HEADLINE NEWS

Akibat Listrik Padam, Pokdakan Siduampan Fish Center Gagal Panen Ikan Nila

 

 Akibat Listrik Padam, Pokdakan Siduampan Fish Center Gagal Panen Ikan Nila



RANAH BATAHAN, prodeteksi.com  – Pemadaman listrik yang terjadi pada Sabtu (23/5) kemarin membawa dampak buruk bagi para pelaku usaha perikanan di Kabupaten Pasaman Barat. Salah satunya dialami oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Siduampan Fish Center yang terpaksa gigit jari karena mengalami gagal panen.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Pokdakan Siduampan Fish Center, Rizki Matondang, saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Minggu (24/5/2026).


Menurut Rizki, kelompok usaha yang beralamat di Jorong Siduampan, Nagari Batahan Selatan, Kecamatan Ranah Batahan ini sangat bergantung pada kestabilan arus listrik untuk operasional harian mereka.


"Untuk termen kali ini kami gagal panen. Mati listrik yang begitu lama menjadi kendala utama bagi kami. Selain menyebabkan ikan mati, kami juga terkendala dalam pengontrolan genset. Bahan bakar (BBM) untuk genset sangat sulit didapat dan harganya pun mahal," ujar Rizki dengan nada kecewa.




Pokdakan Siduampan Fish Center merupakan wadah bagi belasan generasi muda setempat yang menggeluti usaha pembesaran ikan nila dengan sistem bioflok. Sistem ini diketahui sangat bergantung pada pasokan listrik secara terus-menerus untuk menjaga sirkulasi oksigen di dalam kolam.


Mirisnya, usaha yang digerakkan oleh para pemuda ini murni menggunakan modal swadaya tanpa adanya sokongan dana dari pihak luar.




"Kami beranggotaan belasan orang yang menggeluti pembesaran ikan nila sistem bioflok ini hanya bermodalkan patungan (swadaya), tanpa ada bantuan dari pihak nagari maupun pemerintah. Walau demikian, kami tetap semangat demi kesejahteraan anggota dan ketahanan pangan, khususnya di Nagari Batahan Selatan," jelas Rizki.


Menyikapi kerugian yang dialami kelompoknya, Rizki berharap ke depannya pihak PLN dapat lebih kooperatif dengan memberikan pemberitahuan terlebih dahulu sebelum melakukan pemadaman arus listrik. Hal ini penting agar para peternak ikan dapat melakukan langkah antisipasi lebih awal.


Tak hanya kepada PLN, Rizki juga mengetuk pintu hati pemerintah daerah agar memberikan perhatian kepada geliat usaha yang dibangun oleh generasi muda ini.


"Kami berharap pemerintah mau hadir dan memperhatikan permasalahan kami ini," pungkasnya berharap ada solusi konkret demi keberlanjutan usaha mereka.  **** rshn/ irz

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *