Bupati Tanah Datar Hadiri langsung Pembukaan Munas VI APKASI 2025
On Sabtu, Mei 31, 2025
![]() |
| Bupati Tanah Datar Hadiri langsung Pembukaan Munas VI APKASI 2025 di Minut |
-->
![]() |
| Bupati Tanah Datar Hadiri langsung Pembukaan Munas VI APKASI 2025 di Minut |
![]() |
| Dibutuhkan Inovasi dan Kreativitas OPD untuk Majukan Wisata Kota Padang |
![]() |
| Dorong Ekonomi Kerakyatan, Pemko Padang Salurkan Subsidi Margin Kepada 33 KSPPS |
![]() |
| Gubernur Mahyeldi Serahkan 1.375 Pegawai Baru Termasuk ASN dan PPPK |
MJKS bahkan mendesak Kejaksaan Agung mengambil alih pengusutan kasus ini karena menilai oknum penyidik Kejati Sulut terkesan lamban menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Selain itu, MJKS meminta aktor utama kasus korupsi dan rekening liar Unsrat yakni eks Rektor Unsrat berinisial EK dan eks Wakil Rektor Bidang Akademik Unsrat berinisial GV turut diusut Kejaksaan Agung RI.
“Kejaksaan Agung harus segera memeriksa dua eks petinggi Unsrat yakni Ellen Kumaat dan Grevo Gerung, karena dalam lampiran dokumen pelaporan, kedua oknum dosen ini turut menerima aliran dana dari kerjasama antara LPPM Unsrat dengan sejumlah Perusahaan di Manado,” ungkap Dadang kepada awak media usai memasukan surat permintaan supervisi dan pengawasan di kantor Jaksa Agung RI, Selasa (27/5/2025) di Jakarta.
Dadang juga membeberkan data yang mengaitkan keterlibatan adik Rocky Gerung tersebut yakni dalam penggunaan anggaran kegiatan : 'Supervisory service for public road construction' - program kerjasama antara UNSRAT, PT TTN, dan PT MSM senilai 1.2 Miliar Rupiah tahun 2024, serta anggaran untuk kajian Desain Kawasan, Desain Bangunan dan DED Kawasan Relokasi senilai kurang lebih 350 juta Rupiah.
"Hampir seluruh kegiatan yang menggunakan anggaran Kerjasama Unsrat dan perusahaan-perusahaan miytra ditampung di rekening yang tidak memiliki ijin dari Menteri Keuangan. Selain itu seluruh kegiatan ini tidak dapat dipertangungjawabkan sebagaimana bukti data yang kami lampirkan," ungkap Dadang.
Kasus rekening liar dalam dugaan korupsi di LPPM Unsrat ini mencuat setelah Kejati Sulut menerima laporan masyarakat atas kerjasama LPPM Unsrat dengan sejumlah Perusahaan di Sulut bernilai puluhan miliar rupiah sengaja ditampung dalam rekening atas nama PPLH Unsrat di salah satu bank di Manado meski melanggar ketentuan pemerintah.
Menurut Dadang, laporan yang diserakan ke penyidik Kejati Sulut menyebutkan, penarikan dan pencairan dana dari rekening liar tersebut ternyata tanpa dokumen resmi sejak tahun 2015 hingga 2024 mencapai kurang lebih 50 miliar rupiah.
Ia juga menerangkan, semua pembayaran pihak ketiga tidak pernah melalui rekening resmi Unsrat. Akibatnya, Unsrat sebagai BLU tidak pernah menerima akses fee sebesar 7 persen dari total uang disetor kurang lebih 50 Miliar Rupiah untuk semua kegiatan tersebut, sejak tahun 2015 sampai tahun 2024.
"Sehingga kami duga terjadi kerugian negara karena tidak masuk ke rekening Unsrat dari fee sekitar 3,5 Miliar Rupiah sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP,” ungkap Dadang.
Ia juga berharap Kejagung berani mengusut oknum berinisial GG meski yang bersangkutan adik kandung Rocky Gerung, tokoh kritis yang kerap mengkritik keras kebijakan pemerintah dan aparat penegak hukum.
Sementara itu, terkakit hal pengusutan kasus ini, pihak Kejati Sulut melalui Kasipenkum Kejati Sulut Januarius Bolitobi SH, sebelumnya telah memberikan keterangan pers di Manado pada (23/4/2025) lalu, bahwa dalam penanganan dugaan korupsi di Rektorat Unsrat dan LPPM Unsrat penyidik telah memeriksa 44 orang saksi. ***
![]() |
| Irti Zamin, SS, Pemred Prodeteksi.com |
| Bupati Yulianto Lounching Didikan Subuh Kolaborasi SD/MI/SMP/MTs tingkat Kecamatan Pasaman |
Bupati
Yulianto sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menurut beliau generasi muda
mesti diberikan pondasi keagamaan yang kuat sehingga bila mereka dewasa kelak
menjadi generasi yang bermoral dan berakhlak mulia.
"Bila
anak diberi pengetahuan keagamaan yang baik diharapkan kedepan akan menjadi
generasi yang baik pula, bermoral, dan berakhlak mulia" pinta Yulianto
Dalam
sambutannya Bupati Yulianto menyebutkan bahwa kegiatan didikan subuh ini
merupakan salah satu penjabaran dari visi "Terwujudnya Pasaman Barat Maju,
Sejahtera yang Berkeadilan Berlandaskan Agama dan Budaya" yang tertuang
pada misi pertama yaitu "Meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan
terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Melestarikan Adat dan Budaya".
Ucapan
terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan kegiatan ini, kami
berharap agar kegiatan yang baik ini terus dilaksanakan dan menjadi program
rutin dan kontinu. Meski ditengah keadaan keuangan yang sangat terbatas, namun
bila kita bersama-sama yakinlah kegiatan membangun generasi muda ini akan dapat
kita laksanakan. Semoga jerih payah kita semua menjadi amal baik disisi Alloh,
tutup Bupati Yulianto mengakhiri sambutannya.
Kesempatan
yang sama KUA Pasaman Ilfa Jasri dalam sambutannya menyampaikan harapannya
yaitu untuk memotivasi pelaksanaan didikan subuh kiranya kedepan dapat
dilaksanakan lomba didikan subuh tingkat kecamatan Pasaman.
Ketua
Pelaksana Didikan Subuh Zainal yang juga kepala SDN 09 Pasaman dalam Laporannya
menyampaikan bahwa kegiatan didikan subuh gabungan TPQ/TPSQ/MDA/MDTA dan Lounching didikan subuh kolaborasi
SD/MI/SMP/Mts tingkat kecamatan Pasaman terlaksana atas kekompakan seluruh
komponen yang saling bekerjasama dengan anggaran swadaya. Zainal mewakili
panitia sangat berterimakasih atas kehadiran Bupati dan seluruh hadirin semuanya.
Turut hadir
Plt. Kepala Bappelitbangda Ikhwanri, Camat Pasaman Andre, KUA Pasaman Ilfa
Jasri, Kabid Paud PNFI Samsul Bahri, para guru, walinagari dan Jorong
se-kecamatan Pasaman, serta undangan lainnya. *** ihw/i