Latest Post

Adib Alfikri, SE, MSI


Sumbar, prodeteksi.com--------Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat (Disdik Sumbar) menerbitkan Surat Edaran  tentang Cuti bersama dan antisipasi penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) di lingkungan Dinas Pendidikan Sumbar tahun 2020. Surat bernomor : 007/1679/SEK-2020 diterbitkan tanggal 27 Oktober 2020, ditujukan kepada Kepala Cabang Dinas Wil. I s/d. VIII dan Kepala MKKS SMA/SMK/SLB.


Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumbar, Adib Alfikri, SE, MSI  meminta agar  seluruh pegawai di Lingkungan Dinas Pendidikan untuk tetap antisipatif terhadap penyebaran Covid-19 dan agar mematuhi hal-hal sebagai berikut:

Pertama, agar seluruh pegawai di Lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat selama pelaksanaan libur dan cuti bersama sedapat mungkin tidak melakukan perjalanan.

Kedua, jika karena alasan yang tidak dapat dihindari harus melakukan perjalanan keluar daerah maka lakukan PCR Test atau Rapid Test menyesuaikan dengan aturan yang berlaku pada moda transportasi. Bagi yang hasil testnya dimaksud dinyatakan positif agar tidak melaksanakan perjalanan dan melakukan karantina mandiri atau yang disiapkan Pemerintah.

Ketiga, setelah perjalanan dari luar daerah agar kembali melakukan PCR Test atau Rapid Test. Bagi yang hasil tesnya dimaksud dinyatakan positif agar melakukan karantina mandiri atau yang disiapkan Pemerintah.

Keempat, dalam pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW agar cukup dilaksanakan dilingkungan masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, diantaranya: menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Kepala Disdik Sumbar, Adib Alfikri dalam surat itu menyebutkan, Hari Libur Nasional dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW adalah tanggal 29 Oktober 2020. Ditambah Cuti Bersama tanggal 28 dan 30 Oktober 2020.

Berarti libur Maulid Nabi 2020 dimulai hari Rabu, Kamis dan Jumat. Berdekatan dengan hari Sabtu yang merupakan libur akhir pekan bagi ASN (Aparatur Sipil Negara) pada instansi pemerintah dan berlanjut pada hari Minggu. Maka dapat disebut sebagai libur panjang Maulid Nabi Tahun 2020.

Adib Alfikri dalam Surat Edaran itu menjelaskan, Cuti Bersama dan Hari Libur Nasional pada momen Maulid Nabi 2020 ini, berlaku bagi seluruh pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan Sumbar termasuk Guru dan Tenaga Kependidikan di sekolah.

Hal ini mengacu pada  Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor: 004/ED/GSB-2020 tanggal 21 Mei 2020 tentang Perubahan Ketiga Hari Libur Nasional Dan Cuti Bersama Tahun 2020 dan Surat Edaran Gubernur tanggal 23 Oktober 2020 tentang Antisipasi Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) pada libur dan cuti bersama tahun 2020.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno juga telah mengeluarkan Surat Edaran nomor : 360/225/Covid-19-SBR/X-2020 tentang Antisipasi Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada Libur Dan Cuti Bersama Tahun 2020,  tanggal 26 Oktober 2020.

Gubernur Irwan Prayitno mengimbau masyarakat untuk menahan diri   bepergian ke luar kota di momen libur panjang pada akhir Oktober ini. Hal itu memperhatikan kondisi pandemi dan penularan virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19 yang masih terjadi. 

Namun, apabila harus melakukan perjalanan ke luar daerah karena alasan yang tidak dapat dihindari, maka harus melakukan PCR Test atau Rapid Test menyesuaikan dengan aturan yang berlaku pada moda transportasi.

Selanjutnya, gubernur mengatakan, bagi masyarakat yang melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW agar cukup dilaksanakan di lingkungan masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Selain itu, berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019, pengelola objek wisata dan masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakannya dengan baik, diantaranya: menjaga jarak, menggunakan masker, tidak melaksanakan pesta termasuk tidak menggunakan pengeras suara yang menyebabkan orang berkumpul secara massif. ***irtz

Upacara Peringatan Hari Santri 2020 di Pasaman Barat

Pasbar, prodeteksi-----Peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) terlaksana sukses, Kamis (22/10/2020) yang dipusatkan di Pondok Pesantren Darul Hadist Kinali.


Rangkaian kegiatan yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) Pasbar yang didukung penuh para pimpinan Pondok Pesantren se-Pasbar itu, adalah kegiatan upacara bendera di halaman utama Pesantren Darul Hadist yang dihadiri langsung Pjs Bupati Pasbar, Hansastri. 




Usai Upacara kemudian dilanjutkan dengan zikir bersama di Masjid setempat. Dihadiri Kepala Kantor Kemenang Pasbar, Muhammad Nur dan jajaran Kemenag serta pimpinan pondok se- Pasbar dan sejumlah santri.


Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kemenag Pasbar,  Rali Tasman ketika membuka acara zikir bersama mengatakan rasa bangganya atas semangat para pimpinan Pondok Pesantren dan para santri. 



Hal ini terlihat dalam melaksanakan peringatan Hari Santri Nasional yang  bertepatan tanggal 22 Oktober 2020, sejak disahkan secara nasional  pada tahun 2015 lalu oleh Presiden Jokowi di Masjid Istiqlal. 


“Pada kesempatan zikir ini, marilah kita nanti berdoa bersama, memohon pada yang Maha Kuasa agar kita diberikan selalu kesehatan dan keselamatan, kita juga berdoa agar pandemi Covid-19 ini cepat berlalu dan kembali seperti biasa,” kata Rali Tasman


Lanjutnya, “kita jangan lupa bahwa apapun yang terjadi itu dengan kuasa Allah SWT. Oleh karena itu, tidak cukup hanya dengan melaksanakan protokol kesehatan, tapi kita mesti selalu bermohon dan berdoa semoga wabah ini cepat berakhir, harapnya.



Kepala Kantor Kementerian Agama Pasbar, Muhammad Nur, dalam sambutannya mengatakan Peringatan Hari santri memperlihatkan eksistensi dan peran penting santri yang sangat dihargai oleh negara. Dan ini dirayakan di seluruh tanah air. 


Walau pada tahun ini dilaksanakan secara sederhana karena pandemi Covid-19. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilangsungkan dengan meriah dan berbagai perlombaan. 


“Sesuai dengan moto peringatan Hari Santri Nasional Tahun ini, Santri Sehat, Indonesia Kuta, maka kita berharap kepada seluruh elemen masyarakat dan para santri tetap mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin dan tetap berdoa semoga wabah ini cepat berakhri, “ harapnya.



Terkait keberadaan Pondok Pesantren di Pasbar, Muhammad Nur menilai sangat berkembang baik dan bahkan merupakan yang terbanyak santrinya di Sumatera Barat. Dibanding kabupaten kota lain seperti Pariaman jelasnya, walau lembaga pesantren disana banyak, namun santrinya masih terbanyak di Pasbar.


“Saya kira wajar Pasbar dijuluki Kabupaten Santri. Sebab selain santrinya terbanyak di Sumbar dibanding kabupaten kota lainnya, juga pertumbuhan pesantren pesat dan banyak para pimpinan dan pengasuh pondok pesantren yang mempunyai spesifikasi ilmu yang memadai dan layak jadi tujuan belajar bagi daerah lain, “ jelasnya.

Ia juga menyebut perlunya memperkuat pondok pesantren dengan memberdayakan koperasi pada setiap pondok. Dan mengajak kerjasama dengan Bank Nagari untuk pembukaan rekening dan menjalankan aplikasi keuangan yang baik.



Sementara itu, sebelumnya dalam amanat ketika tampil sebagai Pembina Upacara Hari Santri  Nasional 2020 ini. Pjs Bupati Pasbar, Hamsastri menilai bahwa kemerdekaan negara tidak terlepas dari hasil jihadnya para ulama dan santri.


"Walau diperingati di tengah pandemi Covid-19, Hari Santri 2020 ini juga dapat memberi motivasi kepada anak-anak santri untuk tetap menjaga kesehatan agar pondok pesantren benar-benar menjadi tempat yang aman bagi santri,"jelasnya.



Lanjutnya, Momentum Hari Santri perlu ditransformasikan menjadi gerakkan penguatan paham kebangsaan yang bersintesis dengan keagamaan. "Santri harus siap mengemban amanah, berani mengatakan Iya terhadap kebenaran dan sanggup mengatakan tidak pada kebatilan. Itulah karakter dasar santri,"tegasnya.


Selain itu, Pjs Bupati Hansastri menyampaikan bahwa pada peringatan Hari Santri ini sangat istimewa dengan hadirnya Undang-undang  nomor 18 Tahun 2019 tentang Pondok pesantren. Dengan adanya UU tersebut memastikan bahwa pesantren tidak hanya mengembangkan fungsi pendidikan, tetapi juga mengembangkan fungsi dakwah dan pengabdibahan masyarakat.



"Dengan Undang-undang ini negara hadir untuk memberikan rekognisi, Afirmasi, dan fasilitasi kepada pondok pesantren dengan tetap menjaga kekhasan dan kemandiriannya. Dan Dengan UU ini pula tamatan pesantren juga memiliki hak yang sama dengan taman lembaga lainnya," pungkas Hansastri. ***irti z









HamRis Beserta Tim dan Relawan Berkunjung ke berbagai Jorong, sampaikan visi misi

Pasaman Barat, prodeteksi.com-----Pasangan nomor urut 1, H. Hamsuardi - Risnawanto atau yang disingkat dengan nama Hamris bersama tim Relawannya mengunjungi masyarakat secara langsung ke beberapa kejorongan di bagian Utara Kecamatan Sungai Aur yakni : Kejorongan Kampung Baru, Sopo Bawak  serta Gunung Malintang, Rabu Siang 21/10


Dalam kesempatan bersilaturrahmi dengan masyarakat, Hamsuardi mengatakan tentang maksud kedatangan mereka  dimana beliau menjadi sebagai calon Bupati Pasbar periode 2020-2024 dan sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Pasaman Barat dan menyampaikan Visi dan Misi.


Pertama, menjadikan Pasaman Barat Bermartabat Berbudaya ,Agamais  serta Sejahtera mau pun menjalankan Misinya sebagai berikut : satu  memperjuangkan Nagari persiapan untuk menjadi depenitif, dua  memberikan kesehatan secara gratis kepada warga Pasbar yang memiliki KTP melalui Jamkesda kelas II ,tiga menggeratiskan biaya Pendidikan mulai dari tingkat SD,SMP.


Terus ke empat memberikan peluang lapangan kerja baru dengan modal usaha melalui UMKM ,lima  imembuat rumah tahfis Qur an ditingkat ikecamatan, enam imeningkatkan  kesejahteraan  Guru -guru TPA,MDA,Guru Agama,Guru-guru Honor SD dan SMP.


Ketujuh  mengaktifkan kembali seluruh DAi Jorong di Pasbar, delapan meningkatkan kesejahteraan para iPetani dan Nelayan melalui progran ketahanan pangan dan budidaya ikan laut dan air tawar, “jelasnya.


Lanjutnya, “yang terpenting  tanpa partisipasi masyarakat tidaklah berarti apa-apa ,maka kebulatan tekat untuk mendukung dan memilih pasangan nomor urut 1 insya Allah akan kita buktikan kalau menang tanggal 9 Desember nanti, “tutupnya sambil minta maaf dan melambaikan tangan meninggalkan daerah yang dingin itu menjelang malam. ****    parsela/i


Camat Gunung Tuleh, Randy Hermawan


Pasaman Barat, prodeteksi.com----Bencana gagal panen pada sejumlah areal persawahan warga di Jorong Guo dan Siligawan Gadang Nagari Persiapan Seberang Kenaikan Kecamatan Gunung Tuleh Kabupaten Pasman Barat, dikabarkan belum mendapat perhatian  serius dari instansi terkait di tingkat kabupaten.

Padahal data yang diperoleh menyebutkan,  kerusakan persawahan warga akibat bencana banjir yang terjadi awal Oktober 2020, sebenarnya telah dilaporkan oleh UPT Pertanaian dan Camat Gunung Tuleh ke instansi terkait, mulai dari Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, BPBD, Baznas dan sejumlah lembaga pemerintah lainnya.

Kerusakan Lahan Perswahan di Gunung Tuleh

Adapun data bencana meluapnya Sungai Seberang Kenaikan yang terjadi pada tanggal 6 Oktober 2020, telah menerpa sawah warga yang luasnya 20 Ha. Ada yang rusak ringan, sedang dan berat yang mengakibatkan gagal panen.

Setidaknya hal ini dialami 42 Kepala Keluarga (KK) dengan dua kelompok tani. Masing-masing adalah Kelompok Tani Suka Maju yang beranggotakan 24 KK dan Kelompok Tani Usaha Subur dengan anggota 18 KK.

Berdasarkan surat Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Gunung Tuleh tanggal 7 Oktober 2020 yang ditujukan pada Dinas Tanaman Pangan Pasbar, tercatat 2 Hektar (Ha) komoditi tanaman Padi  dan 0,5 Ha Tanaman Kacang Tanah mengalami puso atau gagal panen. Kemudian total luas lahan yang rusak sedang dan berat mencapai 7,5 Ha. Sedangkan rusak ringan mencapai 5 Ha.


Berbeda dengan data yang diupload Dinas Pertanian dalam sebuah akun di medsos, menyebutkan bahwa lahan sawah petani yang terdampak banjir di Jorong Guo, seluas total 5 Ha mengalami rusak berat dan gagal panen , kerusakan ringan total 2 Ha. Sedangkan di Jorong Siligawan Gadang terjadi kerusakan berat dan gagal panen seluas 2 hektar. Serta Tanaman Kacang Tanah seluas 2 Ha mengalami  puso alias  tidak mengeluarkan hasil.  

Namun dikabarkan, sampai berita ini diterbitkan belum ada respon dan perhatian serius dari pemerintah kabupaten. Terutama terkait upaya solusi, bantuan atau program lainnya untuk membantu petani di sana.

"Kejadian terkait kerusakan lahan  pertanian warga dan kasus gagal panen itu telah kita laporkan ke dinas terkait, seperti Dinas Pangan, Dinas Sosial dan BPBD serta Baznas, " kata Camat Gunung Tuleh, Randy Hermawan, saat dikonfirmasi media ini, Kamis (15/10/2020).


Lanjutnya, masyarakat berharap semoga OPD terkait bisa membantu petani yang terkena dampak bencana. Sebab, rata-rata petani yang terdampak itu mempunyai nilai ekomoni yang lemah dan berpenghasilan rendah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Harapan masyarakat tentunya bisa memperoleh bantuan dari pemerintah. Termasuk juga harapan adanya program normalisasi sungai di Jorong Guo yang kerap meluap dan banjir ketika musim penghujan, "sebut camat.

Namun camat megakui belum adanya respon dari instansi terkait. Mungkin masih dalam proses pembahasan oleh instansi tersebut.

Sejumlah warga khawatir, jika hal ini tidak cepat diatasi dan dicarikan solusinya, maka masyarakat petani akan semakin kesulitan terkait kesediaan pangan. Bahkan bisa mengancam terjadinya indikasi kelaparan. 

Kepala Dinas Pertanian Pasbar, Sukarli mengatakan, pihaknya memang telah mendata. Namun untuk selanjutnya diteruskan ke instansi yang lebih terkait.

"Dinas Pertanian hanya mendata kerusakan dan menganjurkan petani untuk ikut program Asuransi Usaha Tani. Kemudian kita meneruskan laporan masyarakat ke Dinas Pangan, "jelas Sukarli.***irti z






Sosialisasi pengawasan Pilkada 2020 Oleh Bawaslu Pasbar


Pasaman Barat, prodeteksi. com---Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar) siap perkuat pengawasan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) Gubernur/ wakil gubernur, Bupati/wakil bupati dan walikota/wakil bupati  tahun 2020.

Hal itu ditegaskan Ketua Bawaslu Pasbar, Emra Patria dalam memberikan materi Sosialisasi Pengawasan Pilkada 2020, di Hotel Guchi Simpang Empat, Rabu (14/10/2020). Kegiatan diikuti sejumlah mahasiswa dan insan pers Pasbar.

Dikatakan, Bawaslu Pasbar tengah melakukan rekrutmen pengawas pilkada di tingkat TPS. Diharapkan katanya, dapat direkrut sesuai jumlah TPS se Pasbar. Jika perlu bagi kecamatan yang pendaftar pengawas TPS masih minim, berkemungkinan akan dilakukan perpanjangan waktu. 

Lanjutnya, jajaran Bawaslu melakukan pengawasan baik berupa pelanggaran administrasi yang dilakukan jajaran penyelenggara maupun pelanggaran  dengan kategori pelanggaran pidana. Termasuk terkait money politics dan Netralitas ASN.

Dijelaskan bahwa Bawaslu  RI telah menetapkan Peraturan Bawaslu dan instrument hukum lainnya untuk melaksanakan pengawasan tahapan, mekanisme penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa pilkada 2020. 

Terutama juga terkait dengan Penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19. Selain itu, Bawaslu juga mengoptimalkan mekanisme pengawasan berbasis teknologi informasi dan Komunikasi.

Emra mengakui bahwa memang  pengawasan pilkada Seretak 2020 sangat rumit. Pasalnya Pilkada digelar di tengah penyebaran wabah virus corona atau Covid 19.

"Adanya Covid-19 akan melahirkan kampanye di Sosial-Media (Sosmed) ramai. Potensi penyebaran ujaran kebencian tinggi. Maka pengawasannya menjadi pasti lebih rumit juga,” ujarnya.

Mengenai kampanye terbuka  ada peraturan KPU yang mengatur kampanye terbuka atau tatap muka pada Pilkada 2020 dibatasi. Hal itu untuk menghindari tahapan Pilkada sebagai media penularan Covid 19. Sebagai gantinya, kampanye akan lebih banyak menggunakan media massa, baik cetak, online dan elektronik serta Sosial Media

Bawaslu Pasbar berharap. Dengan sosialisasi pengawasan pilkada ini , mahasiswa dan insan pers setidaknya dapat berperan dalam memberikan informasi awal pada Bawaslu terkait temuan di lapangan . 

Sehingga dengan adanya kebersamaan dalam pengawasan pilkada lebih optimal meminimalisir kemungkinan terjadinya pelanggaran Pilkada tersebut . ***Irti z

Gagal Panen Menimpa Petani Jorong Guo dan Siligawan Gadang Gunung Tuleh Pasbar

Pasaman Barat, prodeteksi.com----Kesulitan ekonomi pada masa pandemi Covid-19 dirasakan masyarakat sampai ke pelosok tanah air. Kini diperparah pula terjadinya gagal panen yang dialami petani di Nagari Rabi Jonggor Kecamatan Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar)

Jika hal ini tidak cepat diatasi dan dicarikan solusinya, maka masyarakat petani akan semakin kesulitan terkait kesediaan pangan. Bahkan bisa mengancam terjadinya indikasi kelaparan. 

Oleh karena itu, yang dianggap paling bertanggung jawab adalah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasbar melalui Dinas Pertanian setempat.

Peristiwa gagal panen ini diketahui sejak tanggal 7 Oktober 2020, berdasarkan laporan Koordinator UPT Pertanian Gunung Tuleh. Bahwa berdasarkan pengamatan ke lapangan kondisi lahan pertanian akibat banjir yang terjadi di kawasan Jorong Guo dan Siligawan Gadang, terlihat terjadinya kerusakan lahan dan sebagian mengalami gagal panen.

Laporan Petugas Pertanian Terkait Kerusakan Lahan Persawahan di Gunung Tuleh

Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan, dari hasil peninjauan ke lahan sawah petani yang terdampak banjir di Jorong Guo dan Siligawan Gadang Kec. Gunung Tuleh  tersebut, diperoleh data terjadi kerusakan berat dan gagal panen di Jorong Guo, seluas total 5 hektar dan kerusakan ringan total 2 hektar. Sedangkan di Jorong Siligawan Gadang terjadi kerusakan berat dan gagal panen seluas 2 hektar.

Kepala Dinas Pertanian Pasbar, Sukarli yang dikonfirmasi beberapa hari lalu membenarkan terjadinya kerusakan lahan dan gagal panen di daerah Rabi Jonggor yakni yang dialamai petani Guo dan Siligawan.

Menurutnya, kerusakan tersebut terjadi akibat banjir yang terjadi pada tanggal 6 Oktober 2020 yang lalu. Ketika itu salah satu sungai yang ada di sekitar kawasan itu meluap karena hujan lebat dan berkepanjangan. Akibatnya aliran sungai menghantam dan menggenangi lahan persawahan warga.

"Memang benar bahwa sekitar 20 Hektar Persawahan warga di Jorong Guo dan Siligawan telah mengalami kerusakan. Dan sebagian rusak berat sehingga akan terjadi gagal panen, " kata Sukarli.

Lanjutnya lagi, "untuk lebih detailnya ini saya kirimkan data laporan terkait peristiwa tersebut. Datanya kita peroleh dari laporan petugas UPT Pertanian Gunung Tuleh dan Pengamat Hama dan Penyakit yang kami terima pada 8 Oktober lalu, " ujarnya.

Ditambahkan, selain tanaman padi dampak banjir ketika itu juga menerpa tanaman Kacang Tanah seluas 2 Hektar. Sama seperti tanaman padi, Kacang Tanah ini juga sebagian mengalami  puso alias  tidak mengeluarkan hasil  karena rusak akibat banjir. ***irti z

 

Upaca Pelantikan Kacu Pramuka di Zamiga Islamic Boarding School

Pasaman Barat, prodeteksi.com----Gugus Tugas Pramuka MTs PP Zamiga dan SMK TI Zamiga Parit Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Provinsi Sumatera Barat, sukses melaksanakan kegiatan Pelantikan Kacu Pramuka, Kamis (8/10/2020).

Kegiatan Upaca Pelantikan Kacu Pramuka tersebut dilaksanakan di Halaman Utama Komplek  Zamiga Islamic Baording School (Pesantren Zamiga), yang berlokasi di pusat Kecamatan Koto Balingka, Jl. Diponegoro Jorong Parit. 

Kegiatan Upacara Pelantikan Kacui Pramuka Pesantren ZAMIGA (MTs-SMK Zamiga)

Kegiatan dikoornir dan dibina oleh Pembina Pramuka, Rangga beserta beberapa anggota tim dan diikuti sejumlah santri yang umumnya punya minat dalam bidang kepramukaan.

Acara ini berlangsung dengan sukses dan lancar. Diawali dengan sejumlah rangkaian uji kompetensi kepramukaan dan keterampilan santri baik bidang ilmu kepramukaan, ilmu umum, keagamaan, pengenalan sandi,  dan latihan dasar PBB serta lainnya sesuai kelompok masing masing. Dan tak luput juga dari penerapan sanksi atas kesalahan peserta didik dalam menjalani serangkaian kegiatan tersebut.

Pemasangan Kacu Pramuka Secara Simblis

Rangkaian kegiatan yang awalnya direncanakan dengan meaksanakan hiking ke luar lokasi Zamiga, namun karena cuaca yang tidak mengizinkan karena hujan yang berkepanjangan, akhirnya dipusatkan di Komplek lingkungan Zamiga. Lalu kemudian digelar upacara pelantikan Kacu Pramuka.

Dalam upacara pelantikan, secara simbolis pembina mamasangkan kacu pada Satri yang diwakili oleh Tria Fitri Utami (Putri) dan Muhammad Al-Ghana (Putra). Bertindak sebagai Pemimpin Upacara Alhuda Muhtar serta Pembina Upacara Rangga Sastra, S.Pd.

Kegiatan Upacara Pelantikan Kacui Pramuka Pesantren ZAMIGA (MTs-SMK Zamiga)


Menurut Rangga, Pelantikan Kacu merupakan kegiatan yang dilakukan kepada siswa untuk menjadi anggota pramuka seutuhnya. Selain itu, pelantikan kacu berperan menjadikan siswa yang kuat, bertanggungjawab dan tangguh dalam kedaan apapun.

“Dengan telah terlaksananya pelantikan ini, maka kacu yang dipakai dapat dipertanggung jawabkan sehingga dapat menjadi contoh untuk siswa yang lain. Dan diharapkan senantiasa memperlihatkan perilaku yang baik dimanapun baik di sekolah dan di masyarakat sesuai dengan Dhasadarma dan Trisatya yang menjadi junjungan Pramuka, “jelas Rangga.

Kegiatan Upacara Pelantikan Kacui Pramuka Pesantren ZAMIGA (MTs-SMK Zamiga)


Pimpinan Zamiga, Irti Zamin, SS mengatakan, pramuka memang merupakan salah satu ekstra wajid pada Zamiga Islamic Boarding School yang dimasukkan dalam jadwal pembelajaran pagi, diharapkan dapat mendukung pembentukan kompetensi sikap sosial peserta didik, seperti  sikap peduli.

Disamping juga jelasnya, sebagai wadah penegakan disiplin dan penguatan pembelajaran berbasis pengamatan serta memperkuat kompetensi keterampilannya dalam ranah konkrit. Yang akhirnya diharapkan dapat membentuk watak dan karakter kepribadian anak terpelajar.

Irti Zamin SS Mengucapkan Selamat Pelantikan Kacu Pramuka ZAMIGA

Dia mengucapkan selamat pada siswa yang telah mengikuti pelantikan kacu. Menurutnya ini merupakan langkah awal untuk kemajuan pramuka Zamiga. Dan sekaligus menandakan keseriusan dalam membina kepramukaan di Pesantren Zamiga.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini peserta didik akan lebih mengenal apa itu pramuka dan dapat mengambil makna dan pelajaran yang positif untuk diterapkan di lingugan sekolah maupun masyarakat. Dan yang tak kalah pentingnya dapat mewujudkan sikap dan karakter anak bangsa yang terpelajar dan memberi contoh yang baik, “harapnya. *** irz

Foto Foto Rangkaian Kegiatan Pelantikan Kacu Pramuka ZAMIGA

























Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.