Tak Selesai Tepat Waktu, Proyek Irigasi Batang Bayang Ujunggading Diperpanjang.


Proyek Irigasi Batang Bayang Ujung Gading Pasaman Barat
Pasaman Barat, prodeteksi.com----Proyek Irigasi Batang Bayang, yang berlokasi di Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), tidak selesai tepat waktu. Sedangkan penandatangan kontrak, dilaksanakan pada tanggal `19 Oktober 2017.

Mega proyek multi years dengan jangka waktu pekerjaan 786 hari kalender ( TA 2017, 2018 dan 2019), yang anggarannya bersumber dari APBN, sebesar Rp.275 miliar ( dengan nilai kontrak Rp. 270.183.300.000,00), yang dikerjakan PT ADHI KARYA- PT INDO BANGUN GROUP KSO, mengalami keterlambatan penyelesaian pekerjaan dari yang direncanakan selesai akhir tahun 2019.

Pekerjaan Saluran Irigasi Batang Bayang Zona 2
Namun, sampai saat ini, proyek Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air   Provinsi Sumatera Barat, yakni Balai Wilayah Sungai Sumatera V, berdasarkan peninjauan media ini ke lokasi proyek Kamis (6/2/2020), pekerjaan nampak masih berlangsung, baik di lokasi bendungan Lubuk King (Zona 1) serta pekerjaan saluran di zona 2, zona 3 dan zona 4. 

Adapun lingkup Pekerjaan proyek Irigasi Batang Bayang yang Konsultan Perencananya,PT.Putra Pertiwi Perkasa dan Konsultan pengawas, PT.Mitratama Asia Pasifik-KSO ini, adalah terdiri dari Pembangunan Bendungan, Saluran Suplesi dan Saluran Pembawa.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, jika pekerjaan tidak dipacu dan dioptimalkan, maka Bendungan irigasi yang akan mengairi sawah seluas 6.500 hektare, akan mengalami keterlamabatan peresmian dan operasionalnya. Sementara kemampuan bendungan Batang Bayang I yang ada saat ini hanya mampu mengairi areal sawah sekitar 2.800 hektare dari total potensi 10.000 hektare. 

Oleh karena itu sejumlah warga menyampaikan harapannya agar pembangunan bendungan dan saluran irgasi Batang Bayang, yang sumber airnya dari Batang Sikabau ini, dapat diselesaikan segera dan jangan sampai terbengkalai.

“Harapan kami tentunya, proyek ini dapat segera dimanfaatkan. Terutama untuk memenuhi pengairan persawahan masyarakat yang selama ini masih minim, “ kata seorang warga yang enggan ditulis namanya.

Lokasi Bendungan Irigasi Batang Bayang di Lubuk King Ujung Gading
Berdasarkan data dan informasi yang diperoleh media ini, jika bangunan bendungan dan irigasi Batang Bayang ini dapat dioperasikan maka diperkirakan terjadi meningkatkan intensitas tanam dari 110 persen menjadi 180 persen. Sehingga pendapatan panen meningkat dari 1,8 ton per hektare menjadi 4,5 ton per hektare.   

Sehingga, jika produksi padi dapat dihasilkan dari areal persawahan 2 x tanam x 4.5ton/ha x 6500 ha, maka akan tercapai produksi sebesar 58500ton/tahun 

Papan Informasi / Plang Proyek Irigasi Batang Bayang 
Salah seorang Humas pelaksana pekerjaan proyek, Elvi Syahril ( Hel), yang dikonfirmasi lewat telephon selulernya, Kamis (6/2/2020), membenarkan adanya keterlambatan penyelesaian proyek bendungan Irigasi Batang bayang. Menurutnya pekerjaannya diperpanjang selama enam bulan terhitung bulan junujari 2020.

“Pekerjaannya tetap dilanjutkan sampai selesai. Ini karena ada berbagai kendala dan persoalan, sehingga masa pekerjaanya diperpanjang, “katanya  

Maryono, pengawas lapangan yang dijumpai di lokasi proyek, menyebutkan, pekerjaan yang belum selesai di Zona 2, adalah pembangunan jalan infeksi sepanjang sekitar 1 KM. Secara umum menurutnya persentase pekrjaan sudah lebih 85 persen. Ia optimis akan selesai paning lama dua bulan ini.

Sementara, Miftahudin, pejabat administrasi teknik PT. Adhi Karya mengatakan, tidak selesainya proyek tepat waktu ,dikarenakan berbagai kendala, seperti pada saat pembebasan lahan yang berlarut-larut, dan adanya pertimbangan masalah lainnya, sehingga diberi perpanjangan waktunya selama 6 bulan sejak Januari 2020.

Item pekerjaan di lokasi bendungan (zona 1) yang belum rampung jelasnya, adalah dinding pengaman bendungan sekitar 80 meter, lanscape dan finishing pagar. Namun secara keseluruhan proyek ditargetkan katanya selesai dan  dapat di PHO pada akhir Februari 2020.

“Persentase pekerjaan sudah hampir selesai, Dan diharapkan dalam bulan ini bisa rampung, “katanya, di saat media ini mengunjungi proyek Kamis lalu.  ****irti z



Post a Comment

recentcomment

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.