Tak Ingin Sampah Membawa Wabah Penyakit, Warga Pasbar Ini Bergotongroyong

Bersihkan Sampah Jaga Lingkungan Tetap Sehat
Pasaman Barat, prodeteksi.com- Berkaitan dengan banyaknya sampah bertebaran di sepanjang pinggir jalan dari Komplek Nuansa Ventura lingkungan Kampus Yaptip Pasaman Barat (Pasbar) menuju Pasar Simpang Ampek, yang berlangsung tahunan, membuat warga kembali bergotong royong membersihkannya, walau tak terelakkan dari aroma tak sedap dan menjijikkan serta menggangu pengguna jalan 

Tanpa menunggu perhatian Pemerintah Kenagarian Lingkung Aua dan juga Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pasbar, yang konon diharapkan turun tangan melalui petugas kebersihan. Namun, dengan spontan setelah diberitakan prodeteksi.com, Sabtu (16/5), dengan judul “Sampah Pasar Simpang Ampek Bertebaran, Pihak Nagari atau BLH Diharap 'Tidak Tutup Mata', maka hari ini, Minggu (17/5) sejumlah warga dengan sukarela turun ke lapangan melakukan pembersihan terhadao sampah berserakan karena dibuang warga tidak pada tempatnya.

“Benar, hari ini warga disini melakukan pembersihan sampah yang bertebaran, secara spontan dan satu persatu warga berdatangan karena prihatin dengan kondisi jalan yang berkubang sampah, “ kata Rommy Chandra, salah seorang tokoh masyarakat yang ikut bersama dalam kegiatan tersebut.

Dikatakan, puluhan warga yang bergotong royong tersebut melakukan  pembersihan di sekitar 300 meter panjang jalan yang bersampah. Sebab, di sekitar lokasi ini sudah dijadikan warga bagai tempat pembuangan akhir sampah. Ini pun telah berlangsung bertahun-tahun tanpa ada solusi atau kebijakan dari instansi terkait untuk antisipasi sampah tidak bertebaran sembarang tempat.

“Alhamdulilah setelah dikoordinasikan dengan Kepala Badan Lingkungan Hidup Pasbar, akhirnya mobil pembuang sampah dari BLH datang yang dikenadarai Izul. Sehingga dapat membantu kami untuk mengevakuasi sampah - sampah yang telah terkumpul sebelumnya, “ Sebut Rommy.

Harapan warga komplek perumahan Nuansa Ventura adalah agar warga tidak membuang sampah lagi sembarang tempat. Sehingga mereka pun membuat himbauan pada masyarakat. Selain itu jelas Rommy, menjadi harapan warga agar jika ada petugas kebersihan untuk kiranya senantiasa menjaga lingkungan tetap bersih dan bebas sampah. 

PIhak BLH juga diharapkan mencari solusi dengan membuat Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA), yang dapat menampung sampah. Sebab, jika dibuang di jalan umum, dampaknya sangat merugikan masyarakat. Tidak saja pemandangan yang mengganggu, namun bisa berdampak membawa wabah penyakit, seperti DBD dan bisa mendatangkan virus, selain juga dapat menebar aroma busuk dan mengganggu pemakai jalan.

Kegiatan Goro tersebut juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Pasbar, Endra Yama, Kadis Kominfo, Edi  Murdani, Camat Pasaman, Andre Afandi  dan warga komplek perumahan yang peduli lingkungan sekitar. ***zein/irtz

Post a Comment

recentcomment

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.