HEADLINE NEWS

Sukses Gebyar Vaksinasi di Pasbar, Kapolda Beri Apresiasi

By On Sabtu, November 06, 2021

 

 Gebyar vaksinasi dalam rangka Sumdarsin II di Pasbar Dikunjungi Kapolda Sumbar


Pasaman Barat, prodeteksi.com------ Gebyar Vaksinasi Covid-19, dalam kegiatan Sumatera Barat Sadar Vaksin (Sumdarsin) ke -2 di Air Bangis dan Kantor Bupati Pasaman Barat (Pasbar), Sabtu, (6/11/2021),  terbilang sukses. Ini ditandai dengan tingginya animo dan antusias masyarakat dalam mengikuti vaksinasi dan kelancaran dalam pelaksanaannya.



Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol Teddy Minahasa Putra, SH. S.Ik yang meninjau secara langsung kedua lakasi vaksinasi di Pasbar itu, menyampaikan apresiasi atas kesuksesan gebyar vaksin di Pasbar. Sebab, dengan antusias masyarakat yang sangat tinggi. juga menggambarkan bahwa masyarakat Pasbar memiliki kesadaran akan vaksin yang sangat baik.



Hal tersebut disampaikan Kapolda Sumbar saat peninjauan Gebyar Vaksin dalam kegiatan  Sumdarsin ke 2 di  Pasbar yang didampingi oleh Bupati Hamsuardi, Wakil Bupati Risnawanto, Kapolres Pasbar AKBP M. Aries Purwanto, S.Ik serta Forkopimda, Kepala OPD dan jajaran Polres Pasbar, Sabtu  (6/11/ 2021).



"Ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi tingginya kepada Kepala Daerah dan seluruh Forkopimda Pasaman Barat. Saya melihat jajaran Forkopimda Pasaman Barat ini bisa mengeksplorasi potensi-potensi yang ada sehingga peningkatan (vaksinasi) menjadi luar biasa,"kata Irjen Pol Teddy Minahasa Putra, SH. S.Ik.


 Gebyar vaksinasi dalam rangka Sumdarsin II di Air Bangis Pasbar Diikuti antusias masyarakat.


 .

Menurutnya, tingkat kesadaran vaksin di Pasbar sangat tinggi, dilihat dari gestur bahwa masyarakat memang membutuhkan vaksin. “Berbeda dengan beberapa daerah yang sudah saya kunjungi yang masih ragu untuk divaksin, namun di Pasbar terbukti bahwa vaksin sangat dibutuhkan oleh masyarakat, "ungkapnya.


 

Sementara itu Bupati Pasbar Hamsuardi, menjelaskan target vaksin yang harus dicapai yaitu 333.063 orang sampai bulan Desember, dengan target 75 persen. Menurutnya, Gebyar Vaksinasi yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu dan hari ini menjadi tolak ukur untuk mendapatkan hasil yang baik.


  Gebyar vaksinasi dalam rangka Sumdarsin II di Pasbar Dikunjungi Kapolda Sumbar



Capaian Vaksinasi Pasaman Barat saat ini lanjutnya, berada pada posisi 13 se Sumbar. Hal ini jauh meningkat bila dibandingkakan dengan capaian sebelumnya. Dia menegaskan bahwa pemerintah akan mengupayakan capaian vaksinasi di Pasbar selalu meningkat.


"Kita targetkan vaksinasi 4000 jiwa per hari untuk mencukupi target 75 persen per Desember nanti," ucapnya.



Dalam kesempatan tersebut Kapolda Sumbar bersama bupati juga memberikan penghargaan kepada petugas tenaga kesehatan selaku vaksinator, dan memberikan sembako kepada perwakilan masyarakat yang terkena dampak ekonominya karena pandemi Covid-19. ****irti z

 


Instruksi Bupati Pasbar, Pihak Sekolah Wajib Laksanakn Vaksinasi Guru dan Siswa

By On Senin, Oktober 04, 2021





Pasaman Barat, prodeteksi.com----Instruksi Bupati Pasaman Barat (Pasbar), Hamsuardi mewajibkan lembaga pendidikan di bawah Dinas Pendidikan Pasbar untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19. Mulai dari tingkat SD hingga SLTP yang berusia 12 – 18 tahun.

 

Sedangkan tingkat SLTA (SMA/SMK) merupakan kewenangan Dinas Pendidikan Sumbar dan Madrasah (MI/MTs/MA) merupakan kewenangan dari Kementerian Agama. Juga sedang gencarnya mengarahkan pihak sekolah dan madrasah untuk melaksanakan vaksinasi.



Sesuai Surat Bupati Pasbar nomor 420/378/DISDIKBUD/2021, menginstruksikan pada Korwilcam, kepala SD dan kepala SMP baik negeri maupun swasta untuk melaksanakan vaksinasi terhdap guru dan murid.  Surat instruksi ini dikeluarkan bupati pada tanggal 23 September 2021 yang lalu.



Ada 3 poin instruksi dengan memberi perintah kepada kepala sekolah dan Korwilcam, yakni pertama, wajib melaksanakan vaksinasi bagi kelompok sasaran pendidik dan tenaga kependidikan serta anak sekolah usia 12 -18 tahun dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19.


 Vaksinasi Pelajar dan Tenaga Pendidik/ kependidikan di Pasaman Barat

Kedua, Melaksanakan vaksinasi tetap mematuhi protokol kesehatan. Dan ketiga, proses pelaksanaan vaksinasi difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Pasbar.



Menurut bupati dalam surat tersebut bahwa pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Bersama Menteri Kesehatan, Menteri pendidikan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri  yang dikeluarkan Maret 2021, tentang pelaksanaan vaksinasi bagi kelompok sasaran pendidik dan tenaga kependidikan serta anak sekolah usia 12 -18 tahun.


Terkait instruksi bupati ini, menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pasbar, Pramana Yose yang dikonfirmasi Sabtu (2/10/2021) mengakui bahwa benar adanya surat  tersebut. Untuk hal ini pihaknya di lingkungan Dinas Pendidikan sedang berupaya melaksanakan instruksi pimpinan secara maksimal.


“Surat instruksi bupati itu memang benar dan telah diedarkan. Maka kita berupaya melaksanakan dengan maksimal. Sementara saat ini baru kita mulai di beberapa kecamatan,” ujarnya.


Katanya, hingga akhir September 2021, baru dua kecamatan yang mulai melaksanakan yakni di Kecamatan Pasaman dan Luhak Nanduo. Sedang di kecamatan lain masih dalam tahap sosialisasi.


Sejauh ini pihak Dinas Pendidikan Pasbar belum menanggapi adanya pihak yang mempertanyakan tentang kewajiban vaksin bagi pelajar. Sebab tidak semua tenaga pendidik dan kependidikan serta anak sekolah yang bersedia divaksin, tentunya dengan berbagai alasan dan pertimbangan.


Pramana Yose hanya menyebut bahwa pihaknya hanya melaksanakan vaksinasi secara maksimal, sesuai insruksi bupati. “ Kita akan melaksanakan sebagimana yang tertera dalam instruksi pak bupati, “jawabnya singkat.***irti z


Data Covid-19 di Pasbar Cenderung Menurun, Semoga Teruslah Begitu

By On Minggu, September 12, 2021


 

 dr, Gina Alecia, M.Kes, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Pasbar

  

Pasaman Barat, prodeteksi.com----Data Covid-19 di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) terlihat mulai menurun. Hal ini seiring penurunan jumlah penambahan kasus terpapar positif Covid-19 harian di Pasbar.Semoga teruslah seperti itu sampai akhirnya Pasbar terbebas dari corona

 


Memang menjadi harapan bersama, kiranya kasus Covid 19 terus melandai dan menurun. Jika Covid-19 mulai reda, diharapkan  kondisi  dan sistem perekonomian kian membaik. Daya beli masyarakat yang meingkat penguatan  ekonomi, sosial dan budaya termasuk pariwisata dan pendidikan serta sektor lainnya semakin bergairah, pembangunan pun semakin meningkat.

.


Dalam sepekan terakhir terpantau rata-rata harian penambahan jumlah kasus postif Covid-19 di Pasbar hanya berkisar 2-3 orang per hari. Terlihat dari laporan berkala Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Pasbar, berdasarkan informasi dari pemeriksaan labor.

 


Pada hari Senin, 06 September 2021 misalnya, kasus positif bertambah 4 orang. Selasa 07 September 2021 bertambah 6 kasus positif. Terus laporan hasil labor yang diumumkan pada Jumat, tanggal 10 September 2021, bertambah 4 (Empat) orang terkonfirmasi positif Covid-19. Kemudian Sabtu   11 September 2021 bertambah  3 kasus positif. Maka total dalam satu minggu terakhir bertambah kasus positif Covid-19 sebanyak 17 orang. Maka rata –rata harian hanya sekitar 3 orang.

 


Penurunan jumlah kasus positif-19 di Pasbar sebenarnya sudah mulai terlihat sejak 2 minggu terakhir. Tidak seperti sebelumnya yang sangat meningkat drastis, bahkan pernah mencapai 70 orang dalam satu hari sesuai  laporan dan hasil labor sebelumnya.




Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Pasbar, dr. Gina Alecia, M.Kes ketika dikonfirmasi Minggu (12/09/2021), membenarkan adanya kecenderungan penurunan jumlah positif Covid-19 di Pasbar.

 


“Alhamdulillah, kasus penambanhan jumlah positif Covid-19 di Pasbar memang mulai menurun. Semoga teruslah mereda, “kata Gina Alecia.

 


Disebutkan, dalam dua minggu ini memang terpantau sudah terjadi penurunan kasus. Namun menurutnya, jumlah pemeriksaan swab pun juga mengalami menurun. Sehingga hal ini bisa saja menyebabkan angka positif covid turun.

 

 

“ Kita harapkan memang terjadi penurunan terus terhadap kasus Covid-19 di Pasbar. Maka kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan, “ ujarnya.

 


Gina Alecia menilai kesadaran masyarakat untuk mematuhi prokes masih rendah. Jadi  penurunan kasus ini, bisa saja karena angka pemeriksaan juga rendah. Dan diketahui bahwa masih banyak  masyarakat Pasbar di berbagai kecamatan yang mengalami gejala seperti covid, namun enggan/takut untuk melakukan pemeriksakannya.

 

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat bahwa jika ada merasakan gejala tresebut, agar periksakan ke fasilitas kesehatan, sehingga dapat diobati segera. Hal ini merupakan upaya untuk menurunkan angka kematian serta mencegah terjadinya penularan covid-19.


“Untuk itu kita sangat berharap masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, agar kasus covid-19 benar-benar menurun dan mereda di Pasbar., “ pintanya.

 


Begitupun tentang vaksinasi. Diharapkan semakin banyak sasaran yang melaksanakan vaksinasi dengan tetap melaksanakan prokes. Sehingga tercapai kekebalan imunitas diri dan kelompok, agar nantinya kasus Covid-19 juga  semakin menurun.   

 


“Mari kita saling bekerjasama dalam menghambat laju penularan Covid-19 ini dengan selalu bersikap kooperatif serta selalu bersikap tenang dan mohon dukungan seluruh masyarakat untuk selalu *bahu-membahu* membasmi penyebaran Covid-19 di Bumi Mekar Tuah Basamo dengan  selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan Covid-19, 6M seperti Rajin mencuci tangan dengan air mengalir, Selalu memakai Masker dengan benar, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas serta Melaksanakan Vaksinasi, “imbaunya. ****irti z

 

  

Perketat Penerapan PPKM di Pasbar, Pesta Pernikahan Dilarang Terhitung 1 September

By On Jumat, Agustus 20, 2021

 

 Rapat evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 

Pasaman Barat, prodeteksi.com---Wakil Bupati Pasaman Barat ( Pasbar), H. Risnawanto, meminta camat dan wali nagari untuk mensosialisasikan kembali Surat Edaran PPKM kepada Masyarakat. Terutama aturan resepsi pernikahan atau hajatan yang saat ini masih berlangsung di tengah masyarakat. 


"Camat dan wali nagari tolong sosialisasikan lagi tentang pesta resepsi pernikahan ini kepada masyarakat kita. Terhitung tanggal 1 September nanti pesta pernikahan tidak diperbolehkan lagi,"tegas Risnawanto.


Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati, Risnawanto saat melakukan rapat evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Auditorium kantor bupati setempat, Kamis (19/8). 




Rapat dilakukan untuk mengevaluasi dan melihat sejauh mana penerapan PPKM di Kabupaten Pasaman Barat. Hadir dalam rapat, Polri, TNI, Kajari, Kemenag Pasbar, OPD, camat, serta stakeholder terkait lainnya. 


Ia menyebutkan, untuk nikah masih dibolehkan dengan kapasitas 10 orang sesuai dengan surat edaran kementerian agama. Selanjutnya, mengenai protokol kesehatan harus ditegakkan di berbagai  tempat yang berpotensi menimbulkan keramaian, seperti pasar dan lainnya. 


"Dalam SE PPKM, untuk pelaksanaan kegiatan sosial kemasyarakatan ditutup atau ditiadakan untuk sementara waktu sampai dinyatakan aman berdasarkan penetapan pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat,"jelasnya.


Kegiatan yang ditiadakan atau ditutup itu lanjutnya Wabub, yaitu kegiatan pada fasilitas umum, taman, tempat wisata atau area publik lainnya). Kegiatan seni, Kegiatan olahraga atau pertandingan olahraga, Kegiatan resepsi pernikahan dan hajatan serta acara pertemuan yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan.


"Aturan itu sampai sekarang masih kita berlakukan,"kata Risnawanto.***kf/ irz

Hasil Test Swab, 70 Warga Pasbar Positif Covid-19, “ Mari Tingkatkan Kewaspadaan…!!!

By On Rabu, Juli 28, 2021

 

 

 Wakil Bupati Pasbar, Risnawanto  didampingi Kadinkes, Jhon Hardi dan Plt. Kalaksa BPBD, Decky. H. Sahputra ketika menyempaikan penambahan kasus Covid-19 yang melonjak tinggi yakni 70 kasus terkonfirmasi positf 



Pasaman Barat, prodeteksi.com----Masyarakat Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) diminta tingkatkan kewaspadaan dan senantiasa patuhi protokol kesehatan. Sebab, angka terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah itu terus bertambah, bahkan kian menampakkan pelonjakan.


Tak bisa dianggap remeh, dalam pemeriksaan tiga hari terakhir (24-26 Juli 2021) pada sejumlah puskesmas dan rumah sakit  yang ada di Pasbar, didapat hasil labor 70 orang tertular Covid-19. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Risnawanto Rabu (28/7/2021). Ia menyebut Inilah penambahan terbanyak sejak pandemi melanda.


Risnawanto didampingi Kadinkes, Jhon Hardi dan Plt. Kalaksa BPBD, Decky. H. Sahputra mengemukakan, penambahan hasil 70 warga terkonfirmasi positif Covid-19 itu, berdasarkan hasil laboratorium Fakultas Kedokteran Unand pada 28 Juli 2021, terhadap hasil swab 24-26 Jull 2021.


Swab tersebut dilaksanakan pada Puskesmas Sukamenanti, Puskesmas Simpang Empat, Puskesmas Ophir, RSUD Pasaman Barat serta Rumah Sakit Yarsi Simpang Empat, didapatkan tambahan Dijelaskan Risnawanto, adapun pasien konfirmasi positif tersebut seluruhnya merupakan orang  yang kontak langsung dengan pasien konfirmasi positif.


"Sebagal catatan penting bagi kita semua, pada hari ini adalah rekor tertinggi penyebaran Covid-19 di Pasaman Barat," kata Risnawanto.


Dikatakan, dalam menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat kembali melakukan langkah cepat dengan melaksanakan proses tracking dan testing lanjutan melalui Dinas Kesehatan. Seluruh pasien kasus positif ini juga dilakukan proses pemeriksaan kesehatan dan direncanakan proses isolasi pada Diklat BKPSDM Talu serta pada rumah isolasi mandiri yang telah disiapkan.


"Kami kembali mengingatkan kesadaran kita bersama dalam menjage seluruh protokol kesehatan penyebaran Covid-19. Jangan sampal kita lengah dan selalu meningkatkan kewaspadaan diri kita dan keluarga, batasi kegiatan yang akan menimbulkan kerumunan, selalu membudayakan pemakalan masker, rajin mencuci tangan serta menjaga jarak. Jangan anggap remeh proses penyebaran Covid-19 ini," ujar Risnawanto..


Wabup meminta wagar warga jangan anggap remeh proses penyebaran covid-19 ini. “Ingat Covid-19 itu nyata mari lindungi dan sayangi diri kita dan keluarga. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, “ katanya. ***irz


Angka Covid-19 di Pasbar Sejak Maret 2020  Mencapai 824, Kecamatan Pasaman Tertinggi, Koto Balingka Terendah

By On Minggu, Mei 16, 2021

 


Pasaman Barat, prodeteksi.com---Sejak wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masuk Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), terhitung sejak tanggal 20 Maret 2020 hingga Minggu 16 Mei 2021, tercatat sebanyak 824 kasus positif  Covid-19 . 


Data di atas sudah termasuk penambahan angka Covid 19 pada hari Minggu (16/05/2021) sebagaimana yang diinformasikan dr. Gina Alecia, M. Kes, Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Pasbar, atas nama Gugus Tugas Percepatan  Penanganan Penyebaran Covid-19, bahwa terjadi penambahan  sebanyak 3 orang positif.  



Ketiga orang tersebut merupakan warga Jorong Pasaman Baru Kec. Pasaman yang merupakan pasien Suspek Covid-19. Yakni Tn. AM (59 th). IAA  (17 th dan Tn. YAS (30 th). Ketiga pasien sedang dalam perawatan, Pasien, AM dan IAA   di ruang isolasi RS Ibnu Sina Simpang Empat. Dan pasien YAS, mendapatkan perawatan di ruang isolasi RS BMC Padang.


Dari total 824 kasus positif Covid-19 hingga Minggu (16/05/2021) itu, di antarnya sembuh sebanyak 709 orang, meninggal 48, dan masih dikarantina dan dirawat sebayak 67 orang. Lonjakan tertinggi terdata pada Jumat (7/5) dengan penambahan 31 kasus positif Covid-19..


Berikut adalah data sebaran Covid-19 per kecamatan sesuai data yang dilansir  Dinas Kominfo Pasaman Barat per 16 Mei 2021.


Kecamatan Pasaman merupakan yang tertinggi dari 11 kecamatan dengan angka positif 349 orang, sembuh 299, meninggal 13 dan masih karantina sebanyak 37 orang. Kecamatan Luhak Nanduo positif 137 orang, sembuh 125, meninggal 6 dan masih karantina sebanyak 6 orang.


Kecamatan Kinali, positif 90 orang, sembuh 69, meninggal 6 dan masih karantina sebanyak 15 orang. Kecamatan Sungai Beremas, positif 57 orang, sembuh 53, meninggal 3 dan masih karantina sebanyak 1 orang.


Kecamatan Lembah Melintang, positif 56 orang, sembuh 47, meninggal 8 dan masih karantina sebanyak 1 orang. Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, positif 32 orang, sembuh 30, meninggal 1 dan masih karantina sebanyak 1 orang.


Kemudian, Kecamatan Ranah Batahan, positif 28 orang, sembuh 22, meninggal 5 dan masih karantina sebanyak 1 orang.  Kecamatan Talamau, positif 25 orang, sembuh 22, meninggal 2 dan masih karantina sebanyak 1 orang. 


Kecamatan Sungai Aur, positif 24 orang, sembuh 22, meninggal 1 dan masih karantina sebanyak 1 orang. Kecamatan Gunung Tuleh, positif 14 orang, sembuh 10, meninggal 1 dan masih karantina sebanyak 3 orang. 


Terendah adalah Kecamatan Koto Balingka, positif 12 orang, sembuh 10, meninggal 2 dan saat ini tidak ada yang karantina.


 dr. Gina Alecia, M. Kes


Dr. Gina Alecia mengatakan, saat ini pihaknya juga telah melaksanakan langkah cepat proses tracking untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Pasbar. Dan ia mengajak masyarakat untuk disiplin dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.


“Mari kita saling bekerjasama dalam menghambat laju penularan Covid-19 ini dengan selalu bersikap kooperatif serta selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Seperti rajin Mencuci tangan dengan air mengalir, Selalu memakai Masker dengan benar, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas (5M), “imbaunya. ***irti z


Penyuntikan Vaksin Sinovac Covid-19 Dimulai di Pasbar, Kini Giliran Pejabat Esensial

By On Selasa, Februari 02, 2021

 

 Vaksinasi Covid-19 Dimulai di Pasbar, Seperti tampak pada gambar, Sekdakab Pasbar, Yudesri sedang disuntik Vaksin Sinovac


Beberapa hari setelah Vaksin Sinovac COVID-19 yang berjumlah 3.680 vial, tiba di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Pemerintah Daerah mulai melakukan pencanangan dan penyuntikan vaksin anti Covid-19 tersebut.


Kegiatan pencanangan dan Vaksinasi Covid-19 ini, dilakukan Selasa, (2/2/2021) di Aula Kantor Bupati Pasbar.


Pada tahap awal vaksinasi ini dilakukan terhadap sejumlah Pejabat Esensial Pasbar. Sekretaris Daerah (Sekda) Yudesri menjadi orang pertama disuntik Vaksin Sekaligus menandai dimulainya Vaksinasi di Kabupaten Pasaman Barat.

Giliran berikutnya adalah Wakil Ketua DPRD Pasbar Daliyus K, Kajari Pasbar Tailani, SH, Kemenag Pasbar Muhammad Nur, Waka Polres, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Pasbar, Ketua Ikatan Bidan Indonesia Pasbar, Direktur RSUD, Direktur RS Yarsi, Pabung dan Kepala Dinas Kesehatan.


Sekda Pasbar, Yudesri meminta masyarakat Pasbar untuk ikut vaksinasi Covid 19. Ia menyampaikan  bahwa pemerintah daerah tidak akan menjerumuskan rakyatnya.


"Logikanya pemerintah adalah orang tua dari rakyatnya. Tidak mungkin orang tua menjerumuskan anaknya. Begitu juga dengan pemerintah, dalam pelaksanaan vaksinasi covid 19 ini, kita pemerintah sudah memulainya dengan pejabat esensial hari ini. Kita berharap apa yang kita lakukan hari ini bisa menghilangkan keraguan masyarakat dalam penggunaan vaksin Covid-19 ini,"kata Yudesri.





Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pasbar, Muhammad Nur juga meyakinkan bahwa tidak perlu ragu dalam melakukan vaksinasi tersebut.


"Jangan takut untuk divaksin. Karena, MUI sudah mengatakan vaksin Covid-19 itu halal, aman dan baik. Karena Islam sudah mengajarkan kepada kita lebih baik mencegah dari pada mengobati. Dengan melakukan vaksinasi covid 19 ini kita sudah mencegah wabah Covid 19,"kata Muhammad Nur.


Hal yang sama juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Pasbar Daliyus K. Ia menyampaiakan tidak ada merasakan hal yang aneh apapun setelah disuntik vaksinasi covid 19. Begitu juga ketika dokter melakukan penyuntikan ke tubuh.

"Tidak sakit dan terasa aman saja. Untuk itu, kami sebagai pejabat sudah memulai vaksin Covid-19. Kami harap masyarakat juga mau di vaksin,"jelas Daliyus K.


Selanjutnya, setelah melakukan penyuntikan Vasksin Covid-19, pejabat Esensial menerima Kartu Vaksinasi Covid-19 yang diserahkan oleh Sekda Pasbar, Yudesri.


Sebelumnya, Kamis (28/1/2021) sekitar pukul 17:35 WIB dengan pengawalan ketat dari anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Barat. Sebanyak 3.680 vaksin Sinovac tiba di Pasbar dan diterima Dinas Kesehatan dalam keadaan aman.


Seyogyanya, menurut Kepala Dinas Kesehatan, Jon Hardi saat itu, orang pertama yang akan di suntik vaksin Sinovac Covid-19 adalah Bupati Pasbar, Yulianto.  Namun karena bupati dalam urusan luar daerah, maka pada saat pencanangan Selasa (2/2/2021), Bupati Yulianto tidak hadir untuk vaksinasi. 


Bupati Yulianto pun kabarnya telah menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa hadir. Walau beliau ingin sekali divaksin tetapi karena ada tugas luar, maka akan dilakukan dilain kesempatan.


Vaksinasi selanjutnya dijadwalkan penyuntikan terhadap tenaga kesehatan menurutnya ditargetkan rampung pada bulan Februari 2021 ini.


Terus, pada bulan Maret akan dilanjutkan penyuntikan terhadap pejabat publik, TNI, Polri dan petugas pelayanan publik lainnya.  ***kf/irti z


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *