Siap-siap, Semua Rumah Penerima PKH di Pasbar akan Ditempeli Label Miskin

Bupati Pasbar H. Yulianto turun tangan memberi label penerima PKH di Kinali . Kegiatan ini merupakan inisiatif pemerintah nagari Koja dan Bunuik
Pasaman Barat, prodeteksi.com----- Siap-siap, seluruh rumah penerima PKH (Program Keluarga Harapan) di Kabupaten Pasamn Barat (Pasbar) akan ditempeli label Keluarga Kurang Mampu atau Keluarga Miskin. Hal itu bertujuan untuk mempermudah identifikasi keluarga yang kurang mampu, agar bantuan sosial tepat sasaran.

Demikian kata Kepala Dinas Sosial, Yonnisal, SH menjawab pertanyaan prodeteksi.com, Jum’at (19/06/2020). Menurutnya, pemberian label ini direncanakan mulai tahun 2021. Awalnya memang direncanakan tahun 2020 ini, namun karena belum ada anggarannya, maka diprogramkan untuk tahun 2021.

Lebih lanjut dikatakan Yonnisal, label yang akan ditempel tersebut berupa tulisan yang menjelaskan bahwa penghuni rumah merupakan KPM PKH yang masuk kategori kurang mampu atau miskin. Diharapkan katanya, dengan adanya penempelan label ini bisa menggugah kesadaran bagi warga yang sudah mampu.  

“Benar, secara umum untuk Pasaman Barat, pelabelan rumah keluarga kurang mampu penerima PKH atau sejenisnya, baru akan dimulai tahun 2021. Sebab tahun ini belum ada  anggarannya karena situasi pandemi Covid-19, “ Kata Yonnisal

Yonnisal, Kepala Dinas Sosial Pasbar
Disamping itu jelas Yonnisal, dengan adanya pelabelan tersebut akan menjadi salah satu cara untuk memastikan bahwa penerima PKH benar-benar tepat sasaran. Seperti halnya yang dilaksanakan di Kinali dengan adanya inisiatif pemerintah nagari setempat.

“Pelabelan rumah keluarga penerima  PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dilaksanakan di daerah Kinali, Kamis, (19/6/2020), merupakan inisiatif nagari persiapan Koja dan Bunuik. Pelabelan ini, walau belum menuliskan kata "Miskin" namun mempunyai dampak yang positif dengan adanya penolakan sejumlah warga penerima PKH dam BPNT diberi label rumahnya, yang akhirnya mengundurkan diri sebagai peserta penerima PKH, “ jelas Yonnisal

Seperti diketahui bahwa pelabelan rumah penerima PKH dan BPNT di Kinali, dengan tulisan Keluarga Penerima Bantuan Sosial yang ditulis mengguaan cat semprot di dinding rumah penerima.  Kamis, (29/6/2020).

Dalam kesempatan itu, Bupati Pasbar, H. Yulianto turun tangan langsung. Ia menyampaikan, langkah ini diambil untuk mengatasi salah sasaran penerima PKH yang banyak dilaporkan oleh masyarakat. 

Bupati mengharapkan kesadaran masyarakat yang merasa mampu untuk segera mengundurkan diri agar bisa disalurkan kepada masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan. Selain itu, Bupati juga menyampaikan agar masyarakat dapat memanfaatkan program pemerintah ini dengan baik demi tercapai tujuan program PKH tersebut.***irti z

Post a Comment

recentcomment

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.