HEADLINE NEWS

Ka Kwarcab Pramuka Pasbar, Risnawanto Lepas 48 Peserta Menuju Jambore Nasional XII Cibubur

By On Senin, Agustus 10, 2026

 

 Ka Kwarcab Pramuka Pasbar, Risnawanto Lepas 48 Peserta Menuju Jambore Nasional XI Cibubur


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com — Kwartir Cabang (Kwarcab) 0317 Pasaman Barat secara resmi melepas kontingen yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII, Minggu (9/8/2026).


Prosesi pelepasan berlangsung di Kantor Kwarcab 0317 Pasaman Barat, Koto Padang, Kecamatan Pasaman, sekitar pukul 16.08 WIB. Sebelumnya, rangkaian kegiatan dimulai dengan kedatangan peserta pada pukul 15.50 WIB.






Sebanyak 48 peserta yang terdiri dari 24 putra dan 24 putri akan menjadi bagian dari kontingen Pasaman Barat. Selain peserta, terdapat 15 orang yang terdiri dari pimpinan kontingen, pembina, pendamping dan peninjau.


Kegiatan pelepasan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Ketua Kwarcab Pasaman Barat H. Risnawanto, kemudian pelepasan kontingen secara resmi dan ditutup dengan foto bersama.





Dalam sambutannya, H. Risnawanto berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.


“Pesan yang pertama adalah jagalah kesehatan agar sehat ketika berangkat dan ketika pulang sehat wal afiat. Kemudian hendaklah kalian menjaga nama baik Kwarcab Pasaman Barat,” ujar H. Risnawanto.






Ia juga mengingatkan peserta untuk menanamkan jiwa kemandirian selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, sikap mandiri menjadi salah satu hal penting dalam menunjang keberhasilan peserta selama mengikuti Jambore Nasional.


“Kemudian tanamkanlah jiwa kemandirian, karena kemandirian juga berperan penting dalam menyukseskan rangkaian kegiatan kita. Sehingga nantinya keberhasilan kalian pada Jambore Nasional merupakan titik awal dan menjadi penopang kesuksesan kalian di masa yang akan mendatang, aamiin,” urainya.


Peserta Jamnas 2026


Kontingen Pasaman Barat selanjutnya akan menuju Padang Panjang untuk mengikuti agenda pelepasan kontingen Sumatera Barat menuju Jambore Nasional XII.


Jambore Nasional XII dijadwalkan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026. Para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan menjaga kesehatan, keselamatan, kedisiplinan, serta membawa nama baik Kwarcab Pasaman Barat.





Pelepasan tersebut berlangsung dalam suasana haru dan bangga. Kehadiran orang tua peserta, pimpinan kontingen serta unsur pendamping turut mengiringi keberangkatan para peserta yang akan membawa nama Pasaman Barat dalam kegiatan Jambore Nasional XII.


Pimpinan kontingen, Kak Paiman dan Kak Rangga selaku Bina Muda di Kwarcab Pasaman Barat, turut mendampingi persiapan keberangkatan kontingen.***

~ M. Rasihan Anwar

 Tabligh Bulanan Santri Asrama Putra Zamiga, Wadah Mengasah Prestasi dan Semangat Berlomba dalam Kebaikan

By On Kamis, Agustus 06, 2026

 
  Tabligh Bulanan Santri Asrama Putra Zamiga, Wadah Mengasah Prestasi dan Semangat Berlomba dalam Kebaikan . Pembina Asrama sedang beri sambutan


Pasaman Barat, prodeteksi.com – Pondok Pesantren Modern Zamiga kembali menggelar Tabligh Bulanan Santri Asrama Zamiga pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan yang dikemas dalam berbagai perlombaan ini menjadi agenda rutin pesantren sebagai sarana pembinaan karakter, peningkatan kemampuan akademik, sekaligus pengembangan minat dan bakat para santri.



 Irti Zamin, SS



Kegiatan dibuka secara resmi dengan dihadiri oleh Pimpinan Yayasanm Irti Zamin, SS - Megawati, S.Pd serta Pembina Asrama. Seluruh santri asrama mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias sejak pembukaan hingga penutupan. Suasana kompetitif yang sehat tampak mewarnai setiap perlombaan, mencerminkan semangat kebersamaan dan sportivitas di lingkungan pesantren.



Berbagai cabang perlombaan digelar dalam kegiatan tersebut, mulai dari Lomba Pidato, Tanding Futsal, hingga Lomba Dekorasi Asrama. Setelah seluruh perlombaan selesai dilaksanakan, panitia mengumumkan para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan prestasi yang telah ditunjukkan oleh para peserta. Acara kemudian ditutup dengan penuh rasa syukur dan harapan agar semangat tersebut terus tumbuh pada kegiatan-kegiatan berikutnya.


Dalam kesempatan itu, Pimpinan Yayasan, Irti Zamin, SS  menyampaikan ucapan selamat kepada para juara sekaligus memberikan apresiasi kepada Pembina Asrama, panitia, dan seluruh santri yang telah berpartisipasi aktif. Beliau berharap kegiatan ini dapat terus menjadi motivasi bagi santri untuk mengembangkan potensi diri dan senantiasa berlomba dalam kebaikan.


Selain itu, Pembina Asrama “M. Rasihan Anwar” juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh santri dan berharap para santri terus berkembang setiap harinya.


“Acara Tabligh Bulanan hanya sekedar rutinitas, melainkan ajang ini merupakan wadah dalam meningkatkan potensi diri para santri asrama Zamiga.” Urainya.


Tabligh Bulanan Santri Asrama Zamiga bukan sekadar ajang kompetisi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi media pembentukan karakter, melatih keberanian, kepemimpinan, kreativitas, kerja sama, serta tanggung jawab para santri. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat sebagai generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.



Melalui kegiatan yang diselenggarakan secara berkesinambungan setiap bulan, Pondok Pesantren Modern Zamiga terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pada pembinaan karakter dan pengembangan potensi santri secara menyeluruh. ***** M. Rasihan Anwar

TC ke-2  Pramuka  Kwarcab Pasaman Barat Siapkan Kontingen Hadapi Jamnas 2026

By On Minggu, Juli 26, 2026

 

 TC ke-2 Jambore Nasional Pramuka  Kwarcab Pasaman Barat Siapkan Kontingen Hadapi Jamnas 2026


Pasaman Barat, prodeteksi.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pasaman Barat menggelar kegiatan Training Center (TC) sebagai persiapan kontingen yang akan mengikuti Jambore Nasional Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Silaping, Kecamatan Ranah Batahan, pada Jumat-Minggu, 24-27 Juli 2026, dan diikuti oleh 48 peserta yang telah lolos seleksi.


Waka Bina Muda Kwarcab Pasaman Barat “Paiman, S. Pd” yang mewakili ketua kwarcab mengatakan, kegiatan TC bertujuan membekali peserta dengan kemampuan teknis kepramukaan, memperkuat kedisiplinan, meningkatkan kerja sama tim, serta membentuk karakter peserta sebelum diberangkatkan ke Jambore Nasional.


TC ke 2 di Silaping 


“Ikutilah dengan maksimal apa yg di sampaikan oleh kakak-kakak Pembina yang berkaitan dengan Jambore Nasional. Mudah-mudahan ilmu yg kita dapatkan pada saat TC ini dapat kita manfaatkan ketika di Cibubur (lokasi Jamnas).” Ucap Paiman, S. Pd.


Menurutnya, Training Center merupakan tahapan penting agar seluruh peserta memiliki kesiapan fisik, mental, pengetahuan, dan keterampilan dalam menghadapi berbagai aktivitas selama pelaksanaan Jambore Nasional.


 Paiman, S.Pd


Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi  Di antaranya Materi Spritual Keagamaan, Materi Rotasi Kegiatan, dan materi Kesiapan Mental, serta mengikuti simulasi kegiatan lapangan, pelatihan keterampilan kepramukaan, pembinaan karakter, dan penguatan wawasan kebangsaan.


 Subuhadi, S.PdI , M.Pd



Tuan Rumah Pelaksana TC “Subuhadi, S. Pdi, M. Pd.” menjelaskan, kegiatan ini berlangsung selama 3 hari, dengan melibatkan pelatih, pembina, dan Pinkon (Pimpinan Kontingen), serta instruktur dari unsur Kwarcab maupun pihak terkait.


Kegiatan TC ke 2 


“Kami berharap kita dapat mengikuti TC ini dengan sebaik baiknya. Karena ini adalah penentu kita untuk berada di Jambore nasional ke - 2. Mudah-mudahan kegiatan kita ini berjalan dengan indah, dan mudah-mudahan jambore tahun ini berjalan dengan lebih baik daripada Jambore sebelumnya.” Ucap Subuhadi, S PdI, M.Pd


Ia berharap seluruh peserta mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga dapat menjadi kontingen yang siap mewakili Kabupaten Pasaman Barat di tingkat nasional.




Sementara itu, salah seorang peserta, “Zhufaira Azzahra” perwakilan Gugus Depan MTs PP Zamiga Kecamatan Koto Balingka, mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan baru selama mengikuti TC.


 Zhufaira Azzahra 


“Kami diberikan bekal untuk menuju Jamnas tahun 2026 agar kami siap menghadapi berbagai kegiatan selama di bumi perkemahan Cibubur nanti.” Ucap “Zhufaira Azzahra”


Selain meningkatkan kemampuan kepramukaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarpeserta serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan tanggung jawab.


Peserta dari MTs  PP Zamiga foto bersama kakak pembina 


Kegiatan Training Center ditutup dengan upacara penutupan. Melalui pembekalan tersebut, Kwarcab Pasaman Barat berharap kontingen yang akan diberangkatkan mampu menampilkan kemampuan terbaik, menjaga nama baik daerah, serta menjalin persaudaraan dengan peserta dari seluruh Indonesia. **** M. Rasihan Anwar

Pemilihan Duta Muslim dan Muslimah PBA UIN IB Padang  2026 Sukses, Ini yang Terpilih

By On Minggu, Juni 14, 2026

 Pemilihan Duta Muslim dan Muslimah PBA UIN IB Padang  2026 Berjalan  Sukses dan Lancar


PADANG, prodeteksi.com  – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang sukses menyelenggarakan kegiatan Pemilihan Duta Muslim dan Muslimah PBA Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026 di Aula Lantai 3 Perpustakaan Pasca Sarjana UIN IB Padang.



Adapun tema kegiatan adalah mewujudkan Generasi Islami Berakhlak Karimah, Berwawasan Luas, dan Siap Menjadi Inspirasi di Era Digital



Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan mahasiswi PBA yang telah melalui berbagai tahapan seleksi. Acara bertujuan untuk melahirkan figur mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta kepedulian sosial.


Ketua Panitia, Abdul Latif dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri. Sekaligus juga mempersiapkan generasi yang mampu menjadi representasi positif Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.


"Kami berharap para peserta dapat menjadi teladan bagi mahasiswa lainnya dan mampu membawa nama baik PBA di lingkungan kampus maupun masyarakat," ujarnya.


Sementara itu, Komisi III SEMA FTK UIN IB PADANG, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Duta Muslim dan Muslimah bukan sekadar gelar, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pengembangan karakter mahasiswa.



Setelah melalui proses seleksi yang ketat, dewan juri menetapkan:

1. Duta Muslim: M. Rasihan Anwar

2. Duta Muslimah: Viola Mardhatillah Armin

3. Duta Favorit: Ahmad Isnan Hasibuan

4. Duta Favorit: Melisa Juanita Angraini

 Duta Muslim dan Muslimah

Sebagai Duta yang terpilih,  diharapkan mampu menjadi representasi mahasiswa PBA yang berintegritas, berwawasan luas. Serta aktif dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin.


Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara panitia, dewan juri, peserta, dan para tamu undangan. Hal ini sebagai bentuk apresiasi atas suksesnya pelaksanaan acara tersebut. ***** M. Rasihan Anwar

Sambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027, MTs PP Zamiga Gelar Bimbingan Guru dan Tenaga Kependidikan

By On Sabtu, Juni 13, 2026

 Sambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027, MTs PP Zamiga Gelar Bimbingan Guru dan Tenaga Kependidikan


PASAMAN BARATm prodeteksi.com – Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Zaminul Ghairi (MTs PP Zamiga), Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, menggelar kegiatan Bimbingan Guru dan Tenaga Kependidikan dalam rangka menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (13/6/2026) tersebut berjalan dengan sukses, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.


Bimbingan ini diikuti oleh seluruh guru MTs PP Zamiga serta guru SMK Zamiga, baik guru yang telah bersertifikasi maupun guru nonsertifikasi. Selain menjadi ajang peningkatan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh guru dalam memajukan lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Zaminul Ghairi.





Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Yayasan, Irti Zamin, S.S., didampingi Megawati, S.Pd. Dari Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat hadir sebagai narasumber Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Hilaluddin, M.Pd. dan Khairil Hadi, S.Pd., M.M., serta Pengawas Madrasah Khairoh, S.Ag. Kehadiran para pejabat Kementerian Agama memberikan motivasi dan penguatan kepada seluruh guru dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah.


Kepala MTs PP Zamiga, Irti Zamin, S.S., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan pembinaan kepada seluruh guru.


Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan seluruh tenaga pendidik menghadapi tahun ajaran baru sekaligus menyatukan persepsi dan semangat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di MTs maupun SMK Zamiga.


"Kegiatan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran pada tahun sebelumnya, meningkatkan kinerja, kedisiplinan dan profesionalisme guru, menyatukan visi seluruh tenaga pendidik, menyusun strategi menghadapi Tahun Ajaran Baru 2026/2027, serta memperkuat komitmen bersama dalam memajukan MTs dan SMK ZAMIGA," ujarnya.



Ia menjelaskan, sebagai lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren, ZAMIGA memiliki berbagai keunggulan yang menjadi daya tarik bagi masyarakat. Di antaranya menerapkan sistem pendidikan terpadu yang memadukan ilmu agama dan ilmu umum serta keterampilan dengan pembinaan karakter selama 24 jam.


Seluruh santri MTs diwajibkan tinggal di asrama, sedangkan siswa SMK tinggal di lingkungan pondok pesantren sehingga proses pembinaan akhlak, kedisiplinan, dan ibadah dapat berlangsung secara optimal.


Pengawas Madrasah, Khairoh, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan bimbingan bagi guru dan tenaga kependidikan di MTs Pondok Pesantren Zamiga. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kualitas kinerja serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.


Khairoh juga mengajak seluruh guru agar dalam proses pembelajaran senantiasa berpedoman pada Kurikulum Belajar Berbasis Rasa Cinta. Menurutnya, budaya saling mencintai, menghargai, dan peduli harus terus ditumbuhkan di lingkungan madrasah sehingga tercipta suasana belajar yang nyaman, harmonis, dan menyenangkan. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kekompakan, kebersamaan, serta semangat seiya sekata dari seluruh warga madrasah.


Selain itu, ia menekankan pentingnya melakukan promosi madrasah secara positif dan berkelanjutan. Menurutnya, setiap guru memiliki peran sebagai duta madrasah dengan menyampaikan berbagai keunggulan dan prestasi yang dimiliki MTs PP Zamiga kepada masyarakat.


"Promosi yang baik akan memberikan dampak yang luar biasa. Sampaikan kepada masyarakat berbagai keunggulan yang dimiliki Zamiga, seperti program tahfiz Al-Qur'an, kegiatan kepramukaan, serta berbagai ekstra kurkuler dan program unggulan lainnya, " ungkapnya.


Selain itu, ZAMIGA juga memiliki berbagai program unggulan seperti Tahfiz Al-Qur'an, pelatihan pidato dan khutbah, pidato tiga bahasa (Arab, Inggris, dan Indonesia), serta pembelajaran informatika komputer. Sementara pada bidang ekstrakurikuler tersedia kegiatan Tilawah dan Tartil Al-Qur'an, Drum Band, Seni Tari, Rebana, Pramuka, berbagai cabang olahraga, dan sejumlah kegiatan pengembangan bakat lainnya.


Khusus bagi siswa SMK, pihak sekolah juga memberikan pelatihan Komputer Perkantoran serta English Course sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan pendidikan tinggi.


Dalam kesempatan tersebut, Irti Zamin juga menegaskan bahwa guru memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar menyampaikan materi pelajaran di kelas.






"Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga menjadi pendidik, teladan, promotor, sekaligus duta ZAMIGA. Setiap guru memiliki tanggung jawab menjaga nama baik lembaga serta memperkenalkan berbagai keunggulan ZAMIGA kepada masyarakat," tegasnya.


Ia berharap seluruh guru terus menjaga kekompakan, meningkatkan kualitas pembelajaran, menjadi teladan bagi para santri, aktif memperkenalkan ZAMIGA kepada masyarakat, serta terus berjuang bersama demi kemajuan lembaga.


"Keberhasilan ZAMIGA bukan hanya keberhasilan yayasan ataupun kepala madrasah, tetapi keberhasilan seluruh keluarga besar ZAMIGA," tambahnya.



Guru Harus Menjadi Penggerak Kemajuan Madrasah

Sementara itu, narasumber dari Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat, Khairil Hadi, S.Pd., M.M., menyampaikan berbagai materi terkait tugas pokok guru, peningkatan kompetensi, hingga kebijakan mengenai sertifikasi guru.


Menurutnya, guru tidak cukup hanya melaksanakan kewajiban mengajar, namun juga harus memiliki rasa memiliki terhadap lembaga tempatnya mengabdi.


"Guru itu bukan hanya datang mengajar kemudian pulang. Yang lebih penting adalah bagaimana guru mampu memberikan kontribusi terbaik untuk kemajuan madrasah, menjadi bagian dari solusi, serta ikut mempromosikan madrasah kepada masyarakat," ujarnya.


Khairil Hadi juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan MTs dan SMK Zamiga yang dinilainya memiliki berbagai program unggulan yang mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya.



Ia berharap seluruh guru dapat menjadi penyambung informasi kepada masyarakat mengenai berbagai prestasi dan keunggulan yang telah dimiliki ZAMIGA sehingga kepercayaan masyarakat terhadap madrasah terus meningkat.


Pentingnya Pengembangan SDM Guru

Sementara itu, Kasi Penmad Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat, Hilaluddin, M.Pd., dalam paparannya menjelaskan mengenai tata kelola yayasan pendidikan beserta berbagai bentuk yayasan yang berkembang saat ini, baik yang bersifat keluarga maupun yayasan terbuka.


Ia menegaskan bahwa kemajuan sebuah madrasah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya.


Menurutnya, pengembangan kompetensi guru harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.


"Madrasah yang maju lahir dari guru-guru yang terus belajar, terus meningkatkan kompetensi, dan memiliki semangat kebersamaan. Kekompakan seluruh unsur madrasah menjadi modal utama dalam membangun lembaga yang unggul dan dipercaya masyarakat," jelasnya.




Kegiatan bimbingan yang berlangsung hingga menjelang waktu Zuhur tersebut ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan narasumber. Seluruh guru mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di MTs dan SMK ZAMIGA.


Melalui kegiatan ini, MTs PP Zamiga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan layanan pendidikan berbasis pesantren yang unggul, religius, disiplin, dan berdaya saing dalam menyongsong Tahun Ajaran Baru 2026/2027. **** irz

 

SMA N 1 Koto Balingka Tingkatkan Mutu dan Raih Prestasi

By On Kamis, Juni 11, 2026

 

 SMA N 1 Koto Balingka



PASAMAN BARAT, prodeteksi.com – Dalam kurun waktu sekitar satu tahun memimpin SMA Negeri 1 Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Kepala Sekolah Mulyadi, SPd terus melakukan berbagai pembenahan dan inovasi guna meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.


Berbagai program pembinaan dan pengembangan sekolah dijalankan secara bertahap, mulai dari pembenahan lingkungan sekolah, peningkatan kedisiplinan guru dan siswa, hingga mendorong peserta didik untuk aktif mengikuti berbagai perlombaan dan kegiatan pendidikan baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.


Kepala SMA N 1 Koto Balingka, Mulyadi SPd, mengatakan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, dan pengembangan potensi siswa di berbagai bidang.


 Mulyadi, S.Pd


"Kami terus berupaya melakukan pembenahan di berbagai aspek pendidikan. Mulai dari penataan lingkungan sekolah agar lebih nyaman, meningkatkan disiplin majelis guru dan siswa, serta mendorong siswa untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan yang dapat mengembangkan kemampuan mereka," ujar Mulyadi.


Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil yang membanggakan. Salah satunya adalah keberhasilan seorang siswa SMA N 1 Koto Balingka yang terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026.


"Alhamdulillah, salah seorang siswa kami berhasil lulus seleksi Paskibraka Provinsi Sumatera Barat. Siswa tersebut adalah Ade Kurniawan, siswa kelas X yang berasal dari Silawai. Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi sekolah," ungkapnya.


Selain prestasi non-akademik, peningkatan kualitas pendidikan juga terlihat dari capaian siswa dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026. Jumlah siswa yang berhasil diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBT mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.


"Tahun ini sebanyak 14 siswa berhasil lulus SNBT, meningkat dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 13 orang. Mereka diterima di berbagai perguruan tinggi negeri yang berada di Sumatera Barat maupun Sumatera Utara," jelas Mulyadi.


Tidak hanya itu, sejumlah siswa juga berhasil melanjutkan pendidikan melalui berbagai jalur seleksi lainnya. Tercatat sebanyak 10 siswa diterima melalui jalur SMBT, sementara 28 siswa berhasil lulus melalui jalur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Selain itu, belasan alumni SMA N 1 Koto Balingka juga berhasil lolos seleksi dan diterima sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).


Prestasi membanggakan juga datang dari bidang olahraga. Tim sepak bola SMA N 1 Koto Balingka berhasil meraih Juara II dalam turnamen sepak bola antar pelajar tingkat provinsi yang digelar di Desa Baru.


Dalam kompetisi tersebut, para siswa menunjukkan semangat juang dan sportivitas yang tinggi hingga berhasil menembus babak final dan meraih posisi runner-up. Atas prestasi tersebut, tim sepak bola SMA N 1 Koto Balingka berhak membawa pulang trofi, sertifikat penghargaan, serta hadiah pembinaan sebesar Rp10 juta.


"Dengan dukungan seluruh guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta masyarakat, kami optimistis SMA N 1 Koto Balingka akan terus berkembang dan berprestasi di masa mendatang," tutup Mulyadi. ****irz

Tokoh Masyarakat Usulkan Pembangunan Jalan Lingkar Luar Rura Patontang–Sawah Mudik untuk Buka Keterisolasian Wilayah

By On Senin, Juni 01, 2026


 M. Riad Zamin


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com  — Sulitnya akses menuju Jorong Rura Patontang diduga salah satunya disebabkan karena jalur tersebut masih buntu dan belum terhubung dengan jorong-jorong lain di sekitarnya. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu faktor yang menghambat perkembangan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat setempat.


Menanggapi hal tersebut, tokoh masyarakat asal Sawah Mudik, Kecamatan Ranah Batahan, M. Riad Zamin, mengusulkan agar pemerintah membangun jalur lingkar luar yang menghubungkan Rura Patontang dengan Sawah Mudik serta sejumlah jorong lainnya di Nagari Batahan Utara.






“Saya rasa perlu dibangun jalan lingkar luar menuju Sawah Mudik. Jarak yang harus dibuka hanya sekitar dua kilometer dari Rura Patontang menuju jalan yang sudah diterobos dari Sawah Mudik,” ujar Riad.


Menurutnya, jalur penghubung antara Sabajulu (Sawah Mudik) dan Rura Patontang sebenarnya telah ada sejak zaman kolonial Belanda. Dahulu masyarakat memanfaatkan jalan setapak tersebut untuk menghadiri acara keluarga maupun kegiatan sosial lainnya.


“Jalan pintas dari Sabajulu ke Rura Patontang itu sudah ada sejak zaman Belanda. Ketika ada acara pernikahan atau kegiatan kekeluargaan, masyarakat menggunakan jalur tersebut,” jelasnya.


Riad menambahkan, masyarakat Sabajulu telah merintis pembukaan jalan menuju Batang Batahan. Saat ini, jarak yang perlu dibuka untuk menghubungkan jalur tersebut dengan Rura Patontang relatif pendek, yakni sekitar dua kilometer. Sementara dari Sawah Mudik  ke Rura Patontang hanya sekitar 2,5 kilometer.



Ia juga mendukung berbagai aspirasi masyarakat yang menginginkan percepatan pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, akses yang menghubungkan Sabajulu, Batang Batahan, dan Rura Patontang merupakan titik strategis yang harus segera dibuka untuk mengatasi keterisolasian wilayah.


Terkait pembebasan lahan, Riad optimistis hal itu dapat diselesaikan melalui musyawarah antara masyarakat, pemerintah jorong, serta para ninik mamak setempat.


“Pembebasan lahan akan diupayakan bersama masyarakat Jorong Rura Patontang, pihak jorong, dan ninik mamak. Dengan niat baik, saya yakin hal itu tidak akan menjadi masalah,” katanya.


Apabila jalan lingkar luar tersebut terealisasi, maka akan terbentuk konektivitas yang menghubungkan Jorong Pangambiran, Jorong Rura Patontang, Jorong Sawah Mudik, hingga Jorong Silayang Julu dan lainnya. Jalur ini diyakini akan menjadi akses strategis yang mampu mempercepat pembangunan di wilayah Pasaman Barat bagian utara.



Menurut Riad, pembangunan jalan tersebut bukan hanya sekadar membuka akses transportasi, tetapi juga menjadi solusi nyata untuk mengurangi ketertinggalan daerah terpencil.


“Jalan Rura Patontang tidak akan maksimal tanpa adanya jalur lingkar luar yang menghubungkan Pangambiran, Rura Patontang, dan Sawah Mudik. Jika pemerintah memiliki kemauan dan tekad membantu masyarakat, pembangunan ini sangat realistis untuk diwujudkan,” tegasnya.


Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah daerah agar lebih serius menjalankan program pembangunan kawasan terluar di Kabupaten Pasaman Barat. Menurutnya, upaya tersebut harus mendapat dukungan legislatif dan dilaksanakan secara nyata oleh pihak eksekutif.


“Pembangunan daerah harus dimulai dari wilayah terluar. Dengan terbukanya akses jalan, pergerakan ekonomi akan semakin berkembang, pelayanan kesehatan lebih mudah dijangkau, dan kesempatan pendidikan menjadi lebih merata,” ujarnya.


Riad menilai selama ini pembangunan masih cenderung terpusat di kawasan perkotaan, sementara masyarakat di daerah terpencil masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam mengakses pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi.


Ia berharap pembangunan jalan lingkar luar tersebut dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan pemerataan pembangunan, memperkuat persatuan masyarakat antarwilayah, serta menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh warga Pasaman Barat.


“Jika ini terlaksana, akan tercipta masyarakat yang harmonis, saling menghargai, dan tidak ada lagi kesenjangan antarwilayah. Inilah langkah menuju daerah yang maju, adil, dan penuh keberkahan,” pungkasnya. *** irz


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *