HEADLINE NEWS

Sholat Idul Fitri 1445 H di Parit Koto Balingka Dipusatkan di Lapangan Hijau Terbuka, Ini Inti Khutbah Yudriman

IKLAN

 




Pasaman Barat, prodeteksi.com --- Hari yang cerah yang disinari mentari pagi, pelaksanaan sholat Idul Fitri 1 Sawal 1445  H / 2024 M, pada Rabu 10 April 2024, di Jorong Parit Nagari Parit Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat berlangsung dengan hikmah dan lancar dengan semangat kegembiraan. 


Tampak ribuan jemaah dari Parit dan sekitar memadati Lapangan Hijau Simpang Tiga Parit. Cuaca yang cerah, mendukung suksesnya sholat id yang berjalan penuh hidmat di hari yang fitrah. 


Jemaah sholat id ini memadati Lapangan Hijau Simpang Tiga Parit. Bahkan shaf sholat sampai ke pekarangan perumahan warga. Diperkirakan jemaahnya  ribuan orang.


Tampil sebagai khatib hari raya, Ustadz Yudriman, S.IQ, M.Pd  Dalam khutbahnya, ia menyebutkan bahwa Idul Fitri dapat dimaknai dalam dua pengertian.


Pertama, diartikan kembali berbuka. Selama puasa menahan makan dan minum dan semua yang membatalkan puasa. Kini saatnya kembali bisa makan dan minum di siang hari. 


"Pada bulan sawal ini kita kembali dibebaskan oleh Allah SWT. Sunnah bagi kita untuk makan dan minum sebelum sholat id, "ungkap Yudriman  yang juga salah seorang pendidik di Pesantren Zamiga.


Lanjutnya, kedua, idul Fitri diartikan kembali ke Fitroh atau kesucian. Siapa yang berpuasa dengan penuh keimanan dan kesabaran, maka diampuni dosa dosanya yang telah lalu," jelasnya.


Dia juga menyampaikan bahwa ada tiga kategori atau cara umat Islam  merayakan idul Fitri. Pertama merayakan dengan cerdas dan akal sehat yakni yang dihiasi dengan peningkatan ibadah dan silaturrahmi. Juga menyantuni anak yatim.


Kedua, cara merayakan idul Fitri  yang dilarang oleh Allah dan hendaknya dihindari yakni  merayakan idul Fitri  dengan kejahilan atau dengan maksiat. Seperti menkonsumsi narkoba dan minuman keras.


 Menurutnya, buruknya akhlak sebagian remaja itu, disebabkan beberapa faktor, seperti faktor ekonomi, rendahnya pendidikan agama, dan masih lemahnya penegakan hukum 


Hal lain yang mempengaruhi moralitas remaja tambahnya, adalah kurangnya kontrol orangtua  dan kebiasaan memanjakan anak sejak kecil dan membiarkan anak bermain dengan HP.


Cara merayakan  idul Fitri yang terakhir adalah merayakan seperti  anak anak dengan orientasi baju baru dan bermain main. 


*Pasca lebaran ini, ia mengajak para jemaah Id untuk meningkatkan ketaqwaan pada Allah SWT, Tingkatkan silaturrahmi dan berupaya maksimal dalam mendidik anak dengan pengetahuan agama disamping ilmu pengetahuan dan teknologi karena masa depan nagari dan bangsa ada di tangan para pemuda dan remaja masa kini.  *"" Irti 


Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *