Jembatan Air Pasak Rusak Parah, Masyarakat Goro Tanpa Menunggu Perhatian Pemerintah

Masyarakat Jiran Tetangga Turut Bergotong Royong Bangun Jembatan Air Pasak

Pasaman Barat, prodeteksi.com—Sebuah jembatan di Jorong Air Pasak Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) rusak parah dan ambruk pasca banjir 18 Oktober 2019 lalu. Namun, pihak pemerintah melalui instansi terkait dan pemerintah nagari (Pemnag), dinilai lamban dalam memberi solusi.

Bahkan karena belum adanya respon yang cepat  dari pihak pemerintah, akhirnya masyarakat jiran tetangga melakukan  Gotong royong (Goro) bersama membangun jembatan sementara.  Mereka ingin  meringankan beban masyarakat Air Pasak untuk membangun jembatan demi aktifnya perputaran ekonomi di jorong  tersebut, Senin (21/10)

Muhammad Saidi selaku penanggung jawab sementara yang dipilih untuk menyuarakan aspirasi masyarakat mengaku telah menemui pihak pemerintah di tingkat nagari setempat untuk mengadukan keluhan masyarakat Air Pasak. Namun pihaknya mengatakan pemerintah nagari masih sibuk dengan agenda lain.

“Kami telah menemui Pj Wali Nagari Parit, namun karena jadwal mereka padat, maka baru hari jumat mereka bisa bermusyawarah dengan kita,” ujar Muhammad Saidi saat bermusyawarah di depan lapisan masyarakat. Minggu Malam (20/10)

“Tak mungkin kita menunggu pemerintah sampai hari jumat, apa yang akan dimakan anak-anak kami nanti?, tapi Alhamdulillah Allah membukakan pintu hati masyarakat jiran tetangga, jorong Muara Air Talang, Jorong Air Talang dan jorong-jorong lain ikut membantu bergotongroyong membangun jembatan alakadarnya” tambahnya saat bergotongroyong, Senin (21/10)

“Saya mewakili Masyarakat Air Pasak mengucapkan terimakasuh yang sebesar-besarnya kepada Jorong-jorong dari Kecamatan Ranah Batahan yang ikut berpartisipasi dan peduli meringankan beban kami. Untuk itu kami sangat berterima kasih, semoga Allah membalasnya dengan berlipat-lipat pahala,”kata Muhammad Saidi

Senada dengan itu, Muhammad Fajri selaku salah seorang masyarakat dari jorong Muara Air Talang Kecamatan Ranag Batahan ikut merasa prihatin terhadap musibah yang menimpa masyarakat Air Pasak.

“Duka mereka duka kami juga,  karenanya kami prihatin terhadap musibah yang menimpa mereka, saudar-saudara kita yang membutuhkan pertolongan, ujar Muahammaf Fajri .

Ia mengucapkan terima kasih pada masyarakat Muara Air Talang dan Masyarakat Air Talang serta masyarakat lainnya yang telah membantu sesama muslim. Mereka berharap pihak pemerintah agar cepat respon dan beri perhatian pada masyarakat, karna ini merupakan kebutuhan yang sangat vital. ***rasihan anwar/iz

Post a Comment

recentcomment

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.