HEADLINE NEWS

Pemkab Pasbar Anggarkan 200 Juta untuk Jalan Rura Patontang dan Sedang Diajukan Proposal ke Pusat 14 Miliar

 

 

 Jalan Rura Patontang


PASAMAN BARAT, prodeteksi.com – Rencana peningkatan akses jalan menuju Jorong Rura Patontang, Kecamatan Koto Balingka, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Hal ini menyusul peristiwa memilukan yang terjadi beberapa waktu lalu, ketika seorang ibu hamil harus ditandu melewati jalan yang sulit untuk mendapatkan pertolongan medis. Dalam kejadian tersebut, bayi yang dilahirkannya tidak dapat diselamatkan.


Pasca kejadian tersebut, Bupati Pasaman Barat langsung meninjau lokasi dan menyatakan komitmennya untuk memprioritaskan pembangunan jalan menuju Rura Patontang guna memperlancar akses masyarakat, terutama di bidang kesehatan.


Dukungan dari berbagai pihak terus mengalir agar pemerintah daerah segera merealisasikan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Selain peningkatan jalan yang sudah ada, muncul pula usulan pembangunan jalan lingkar terluar yang menghubungkan Rura Patontang dengan Sawah Mudik. Jalur yang diperkirakan hanya sepanjang sekitar dua kilometer tersebut dinilai strategis karena dapat membuka keterhubungan Rura Patontang dengan Nagari Batahan Utara.


 Dinas PUPR Pasbar


Keberadaan jalan alternatif tersebut diyakini akan mengakhiri kondisi Rura Patontang sebagai daerah yang terkesan buntu dan membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi serta peningkatan pelayanan publik di masa mendatang.


Sementara itu, Pemkab Pasbar melalui Penjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pasaman Barat, Bambang Sumarsono, ST, mengatakan bahwa untuk Tahun Anggaran 2026 pemerintah daerah telah mengalokasikan dana sebesar Rp200 juta untuk peningkatan akses jalan menuju Rura Patontang.


Menurutnya, pelaksanaan pekerjaan tersebut akan segera dimulai. Namun hingga saat ini pihaknya masih melakukan kajian terkait prioritas penggunaan anggaran, apakah akan difokuskan pada perbaikan jalan atau rehabilitasi jembatan yang berada di lokasi tersebut.


 Bambang Sumarsono, ST


“Kita akan mempertimbangkan mana yang lebih mendesak dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, apakah perbaikan jalan atau jembatan,” ujarnya.


Bambang menjelaskan bahwa keterbatasan kemampuan anggaran daerah pada tahun 2026 menyebabkan alokasi dana yang dapat diarahkan ke Rura Patontang masih relatif terbatas.


Meski demikian, pihaknya terus berupaya mencari sumber pendanaan tambahan. Salah satunya dengan mengajukan proposal bantuan ke pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Untuk program peningkatan jalan Rura Patontang, pemerintah daerah telah mengusulkan anggaran sekitar Rp14 miliar.


“Kami masih berupaya agar Pasaman Barat mendapatkan dukungan dana untuk pembangunan dan perbaikan jalan, terutama pasca berbagai bencana yang terjadi. Mudah-mudahan usulan tersebut dapat disetujui,” katanya.


Apabila proposal tersebut disetujui, dana yang diperoleh akan digunakan untuk peningkatan jalan secara menyeluruh, mulai dari pengaspalan hingga pembangunan jalan rabat beton yang layak sehingga dapat dilalui kendaraan roda empat dengan aman dan lancar.


Selain itu, masih terdapat sekitar satu kilometer ruas jalan yang belum ditingkatkan. Di sepanjang jalur tersebut juga terdapat beberapa jembatan dan gorong-gorong yang membutuhkan penanganan. Nantinya, metode pembangunan akan disesuaikan dengan kondisi lapangan, baik melalui pengaspalan maupun pembangunan konstruksi beton.


Meski demikian, Bambang menegaskan bahwa usulan dana Rp14 miliar tersebut masih dalam tahap pengajuan dan belum dapat dipastikan akan memperoleh persetujuan dari pemerintah pusat.


“Ini masih berupa proposal yang kami ajukan. Belum bisa dipastikan apakah akan disetujui atau tidak. Namun kita berharap dan berdoa agar usulan tersebut dapat diterima sehingga pembangunan jalan Rura Patontang dapat terlaksana secara maksimal,” pungkasnya. *** irz

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *