HEADLINE NEWS

Lemahnya Jaringan Wifi BAKTI di SMPN 4 Sungai Beremas Disorot, Ini Jawaban Kominfo Pasbar

By On Kamis, Mei 14, 2026


 Bantuan Wifi BAKTI di SMPN 4 Sungai Beremas Disorot, Kominfo Pasbar Mengaku tak Dilibatkan



Pasaman Barat, prodeteksi.com  — Bantuan Wifi tenaga surya dari BAKTI Komdigi yang dipasang di SMP Negeri 4 Sungai Beremas justru memunculkan tanda tanya. Selain jaringan yang disebut lemah, proses pemasangan bantuan tersebut diduga tidak ada koordinasi dengan pemerintah daerah.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat, Sofyandri Piliang, saat dikonfirmasi mengaku kurang mengetahui apakah ada pihak dinas yang ikut mendampingi saat pemasangan fasilitas internet tersebut.

Kemudian Ia menyebut, berdasarkan informasi dari bidang SMP, tidak ada petugas dari dinas pendidikan yang ikut dalam proses pemasangan. Pihaknya hanya menerima pemberitahuan bahwa bantuan akan dipasang di sekolah tersebut.

“Menurut keterangan bidang SMP, tidak ada pihak kami yang ikut. Hanya ada pemberitahuan pemasangan saja,” ujarnya.

Bahkan, Sofyandri menyarankan agar konfirmasi lebih lanjut dilakukan langsung ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman Barat karena khawatir memberikan jawaban yang keliru.

“Izin pak, kalau bisa langsung dikonfirmasi terkait kebenaran info ini ke Diskominfo pak, takut nanti salah jawab,” katanya.

Kepala Dinas Kominfo Pasaman Barat melalui Kabid Layanan E-Government dan Aptika, Sunarto, menjelaskan bahwa pemasangan Wifi di SMPN 4 Sungai Beremas langsung dilakukan vendor yang ditunjuk oleh pihak BAKTI tanpa melibatkan Kominfo daerah.

“Pemasangan langsung dilakukan vendor yang ditunjuk pihak BAKTI. Koordinasi pemasangan langsung dengan user penerima bantuan, dalam hal ini pihak SMPN 4 Sungai Beremas,” jelas Sunarto.

Ia menegaskan, Pemkab Pasaman Barat melalui Kominfo hanya sebatas mengusulkan calon penerima bantuan. Setelah bantuan disetujui, seluruh proses teknis ditangani langsung oleh pihak pusat dan vendor pelaksana.

“Pemkab Pasaman Barat dalam hal ini Kominfo hanya mengajukan calon penerima bantuan. Setelah bantuan datang, pihak BAKTI langsung menyerahkan kepada user penerima bantuan. Untuk pemasangannya juga langsung dikerjakan di lokasi tanpa melibatkan Kominfo daerah,” katanya.

Tak hanya soal koordinasi, kualitas jaringan internet bantuan tersebut juga menjadi perhatian. Sunarto mengakui bandwidth yang diberikan memang sangat terbatas dan dinilai tidak memadai untuk kebutuhan seluruh pengguna di sekolah.

“Besaran bandwidth yang diberikan pihak BAKTI memang tidak cukup memadai untuk digunakan seluruh user di SMPN 4 karena hanya sekitar 2 sampai 4 Mbps,” ungkapnya.

Kondisi ini memunculkan kritik terhadap pelaksanaan program digitalisasi pendidikan di daerah terpencil. Di satu sisi pemerintah pusat terus menggencarkan pemerataan akses internet sekolah, namun di sisi lain kapasitas jaringan dan koordinasi pelaksanaan di lapangan dinilai masih belum optimal.

“Pengusulannya memang dari Pemkab Pasaman Barat, tapi pemasangan langsung dari pusat. Kadang kami juga tidak tahu kapan mereka datang memasang karena tidak ada pemberitahuan,” jelasnya.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait pengawasan dan kesiapan program bantuan internet di daerah terpencil. Di tengah gencarnya pemerintah mendorong transformasi digital pendidikan, koordinasi antarinstansi dan kualitas layanan justru dinilai masih jauh dari harapan. **** irz

Percepat Capaian UHC, Pemkab Pasbar Gandeng 17 Perusahaan Sawit

By On Rabu, Mei 13, 2026

 

 Pasbar Gandeng 17 Perusahaan Sawit Percepat Capaian UHC, Ribuan Warga Miskin Diprioritaskan



Pasaman Barat. prodeteksi.comPemerintah Kabupaten Pasaman Barat menggandeng 17 perusahaan kelapa sawit untuk mempercepat pencapaian Universal Health Coverage (UHC) melalui skema donasi iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat kurang mampu.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Pasaman Barat meningkatkan akses layanan kesehatan dan memperluas cakupan kepesertaan JKN-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat Gina Alecia mengatakan percepatan UHC membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, termasuk badan usaha yang beroperasi di wilayah Pasaman Barat.
"Pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri dalam percepatan UHC. Dibutuhkan dukungan seluruh pihak, khususnya badan usaha, untuk membantu masyarakat kurang mampu agar tetap terdaftar dan aktif dalam program JKN," ujar Gina, Rabu (13/5).
Ia menjelaskan, Pemkab Pasaman Barat bersama BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi telah melaksanakan sosialisasi kepada badan usaha terkait mekanisme donasi iuran JKN sebagai bentuk kontribusi sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar.
Seluruh badan usaha yang hadir menyatakan kesiapan mendukung program percepatan UHC di Pasaman Barat.
"Draf kerja sama telah diserahkan kepada masing-masing perusahaan untuk dipelajari lebih lanjut sebelum dilakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU)," katanya.
Pemkab Pasaman Barat juga tengah menyiapkan regulasi sebagai dasar pelaksanaan program donasi badan usaha agar berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Donasi badan usaha diprioritaskan untuk membantu masyarakat di sekitar wilayah perusahaan agar memperoleh perlindungan jaminan kesehatan melalui program JKN.
Saat ini, masih terdapat sekitar 17.709 jiwa masyarakat kategori miskin dan sangat miskin pada Desil 1 dan 2 yang status kepesertaan JKN-nya nonaktif. Sementara peserta aktif dari kategori tersebut telah mencapai sekitar 45.000 jiwa.
Dengan keterlibatan 17 badan usaha tersebut, Pemkab Pasaman Barat berharap masing-masing perusahaan dapat membantu sekitar 1.000 jiwa atau minimal 10 kepala keluarga melalui skema donasi iuran JKN.
"Kami berharap dukungan badan usaha dapat membantu percepatan pencapaian UHC sehingga masyarakat kurang mampu mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih optimal," harapnya.
Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi Maihendra mengatakan program donasi badan usaha merupakan bentuk nyata kepedulian sosial perusahaan dalam mendukung perlindungan kesehatan masyarakat.
"Kami telah menyampaikan mekanisme donasi badan usaha, tujuan program, sasaran peserta, serta peran perusahaan dalam mendukung keberlanjutan UHC di Pasaman Barat," jelasnya.
Badan usaha yang diharapkan mendukung program tersebut adalah PT Agrowiratama, CV Andalas Putra Pangan, CV Minang Gemilang Pangan, PT Anam Koto, PT Bintara Tani Nusantara, PT Pasaman Marama Sejahtera, PT Perkebunan Anak Nagari Pasaman, PT Primata Mulia Jaya, PT Rimbo Panjang Sumber Makmur, PT Sari Buah Sawit, PT Sawita Pasaman Jaya, PT Laras Internusa, PT Bakrie, PT AMP, PT GMP, PT PHP, dan RS Ibnu Sina Yarsi Simpang Empat.**** dkf/ irz

Angka Inflasi Kota Padang Berhasil Diturunkan Berkat Empat Langkah Strategis

By On Selasa, Mei 12, 2026

 

 Angka Inflasi Kota Padang Berhasil Diturunkan Berkat Empat Langkah Strategis 



​PADANG, prodeteksi.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang hari besar keagamaan Idul Adha 2026. Upaya ini membuahkan hasil positif dengan tercatatnya penurunan angka inflasi yang signifikan di Kota Padang.

​Berdasarkan data terbaru pada bulan April 2026, angka inflasi Kota Padang secara year-on-year berada di level 1,97 persen. Angka ini menunjukkan penurunan tajam dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 3,3 persen.
Pencapaian ini juga selaras dengan target pemerintah pusat yang menetapkan rentang inflasi daerah di angka 2,5 persen +-1 persen.
Penurunan angka inflasi di Kota Padang itu terungkap pada High Level Meeting TPID Provinsi Sumbar di Aula Anggun Nan Tongga, Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Padang, Selasa (12/5/2026).
Kepala Bagian Perekonomian dan PSDA Setdako Padang, Indra Noveri mengatakan, Pemko Padang mengoptimalkan ​empat langkah strategis pengendalian inflasi.
Pertama melalui ​Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan di seluruh kelurahan (104 kelurahan) di Kota Padang dengan menggandeng Bulog dan Bank Indonesia untuk memastikan akses pangan terjangkau bagi masyarakat.
Kedua, ​pemantauan harga real-time dengan petugas melakukan pencatatan harga setiap hari di sembilan pasar utama di Kota Padang.
"Masyarakat dapat memantau perkembangan harga ini secara transparan melalui aplikasi Padang Mobile, Sidingdang, dan aplikasi milik Kementerian Pangan," katanya.
Ketiga melalui ​komunikasi efektif melalui sosialisasi dan menginformasikan kondisi harga terkini kepada masyarakat untuk menjaga ekspektasi pasar.
Keempat, subsidi transportasi dengan penyaluran subsidi melalui transportasi layanan Trans Padang di enam koridor tetap dijalankan guna menjaga agar biaya logistik dan angkutan tetap terjangkau.
​Dalam langkah koordinasi lanjutan, Pemko Padang telah menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pada 7 Mei 2026 di Gedung Putih Rumah Dinas Balaikota.
Rapat tersebut dipimpin langsung Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir dan dihadiri perwakilan Bank Indonesia, Forkopimda, serta seluruh jajaran OPD dan Camat.
​"Dari hasil pertemuan tersebut, kita mendapatkan gambaran bahwa kondisi pangan di Kota Padang dalam status aman. Kami siap menghadapi hari besar keagamaan Idul Adha," ujar Indra Noveri.
​Selain pangan, pemerintah juga fokus memantau ketersediaan barang bersubsidi lainnya seperti Minyakita, BBM, dan LPG agar distribusi di tengah masyarakat tetap lancar. *** dk/irz

AKP Evo Nosara Resmi Menjabat Kabag Ren Polres Pasaman Barat

By On Senin, Mei 11, 2026

 

 Penyegaran Organisasi, AKP Evo Nosara Resmi Menjabat Kabag Ren Polres Pasaman Barat



Pasaman Barat, prodeteksi.com -- Polres Pasaman Barat melaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kabag Ren pada Sabtu (9/5/2026) pagi di lapangan apel Mako Polres setempat. Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik.


Kegiatan sertijab digelar sebagai bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat tata kelola, dan menjaga kesinambungan pelayanan Polri kepada masyarakat. 


Suasana upacara berlangsung penuh khidmat dengan dihadiri para pejabat utama Polres Pasaman Barat, Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat Ny. Panca Agung, para Kapolsek jajaran, serta para pengurus Bhayangkari.


Dalam kesempatan tersebut, jabatan Kabag Ren resmi diserahterimakan dari Kompol Muzhendra kepada AKP Evo Nosara yang sebelumnya menjabat Kasubbagstrajemen dan RB Bag Ren Polres Pasaman Barat. Selanjutnya, Kompol Muzhendra akan mengemban tugas sebgai Wakapolres Pasaman, Polda Sumbar.


Upacara sertijab ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumbar Nomor: ST/309/IV/KEP/2026 tanggal 2 Mei 2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di lingkungan Polda Sumatera Barat.


Upacara berlangsung sesuai tahapan prosesi seremonial Polri, mulai dari pembacaan Keputusan Kapolda Sumbar, pengambilan sumpah jabatan yang didampingi rohaniawan, hingga penandatanganan berita acara serah terima jabatan, dan penandatanganan Pakta Integritas.


Kapolres Pasaman Barat dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan kontribusi selama mengemban tugas, serta menyampaikan harapan kepada pejabat baru agar segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program kerja dengan penuh tanggung jawab.


“Mutasi jabatan adalah bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi. Kita berharap pejabat baru dapat bekerja dengan integritas, menjaga soliditas, serta memberi energi baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujarnya.


Setelah upacara resmi ditutup, rangkaian dilanjutkan dengan kegiatan kenal pamit di aula Tatag Trawang Tungga, foto bersama serta pemberian ucapan selamat dari Kapolres, pejabat utama, dan seluruh peserta personel Polres Pasaman Barat kepada pejabat yang baru dilantik. **** hmsr/ irz

SMPN 4 Sungai Beremas Keluhkan Buruknya Jaringan WiFi Kominfo dan Listrik PLN yang Belum Masuk

By On Minggu, Mei 10, 2026

 

 SMPN 4 Sungai Beremas di Poros

 
PASAMAN BARAT, prodeteksi.com – Hampir sama dengan kondisi yang dialami sekolah di kawasan Poros lainnya, SMP Negeri 4 Sungai Beremas juga mengeluhkan lemahnya jaringan internet dan keterbatasan listrik yang menghambat aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.


Meski sekolah sudah menerima bantuan WiFi Tenaga Surya dari Kominfo, namun jaringan internet yang tersedia dinilai belum maksimal dan sering mengalami gangguan. Akibatnya, pihak sekolah masih terpaksa menggunakan WiFi pribadi milik guru untuk mendukung kegiatan sekolah sehari-hari.


Kepala SMPN 4 Sungai Beremas, Apriani  yang berlokasi di Poros, Pasaman Barat, saat dikonfirmasi belum lama ini mengatakan bahwa sejak dirinya mulai bertugas pada Maret 2026, fasilitas WiFi di sekolah tersebut sebenarnya sudah ada. Namun, jaringan internet bantuan Kominfo yang dipasang sekitar sebulan lalu masih sulit digunakan.




 Apriani, Kepala SMPN 4 Sungai Beremas 

“Memang sekarang sudah ada bantuan WiFi dari Kominfo, tetapi sangat sulit mendapatkan jaringan. Terpaksa kami masih menggunakan WiFi pribadi guru yang ada di sekolah,” ujarnya.


Ia menjelaskan, bantuan WiFi tersebut dipasang untuk menggantikan jaringan lama yang telah digunakan sejak tahun 2023 yang kini telah rusak, termasuk jaringan pribadi salah seorang guru yang selama ini membantu kebutuhan internet sekolah.


“Baru bulan kemarin dipasang mengganti WiFi yang lama dan WiFi guru, namun sinyalnya masih sangat lemah dan kurang bagus,” ungkapnya.


Menurutnya, keberadaan WiFi bantuan Kominfo seharusnya dapat memberikan akses internet yang lebih lancar untuk mendukung administrasi sekolah, pembelajaran digital, hingga pelaksanaan ujian berbasis online. Namun kenyataannya, jaringan yang tersedia masih belum stabil.


 SMPN 4 Sungai Beremas 


“Harapan kami tentu jaringan internet bisa lebih bagus dan lancar, karena saat ini sinyalnya masih sangat lemah,” katanya lagi.


Saat ini, kata dia, akses internet yang paling sering digunakan tetap berasal dari WiFi pribadi guru di sekolah tersebut. Kondisi itu juga berdampak pada pengeluaran tambahan karena pihak sekolah harus membeli paket internet secara mandiri.


Bahkan saat pelaksanaan Ujian TKA beberapa waktu lalu, jaringan WiFi bantuan belum dapat digunakan pada pagi hari sehingga sekolah kembali mengandalkan jaringan milik guru agar kegiatan ujian tetap berjalan.


“Kami berharap ada perhatian serius dari pihak terkait agar jaringan internet di sekolah ini benar-benar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung dunia pendidikan,” tutupnya. Begutupun pada pihak PLN agar segera memasukkan jaringan ke kawasan Poros inim " tutupnya, *** irz

SDN 09 Poros Keluhkan Belum Ada WiFi dan Listrik PLN, Guru Kesulitan Ikuti Perkembangan Teknologi

By On Jumat, Mei 08, 2026


 SDN 09 Poros Keluhkan Belum Ada WiFi dan Listrik PLN, Guru Kesulitan Ikuti Perkembangan Teknologi



PASAMAN BARAT, prodeteksi.com – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 09 Sungai Beremas yang berada di kawasan Poros, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, kembali mengeluhkan minimnya fasilitas pendukung pendidikan, terutama akses WiFi, internet, dan listrik PLN yang hingga kini belum tersedia di sekolah tersebut.

Padahal WiFi dan internet yang selama ini sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar serta administrasi sekolah. Meski permohonan telah berkali-kali diajukan kepada instansi terkait, hingga kini belum ada tanggapan maupun realisasi yang jelas.


Beberapa guru yang ditemui di kantor sekolah pekan lalu menyampaikan bahwa ketiadaan akses internet yang memadai membuat proses pembelajaran menjadi terkendala, terutama di tengah perkembangan pendidikan digital saat ini. 


 Beberapa guru yang ditemui di kantor SD N 09 Sungai Beremas di Poros


Menurut mereka, fasilitas WiFi dan internet sangat penting untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, mengakses materi pembelajaran secara daring, hingga pengelolaan administrasi sekolah yang kini banyak dilakukan secara online.


“Kami sudah mengajukan permohonan berkali-kali, tetapi sampai sekarang belum ada solusi nyata. Padahal fasilitas WiFi dan internet sangat membantu kegiatan belajar mengajar dan administrasi sekolah,” ujar salah seorang guru.


Orang tua siswa dan masyarakat sekitar juga mendukung penuh upaya peningkatan fasilitas tersebut demi kemajuan pendidikan di kawasan Poros. Mereka berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera menindaklanjuti permohonan sekolah agar para siswa tidak tertinggal dalam pemanfaatan teknologi modern.

 

SD N 08 Sungai Beremas


Kepala SDN 09 Sungai Beremas, Masril Madnin, S.Pd, saat dihubungi membenarkan bahwa sekolah yang dipimpinnya hingga sekarang belum menikmati jaringan WiFi maupun aliran listrik PLN.


“Kalau ada WiFi dan listrik tentu sangat bagus untuk mengikuti perkembangan informasi dan teknologi. Tapi sampai sekarang belum juga ada,” ujarnya.


Menurut Masril, memang benar bahwa pihak sekolah sudah berulang kali mengajukan permohonan kepada berbagai pihak. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut maupun realisasi nyata.


“Kok lai ancak bona molahnyo pak, tapi ndak lai salamo iko do pak, iming-iming ajo nyo,” sindirnya menggunakan bahasa daerah setempat yang menggambarkan kekecewaan karena janji yang belum terealisasi.


Ia menjelaskan, keberadaan internet dan listrik saat ini menjadi kebutuhan mendasar bagi sekolah untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, mengakses materi pembelajaran daring, hingga pengiriman laporan administrasi pendidikan.


Pihak sekolah bahkan mengaku pernah diminta oleh Dinas Pendidikan untuk menghubungi PT Telkom terkait pemasangan jaringan internet. Namun setelah dilakukan komunikasi, hingga kini belum ada jawaban maupun kepastian.


Selain itu, pihak PLN dari Simpang Empat juga disebut pernah datang langsung ke lokasi sekolah untuk melakukan peninjauan. Namun sampai saat ini pemasangan jaringan listrik ke wilayah Poros juga belum terealisasi.


“Tu mangko nyo, acuoh ajo ambo le tentang iko le pak, tunggu ajo bilo listrik dan Telkom masuok le,” ungkap Kepala Sekolah lagi.


Masril juga menyebut bahwa pihak Nagari Air Bangis  hingga kini juga belum pernah ada pembahasan khusus mengenai kebutuhan listrik dan internet untuk sekolah tersebut.


“Sering saya bertemu dengan wali nagari, tapi belum pernah membahas soal ini,” katanya.

“Do kurang basoba le pak, do lai ba listrik do pak, samo ba WiFi kosong,” tutupnya. *** irz

Bahu Jalan Jembatan Batang Tomak Hampir Jebol, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak

By On Selasa, Mei 05, 2026

 

 Bahu Jalan Jembatan Batang Tomak Hampir Jebol, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak



PASAMAN BARAT, prodeteksi.com – Kondisi bahu jalan atau sayap jalan di sisi Jembatan Batang Tomak, ruas Pigogah–Teluk Tapang, Kabupaten Pasaman Barat, dilaporkan hampir jebol dan dikhawatirkan dapat mengancam badan jembatan apabila tidak segera diperbaiki.


Berdasarkan pantauan di lokasi beberapa hari lalu, terlihat bagian sayap jalan di sisi jembatan mengalami penurunan dan retakan cukup parah. Tanah penahan di bawah struktur jalan diduga tidak kuat menahan arus air saat musim penghujan, sehingga menyebabkan terjadinya longsoran pada bagian tepi jembatan.


 Bahu Jalan Jembatan Batang Tomak Hampir Jebol, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak, Telah diresmikan oleh Gubernur Sumatera Barat.


Menurut informasi masyarakat sekitar, kerusakan tersebut terjadi sejak Desember tahun lalu ketika curah hujan tinggi melanda kawasan tersebut. Hingga kini, kondisi itu belum mendapatkan penanganan serius dan dikhawatirkan semakin melebar apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.


“Kalau dibiarkan terus, bukan hanya bahu jalan yang rusak, tapi bisa berdampak ke badan jembatan. Ini jalur penting menuju Teluk Tapang,” ujar salah seorang warga.


 Bahu Jalan Jembatan Batang Tomak Hampir Jebol, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak


Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera melakukan pembangunan dan penguatan pada bagian penahan di bawah sayap jalan agar kerusakan tidak semakin parah.


Jembatan Batang Tomak sendiri merupakan salah satu infrastruktur penghubung di lintas Pigogah–Teluk Tapang yang diresmikan oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah pada tahun 2025. 


 Bahu Jalan Jembatan Batang Tomak Hampir Jebol, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak


Namun, kondisi kerusakan yang mulai muncul setelah diresmikan menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas penahan dan ketahanan konstruksi di sekitar jembatan tersebut.


Warga meminta pemerintah segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan teknis serta perbaikan secepatnya demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan kelancaran akses transportasi di kawasan tersebut. *** irz

Wako Fadly Amran Lantik Raju Minropa sebagai Sekda Definitif Kota Padang

By On Selasa, Mei 05, 2026


 Wako Fadly Amran Lantik Raju Minropa sebagai Sekda Definitif Kota Padang


Padang, prodeteksi.com --- Wali Kota Padang, Fadly Amran, melantik Raju Minropa sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang Aie Pacah, Senin (4/5/2026).


Dalam kesempatan ini, Fadly Amran juga melantik 11 pejabat tinggi pratama, yakni Swesti Fanloni sebagai Kepala Bappeda, Fauzan Ibnovi sebagai Kepala Dinas P3AP2KB, Yenni Yuliza sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Teddy Antonius sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Yudi Indra Sani sebagai Kepala Dinas Perhubungan, serta Ances Kurniawan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.


Selanjutnya, Atos sebagai Kepala Bapenda, Eka Putra Buhari sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Malvi Hendri sebagai Kepala Dinas PUPR, Tommy TRD sebagai Kepala Dinas Kominfo, dan Fizlan Setiawan sebagai Kepala Dinas Perdagangan.


Selain itu, turut dilantik 44 pejabat administrator (Eselon III), 82 pejabat pengawas (Eselon IV), 11 kepala puskesmas, serta 22 pejabat fungsional.


Dalam sambutannya, Fadly Amran menekankan pentingnya seluruh pejabat yang dilantik untuk memahami dan mengimplementasikan visi dan misi  pembangunan Kota Padang secara konkret di masing-masing perangkat daerah.


“Silakan dijabarkan program-program seperti Padang Juara, Padang Amanah, Padang Melayani, Sinergi Nagari, Jelajah Padang, Padang Sigap, dan lainnya ke dalam kebijakan dan kegiatan nyata di instansi masing-masing,” ujarnya.


Fadly Amran juga meminta para pejabat yang dilantik untuk melahirkan inovasi, sehingga organisasi yang dipimpin mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Padang.


“Inovasi harus lahir dari kepemimpinan Bapak dan Ibu. Pemimpin harus mampu memancing inovasi, menggali potensi ASN, dan menciptakan terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.*** irz

H. Parulian Dalimunthe Resmi Dilantik Sebagai Ketua PMI Kabupaten Pasaman Periode 2026–2031

By On Selasa, Mei 05, 2026

 

 H. Parulian Dalimunthe Resmi Dilantik Sebagai Ketua PMI Kabupaten Pasaman Periode 2026–2031


LUBUK SIKAPING, prodeteksi.com – Musyawarah Kabupaten (MUSKAB) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman ke-IX dan pelantikan pengurus untuk masa bakti 2026–2031 resmi digelar di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Pasaman pada hari ini, Selasa (5/5/2026). 

 

Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemanusiaan di wilayah Kabupaten Pasaman.

 

Hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian Dalimunthe, yang juga resmi mengemban amanah dan dilantik sebagai Ketua PMI Kabupaten Pasaman yang baru. Kegiatan ini dibuka secara langsung dan mengusung tema "Sinergi dan Dedikasi untuk Kemanusiaan".

 

Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai elemen penting pemerintahan dan masyarakat, mencakup jajaran pengurus PMI Provinsi Sumatera Barat, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Kabupaten Pasaman, mantan Ketua PMI Kabupaten Pasaman, pimpinan organisasi vertikal, Ketua Baznas, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se-Kabupaten Pasaman, kepala Puskesmas, serta segenap pengurus dan relawan PMI Kabupaten Pasaman.

 

Dalam sambutannya, H. Parulian Dalimunthe menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan tugas kemanusiaan selama lima tahun ke depan.

 

"Ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang tidak bisa saya jalankan sendiri tanpa dukungan dari seluruh jajaran pengurus dan relawan," ujar Parulian di hadapan para undangan.

 

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen baik pemerintah, swasta, maupun para relawan untuk terus memperkuat solidaritas dan profesionalisme dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan di Kabupaten Pasaman, mulai dari penanganan bencana alam hingga pelayanan kesehatan dan donor darah.

 

Pemerintah Kabupaten Pasaman juga menyatakan komitmennya untuk senantiasa mendukung keberadaan dan peran PMI sebagai mitra strategis. Dengan adanya dukungan dari seluruh lintas sektor tersebut, diharapkan PMI Kabupaten Pasaman dapat terus menjadi organisasi yang semakin tangguh, responsif, dan terpercaya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. *** dkf/ irz

Bupati Welly Suhery Instruksikan Pengawasan Ketat Aset dan Percepatan PAD

By On Selasa, Mei 05, 2026

 

 Bupati Welly Suhery Instruksikan Pengawasan Ketat Aset dan Percepatan PAD


PASAMAN, prodeteksi.com – Bupati Pasaman, Welly Suhery, memberikan arahan tegas dalam Apel Organik yang digelar di halaman Kantor Bupati Pasaman, Senin (04/05/26). Di hadapan Wakil Bupati, jajaran pimpinan OPD, hingga ASN dan non-ASN, Bupati menekankan pentingnya integritas dalam pelaporan kinerja serta ketertiban pengadministrasian aset daerah.

Dalam arahannya, Bupati menyoroti persiapan laporan satu tahun pemerintahan. Beliau mengharapkan laporan tersebut disusun berdasarkan data valid dan objektif, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif. "Laporan ini harus menjadi cerminan integritas kita kepada masyarakat. Sampaikan apa yang sudah dicapai dan jujur terhadap apa yang belum tercapai dengan mengacu pada program unggulan yang telah disepakati," tegas Bupati Welly.

Memasuki triwulan kedua pelaksanaan APBD 2026, Bupati menginstruksikan seluruh OPD untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kegiatan. Beliau menekankan agar kendala di lapangan segera diidentifikasi dan dicarikan solusi agar seluruh agenda berjalan sesuai jadwal.

Hal yang menjadi perhatian khusus Bupati dalam apel tersebut adalah ketidaktertiban pengelolaan aset daerah, terutama kendaraan dinas. Beliau menyayangkan masih banyak OPD yang belum mengindahkan Surat Edaran terkait penggunaan logo stiker Kabupaten Pasaman, dokumen kendaraan, hingga parkir kendaraan yang tidak pada tempatnya.

"Saya minta Bagian Aset mulai hari ini melakukan pengawasan langsung dan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan. Kendaraan dinas harus dimanfaatkan semestinya dan mematuhi aturan yang sudah dikeluarkan," tambahnya.

Terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bupati meminta segera diadakan rapat khusus untuk merumuskan langkah konkret percepatan target. Beliau menegaskan bahwa budaya kerja ASN saat ini tidak memberikan ruang bagi mereka yang bekerja tanpa kontribusi nyata. Kinerja harus dibuktikan melalui pelaksanaan di lapangan, bukan hanya di atas kertas.

Usai pelaksanaan apel, agenda dilanjutkan dengan tes kondisi fisik atlet cabang olahraga oleh KONI Kabupaten Pasaman yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Barat. Bupati meminta OPD teknis memfasilitasi kegiatan ini secara profesional sebagai bagian dari langkah nyata pembinaan prestasi olahraga di daerah.

"Tidak ada hasil tanpa kerja sungguh-sungguh, dan tidak ada kemajuan tanpa komitmen yang kuat. Saya mengajak seluruh jajaran untuk bekerja lebih keras, lebih disiplin, dan lebih bertanggung jawab," tutup Bupati Welly Suhery.*** dkf/ irz

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *