HEADLINE NEWS

Peringatan Hari Jadi Humas Polri Ke-74, Polres Pasbar Gelar Kegiatan Bhakti Sosial

By On Kamis, Oktober 23, 2025

 Peringatan Hari Jadi Humas Polri Ke-74 Tahun 2025, Polres Pasaman Barat Menggelar Kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah


Pasaman Barat, prodeteksi.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Humas Polri tahun 2025, Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat menggelar bhakti sosial donor darah, yang digelar di Klinik Pratama Mako Polres setempat pada Rabu (22/10/2025).


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik mengatakan, aksi sosial kemanusiaan dilaksanakan mulai dari tingkat Polda hingga Polres jajaran se-Indonesia dalam peringatan hari jadi ke-74 Humas Polri mengusung tema "Polisi Humanis Harapan Masyarakat." 


Melalui kegiatan tersebut, bhakti sosial donor darah merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat yang membutuhkan darah.


"Kegiatan ini tidak hanya sekedar aksi kemanusiaan saja, namun sebagai momentum mempererat silaturahmi dan kemitraan antara Polri, insan pers dan masyarakat dalam membantu tugas Kepolisian khususnya bidang Humas," katanya.


Disebutkan, pihaknya bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat, sehingga kegiatan ini dapat memberikan kontribusi pencapaian target 5.000 kantong darah di tahun 2025, khususnya ketersediaan stok darah untuk membantu masyarakat.


"Dari kegiatan tersebut, sebanyak 40 kantong darah terkumpul dari pendonor yang merupakan para personel Polres Pasaman Barat, selanjutnya kita serahkan ke PMI Kabupaten Pasaman Barat," sebutnya.


Kapolres berharap aksi sosial kemanusiaan dapat terus dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungan, sehingga kehadiran Polri memberikan manfaat yang besar dalam membantu, melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.


"Polres Pasaman Barat terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan terus hadir di tengah masyarakat dalam kegiatan kemasyarakatan maupun kegiatan sosial kemanusiaan," pungkasnya.


Berdasarkan pantauan dilokasi, kegiatan itu dipimpin oleh PS. Kasi Humas Ipda Rakhmat Santoso, dan diikuti oleh para PJU dan puluhan personel Polres Pasaman Barat. Selama pelaksanaan donor darah dimulai dengan pendaftaran, pengisian formulir oleh para peserta, pemeriksaan tensi, kadar hemoglobin (HB), golongan darah, anamnesa, screening kesehatan oleh dokter dari PMI, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan darah pendonor. **** Hmsres/ irz

Bupati Yulianto: Santri Harus Perkuat Diri dengan Moral dan Etika

By On Kamis, Oktober 23, 2025

 

 Bupati Yulianto: Santri Harus Perkuat Diri dengan Moral dan Etika



Pasbar, prodeteksi.com ----— Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Yulianto memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025 yang digelar di halaman Kantor Bupati Pasbar, Rabu (22/10). Dalam amanatnya, Bupati Yulianto mengajak para santri untuk memaknai peringatan Hari Santri sebagai momentum memperkuat diri dengan moral dan etika.


Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Pasbar, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta para santri dari seluruh wilayah Kabupaten Pasaman Barat.


Dalam sambutannya, Bupati Yulianto menyampaikan bahwa sebagai bentuk kepedulian negara terhadap dunia pesantren, Kementerian Agama telah hadir langsung ke Pesantren Al-Khoziny, meninjau kondisi, menyalurkan bantuan, serta memastikan proses pemulihan berjalan baik. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bukti nyata kehadiran dan kepedulian negara terhadap pesantren dan para santri.


“Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri merujuk pada tercetusnya Resolusi Jihad oleh KH. Hasyim Asy’ari yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” ujar Yulianto.


Ia menambahkan, semangat Resolusi Jihad inilah yang mengobarkan api perjuangan bangsa sehingga seluruh elemen masyarakat — laki-laki, perempuan, tua maupun muda — bersatu melawan penjajah. Dari momentum itu pula kemudian meletus Peristiwa 10 November 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.


“Kini bangsa Indonesia telah merdeka. Kita bisa beraktivitas dengan tenang dan aman tanpa dentuman meriam atau ancaman senjata. Ini semua adalah nikmat besar dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, hasil perjuangan para syuhada, ulama, dan pahlawan bangsa,” ujarnya.


Bupati Yulianto juga menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat perhatian terhadap dunia pesantren, salah satunya melalui Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren, yang mengatur adanya Dana Abadi Pesantren. Selain itu, sejumlah pemerintah daerah telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pesantren sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan lembaga pendidikan Islam tersebut.


“Semua ini menjadi bukti bahwa negara tidak menutup mata terhadap jasa besar pesantren. Negara berutang budi kepada pesantren dan para santri yang selama ini menjadi benteng moral bangsa. Kita juga bersyukur karena saat ini pesantren dilibatkan dalam berbagai program pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG),” terang Yulianto.


Di akhir sambutannya, Bupati Yulianto berpesan kepada seluruh santri di Pasaman Barat agar tetap teguh dalam menuntut ilmu serta meneladani semangat perjuangan para santri terdahulu. D/ irz

Fenomena Banyaknya Anak Tidak Sekolah Di Pasbar Meresahkan Masyarakat?

By On Selasa, Oktober 21, 2025

 

DR. IKHWANRI


Simpang Empat, prodeteksi.com ---- Secara kasat mata orang tidak akan percaya terhadap fenomena banyaknya anak tidak sekolah di Pasbar. Mana mungkin daerah yang terkenal kaya akan sumber daya alam serta ternama sebagai kabupaten penghasil sawit ternyata banyak anak usia sekolah yang tidak bersekolah di daerah itu. Kenapa bisa seperti ini? Apa gerangan yang salah? Segudang pertanyaan muncul di kalangan publik.


Ternyata Anak Tidak Sekolah (ATS) di Pasbar berada pada peringkat 18 dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat, artinya ATS Pasbar merupakan peringkat kedua tertinggi di Sumatera Barat. 


Sebagaimana dikutip dari data yang dirilis Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bahwa sebanyak 5.520 (lima ribu lima ratus dua puluh) orang anak Pasaman Barat tidak sekolah, artinya anak-anak tersebut seharusnya masih tercatat sebagai siswa dibangku sekolah namun menyedihkan ternyata secara data mereka sudah tidak lagi sekolah. 


Menjawab banyaknya pertanyaan publik, media ini mencoba menggali informasi kepada salah seorang pemerhati pendidikan Pasaman Barat Doktor Ikhwanri di kediamannya belum lama ini. Ia menjelaskan beberapa hal kemungkinan penyebab tingginya ATS di Pasbar, diantaranya:

1) Pelaporan yang tidak sesuai 

Ketelitian dan keseriusan admin yang bertugas melaporkan data siswa ke sistem sangat diperlukan. Sistem akan merekam setiap data yang dilaporkan, benar atau salahnya data akan diakumulasi menjadi total data. Bisa jadi data sebanyak 5.520 itu ada kesalahan, untuk itu perlu dilakukan verifikasi dan validasi data.

2) Kondisi ekonomi yang sulit

Ekonomi yang sulit membuat kurangnya kemampuan orang tua untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya. Biaya kebutuhan personal pendidikan seperti membeli buku-buku pelajaran, pakain sekolah, serta transportasi ke sekolah sering menjadi sandungan bagi orang tua untuk menyekolahkan anaknya.

3) Kurangnya perhatian orang tua

Masih sering ditemukan adanya oknum orang tua yang kurang peduli terhadap pendidikan anaknya. Kesibukan mencari uang untuk kebutuhan sehari-hari keluarga kadang-kadang membuat orang tua kurang perhatian terhadap pendidikan anaknya.

4) Minat belajar anak rendah

Minat belajar yang rendah sering mematahkan keinginan anak untuk bersekolah. Anak tidak termotivasi untuk bersekolah. Hal ini bisa jadi pengaruh lingkungan yang tidak mendukung. Bahkan minimnya penghargaan pemerintah terhadap orang yang berpendidikan merupakan salah satu penyebabnya.

5) Akses ke sekolah yang sulit dan jauh

Masih ada pelosok-pelosok yang minim akses ke sekolah. Mulai dari jarak yang jauh, kendaraan yang sulit, fasilitas yang kurang lengkap, guru yang tidak memadai, dan bayak hal lain lagi yang mesti dipenuhi.


Masih menurut Ikhwanri, tingginya ATS akan berdampak terhadap berbagai hal seperti meningkatnya kenakalan remaja, rendahnya kualitas sumber daya manusia, kurangnya daya saing tenaga kerja, meningkatnya pengangguran, dan bahkan dapat menghambat pencapaian visi Indonesia emas 2045 sebagaimana cita-cita bersama bangsa Indonesia, terangnya mengakhiri. ***** iz

Wujud Kepedulian Terhadap Pendidikan. PT Agrowiratama Berikan Beasiswa Terhadap 14 Mahasiswa di Pasaman Barat

By On Selasa, Oktober 21, 2025



Wujud Kepedulian Terhadap Pendidikan. PT Agrowiratama Berikan Beasiswa Terhadap 14 Mahasiswa di Pasaman Barat 


Pasaman Barat, prodereksi.com ----- Sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan, PT. Agrowiratama Kabupaten Pasaman Barat memberikan beasiswa kepada 14 orang mahasiswa. Beasiswa ini akan berlangsung selama 1 tahun.


GM PT Agrowiratama, Sijon melalui Manejer Humas , Lelo Ritonga, Selasa, 21 Oktober 2025, kepada median ini,  mengatakan, ke 14 penerima beasiswa diantaranya terdiri dari 7 orang mahasiswa/i yang notabene adalah anak karyawan PT Agrowiratama yang telah lama mengabdi di PT Agrowiratama.


Kemudian, 7 orang lagi mahasiswa dari lingkungan masyarakat sekitar  yang berkuliah baik di PTN maupun PTS di berbagai daerah di Indonesia.


 Wujud Kepedulian Terhadap Pendidikan. PT Agrowiratama Berikan Beasiswa Terhadap 14 Mahasiswa di Pasaman Barat 


Pemberian beasiswa ini lanjutnya  sejalan dengan visi dan misi perusahaan PT Agrowiratama untuk memajukan generasi penerus bangsa. Demi  terwujudnya indonesia emas di masa mendatang. 


"Dengan adanya beasiswa ini, dari segi internal perusahaan merupakan wujud nyata peran penting perusahaan dalam membina hubungan yang erat dengan para karyawannya, khususnya yang telah lama mengabdi di PT Agrowiratama, " jelas Lelo Ritonga.


Selain itu yang lebih penting lagi lanjutnya juga sebagai wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap pentingnya Pendidikan bagi anak-anak dari masyrakat sekitar PT Agrowiratama guna mencapai masa depan yang lebih cerah "ucap Lelo 


Pada kesempatan ini juga serentak dilaksanakan pemberian beasiswa di seluruh unit kerja PT Musim Mas Group di berbagai wilayah di Indonesia. ***** Irz




Gerbong Mutasi, Rotasi dan Promosi di Kota Padang Mulai Bergerak

By On Senin, Oktober 20, 2025

 

 Gerbong Mutasi, Rotasi di Kota Padang Mulai Bergerak

Padang, prodeteksi.com - Delapan bulan setelah Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir dilantik, akhirnya gerbong mutasi, rotasi dan promosi di tubuh Pemko Padang mulai bergerak. Ratusan pejabat dilantik di Balai Kota Padang, Senin (20/10/2025) siang.

Pelantikan perdana ini meliputi 122 pejabat eselon III dan IV. Mereka menempati sejumlah posisi strategis.
"Pelantikan ini sudah kita siapkan sejak tiga bulan lalu," ujar Wako Fadly Amran usai melantik para pejabat.
Cukup banyak pesan yang disampaikan Fadly Amran kepada seluruh pejabat yang dilantik. Diantaranya pentingnya menjaga harmonisasi di tempat kerja.
"Pastikan keharmonisan di dalam kantor, jika harmonis di tempat kerja, akan lahir ide cemerlang," ungkap Fadly.
Fadly Amran juga mengajak seluruh ASN bekerja tulis dan ikhlas. Termasuk bekerja dengan baik, mengikuti perkembangan zaman.
"Saya harap kita semua 'up to date' (dalam bekerja). Sesuaikan (diri) dengan perkembangan teknologi, bekerja dengan gaya baru, bukan gaya lama," tegas Fadly.
Wali Kota juga menekankan bahwa dirinya tidak bersikap abu-abu. Ketika melakukan rotasi, mutasi dan promosi, tidak ada meminta bayaran kepada pejabat tertentu. Tidak meminta proyek maupun setoran.
"Tidak ada jabatan ini berbayar, ke depan ini 'cara main' kita, dilakukan lima tahun ke depan," tegas wali kota.
Sebanyak 44 pejabat eselon III yang dilantik, di antaranya, Imelda Novalin yang mendapatkan promosi sebagai Sekretaris DP3AP2KB. Kemudian Wilman Muchtar sebagai Camat Padang Selatan. Tabliq Nasution sebagai Kabag Organisasi, dr Desy Susanti yang sebelumnya Direktur RSUD dr Rasidin, kini menduduki jabatan Sekretaris Dinas Kesehatan.
Selain itu sebanyak 78 pejabat eselon IV yang dilantik di antaranya kepala seksi dan lurah. Pelantikan disaksikan Wakil Wali Kota Maigus Nasir, Sekdako Andree Harmadi Algamar, Asisten II Didi Aryadi, Asisten III Corri Saidan, Kepala BKPSDM Mairizon, Plt Inspektur Isrin, serta sejumlah kepala OPD di lingkup Pemko Padang. ***** d/ irz

Siap-Siap!! Siswa Rajin Ikuti Smart Surau Segera Diberi Hadiah

By On Senin, Oktober 20, 2025

 

 Siap-Siap!! Siswa Rajin Ikuti Smart Surau Segera Diberi Hadiah



Padang, prodeteksi.com - Program Smart Surau sudah berjalan tiga pekan. Sepanjang pelaksanaannya, antisiasme siswa terbilang tinggi. Setiap hari siswa sekolah hadir di masjid dan musala untuk melaksanakan salat subuh berjamaah. Angka jumlah siswa yang melaksanakan salat subuh terus bertambah setiap harinya.

Tingginya antusiasme siswa sekolah untuk hadir di masjid dan musala cukup menyenangkan hati Wali Kota Padang Fadly Amran. Wali Kota berencana akan menyerahkan hadiah kepada siswa yang paling rajin datang ke masjid dan musala ketika salat subuh berjamaah.
"Kita segera menyerahkan hadiah untuk siswa yang paling rajin datang ke masjid atau musala," ungkap Wali Kota Fadly Amran di Balai Kota Padang, Senin (20/10/2025).
Fadly Amran enggan menyebutkan apa saja hadiah yang akan diberikan. Terpasti, hadiah itu menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus hadir salat subuh di masjid atau musala.
"Rencananya hadiah diserahkan pada pekan pertama bulan November nanti," sebut wako.
Meski dalam tahap ujicoba, akan tetapi antusiasme siswa dalam menjalankan program Smart Surau sangat mencengangkan. Bahkan Wako Fadly Amran berencana, hadiah bagi siswa paling rajin datang ke surau akan lebih besar lagi di 2026 nanti.
"Untuk siswa yang tertinggi kehadirannya tahun besok, hadiahnya kita harapkan umroh," harap Fadly.
Sementara itu, menyikapi turunnya TKD bagi Kota Padang, pemerintah setempat berencana akan terus melakukan optimalisasi progul Smart Surau. Progul tanpa biaya itu akan diterapkan secara optimal di tahun 2026 nanti.
"Seluruh kita hadir di masjid dan musala, termasuk seluruh ASN," jelas wali kota. ***** d/ i

Cerdas Cermat Antar Santri PPMINI Untuk Pertama Kali Diperlombakan, Santri Antusias.

By On Senin, Oktober 20, 2025

 

 Cerdas Cermat Antar Santri PPMINI Untuk Pertama Kali Diperlombakan, Santri Antusias.


Padang Pariaman, prodeteksi.com --- Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas (PPMINI) kembali menggelar kegiatan terbaru, kegiatan kali ini adalah kegiatan Cerdas Cermat pada Jumat (17/10/2025) malam. Cerdas cermat ini adalah kegiatan terbaru yang dilaksanakan di Lingkungan PPMINI. 


Kegiatan Cerdas Cermat (CC) dimulai pada Bagda isya selesai pada pukul 23.00 WIB. Lomba Cerdas Cermat PPMINI adalah kegiatan yang berbentuk lomba yang dilaksanakan untuk mengasah skill santri yang kurang lebih sudah satu tahun pelajaran menghapal ilmu nahwu & saraf untuk bisa membaca bahasa Arab.


Cerdas Cermat PPMINI kali ini diikuti oleh 10 tim. Masing-masing tim diisi oleh 5 orang peserta dari kalangan santri. Tim-tim tersebut dikasih dengan nama-nama "As sabiqun al awwalun" adalah sebutan bagi orang-orang yang pertama kali memeluk agama Islam. 



Ketua Pelaksana Lomba Cerdas Cermat PPMINI Tuo Bagas Mulya P  mengatakan kepada awak media "Lomba Cerdas Cermat ini adalah ajang tes skill bagi santri agar apa yang telah santri latih selama setahun ini bisa diaplikasikan. Soal-soal lomba cerdas cermat ini berjumlah 80 soal yang terdiri dari soal ilmu nahwu & Saraf, Sirah Nabawiyah, Fiqih & soal umum, saya dalam pelaksanaan lomba cerdas cermat kali ini tidak sendiri, saya dibantu oleh Tuo Riski Candra S.Pd, Tuo M Fajar, Tuo Hafiz dan Tuo Habil. Semoga dengan adanya lomba cerdas cermat PPMINI kali ini santri kian antusias dalam mengaji setiap malam di lingkungan PPMINI.Tutup Tuo Bagas"


Senada dengan hal tersebut Pimpinan PPMINI, Tuo Abdul Jamil Al Rasyid, menyampaikan rasa harunya atas semaraknya lomba cerdas cermat malam ini. “ Dahulu, Abuya H Sulkani TK Sutan selalu mendambakan kegiatan ini terlaksana karena situasi dan kondisi pada saat itu, Cerdas Cermat ini urung terlaksana, tetapi malam ini adalah malam yang penuh rahmat dari Allah SWT kegiatan ini adalah  kegiatan bersejarah karena Lomba Cerdas Cermat ini baru pertama kali dilaksanakan. Semoga dengan adanya Lomba Cerdas Cermat kali ini membuat santri semakin termotivasi dalam pelaksanaan proses belajar di Lingkungan PPMINI. Kegiatan ini dilaksanakan dan didukung oleh guru tuo yang ada di Lingkungan PPMINI, terima kasih kepada guru tuo beserta santri-santri yang ikut serta dalam Lomba Cerdas Cermat kali ini” ujarnya.


Pemenang dari lomba cerdas cermat kali ini adalah:

-Juara 1 Kelompok Abdullah bin Mas'ud ( Aziz Athaya, Imam, Rafi, Agung, Rehan)

-Juara 2 Kelompok Khadijah RA (Finza, Ibra, Ikramul, Reza, Ikram)

-Juara 3 kelompok Zaid Bin Haritsah (Patrido, Amar, Farhan, Tio, Syahrul)


Lomba Cerdas Cermat antar santri PPMINI ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang oleh guru tuo di Lingkungan PPMINI.**** (Ajr)

IGX 2025 Sukses Digelar di Bandung: Merajut Kolaborasi Teknologi, Budaya, dan Kreativitas

By On Sabtu, Oktober 18, 2025


 IGX 2025 Sukses Digelar di Bandung: Merajut Kolaborasi Teknologi, Budaya, dan Kreativitas



Jakarta, prodeteksi.com  - Setelah mencatat kesuksesan di Tangerang, Surabaya, dan Semarang, festival game terbesar di Indonesia, Indonesia Game Experience (IGX) 2025, kembali berhasil diselenggarakan dengan gemilang, kali ini di Kota Bandung. Acara pembukaan yang mengusung tema "Digital Unity in Culture and Creativity" di Main Atrium Cihampelas Walk pada 16 Oktober 2025 lalu, berlangsung meriah dan dipadati pengunjung.


Sebagai salah satu Kota Kreatif Dunia versi UNESCO, Bandung hadir sebagai tuan rumah yang ideal untuk memperkuat ekosistem game dan konten digital di Jawa Barat. Helatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Game dan Konten Digital Indonesia (AGKDI) ini mendapatkan dukungan penuh dari APTIKNAS, APGI, APKOMINDO, serta Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.


IGX 2025 Bandung berhasil mempersatukan seluruh elemen komunitas digital, pelaku industri, pemerintah, dan masyarakat umum dalam sebuah perhelatan akbar yang memadukan hiburan, edukasi, dan ekonomi kreatif. Festival ini mencapai tujuannya sebagai wadah kolaborasi yang inklusif dan dinamis.


IGX 2025 Bandung menawarkan beragam aktivitas menarik yang diikuti oleh pengunjung dari berbagai kalangan dan usia, antara lain:


* E-sports Tournament: Kompetisi bergengsi untuk MLBB, Free Fire, Valorant, Ayodance, Point Blank, Counter Strike 2, dan Honor of Kings dengan total hadiah yang menggiurkan.

* Exhibition Area: Menampilkan booth dari para pengembang game (game developer), penerbit (publisher), dan vendor hardware dengan inovasi terbaru.

* Creative Market: Menjadi wadah bagi UMKM lokal dan kreator konten untuk memamerkan produk-produk kreatif mereka.

* Wannabe Star Stage & Cosplay Parade: Panggung terbuka untuk penampilan musik, tari, serta parade cosplay terbaik yang berhasil memukau penonton.

* Tech Forum & Workshop: Sesi berbagi ilmu dari para ahli industri mengenai insight bisnis digital dan pengembangan game.


Pembukaan yang Meriah dan Sarat Makna

Acara yang berlangsung selama empat hari (16-19 Oktober 2025) ini dibuka dengan laporan ketua panitia, sambutan dari perwakilan institusi strategis, serta penampilan spektakuler yaitu gerakan lincah penari Gentra Lestari Buana hidup seirama dengan karakter digital dalam “Tarian Digitalisasi Ethnic Nusantara”. Sebuah kolaborasi memukau antara seni tradisi Jawa Barat dan teknologi motion capture 3D dari Castle Production.

Yusuf Maulana dari ASICI menekankan pentingnya Indonesia memanfaatkan teknologi AI dan mocap untuk mengarsipkan gerak tari Nusantara agar dapat diwariskan kepada generasi muda melalui kurikulum pendidikan.


Ratu Ratna Dewi Kartika, Ketum Gentra Lestari Buana, menyatakan urgensi katalogisasi gerak para maestro tari, wayang orang, pencak silat, dan seni budaya lainnya untuk melindungi Kekayaan Intelektual (HAKI) Indonesia dari klaim pihak asing.


Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (atau kerap disapa Hoky), selaku Ketum APTIKNAS dan Ketum APKOMINDO serta Sekjen PERATIN, menyambut baik semangat para seniman muda dalam melestarikan budaya melalui terobosan teknologi AI, mocap, dan animasi 3D.


Tak kalah menarik, tamu kehormatan yang turut memberikan sambutan antara lain; Kasumi Liao (Manager, Taiwan Trade Center Jakarta), Andi Mulja Tanudiredja (PT Masterdata Digital Cyberindo - Partner TAITRA Jakarta), Ketut Anom Jatmaika (Manager Mobile Consumer, Branch Telkomsel Bandung) dan Suci Megyanti (Marketing Communication, Cihampelas Walk Bandung), Anton Budyana (Ketua DPD APTIKNAS Jawa Barat)


Acara pembukaan secara resmi dibuka oleh Vera Imelda, S.Sos., M.Pd., Pamong Budaya Ahli Madya, mewakili Dirjen Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI. Turut hadir sejumlah tamu kehormatan dan VIP di antaranya; Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc., (Direktur Sarana dan Prasarana, Kementerian Kebudayaan RI), Y. Ahmad Brilyana, S.Sos., M.Si., (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika) Kota Bandung, Hendri Andrigo Sutanto (Ketua Umum Asosiasi Game dan Konten Digital Indonesia - AGKDI), Fanky Christian (Sekretaris Jenderal APTIKNAS).


Hoky, dalam pidato pembukaannya menegaskan bahwa pemilihan Bandung sebagai tuan rumah adalah pernyataan strategis bahwa Jawa Barat memiliki potensi besar untuk pertumbuhan industri digital, kreatif, dan esports.


“Melalui IGX 2025 di Bandung, kami tidak hanya ingin menghadirkan festival game yang meriah, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk masa depan industri game dan konten digital Indonesia. Kolaborasi antara teknologi, budaya, dan kreativitas adalah kunci untuk menciptakan inovasi yang memiliki identitas khas Indonesia dan mampu bersaing di kancah global," ujar Hoky yang juga menjabat Ketua Dewan Pengawas AGKDI, Sekretaris Jenderal PERATIN, serta sejumlah posisi penasihat dan kepemimpinan di FORMAS, SPRI, LSP Pers Indonesia, dan Forum Bela Negara RI (FBN RI).


Beliau juga mengungkapkan langkah strategis global yang mendahului event ini, yaitu penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara AGKDI dengan VIDO (Video Game Industry Development Organization) dari Rusia pada 6 Oktober 2025. Proses MoU ini telah dirintis sejak kunjungan pengurus APTIKNAS ke Rusia pada akhir Desember 2023, sebelum terbetuknya AGKDI. 


Kehadiran Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc., selaku Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI dalam penandatanganan MoU tersebut menunjukkan dukungan penuh pemerintah RI.


Hoky menyampaikan keyakinannya, “Teknologi adalah alat, budaya adalah jiwa. Jika digabungkan, keduanya menjadi kekuatan bangsa di masa depan.”


APTIKNAS TECHSUMMIT 2025: Mengkaji Tren dan Solusi Teknologi Mutakhir

Sebagai salah satu highlight utama, APTIKNAS TECHSUMMIT yang diselenggarakan pada hari yang sama berhasil menghadirkan para pakar untuk membahas tren dan solusi teknologi terkini. Para pembicara yang berbagi wawasan antara lain:


* Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Ketua Umum DPP APTIKNAS) - Sambutan Pembukaan.

* Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc. (Kementerian Kebudayaan RI) - Revitalisasi Sarana dan Prasarana Kebudayaan.

* Fanky Christian (Sekretaris Jenderal APTIKNAS) - Pemanfaatan AI untuk Smart Nation.

* Michael Edward (Country Representative Giga Computing Indonesia) - Cloud Computing Tulang Punggung Ekosistem Al di Indonesia.

* Thomas Kurniawan (Seagate Product Specialist) - Menyimpan Data Dunia Tanpa Batas.

* Hanz Christianto (AMD Component Business Development Manager) - Era Baru Al dan Inovasi Teknologi dengan Hardware Revolusioner.

* Maulis Taufik Kosasih (CEO Hexagon Inc. dan Ketua Komtap Digital Marketing, Branding dan Pengembangan Produk Digital DPP APTIKNAS) - Digital Marketing For University.

* Miryam Ariadne Sigarlaki. M.Psi. (Psikolog-COO Jatidiri.app dan Ketua Komtap Psikologi Digital & Teknologi Kemanusiaan DPP APTIKNAS) - Psychology Services in Digital.

* Vincent Suriadinata. SH. MH. (Mustika Raja Law Office dan Ketua Komtap Hukum DPP APTIKNAS) - Psychology Services in Digital. 

* Umar Alhabsyi (CEO Millennia Solusi Informatika) - Cybersecurity Awareness for SMEs and Communities

* Yulilasiane Sulistiyawatl (Ketua Komite Tetap Cyber Security Solusi DPP APTIKNAS) - Contain, Scale, Secure: Buliding the Next-Gen Data Center for Al-Powered Workloads.

* Anton Budyana (Ketua DPD APTIKNAS Jawa Barat, Ketua DPD APKOMINDO Jawa Barat) - • Sambutan dan Penutup Event.


Indonesia Game Experience (IGX) 2025 Bandung telah sukses menarik perhatian publik secara luas. Para gamer, komunitas digital, pelaku UMKM, mahasiswa, dan masyarakat umum yang tertarik dengan dunia teknologi informasi dan kreativitas digital memadati venue, merasakan pengalaman tak terlupakan dalam festival terbesar yang memadukan semangat kebudayaan dengan inovasi teknologi ini. (Hnd)

Kado Ultah ke 55 Ikhwanri, Ini Pemikirannya Terkait Tingginya Angka Anak Tidak Sekolah di Pasbar

By On Jumat, Oktober 17, 2025

 

DR. IKHWANRI


Pasaman Barat, prodeteksi.com --- Dimomen spesial Ulang Tahun (Ultah) ke-55 hari ini (17/10) Doktor Ikhwanri putra Jorong Simpang Kenagarian Koto Nan Duo Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat ingin menyampaikan buah pikirannya terhadap dunia pendidikan khususnya tingginya data Anak Tidak Sekolah (ATS) di kabupaten Pasaman Barat.


Mungkin tidak salah rasanya bila pria ini dijuluki sebagai pemerhati pendidikan karena secara akademik memang sudah menamatkan jenjang Strata 3 (S3) Doktor Ilmu Pendidikan pada Universitas Negeri Padang tahun 2014 silam. 


Selain itu sejak tahun 2005 hingga saat ini ia juga masih aktif dan tercatat sebagai tenaga Dosen dengan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) pada STAI Yaptip Pasaman Barat.


Bahkan ia juga merupakan pembina Yayasan Taruna Al-Munir yang menaungi SMA Taruna Al-munir beralamat di Lembah Binuang kecamatan Pasaman kabupaten Pasaman Barat.


Sebagaimana dikutip dari data yang dirilis oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) hari Kamis pukul 09.30 tanggal 16 Oktober tahun 2025 bahwa sebanyak 5.520 (lima ribu lima ratus dua puluh) orang anak Pasaman Barat tidak sekolah, artinya anak-anak tersebut seharusnya masih tercatat dibangku sekolah namun ternyata tidak lagi bersekolah. 


Permasalahan ATS ini sudah tidak rahasia umum lagi, terpublikasi bahwa data ATS kabupaten Pasaman Barat berada pada peringkat 18 dari 19 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat. Cukup tinggi memang dan perlu perhatian serius untuk mengintervensinya secara baik meski di tengah himpitan anggaran yang sulit.


Dari permasalahan tersebut Ikhwanri ingin memberikan sumbang saran sebagai kado spesial pada ulang tahunnya ke 55 ini demi kemajuan dunia pendidikan khususnya mengatasi tingginya angka ATS di Pasaman Barat dengan langkah-langkah sebagai berikut;


a) Lakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap data yang telah dikeluarkan Pusdatin Kemendikbudristek tersebut.

Dalam hal ini Dinas Pendidikan diharapkan dapat melibat seluruh jajarannya hingga level sekolah untuk melakukan verval. Karena belum tentu pula seluruh data ATS yang dikeluarkan Pusdatin Kemendikbudristek tersebut merupakan anak tidak sekolah. Bisa jadi setelah diverval ternyata data tersebut masih banyak penyimpangannya. Menurut Ikhwanri tahap awal adalah memastikan bahwa data tersebut dapat dipercaya dengan melakukan verval. Karena bisa jadi pelaporan oleh admin disekolah tidak akurat. Bila data sudah diverval tentunya data tersebut bisa saja berkurang ataupun bertambah. Data yang sudah diverval inilah yang akan diintervensi dengan program dan kegiatan nantinya.


b) Mendorong partisipasi orang tua.

Merobah cara berfikir orang tua dalam membimbing dan mengarahkan anak-anaknya untuk bersekolah merupakan langkah yang perlu ditindaklanjuti dengan kegiatan yang terukur. Lakukan kelas parenting, diskusi terpumpun, serta sosialisasi guna memperluas wawasan orang tua tentang pentingnya arti pendidikan bagi anak-anaknya.


c) Tingkatkan aksesibilitas pendidikan.

Setiap anak berhak mendapatkan akses yang mudah dan terjangkau ke dunia pendidikan. Pemerintah dan lembaga pendidikan perlu bekerja sama untuk memastikan bahwa tidak ada lagi anak yang terhalang dari perolehan pendidikan yang layak. Penyediaan transportasi yang terjangkau, beasiswa, dan bantuan personal pendidikan adalah beberapa langkah efektif yang harus ditempuh untuk menjembatani kesenjangan aksesibilitas pendidikan.


d) Tingkatkan kesempatan bagi anak untuk memperoleh pendidikan non formal.

Bagi anak-anak yang terkendala mendapatkan pendidikan formal tentunya perlu diintervensi dengan pemberian kesempatan yang luas untuk memperoleh pendidikan pada jenjang non formal. Melalui pendidikan non formal diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk meningkatkan kompetensi, mengasah keterampilan, dan meraih cita-citanya.


Masih menurut Ikhwanri, minimal perlu dilakukan keempat langkah di atas untuk mengatasi ATS di Pasaman Barat. Sehingga dengan mengatasi ATS ini berarti sudah berpartisipasi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Semoga Pasaman Barat mampu menekan angka ATS-nya dengan baik....Aamiin. **** i

Masyarakat Puas dengan Program Berobat Gratis Sumut Berkah

By On Jumat, Oktober 17, 2025

 

 Masyarakat Puas dengan Program Berobat Gratis Sumut Berkah


MEDAN, prodeteksi.com – Masyarakat Sumatera Utara (Sumut) kini benar-benar merasakan manfaat dari Program Universal Health Coverage (UHC) yang diwujudkan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, melalui Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah. Melalui program ini, masyarakat cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mendapatkan layanan kesehatan yang adil dan berkualitas di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.


Seorang pasien di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, Sampurna Munte, mengaku puas dengan pelayanan yang diterimanya melalui program berobat gratis tersebut. Menurutnya, program ini sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan.


“Program ini sudah terbukti sangat membantu masyarakat seperti saya yang tidak memiliki jaminan kesehatan. Ketika saya sakit demam tinggi kemarin, saya cukup membawa KTP dan datang ke RS Haji ini untuk berobat, saya langsung ditangani dengan baik,” ujar Sampurna, di RSU Haji Medan, Jalan Rumah Sakit Haji Medan Nomor 47, Kamis (16/10/2025).


Dijelaskan Sampurna, sebelumnya dia mendapatkan informasi dari saudara sepupu terkait dengan program berobat gratis. “Saya tahu program ini dari kakak sepupu, anaknya sakit demam tinggi juga dan Alhamdulillah, berobat di RSU Haji Medan sekarang sudah sembuh. Kalau dihitung biayanya nggak kemana Rp3 juta lah dan semuanya diberikan gratis,” katanya.


Sampurna juga menilai pelayanan kesehatan yang diberikan juga sangat baik. Prosesnya juga sangat cepat. “Saya masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD), tidak lama menunggu, saya langsung ditangani, diinfus dan dikasih obat. Sebelumnya saya merasa mual, sekarang sudah tidak ada lagi. Pelayanan di sini Alhamdulillah, sangat luar biasa. Semoga program ini dapat terus berjalan dan membantu banyak masyarakat,” harap Sampurna, yang kesehariannya berprofesi sebagai guru honor.


Pasien lainnya, Ahmad Idul Fitri Lubis, warga Jalan Pasar V Medan yang ditemui di RSU Haji Medan, juga mengaku puas dengan Program Berobat Gratis Sumut Berkah. “Saya merasa puas sekali berobat di sini. Awalnya saya berobat jalan karena demam, lalu karena demam saya semakin tinggi, jadi saya disarankan rawat inap hanya dengan menggunakan KTP saja,” ujar Ahmad.


Selama tiga hari dirawat di RSU Haji Medan, Ahmad mengatakan, pelayanan kesehatan yang diberikan sangat baik. Mulai dari perawat yang ramah dan tepat waktu dalam melayani, hingga obat dan makanan diatur dengan baik. “Selama berobat di sini saya tidak ada kendala, pada saat mendaftar memang ada antre sebentar setelah itu saya langsung ditangani, tidak ribet cukup bawa KTP saja,” katanya.


Ahmad juga berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat Sumut. “Terima kasih Pak Gubernur Sumut, semoga program ini dapat terus sukses dan berlanjut,” harapnya.


Direktur RSU Haji Medan Sri Suriani Purnamawati mengakui, setelah Program Berobat Gratis Sumut Berkah diberlakukan di Sumut, jumlah pasien yang berobat dengan hanya membawa KTP meningkat signifikan. Sempat ada kendala seperti persoalan administratif, perbedaan data kepesertaan dan keterlambatan verifikasi di sistem BPJS Kesehatan.


Untuk mengatasinya, menurut Sri, RSU Haji Medan telah mengambil sejumlah langkah, dengan menambah tenaga kesehatan dan staf administrasi untuk mempercepat proses pelayanan pasien. Meningkatkan sistem informasi dan koordinasi dengan BPJS Kesehatan, agar validasi data peserta lebih cepat dan akurat. Mengoptimalkan manajemen antrean dan pelayanan berbasis elektronik, guna mengurangi waktu tunggu pasien serta melakukan evaluasi rutin terhadap mutu pelayanan dan kepuasan pasien peserta UHC.


“Rumah sakit sudah menyesuaikan sistem administrasi agar pelayanan tetap cepat dan tidak terhambat proses verifikasi. Kami juga terus meningkatkan koordinasi dengan BPJS Kesehatan agar klaim pelayanan dapat berjalan lancar dan tenaga kesehatan bisa fokus memberikan pelayanan terbaik,” ujar Sri.


Dikatakannya, RSU Haji Medan berkomitmen penuh untuk mendukung pelaksanaan Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah. Sejak program ini dijalankan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah strategis, seperti meningkatkan sistem administrasi pelayanan, agar pasien dapat dilayani cukup dengan menunjukkan KTP, tanpa terkendala verifikasi kepesertaan. Memperkuat koordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk memperlancar proses klaim dan memastikan pelayanan berjalan tanpa hambatan administratif.


Selain itu, menambah dan menyesuaikan tenaga kesehatan serta fasilitas pendukung, agar kapasitas layanan mampu mengimbangi peningkatan jumlah pasien. Meningkatkan mutu pelayanan dan kenyamanan pasien, melalui penerapan standar pelayanan prima dan pengawasan mutu secara berkelanjutan, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar informasi tentang hak dan tata cara pelayanan Probis Sumut Berkah tersampaikan dengan jelas.


Untuk menjaga keberlanjutan dan efektivitas pelaksanaan program ini, RSU Haji Medan dikatakannya secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh aspek pelayanan pasien, mulai dari alur pendaftaran, mutu pelayanan, waktu tunggu, hingga kepuasan pasien. “Kami terus berupaya menjaga agar pelaksanaannya tetap berjalan lancar dan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa hambatan,” jelasnya.** d/iz

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *