketua TP-PKK Sifrowati Yulianto, Ketua GOW Gusmalini M. Ihpan, Ketua DWP Erisa Doddy San Ismail, para veteran, organisasi pemuda dan wanita, serta berbagai elemen masyarakat.
Selain upacara, peringatan HUT RI juga dirangkaikan dengan pemberian remisi bagi warga binaan di Lapas Talu dan Lapas Terbuka. Sebanyak 66 narapidana Lapas Talu dan 11 warga binaan Lapas Terbuka memperoleh pengurangan masa hukuman.
Bupati Yulianto menegaskan, remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang berkelakuan baik dan mengikuti pembinaan.
“Momentum ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus berperilaku baik, menaati aturan, dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti program pembinaan. Ini kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik agar siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Selain remisi, Pemkab Pasaman Barat juga menyerahkan sejumlah penghargaan. Di antaranya bagi atlet berprestasi, nagari terbaik, ASN dengan pengabdian panjang, serta program CSR dari Bank Nagari dan sejumlah perusahaan.
Bupati menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan pembinaan warga binaan dan pembangunan daerah yang inklusif.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Mari kita jadikan momen kemerdekaan ini sebagai semangat kebersamaan untuk terus membangun Pasaman Barat,” pungkasnya. **** D/ irz
.jpeg)
Pembangunan Jalan Usaha Tani Silawai Tengah Segera Rampung, dapat Sambutan Hangat dari Masyarakat
Peembangunan
jalan dari belakang masjid menuju lokasi persawahan seluas 50 Ha, pada tahun
ini dibangun untuk pengerasan sepanjang 1, 3 KM yang segera rampung dan dapat
dimanfaatkan petani di sana untuk kelancaran transportasi dan pengangkutan
hasil pertanian.
.jpeg)
Pembangunan Jalan Usaha Tani Silawai Tengah Segera Rampung
Adapun
anggaran yang dikeluarkan nagari adalah Rp. 353 785.000. Dengan panjang jalan 1
KM lebih dengan lebar pada jalan yang bermaterial 3 meter dan jalan yang pada
tanah timbunan 5 meter.
“Selama
ini, akses menuju lahan persawahan masih sulit dilalui kendaraan roda dua atau
roda empat, terutama saat musim hujan. Hasil panen padi harus dipikul atau
diangkut dengan gerobak manual melalui jalan tanah becek, sehingga memakan
waktu, juga meningkatkan biaya angkut, dan menurunkan kualitas gabah yang dijual, “ungkap seorang warga di sekitar jalan persawahan.
.jpeg)
Pembangunan Jalan Usaha Tani Silawai Tengah Segera Rampung
Lanjutnya
lagi, “ saya menilai sangat tepat kebijakan nagari untuk mengatasi kendala
tersebut, karena Pemerintah Nagari Air Bangis bersama masyarakat berinisiatif
membangun Jalan Usaha Tani (JUT) yang menghubungkan area persawahan dengan
pemukiman serta jalan utama desa, “tambahnya.
Wali
Nagari Air Bangis, Nelvia Warman melalui Kaur Kesra, Zaiman, ST menyebutkan
bahwa dengan dibangunnya jalan tersebut dapat mempermudah transportasi hasil
panen padi dari sawah ke rumah atau pasar. Kemudian, mengurangi biaya dan waktu
angkut hasil panen. Serta mempermudah pengangkutan sarana produksi seperti
bibit, pupuk, dan pestisida. Dan juga meningkatkan produktivitas dan pendapatan
petani sawah.
.jpeg)
Pembangunan Jalan Usaha Tani Silawai Tengah Segera Rampung
“Secara
ekonomi juga biaya transportasi hasil panen padi menurun signifikan. Ditambah kualitas
gabah terjaga karena waktu pengangkutan lebih singkat. Serta petani juga bisa
menjual hasil ke pasar lebih cepat dan dengan harga lebih baik, “ ungkapnya.
Belum
lagi jelasnya pengangkutan bibit, pupuk, dan alat pertanian lebih mudah. Dan mengurangi
kehilangan hasil panen akibat keterlambatan angkut saat hujan. Bisa juga mempererat
kerja sama antar petani melalui gotong royong pembangunan dan perawatan jalan.
Juga meningkatkan akses warga menuju sawah untuk kegiatan pertanian bersama
atau wisata edukasi tani.

Pembangunan Jalan Usaha Tani Silawai Tengah Segera Rampung
“Kita berharap untuk jangka panjang nanti dapat meningkatkan kesejahteraan petani sawah. Mendorong pengembangan usaha tani yang lebih modern. Serta mengurangi urbanisasi karena pendapatan di desa lebih menjanjikan, “harapnya. ***** irti z
![]() |
| Bupati Pasaman Barat Temui Wamen ATR/BPN Bahas Komplikasi Pertanahan |
![]() |
| Lapas Kelas IIA Salemba Kelola Sampah Organik untuk Budidaya Maggot |
Program ini diharapkan dapat membantu mengurangi jumlah sampah organik di Lapas Kelas IIA Salemba sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga binaan.
Hal itu disampaikan Kepala Lapas Kelas IIA Salemba, Muhammad fadil kepada redaksi melalui pesan tertulisnya di Jakarta, (9/7/2025).
Ia mengatakan, bahwa pihaknya telah menjalin kerjasama dengan stakeholder baik Pemda maupun Kelompok masyarakat.
"Kami melakukan pemilahan sampah, pengumpulan sampah, pembuatan kandang maggot, dan perawatan yang tepat. Nantinya magot tersebut untuk pakan ternak, pakan ikan dan kotorannya dijadikan pupuk," ujarnya.
Menurutnya, dengan langkah-langkah yang tepat, Lapas Kelas IIA Salemba dapat mengelola sampah organik secara efektif dan efisien, serta mengembangkan budidaya maggot yang berkelanjutan.
"Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi warga binaan dan masyarakat sekitar, serta mendukung program ketahanan pangan pemerintah," kata Muhammad Fadil.
Maggot yang dihasilkan dari budidaya ini dapat digunakan sebagai pakan ternak, pakan ikan yang kaya protein, sehingga dapat mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
Selain itu, program ini juga dapat membantu mengurangi volume sampah organik yang masuk ke tempat pembuangan akhir.
Dengan demikian, Muhammad Fadil menambahkan, Lapas Kelas IIA Salemba telah menunjukkan komitmennya dalam mengelola sampah organik secara efektif dan mendukung program ketahanan pangan pemerintah melalui budidaya maggot. **** (Psp)