![]() |
| Perjalanan berobat dari Sawah Mudik ke Puskesmas Silaoing - RSUD Simpang Empat terus Ke RS Siti Rahmah Padang |
PASAMAN BARAT, prodeteksi. Com – Pelayanan rujukan pasien melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Kabupaten Pasaman Barat dinilai cukup baik. Hal ini dirasakan oleh M, seorang warga berusia 76 tahun asal Sawah Mudik, Nagari Batahan Utara, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, yang mendapatkan pelayanan dan pendampingan ambulans saat dirujuk untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut di Kota Padang.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, M mengalami cedera dan kemungkinan patah tulang pada bagian paha kanan setelah terjatuh dari pintu depan rumah ketika hendak turun ke bagian bawah. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, saat M mendengar suara tangisan cucunya di depan rumah dan bermaksud melihat keadaan cucunya.
Sebelumnya, M yang merupakan Nini mSnak tersebut sudah berjalan menggunakan bantuan tongkat. Namun, ketika hendak melihat cucunya, ia terjatuh. Saat kejadian tampak sama Jiran tetangga. M kemudian dibantu dan diangkat kembali ke rumah.
![]() |
| Dari Puskesmas Silaping |
Akibat kejadian tersebut, M mengalami rasa sakit pada bagian paha kanan sehingga sulit mengangkatkan kaki. Ia bahkan kesulitan duduk, apalagi berjalan. Selain itu, terlihat pembengkakan pada bagian paha hingga sekitar pinggul.
Karena kondisi tersebut membutuhkan pemeriksaan medis, keluarga M, yakni MR, menghubungi salah seorang pegawai Puskesmas Silaping, Salamuddin, untuk meminta bantuan pelayanan kesehatan dan ambulans.
Permintaan tersebut disambut dengan baik. Pihak Puskesmas Silaping kemudian mengirimkan ambulans ke Sawah Mudik untuk menjemput M dan membawanya ke puskesmas.
![]() |
Pada Minggu sekitar pukul 09.00 WIB, ambulans tiba dan membawa M ke Puskesmas Silaping. Setelah mendapatkan pemeriksaan awal, M dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk menjalani pemeriksaan rontgen pada bagian kaki yang mengalami cedera.
Alhamdulillah, pihak Puskesmas Silaping menyediakan ambulans untuk mengantar M ke RSUD. Seorang staf puskesmas juga turut mendampingi pasien selama perjalanan. Pelayanan transportasi dan pendampingan tersebut diberikan secara gratis. Kecuali ketika menjemput ke Sawah Mudik hingga ke puskesmas sesuai kesepakatan.
Setibanya di RSUD, staf puskesmas membantu proses pendaftaran sehingga M dapat segera menjalani pemeriksaan dan rontgen. Berdasarkan hasil pemeriksaan, M didiagnosis mengalami fracture collum femur sinistra atau patah tulang femur sebelah kanan, serta memerlukan penanganan lebih lanjut berupa arthroplasty di rumah sakit rujukan di Padang.
Dirujuk ke Rumah Sakit Siti Rahmah Padang
Setelah dilakukan koordinasi, M kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Siti Rahmah Padang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Pihak RSUD kembali menunjukkan dukungan dengan menyiapkan ambulans, sopir, serta seorang staf yang bertugas mendampingi pasien sekaligus membawa berkas rujukan.
Rombongan berangkat pada Senin sekitar pukul 21.00 WIB dan tiba di Padang sekitar pukul 23.30 WIB. Perjalanan yang cukup panjang tersebut dapat dilalui dengan dukungan fasilitas ambulans dan pendampingan petugas.
Seperti halnya perjalanan dari Puskesmas Silaping ke RSUD, transportasi ambulans dari RSUD menuju Rumah Sakit Siti Rahmah Padang juga diberikan secara gratis.
Sementara itu, untuk biaya pelayanan medis, M menggunakan kepesertaan BPJS Kesehatan berbayar.
Pelayanan yang Membantu Masyarakat
Pengalaman yang dialami M dan keluarganya menjadi gambaran pentingnya pelayanan rujukan yang cepat, koordinasi antarfasilitas kesehatan, serta pendampingan petugas bagi pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan, khususnya warga lanjut usia yang mengalami keterbatasan untuk bergerak.
Ketersediaan ambulans dari Puskesmas Silaping hingga RSUD, kemudian dilanjutkan ke rumah sakit rujukan di Padang, sangat membantu keluarga dalam membawa pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Keluarga pun terbantu karena tidak harus menanggung biaya transportasi ambulans pada kedua tahap rujukan tersebut.
Pelayanan seperti ini diharapkan terus dipertahankan dan ditingkatkan agar masyarakat, terutama warga lanjut usia dan pasien dalam kondisi darurat, dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan terjangkau di Kabupaten Pasaman Barat. *"" Irz
You are reading the newest post
Next Post »


