HEADLINE NEWS

Seorang Penumpang Bus Kecewa, Terpaksa Naik Ojek dari Simpang Empat Menuju Ujung Gading

 

 


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Seorang penumpang Bus "M" dari Kota Padang berinisial MR, yang diketahui masih berstatus mahasiswa sekaligus berprofesi sebagai wartawan salah satu media online terbitan Pasbar, mengaku kecewa setelah harus mencari transportasi sendiri untuk melanjutkan perjalanan dari Simpang Empat menuju Ujung Gading, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu (5/9/2026).


MR sebelumnya mendapat informasi bahwa dirinya akan dicarikan bus lanjutan setelah tiba di Simpang Empat. Namun, setelah bus yang ditumpanginya tiba di kawasan tersebut, ia mengaku tidak memperoleh kepastian mengenai transportasi lanjutan menuju Ujung Gading.


MR berangkat dari Kota Padang sekitar pukul 11.00 WIB menggunakan Jet Bus  “M” Pasaman dengan nomor kendaraan BA 79XX SU. Bus tersebut tiba di Simpang Empat sekitar pukul 17.00 WIB.


Simpang Empat diketahui merupakan tujuan akhir bus tersebut. Meski demikian, menurut keterangan MR, sebelumnya dirinya telah mendapat informasi bahwa akan disediakan atau dicarikan kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan menuju Ujung Gading.


Setibanya di Simpang Empat, MR mengatakan bahwa sopir menyampaikan telah menghubungi bus lain yang akan membawa dirinya menuju Ujung Gading.


Namun, hingga beberapa waktu kemudian, MR mengaku belum mendapatkan kepastian mengenai keberadaan bus lanjutan tersebut. Saat meminta nomor kontak atau informasi lebih lanjut mengenai kendaraan yang dimaksud, menurut pengakuannya, sopir menyampaikan bahwa telepon genggamnya sedang tidak aktif atau dalam kondisi mati.


Situasi tersebut membuat MR merasa bingung dan akhirnya memilih menggunakan jasa ojek untuk melanjutkan perjalanan menuju Ujung Gading.


“Saya sebelumnya mendapat informasi akan dicarikan bus lanjutan. Tetapi setelah sampai di Simpang Empat, ternyata belum ada kepastian mengenai kendaraan yang akan membawa saya ke Ujung Gading,” ujar MR.


Ia berharap pihak pengelola Bus M Pasaman dapat memberikan penjelasan mengenai mekanisme pelayanan bagi penumpang yang memiliki tujuan di luar rute akhir bus, khususnya apabila sebelumnya telah ada informasi mengenai kendaraan lanjutan.


Menurutnya, kepastian informasi mengenai transportasi lanjutan penting diberikan kepada penumpang agar tidak mengalami kebingungan, terutama bagi penumpang yang melakukan perjalanan hingga malam hari.


MR juga berharap kejadian tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait untuk meningkatkan pelayanan dan komunikasi kepada penumpang. **** M. Rasian Anwar

 

Newest
You are reading the newest post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *