![]() |
| Rp. 3,5 miliar Dianggarkan 2026 untuk Penyelesaian Jembatan Ruas Bungo Tanjung - Teluk Tapang Termasuk Oprit Jembatan Pigogah |
PASAMAN BARAT, prodeteksi.com ------– Kabar baik bagi mobilitas masyarakat di Kabupaten Pasaman Barat. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) memastikan pembangunan Jembatan Pigogah akan segera tuntas dan berfungsi optimal dalam waktu dekat.
Meskipun sempat menghadapi tantangan teknis dan keterbatasan anggaran pada tahun 2025, langkah strategis telah disiapkan untuk memastikan infrastruktur ini dapat dinikmati masyarakat secara utuh.
Pembangunan Jembatan Pigogah yang didanai melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan nilai kontrak Rp 9,65 miliar sejatinya telah dinyatakan selesai secara kontraktual oleh pelaksana CV. ARG CN di bawah supervisi PT. TE.
Namun, masyarakat memang belum dapat melintasi jembatan tersebut karena bagian oprit (jalan pendekat) belum terbangun. Hal ini dikarenakan pekerjaan oprit memang tidak masuk dalam lingkup kontrak tahun anggaran 2025 akibat keterbatasan dana.
![]() |
| Rp. 3,5 miliar Dianggarkan 2026 untuk Penyelesaian Jembatan Ruas Bungo Tanjung - Teluk Tapang Termasuk Oprit Jembatan Pigogah |
Kepala Dinas BMCKTR Sumbar, Armizoprades, ST., MT., melalui Kepala Bidang Bina Marga, Elfinadi Ibrahim, memberikan klarifikasi resmi pada Jumat (24/4/2026). Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan telah menyiapkan solusi konkret.
“Jembatan ini secara kontrak selesai, namun dana untuk oprit belum tersedia di tahun lalu. Insyaallah pada tahun 2026 ini akan kita selesaikan sepenuhnya,” ujar Elfinadi.
Sebagai bentuk keseriusan, pada Tahun Anggaran 2026, pemerintah telah mengalokasikan dana tambahan sebesar Rp 3,5 miliar. Anggaran ini difokuskan untuk penyelesaian Jembatan Ruas Bungo Tanjung - Teluk Tapang, termasuk Oprit Jembatan Pigogah
Saat ini, proyek lanjutan tersebut sudah memasuki tahap evaluasi dalam proses lelang. Meski nama pemenang kontrak belum diumumkan, proses ini dipastikan berjalan sesuai jalur agar pengerjaan fisik di lapangan bisa segera dimulai.
Dengan tuntasnya oprit jembatan ini nantinya, konektivitas di wilayah Pasaman Barat menuju Teluk Tapang diharapkan semakin lancar, memicu pertumbuhan ekonomi lokal, dan mempermudah akses transportasi bagi warga sekitar. *** irz
You are reading the newest post
Next Post »
.jpeg)
.jpeg)