HEADLINE NEWS

Jembatan Tambang Padang, Mulai Dibangun Kembali, Pemkab Pasbar Gelontorkan Anggaran Rp 2,4 Miliar Lebih,

 

 Jembatan Tambang Padang, Mulai Bangun Kembali, Pemkab Pasbar Gelontorkan Anggaran Rp2,4 Miliar Lebih, 



PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pemkab Pasbar) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi mengucurkan anggaran senilai Rp2.429.854.120,- (lebih dari Rp2,4 miliar) untuk pembangunan kembali Jembatan Utama Tambang Padang.


Jembatan bernilai strategis ini merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan dua wilayah, yakni Kecamatan Koto Balingka dan Kecamatan Ranah Batahan.




Sebelumnya, infrastruktur penghubung tersebut sempat mengalami kerusakan berat hingga amblas dan runtuh pada Rabu malam (1/5/2024). Selama masa transisi pasca-bencana, penanganan darurat berupa perbaikan jembatan sementara sempat ditanggulangi oleh Pimpinan Peridon Siapmaju, Najjar Lubis, agar mobilitas warga tidak terputus total.


Jembatan ini menjadi jalur vital arus transportasi dan ekonomi warga dari Silaping (pusat Kecamatan Ranah Batahan) menuju sejumlah jorong di Nagari Batahan Utara, serta menghubungkan beberapa jorong di Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka.






Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Sabtu (10/10/2026), pengerjaan fisik sudah mulai memperlihatkan aktivitas padat. Sejumlah pekerja sibuk merapikan dan memperkuat jembatan darurat/sementara karena jembatan lama akan segera diputus total.


Di lokasi proyek juga sudah disiagakan satu unit alat berat yang siap melakukan pembongkaran konstruksi jembatan lama. Tumpukan material seperti semen, besi ulir, dan kayu penyangga juga mulai dipasok ke area pekerjaan.



Kepala tukang di lokasi proyek, Nema, mengonfirmasi bahwa pengerjaan di lapangan telah berlangsung sekitar satu minggu.


"Kami sudah sekitar satu minggu bekerja di lokasi. Tim berusaha semaksimal mungkin agar pengerjaan berjalan lancar dan selesai tepat waktu sesuai target serta jadwal proyek yang telah ditentukan," ungkap Nema saat ditemui di lokasi.


Detail Anggaran dan Spesifikasi Proyek

Jembatan permanen dengan struktur baru ini dirancang memiliki panjang 15 meter dan lebar 7,5 meter. Berdasarkan Papan Informasi Proyek (Surat Perintah Kerja/SPK) resmi dari Dinas PUPR Pasaman Barat, berikut data teknis kegiatan:

  • Pemerintah / Dinas: Pemkab Pasaman Barat – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

  • Program / Kegiatan: Penyelenggaraan Jalan / Pengadaan Jalan Kabupaten/Kota

  • Pekerjaan: Pembangunan Jembatan (Ruas Silaping - Aek Nabirong)

  • Lokasi: Kecamatan Ranah Batahan

  • Sumber Dana: APBD Kab. Pasaman Barat TA 2026

  • Nilai Kontrak: Rp. 2.429.854.120,-

  • Kontraktor Pelaksana: CV. Anugerah Wardana  






Harapan Besar Masyarakat

Kucuran dana miliaran rupiah dari APBD ini disambut antusias dan penuh rasa syukur oleh warga setempat. Setelah menunggu selama dua tahun pasca-amblasnya jembatan, masyarakat kini melihat titik terang pemulihan infrastruktur di wilayah mereka.


Warga berharap pembangunan berjalan tepat waktu dan menghasilkan konstruksi yang kokoh, sehingga arus lalu lintas, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas ekonomi antar-kecamatan dapat kembali berjalan lancar dan aman. **** irz

Newest
You are reading the newest post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *