HEADLINE NEWS

20 Tahun Pasbar, Capai Kemajuan Berbagai Bidang

IKLAN

 




Pasaman Barat, prodeteksi.com ---- Tanggal  7 Januari 2024, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Provinsi Sumatera Barat genap berusia 20  tahun. Terhitung sejak diresmikan sebagai kabupaten depenitif hasil pemekaran pada tanggal 7 Januari 2004 lalu.
 

 

Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke -20  ini dilaksanakan melalui Rapat Paripurna Istimewa ke I DPRD Pasbar, Minggu, 7 Januari 2024 di Ruang Sidang DPRD Pasbar. Usai peringatan, dilanjutkan pula dengan nuansa kebersamaan yakni makan bajam di Gedung Balerong Tuah Basamo.

 

Sebelumnya Pemkab Pasbar sukses melaksanakan serangkaian kegiatan Semarak HUT Pasbar ke 20. Di antaranya, pertandingan bidang olahraga, sepeda santai, lomba seni musik pop dan qasidah, ziarah ke pemakaman mantan pemimpin Pasbar, menyambangai panti asuhan, hiburan , penampilan kesenian tradisional, lomba tahfis, dan lain sebagainya

 

 

Adapun  tema HUT Pasbar ke-20 ini, adalah Pasbar Beriman, Pasbar Berprestasi dan Pasbar Maju, yang menggambarkan perwujudan berakhlakul karimah. Sehingga terwujud Pasaman Barat yang maju dan mampu bersaing dengan daerah lainnya di Provinsi Sumatera Barat maupun Indonesia secara umum.

 

 Hamsuardi - Risnawanto

20 Tahun Pasbar, banyak kemajuan membanggakan di berbagai bidang. Salah satu kemajuan Pasbar terlihat pada bidang SDM. Bahwa sesuai data yang diekspos Bupati Hamsuardi, pembangunan SDM telah menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Ditandai dengan

meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia, dari 69,57 persen pada tahun 2024 menjadi 70,19 persen pada tahun 2023.

 

 

Selain itu, di bidang kesehatan, seperi disampaikan Hamsuardi, angka harapan hidup meningkat dari tahun 2024 ke tahun 2023, yakni 68,25 menjadi 68,53 persen.

 

 

Di bidang pendidikan, Rata-rata Lama Sekolah meningkat dari 8,55 menjadi 8,81. Rata-rata Harapan Lama Sekolah meningkat dari 13,69 menjadi 13,70. Perhatian Pemkab bidang pendidikan juga sangat baik ditandai dengan sejumlah kegiatan pembangunan di berbagai lembaga  pendidikan  .

 

 

Dijelaskan bupati, pada tahun 2024 ini, Pemkab masih mengalokasikan anggaran untuk pemenuhan SPM bidang pendidikan, antara lain pembangunan ruang kelas baru PAUD, SD di 30 titik dan SMP di 19 titik. Pembangunan sarana dan prasarana sekolah, seperti toilet, pagar, dan sebagainya tingkat SD, SMP, dan PAUD.

 

Selain itu, juga rehabilitasi ruang kelas dan rehabilitasi. ruang belajar tingkat SD, SMP, dan PAUD. Pembangunan ruang Pustaka, ruang guru, mebel di tingkat SD, SMP, dan PAUD. Penyediaan bantuan perlengkapan belajar bagi siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu. Untuk Program Unggulan Pasbar Sehat pada tahun ini, masih mengalokasikan anggaran sebesar 45 milyar rupiah untuk membiayai premi JKN Kelas III bagi masyarakat kurang mampu,” jelasnya.

 

 

Untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat juga telah berhasil melakukan pemekaran pemerintah nagari dari 19 nagari menjadi 90 nagari. Dana desa Rp 97.063.000.000, Alokasi Dana Nagari Rp 65.20 1.120.200, Dana bagi hasil pajak dan retribusi daerah Rp 4.007.273.678.

 

 

Sementara itu,  Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Hansastri memberikan apresiasi kepada Bumi Mekar Tuah Basamo karena telah berhasil memekarkan 71 nagari dari 19 menjadi 90 nagari.

 

  

"Salah satu capaian luar biasa itu yakni tentang pemekaran nagari. Pengawasan tetap harus dilakukan untuk pemekaran nagari ini. Sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terwujud," katanya.

 

 

Selain itu, Pemkab Pasbar juga menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan hari jadi kabupaten pemekaran tersebut.

 

 

Sebelumnya, Kerua DPRD Pasbar, Erianto juga mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pasaman Barat tahun 2024 sebesar 4,17 % terdapat peningkatan dari tahun 2021 berkisar dari angka 3,75 %. Pencapaian ini juga disertai dengan penurunan angka kemiskinan dari angka 7,51 % pada tahun 2021 menjadi 6,93 % pada tahun 2024 dan 6,9 2% pada tahun 2023," terangnya.

 

Kemudian berdasarkan data P3KE terdapat data penduduk miskin ekstrem pada tahun 2024 berjumlah 3.588 jiwa atau 0,76 % mengalami angka penurunan pada tahun 2023 menjadi 2.333 jiwa atau 0,52 %.

 

“Hal ini memberikan bukti keberhasilan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan intervesi terhadap penurunan angka kemiskinan yang kita harapkan dapat di tingkatkan pada tahun-tahun yang akan datang," katanya. **** irti z


Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *