Tambua dan Tari Piring Siap Guncang Panggung Jambore Pramuka Muslim Dunia 2025
On Kamis, September 04, 2025
-->
![]() |
| Bupati Pasbar Lantik Doddy San Ismail Jadi Sekda Definitif |
Selain melantik Sekda, Bupati juga mengukuhkan sembilan fungsional guru sebagai pendamping satuan pendidikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasbar.
Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Pasbar M. Ihpan, unsur Forkopimda, staf ahli, asisten, kepala OPD, Ketua TP-PKK Ny. Sifrowati Yulianto, Ketua GOW Ny. Gusmalini, Ketua DWP Ny. Erisa Doddy San Ismail serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Yulianto menyampaikan pelantikan Sekda tersebut telah melalui proses panjang, mulai dari pembentukan panitia seleksi, tes, rekomendasi gubernur, izin Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), hingga pengajuan usulan pelantikan.
![]() |
| Sekda dan nyonya |
“Seluruh rangkaian kegiatan ini kita laksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Yulianto.
Ia meminta Sekda yang baru agar meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan program perangkat daerah, berkoordinasi dengan para asisten, serta memastikan efisiensi anggaran di tengah kondisi keuangan daerah yang defisit.
“Jika efisiensi berjalan maksimal, saya yakin defisit dapat kita tangani dengan baik,” tegasnya.
Bupati juga berharap Sekda bersama pengawas sekolah mampu menerapkan nilai dasar ASN, yakni berakhlak: berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
“Kesuksesan seorang pemimpin tidak lepas dari dukungan dan kerja sama semua pihak,” tutup Yulianto. **** Irz
Saat kejadian, diketahui pengemudi Maxim telah berhati-hati untuk mengantarkan penumpang menuju titik pengantaran, namun ditabrak hingga terjatuh dan mengalami luka hingga tak sadarkan diri. Penumpang langsung
dilarikan ke RSUD Bukittinggi, lalu dirujuk ke RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sebagai bentuk nyata dari program CSR, Maxim melalui YPSSI turut membantu meringankan beban penumpang melalui santunan senilai lebih dari Rp8 juta untuk membayar biaya pengobatan. Melalui aksi ini, Maxim
menunjukkan komitmennya untuk menjamin keselamatan tidak hanya pengendara, tetapi juga penumpang.
“Keselamatan dan kesejahteraan pengguna layanan adalah prioritas kami.Melalui YPSSI, kami berusaha hadir tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai mitra yang menjunjung tinggi keselamatan dan keamanan penumpang dan mitra driver kami,” ujar Aris Mandianto, Head of Subdivision Maxim Bukittinggi.
Perlu diketahui bahwa kompensasi akan disediakan selama kecelakaan terjadi bukan disebabkan oleh tindakan pengemudi. Penumpang bisa mendapatkan pembayaran jika mereka terluka selama perjalanan.
Sebagai informasi, Maxim bersama YPSSI terus memperkuat sinergi dengan lembaga terkait untuk memastikan bahwa setiap insiden dapat ditangani secara cepat dan tepat. Program CSR ini merupakan bagian dari visi
jangka panjang Maxim untuk menciptakan ekosistem transportasi yang tinggi keselamatan dan peduli terhadap sesama. YPSSI secara aktif menjalankan peran sebagai jembatan sosial antara perusahaan, mitra pengemudi, dan masyarakat. ***** ir
| Presiden Prabowo Dengarkan Aspirasi Tokoh Lintas Agama dan Tegaskan Komitmen Perjuangkan RUU Perampasan Aset |
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, menyebut pertemuan ini sangat penting bagi pimpinan ormas dan tokoh agama untuk menyampaikan aspirasi umat kepada Presiden Prabowo. Ia menegaskan bahwa dialog yang berlangsung cukup lama tersebut memberi ruang bagi penyampaian harapan rakyat, sekaligus menunjukkan komitmen Presiden Prabowo dalam mendengar dan merespons aspirasi tersebut.
“Aspirasi-aspirasi, harapan-harapan telah disampaikan kepada Presiden dalam pertemuan yang cukup panjang tadi. Presiden juga rupanya sudah mendengar dan memahami sebagian besar dari aspirasi-aspirasi yang disampaikan itu. Bahkan beliau menunjukkan bahwa sudah ada langkah-langkah yang telah dilakukan, bukan hanya oleh Presiden tapi juga oleh lembaga-lembaga negara yang lain seperti DPR,” ujar Yahya dalam keterangannya kepada awak media usai pertemuan.
Yahya menambahkan bahwa gagasan dan komitmen Presiden Prabowo menumbuhkan optimisme di kalangan tokoh agama. Ia menilai pemaparan visi yang komprehensif itu menggugah harapan hadirin, sekaligus menegaskan perlunya langkah nyata agar masyarakat semakin tenang dan percaya pada arah kebijakan pemerintah.
“Beliau menyampaikan gagasan-gagasan secara komprehensif, passion beliau terhadap bangsa dan negara, cita-cita beliau dan komitmen-komitmen beliau. Itu semua menggugah harapan dari hadirin. Yang kami harapkan selanjutnya adalah gestur pemenuhan keinginan rakyat itu semakin ditunjukkan lebih kuat lagi sehingga masyarakat menjadi lebih tenang,” lanjutnya.
Suasana kebersamaan juga ditekankan oleh tokoh lintas agama lain yang hadir. Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Jacky Manuputty menyebut pertemuan ini berlangsung dalam suasana guyub dan penuh keterbukaan. Ia berharap model pertemuan yang hangat dan egaliter tersebut dapat ditularkan hingga ke daerah-daerah untuk kembali merajut keguyuban bangsa sebagai modal persatuan.
“Kami sangat mengapresiasi undangan Presiden dan pertemuan ini berlangsung dalam suasana yang tidak formal, sangat guyub,” ujar Jacky.
Dalam diskusi terbuka tersebut, para tokoh turut membicarakan berbagai isu, mulai dari pajak yang memberatkan rakyat, korupsi, perilaku pejabat, hingga kenaikan tunjangan DPR. Menurut Jacky, Presiden menanggapi langsung berbagai masukan, termasuk menjanjikan komitmen memperjuangkan RUU Perampasan Aset bersama DPR.
“Presiden berjanji untuk undang-undang perampasan aset, beliau akan sungguh-sungguh mengerjakan dan memperjuangkan itu bersama Dewan. Saya kira itu,” tegasnya.
Pertemuan yang direncanakan akan digelar rutin ini disambut baik oleh para tokoh. Mereka menyatakan siap berkontribusi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, mendampingi umat menghadapi tantangan, serta mendoakan agar ikhtiar bangsa Indonesia mendapat perlindungan Tuhan. **** kmd/ irz
Jakarta, prodeteksi.com ---- 1 September 2025 – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar silaturahmi dengan tokoh lintas agama, pimpinan partai politik, pimpinan serikat buruh, serta pimpinan organisasi masyarakat dan organisasi kepemudaan di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/9).
Acara yang berlangsung sejak sore hingga malam hari itu menjadi forum dialog terbuka, di mana Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk menjaga persatuan bangsa, merawat kebhinekaan, serta memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi tantangan ke depan.
Turut hadir dalam forum ini Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) Yohanes Handoyo Budhisedjati dan Bendahara Umum FORMAS Devi Taurisa, yang diundang untuk hadir bersama para tokoh lintas sektor. Kehadiran FORMAS mencerminkan pentingnya partisipasi masyarakat sipil dalam proses pembangunan dan penguatan demokrasi.
Dalam sambutannya, Presiden menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan keterbukaan antara pemerintah dengan seluruh elemen bangsa. “Persatuan adalah kekuatan kita. Pemerintah akan selalu mendengar dan menampung aspirasi dari berbagai lapisan masyarakat demi mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat,” ujar Prabowo.
Usai pertemuan, Ketua Umum FORMAS Yohanes Handoyo Budhisedjati menyampaikan apresiasinya atas langkah Presiden. “Kami di FORMAS mendukung penuh inisiatif Presiden Prabowo yang merangkul berbagai tokoh lintas sektor. Pertemuan ini menjadi wadah yang sangat baik bagi kami untuk ikut berkontribusi menyelesaikan persoalan bangsa. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dan kami siap hadir memberikan masukan serta energi positif,” ujarnya.
Silaturahmi di Istana Negara ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Para tokoh yang hadir menyampaikan berbagai pandangan, mulai dari isu ekonomi, ketenagakerjaan, hingga penguatan peran pemuda dalam pembangunan bangsa. Presiden pun menyambut baik setiap masukan yang diberikan, sembari menegaskan komitmen pemerintahannya untuk membangun Indonesia secara inklusif.
Forum ini diharapkan menjadi langkah awal dari rangkaian pertemuan serupa yang akan terus digelar, sebagai wadah mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh komponen bangsa. ****** (Bidang Media FORMAS).
Kegiatan doa bersama merupakan bagian dari program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang bertujuan menumbuhkan semangat cinta tanah air serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui pendekatan spiritual.
Doa bersama dilaksanakan di tiga tempat sesuai dengan keyakinan masing-masing. Umat Islam melaksanakan doa di aula, umat Nasrani di gereja, dan umat Buddha di vihara.
Kepala Lapas Kelas IIA Tangerang, Dr. Triana Agustin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bangsa Indonesia saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, doa bersama digelar sebagai bentuk kepedulian, harapan, dan penguatan spiritual agar negeri senantiasa aman dan tenteram.
“Dimanapun kita berada, doa adalah kewajiban yang harus dipanjatkan agar situasi di Indonesia selalu damai dan tenteram. Semoga kondisi bangsa kita dapat berangsur pulih dan kembali normal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana menumbuhkan semangat cinta tanah air di kalangan warga binaan. “Dengan doa bersama ini, kita tidak hanya beribadah, tetapi juga meneguhkan persatuan dan kesatuan bangsa. Dari dalam lapas, kita semua turut mendoakan Indonesia agar tetap berdiri kokoh dalam kedamaian,” tegasnya.
Kegiatan doa bersama dipimpin oleh Ustadz Nendi dari Dompet Dhuafa. Rangkaian acara diisi dengan pembacaan Tahlil, Tahmid, Tasbih, dan Yasin, lalu ditutup dengan doa. Suasana khidmat menyelimuti jalannya kegiatan, di mana warga binaan dan jajaran pegawai larut dalam kekhusyukan doa untuk negeri tercinta. **** (Tian)
![]() |
| Gerakan Lamban ? Sekdakap Pasbar Perintahkan DPMN Segera Cek Lapangan |
![]() |
| Sebanyak 71 Atlet Bersaing di Babak Semifinal Kejurprov PBSI Sumbar 2025 |