HEADLINE NEWS

Idul Fitri di Parit Koto Balingka Digelar di Masjid, Jemaah Membludak


 Idul Fitri di Parit Koto Balingka Digelar di Masjid, Jemaah Membludak


Parit Koto Balingka, prodeteksi.com – Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H/ 2026 M di Parit Koto Balingka Kabupaten Pasaman barat,  berlangsung khidmat meskipun harus mengalami perubahan lokasi. Akibat cuaca yang kurang bersahabat dengan turunnya hujan sejak pagi hari, pelaksanaan sholat yang semula direncanakan dipusatkan di Lapangan Hijau Parit dialihkan ke sejumlah masjid, di antaranya Masjid Al Ikhlas dan Masjid Raya.

Sejak pagi, masyarakat tampak berbondong-bondong menuju masjid untuk menunaikan ibadah Sholat Idul Fitri. Di Masjid Al Ikhlas, jemaah memadati seluruh bagian masjid hingga ke teras dan pelataran. Ratusan masyarakat tumpah ruah, menunjukkan antusiasme dan semangat kebersamaan dalam merayakan hari kemenangan.







Bertindak sebagai khatib, Ustad Syafril menyampaikan khutbah yang penuh makna dan mengajak jemaah untuk merenungkan nilai-nilai ibadah pasca bulan Ramadan.

Dalam khutbahnya, ia menyampaikan bahwa umat Islam telah berhasil menjalankan perintah Allah selama sebulan penuh berpuasa, meskipun harus menahan lapar dan dahaga di siang hari.




“Selama kita berpuasa sebulan penuh, walaupun lapar dan haus, kita tetap menahan makan dan minum. Semua itu karena perintah Allah, dan Alhamdulillah hari ini kita telah berhasil menjalankannya,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan tentang pentingnya silaturahmi, khususnya bagi masyarakat yang berada di perantauan. Menurutnya, momen Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk kembali ke kampung halaman, berkumpul bersama keluarga dan sanak saudara.



Selain itu, Ustad Safril menekankan pentingnya saling memaafkan agar ibadah puasa diterima oleh Allah SWT. Ia menyebutkan beberapa hal yang dapat menghalangi diterimanya ibadah, di antaranya hubungan yang tidak harmonis dalam keluarga.

“Tidak akan diterima ibadah puasa seorang istri jika belum mendapatkan maaf dari suaminya, begitu juga sebaliknya. Suami dan istri harus saling memaafkan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa ibadah seorang anak tidak akan sempurna jika masih durhaka kepada orang tua. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa berbakti dan meminta maaf kepada orang tua.


“Sebesar apapun jabatan dan kekayaan kita, datanglah kepada orang tua, mintalah maaf kepada mereka,” pesannya.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama dan lingkungan sekitar.


“Jangan pula kita berharap ibadah puasa diterima, jika kita belum saling memaafkan antar sesama, termasuk dengan jiran tetangga. Mari kita bersihkan hati, saling memaafkan, agar ibadah kita benar-benar diterima oleh Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, pada malam hari menjelang Idul Fitri, suasana di Parit Koto Balingka juga dipenuhi semarak takbiran. Ratusan warga turun ke jalan mengumandangkan takbir dengan penuh semangat. Mereka berjalan kaki sambil membawa obor, menciptakan suasana religius sekaligus meriah. Akibat ramainya peserta takbiran, arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan sempat mengalami kemacetan.


Pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang tetap berjalan lancar meski diguyur hujan ini menjadi bukti kuatnya semangat masyarakat Parit Koto Balingka dalam menjalankan ibadah serta menjaga nilai kebersamaan di hari yang penuh berkah. *** irz

 


Newest
You are reading the newest post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *